Anda di halaman 1dari 21

CLINICAL PATHWAY

ARTRITIS REUMATOID

JENIS
TINDAKAN
AKTIVITAS
Assestment
Penilaian
Awal

Investigations
Pemeriksaan

Treatment
Medications

ICD
=M.05.07
NAMA PASIEN =
NO. MR
=

HARI 1 (Poliklinik)
TANGGAL

BULAN 1-6 (Tiap 1 bulan)


TANGGAL

BULAN 6 dan seterusnya


TANGGAL

Anamnesa dan pemeriksaan fisik


Membuat rekam medis lengkap
Menilai nyeri
Menentukan derajat aktivitas AR
dengan DAS28 score (DAS28-CRP
atau DAS28-LED)
Menentukan ada tidaknya
prognostic buruk
Pemeriksaan laboratorium : DPL,
LED, CRP, Rheumatoid Factor dan
atau Anti CCP, SGOT, SGPT, ureum,
creatinin
Pemeriksaan screening DMARD :
HBsAg, Anti HCV, Foto Thorax
Aspirasi dan analisa cairan sendi
Foto Rontgen sendi yang terlibat
USG Musculoskeletal atau MRI
Anti Nyeri :
NSAID
Prednison 10-20 mg per hari atau

Anamnesa dan pemeriksaan fisik


Membuat rekam medis lengkap
Menilai nyeri
Menentukan derajat aktivitas AR
dengan DAS28 score (DAS28-CRP atau
DAS28-LED)
Menentukan ada tidaknya prognostic
buruk
DPL, LED dan atau CRP, SGOT, SGPT,
Ureum, creatinin
Profil Lipid Setiap 6 bulan
Pemeriksaan pencitraan bila ada
indikasi

Anamnesa dan pemeriksaan fisik


Membuat rekam medis lengkap
Menilai nyeri
Menentukan derajat aktivitas AR dengan
DAS28 score (DAS28-CRP atau DAS28LED)
Menentukan ada tidaknya prognostic
buruk
DPL, LED dan atau CRP, SGOT, SGPT,
Ureum, creatinin
Profil Lipid Setiap 6 bulan
Pemeriksaan pencitraan bila ada indikasi

Anti Nyeri :
NSAID
Prednison 10-20 mg per hari atau

Anti Nyeri :
NSAID
Prednison atau steroid lain yang

steroid lain yang setara


Injeksi steroid intraartikular
DMARD Tradisional
Metotrexat 7,5 - 25 mg/minggu
disertai suplementasi asam folat
Sulfasalazin 2-3 g per hari
Klorokuin 250 mg / hari
Leflunomide dosis awal 100
mg/hari selama 3 hari kemudian
20 mg/hari

Diet
Penyuluhan
Rujuk /
Konsultasi

Outcome

Rencana
perawatan

Diet Biasa
Edukasi :
Proses terjadinya penyakit ini, gejala,
cara mendiagnosis, kemungkinan
komplikasi
Tindakan dan pengobatan yang
dilakukan
Meyakinkan pasien dan keluarganya
untuk bersemangat dan lebih
optimis menghadapi penyakit ini
Harus control rutin di Poliklinik
Reumatologi
Konsultasi Rehabilitasi Medik
Konsul bedah ortopedi
Nyeri Berkurang

Rawat Jalan

steroid lain yang setara


Injeksi steroid intraartikular
DMARD Tradisional
Metotrexat 7,5 - 25 mg/minggu
disertai suplementasi asam folat
Sulfasalazin 2-3 g per hari
Klorokuin 250 mg / hari
Leflunomide dosis awal 100
mg/hari selama 3 hari kemudian 20
mg/hari
DMARD biologis pada pasien
dengan RA yang berat
Diet Biasa
Edukasi :
Proses terjadinya penyakit ini, gejala,
cara mendiagnosis, kemungkinan
komplikasi
Tindakan dan pengobatan yang
dilakukan
Meyakinkan pasien dan keluarganya
untuk bersemangat dan lebih optimis
menghadapi penyakit ini
Harus control rutin di Poliklinik
Reumatologi
Konsultasi Rehabilitasi Medik
Konsul bedah ortopedi
Nyeri Berkurang
Tercapai remisi atau aktivasi penyakit
rendah
Rawat Jalan

setara dengan dosis minimal yang


dapat mengontrol penyakit
Injeksi steroid intraartikular nila perlu
DMARD Tradisional
Metotrexat 7,5 - 25 mg/minggu
disertai suplementasi asam folat
Sulfasalazin 2-3 g per hari
Klorokuin 250 mg / hari
Leflunomide dosis awal 100 mg/hari
selama 3 hari kemudian 20 mg/hari
DMARD biologis pada pasien dengan
RA yang berat
Diet Biasa
Edukasi :
Proses terjadinya penyakit ini, gejala,
cara mendiagnosis, kemungkinan
komplikasi
Tindakan dan pengobatan yang
dilakukan
Meyakinkan pasien dan keluarganya
untuk bersemangat dan lebih optimis
menghadapi penyakit ini
Harus control rutin di Poliklinik
Reumatologi
Konsultasi Rehabilitasi Medik
Konsul bedah ortopedi
Nyeri Berkurang
Tercapai remisi atau aktivasi penyakit
rendah
Rawat Jalan

CLINICAL PATHWAY
SKLEROSIS SISTEMIK
(RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN)

JENIS
TINDAKAN
AKTIVITAS
Assestment
Penilaian
Awal
Investigations
Pemeriksaan

Treatment
Medications

ICD
=M.34.9
NAMA PASIEN =
NO. MR
=

HARI 1-2
TANGGAL

HARI 3-7
TANGGAL

HARIR 8-14
TANGGAL

Status MR Lengkap
Tanda vital
Pemeriksaan status kesadaran
Pemeriksaan tanda vital
EKG, Saturasi 02
Pemeriksaan laboratorium : Darah
perifer lengkap, urinalisa, GDS, LED ,
SGOT, SGPT, ureum, creatinin,
HBsAg, Anti HCV, Hemostasis
Pemeriksaan ANA, anti topo-1 (Sci70), antibody antisentromer, anti SSA, anti SS-B , anti RNP
Radiologi tangan, toraks

Status MR Lengkap
Tanda vital
Pemeriksaan status kesadaran
Pemeriksaan tanda vital
Saturasi 02
Pemeriksaan laboratorium : Darah
perifer lengkap, urinalisa, GDS, LED ,
SGOT, SGPT, ureum, creatinin, HBsAg,
Anti HCV, Hemostasis
Uji fungsi paru
Biopsi kulit
Echocardiografi
CT Scan thoraks
Esofagogram
Arteriografi
Perawatan Ulkus / Gangrene
DMARD : Metotrexat
Kolkisin
Pemberian h2 antagonis, omeprazole
dan obat-obat prokinetik

Status MR Lengkap
Tanda vital
Pemeriksaan status kesadaran
Pemeriksaan tanda vital
Saturasi 02
Pemeriksaan laboratorium : Darah
perifer lengkap, urinalisa, GDS, LED ,
SGOT, SGPT, ureum, creatinin, HBsAg,
Anti HCV, Hemostasis

Perawatan Ulkus / Gangrene


DMARD : Metotrexat
Kolkisin
Pemberian h2 antagonis,
omeprazole dan obat-obat

Perawatan Ulkus / Gangrene


DMARD : Metotrexat
Kolkisin
Pemberian h2 antagonis, omeprazole
dan obat-obat prokinetik

Diet
Penyuluhan
Rujuk /
Konsultasi

Outcome

Rencana
perawatan

prokinetik (metocloparamid,
domperidon)
Captopril saat keadaan krisis renal
Vasodilator : nifedipin
PDE-5 inhibitor : sildenafil
Pemberian glukokortikoid atau
siklofosfamid pada vaskulitis atau
fibrosis paru
Diet Sesuai Kebutuhan
Edukasi :
Konsultasi nefrologi bila terjadi krisis
renal
Konsultasi bedah vaskuler bila terjadi
gangrene digiti
Konsultasi kardiologi bila terjadi
hipertensi pulmonal
Konsultasi pulmonology bila terjadi
fibrosis paru
Keadaan umum membaik
Proses konsultasi dan pemeriksaan
diagnostik mulai dilakukan
Rawat

(metocloparamid, domperidon)
Captopril saat keadaan krisis renal
Vasodilator : nifedipin
PDE-5 inhibitor : sildenafil
Pemberian glukokortikoid atau
siklofosfamid pada vaskulitis atau
fibrosis paru

(metocloparamid, domperidon)
Captopril saat keadaan krisis renal
Vasodilator : nifedipin
PDE-5 inhibitor : sildenafil
Pemberian glukokortikoid atau
siklofosfamid pada vaskulitis atau
fibrosis paru

Diet Sesuai Kebutuhan


Edukasi

Diet Sesuai Kebutuhan


Edukasi

Keadaan umum membaik


Pemeriksaan diagnostik sudah
dilakukan
Rawat

Keadaan umum membaik

Rawat

CLINICAL PATHWAY
SPONDILITIS TB

JENIS
TINDAKAN
AKTIVITAS
Assestment
Penilaian
Awal
Investigations
Pemeriksaan

Treatment
Medications

ICD
=A.18.00
NAMA PASIEN =
NO. MR
=

HARI 1 (Poliklinik)
TANGGAL

HARI 1 (Rawat Inap)


TANGGAL

HARI 2-6
TANGGAL

HARI 7-10
TANGGAL

Status MR lengkap
Tanda Vital
Penilaian status nyeri
Penilaian deficit neurologis
Darah rutin, LED, GDS,
SGOT, SGPT, Ureum,
creatinin, asam urat
Tes tuberkulin
Rontgen thorax dan tulang
belakang
MRI

Status MR lengkap
Tanda Vital
Penilaian status nyeri
Penilaian deficit neurologis
Darah rutin, LED, GDS, SGOT,
SGPT, Ureum, creatinin, asam
urat
Tes tuberkulin
Rontgen thorax dan tulang
belakang
MRI

Tanda Vital
Penilaian status nyeri
Penilaian deficit neurologis

Anti Nyeri :
NSAID seperti
ibuprofen, naproxen,
celecoxib, meloxicam,
ketoprofen
Parasetamol
Terapi nyeri neuropati :
gapentin, pregabalin

Anti Nyeri :
NSAID seperti ibuprofen,
naproxen, celecoxib,
meloxicam, ketoprofen
Parasetamol
Terapi nyeri neuropati :
gapentin, pregabalin
Obat anti Tuberkulosis

Anti Nyeri :
NSAID seperti
ibuprofen, naproxen,
celecoxib, meloxicam,
ketoprofen
Parasetamol
Terapi nyeri neuropati :
gapentin, pregabalin

Tanda Vital
Penilaian status nyeri
Penilaian deficit
neurologis
Darah rutin, LED, GDS,
SGOT, SGPT, Ureum,
creatinin, asam urat
Tes PCR TB
Pemeriksaan mikrobiologi
(Pewaranaan BTA, kultur
BTA) dan patologi anatomi
dari biopsi atau drainase
NSAID seperti
ibuprofen, naproxen,
celecoxib, meloxicam,
ketoprofen
Parasetamol
Terapi nyeri
neuropati : gapentin,
pregabalin

Darah rutin, LED, GDS,


SGOT, SGPT, Ureum,
creatinin, asam urat
Tes tuberkulin
Rontgen thorax dan tulang
belakang
MRI

Obat anti Tuberkulosis

Diet
Penyuluhan
Rujuk /
Konsultasi

Diet Sesuai Kebutuhan


Edukasi :

Outcome

Nyeri Berkurang

Rencana
perawatan

Rawat Inap

Diet Sesuai Kebutuhan


Edukasi :
Konsultasi dan Rawat
bersama dengan bedah
ortopedi atau bedah syaraf
Konsultasi neurologi
Konsultasi dan Rawat
bersama dengan rehabilitasi
medik
Nyeri Berkurang
Proses konsultasi, diagnostik
dan persiapan tindakan mulai
dilakukan

Rawat Inap

Obat anti Tuberkulosis


Tatalaksana operatif :
debridement /drainase
Diet Sesuai Kebutuhan
Edukasi :
Rawat bersama dengan
bedah ortopedi atau bedah
syaraf
Rawat bersama dengan
rehabilitasi medik

Obat anti Tuberkulosis

Nyeri Berkurang
Konsultasi dan rawat
bersama sudah berjalan
Proses diagnostik
noninvasive sudah
dilakukan
Persiapan tindakan sudah
lengkap
Rawat Inap

Nyeri berkurang
Diagnosis sudah tegak
Tindakan operatif sudah
dilakukan

Diet Sesuai Kebutuhan


Edukasi :
Rawat bersama dengan
bedah ortopedi atau
bedah syaraf
Rawat bersama dengan
rehabilitasi medik

Rawat jalan setelah


diagnostik dan terapi
sudah dilakukan

CLINICAL PATHWAY
LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK

JENIS
TINDAKAN
AKTIVITAS
Assestment
Penilaian
Awal

Investigations
Pemeriksaan

Treatment
Medications

ICD
=M.32.9
NAMA PASIEN =
NO. MR
=

HARI 1 (Poliklinik)
TANGGAL

BULAN 1-6 (Tiap 1 bulan)


TANGGAL

BULAN 6-2 TAHUN (tiap 6 bulan)


TANGGAL

Status MR Lengkap (anamnesa dan


pemeriksaan fisik)
Menentukan derajat berat ringannya
LES
Pengukuran MEX SLEDAI atau SLEDAI
DPL, LED, urinalisa, CRP, GDS, SGOT,
SGPT, Ureum, creatinin,
pemeriksaan C3 dan C4, anti dsDNA,
ANA, ENA (anti dsDNA,dsb), Coomb
test bila ada kecurigaan AIHA
Foto Rontgen dada posisi PA
EKG
LES Ringan :
Klorokuin 4 mg/kgBB/ hari (250-500
mg/hari)
OAINS : sodium diklofenak 50 mg
t.i.d., prikosikam 20 mg o.d.,
meloksikam 7,5 mg o.d., celecoxib
100-200 mg od
Kortikosteroid dosis rendah sperti

Anamnesa dan pemeriksaan fisik


Menentukan derajat berat ringannya
LES
Pengukuran MEX SLEDAI atau SLEDAI

Anamnesa dan pemeriksaan fisik


Menentukan derajat berat ringannya
LES
Pengukuran MEX SLEDAI atau SLEDAI

DPL, LED, urinalisa, CRP, GDS, SGOT,


SGPT, Ureum, creatinin, pemeriksaan
C3 dan C4, anti dsDNA

DPL, LED, urinalisa, CRP, GDS, SGOT,


SGPT, Ureum, creatinin, pemeriksaan C3
dan C4, anti dsDNA

LES Ringan :
Klorokuin 4 mg/kgBB/ hari (250-500
mg/hari)
OAINS : sodium diklofenak 50 mg
t.i.d., prikosikam 20 mg o.d.,
meloksikam 7,5 mg o.d., celecoxib
100-200 mg od
Kortikosteroid dosis rendah sperti

LES Ringan :
Klorokuin 4 mg/kgBB/ hari (250-500
mg/hari)
OAINS : sodium diklofenak 50 mg t.i.d.,
prikosikam 20 mg o.d., meloksikam 7,5
mg o.d., celecoxib 100-200 mg od
Kortikosteroid dosis rendah sperti
prednisone <10 mg hari / setara

prednisone <10 mg hari / setara


Glukortikoid topical untuk mengatasi
ruam (gunakanlah preparat dengan
potensi ringan)
Tabir surya (topical) dengan
minimum sun protection factor 15
LES Sedang
Metilprednisolon 1 gr/hari IV selama
3 hari, lalu prednisone 1-1,5
mg/kgbb/hari selama 6 minggu
Azatioprin (2 mg/kgbb/hr)
Terapi lain seperti pada LES Ringan

prednisone <10 mg hari / setara


Glukortikoid topical untuk mengatasi
ruam (gunakanlah preparat dengan
potensi ringan)
Tabir surya (topical) dengan minimum
sun protection factor 15
LES Sedang
Metilprednisolon 1 gr/hari IV selama 3
hari, lalu prednisone 1-1,5
mg/kgbb/hari selama 6 minggu
Azatioprin (2 mg/kgbb/hr)
Terapi lain seperti pada LES Ringan

Glukortikoid topical untuk mengatasi


ruam (gunakanlah preparat dengan
potensi ringan)
Tabir surya (topical) dengan minimum
sun protection factor 15
LES Sedang
Metilprednisolon 1 gr/hari IV selama 3
hari, lalu prednisone 1-1,5 mg/kgbb/hari
selama 6 minggu
Azatioprin (2 mg/kgbb/hr)
Terapi lain seperti pada LES Ringan
LES Berat
Untuk pengobatan awal, harus MRS
Imunosupresif, seperti siklofosfamid
500-1000 mg/m2 sebulan sekali selama
6 bulan, kemudian tiap 3 bulan sampai 2
tahun
Imunosupresif lain seperti azatiprin,
siklosporin-A, dan mycopheolatemotil
(MMF)
Agen biologi : belimumab

Diet
Penyuluhan
Rujuk /
Konsultasi

LES Berat
LES Berat
Untuk pengobatan awal, harus MRS
Untuk pengobatan awal, harus MRS
Imunosupresif, seperti siklofosfamid Imunosupresif, seperti siklofosfamid
500-1000 mg/m2 sebulan sekali
500-1000 mg/m2 sebulan sekali
selama 6 bulan, kemudian tiap 3
selama 6 bulan, kemudian tiap 3 bulan
bulan sampai 2 tahun
sampai 2 tahun
Imunosupresif lain seperti azatiprin,
Imunosupresif lain seperti azatiprin,
siklosporin-A, dan
siklosporin-A, dan mycopheolatemotil
mycopheolatemotil (MMF)
(MMF)
Agen biologi : belimumab
Agen biologi : belimumab
Diet Biasa
Diet Biasa
Diet Biasa
Edukasi :
Edukasi :
Edukasi :
Proses terjadinya penyakit ini, gejala, Tindakan dan pengobatan yang
Tindakan dan pengobatan yang
cara mendiagnosis, kemungkinan
dilakukan
dilakukan
komplikasi
Meyakinkan pasien dan keluarganya
Meyakinkan pasien dan keluarganya
Tindakan dan pengobatan yang
untuk bersemangat dan lebih optimis
untuk bersemangat dan lebih optimis
dilakukan
menghadapi penyakit ini
menghadapi penyakit ini
Meyakinkan pasien dan keluarganya Harus control rutin di Poliklinik
Harus control rutin di Poliklinik

untuk bersemangat dan lebih


optimis menghadapi penyakit ini
Harus control rutin di Poliklinik
Reumatologi

Outcome
Rencana
perawatan

Konsultasi:
Jika ada masalah hematologi berat :
Konsul SpPD-KHOM
Jika ada masalah ginjal berat : Konsul
SpPD-KGH
Jika ada masalah paru berat : Konsul
SpPD-KP
Jika ada masalah jantung berat :
Konsul SpPD-KKV atau SpJP
MEX SLEDAI atau SLEDAI rendah
Rawat Jalan

Reumatologi

Reumatologi

Konsultasi:
Jika ada masalah hematologi berat :
Konsul SpPD-KHOM
Jika ada masalah ginjal berat : Konsul
SpPD-KGH
Jika ada masalah paru berat : Konsul
SpPD-KP
Jika ada masalah jantung berat :
Konsul SpPD-KKV atau SpJP

Konsultasi:
Jika ada masalah hematologi berat :
Konsul SpPD-KHOM
Jika ada masalah ginjal berat : Konsul
SpPD-KGH
Jika ada masalah paru berat : Konsul
SpPD-KP
Jika ada masalah jantung berat : Konsul
SpPD-KKV atau SpJP

MEX SLEDAI atau SLEDAI rendah


Rawat Jalan

MEX SLEDAI atau SLEDAI rendah


Rawat Jalan

CLINICAL PATHWAY
SPONDILO ARTROPATI

JENIS
HARI 1-BULAN 1 (Poliklinik)
BULAN 2-5
TINDAKAN
TANGGAL
TANGGAL
AKTIVITAS
Assestment
Status MR Lengkap
Tanda vital
Penilaian
Tanda vital
Penilaian skala nyeri
Awal
Penilaian skala nyeri
Investigations DPL (Hb, Ht, Leukosit,Trombosit),
DPL (Hb, Ht, Leukosit,Trombosit), LED,
Pemeriksaan
LED, urinalisa, CRP, GDS, SGOT,
urinalisa, CRP, GDS, SGOT, SGPT,
SGPT, Ureum, creatinin, urinalisa,
Ureum, creatinin, urinalisa, feses rutin
feses rutin
USG atau MRI Musculoskeletal untuk
Pemeriksaan skrining DMARD :
diagnositk entesitis
HBsAg, Anti HCV, Foto thorax
Pemeriksaan HLA-B27
Pemeriksaan foto polos sendi
perifer, vertebra dan pelvis
MRI Vertebra atau pelvis
USG atau MRI Musculoskeletal untuk
diagnositk entesitis
Treatment
OAINS : sodium diklofenak 50 mg
OAINS : sodium diklofenak 50 mg
Medications
t.i.d., prikosikam 20 mg o.d.,
t.i.d., prikosikam 20 mg o.d.,
meloksikam 7,5 mg o.d
meloksikam 7,5 mg o.d
DMARD Tradisional
DMARD Tradisional
Metotrexat 7,5 - 25 mg/minggu
Metotrexat 7,5 - 25 mg/minggu

ICD
= M.48.9
NAMA PASIEN =
NO. MR
=

BULAN 6 dan seterusnya


TANGGAL
Tanda vital
Penilaian skala nyeri
DPL (Hb, Ht, Leukosit,Trombosit), LED,
urinalisa, CRP, GDS, SGOT, SGPT, Ureum,
creatinin, urinalisa, feses rutin
USG atau MRI Musculoskeletal untuk
diagnositk entesitis

OAINS : sodium diklofenak 50 mg t.i.d.,


prikosikam 20 mg o.d., meloksikam 7,5
mg o.d
DMARD Tradisional
Metotrexat 7,5 - 25 mg/minggu

Diet
Penyuluhan
Rujuk /
Konsultasi

Outcome

Rencana
perawatan

disertai suplementasi asam folat


Sulfasalazin 2-3 g per hari
DMARD biologis (Anti TNF)
Diet Biasa
Edukasi :
Konsultasi dermatologi bila terdapat
psoriasis
Konsultasi oftalmologi bila terdapat
uveitis
Konsultasi Gastroenterologi bila
terdapat IBD
Konsultasi rehabilitasi medis
Keluhan berkurang
Nyeri membaik
Rawat Jalan

disertai suplementasi asam folat


Sulfasalazin 2-3 g per hari
DMARD biologis (Anti TNF)
Diet Biasa
Edukasi :
Konsultasi rehabilitasi medis

disertai suplementasi asam folat


Sulfasalazin 2-3 g per hari
DMARD biologis (Anti TNF)
Diet Biasa
Edukasi :
Konsultasi rehabilitasi medis

Keluhan berkurang
Nyeri membaik
Aktivitas penyakit berkurang
Rawat Jalan

Keluhan berkurang
Nyeri membaik
Aktivitas penyakit berkurang
Rawat Jalan

CLINICAL PATHWAY
PLANAR FASCIITIS

JENIS AKTIVITAS
TINDAKAN
Assessment
Penilaian awal
Investigation
Pemeriksaan
Treatment
Medications

Diet

HARI 1 (POLIKLINIK)
TANGGAL
Status MR lengkap
Tanda vital
Pemeriksaan Rontgen
USG Muskuloskeletal
MRI (bila perlu)
Atasi nyeri obat anti inflamasi non
steroid (OAINS) seperti ibuprofen
3x400-800mg, naproxen 2x250500mg, celecoxib 2x100-200mg,
meloxicam 7,5-15mg, ketoprofen
3x75mg, diclofenac 2-3x25-50mg
Kortikosteroid injeksi seperti
triamcinolone 10-40mg,
betamethasone sodium 1,5-3 mg,
methylprednisolone 4-48mg
Injeksi anastetik lokal : Lidokain
Konsultasi rehabilitasi medik
Diet biasa

ICD
= S.94.1
NAMA PASIEN =
NO. MR
=

Bulan 2-3
TANGGAL
Tanda vital

Bulan 3
TANGGAL
Tanda vital
USG

Atasi nyeri obat anti inflamasi non


steroid (OAINS) seperti ibuprofen
3x400-800mg, naproxen 2x250500mg, celecoxib 2x100-200mg,
meloxicam 7,5-15mg, ketoprofen
3x75mg.
Konsultasi rehabilitasi medik

Diet Biasa

Atasi nyeri obat anti inflamasi non


steroid (OAINS) seperti ibuprofen
3x400-800mg, naproxen 2x250-500mg,
celecoxib 2x100-200mg, meloxicam 7,515mg, ketoprofen 3x75mg, diclofenac 23x25-50mg
Kortikosteroid injeksi seperti
triamcinolone 10-40mg, betamethasone
sodium 1,5-3 mg, methylprednisolone
4-48mg
Injeksi anastetik lokal : Lidokain
Konsultasi rehabilitasi medic
Diet Biasa

Penyuluhan
Edukasi mengenai aktivitas fisik, alas
Rujuk/konsultasi kaki yang baik

Edukasi mengenai aktivitas fisik, alas


kaki yang baik

Outcome
Rencana
Perawatan

Keluhan Berkurang
Rawat Jalan

Keluhan Berkurang
Rawat Jalan

Edukasi mengenai aktivitas fisik, alas kaki


yang baik
Konsultasi bedah ortopedi bila keluhan
tidak membaik
Keluhan Berkurang
Rawat Jalan

CLINICAL PATHWAY
SINDROM SJORGEN

JENIS AKTIVITAS
TINDAKAN
Assessment
Penilaian awal
Investigation
Pemeriksaan

Treatment
Medications

HARI 1 (POLIKLINIK)
TANGGAL
Status MR lengkap
Tanda vital
Penilaian status nyeri
Pemeriksaan laboratorium : Darah
lengkap, SGOT, SGPT, LED, CRP,
ureum, kreatinin
Pemeriksaan screening bila pasien
rencana diberikan imunospuresan :
HBSAg, Anti HCV, foto toraks
Tes untuk kerato konjungtivitis (tes
schimers dan rose Bengal staining)
Sialometri
Sialografi
Skintigrafi
Biopsi
Tetes mata untuk lubrikasi mata
kering
Sekretagogum (stimulat muskarinik
reseptor) seperti pilokarpin dan

Bulan 1
TANGGAL
Tanda vital
Penilaian status nyeri
Pemeriksaan laboratorium : Darah
lengkap, SGOT, SGPT, LED, CRP,
ureum, kreatinin
Pemeriksaan screening bila pasien
rencana diberikan imunospuresan :
HBSAg, Anti HCV, foto toraks

Tetes mata untuk lubrikasi mata


kering
Sekretagogum (stimulat muskarinik
reseptor) seperti pilokarpin dan

ICD
= M.35.04
NAMA PASIEN =
NO. MR
=

Bulan 2 dan seterusnya


TANGGAL
Tanda vital
Penilaian status nyeri
Pemeriksaan laboratorium : Darah
lengkap, SGOT, SGPT, LED, CRP, ureum,
kreatinin

Tetes mata untuk lubrikasi mata kering


Sekretagogum (stimulat muskarinik
reseptor) seperti pilokarpin dan
cevimelin

cevimelin
OAINS bila ada gejala
muskuloskletal
Kortikosteroid sistemik
klorokuin

Diet
Diet sesuai kebutuhan
Penyuluhan
Edukasi
Rujuk/konsultasi Konsultasi Oftalmologi
Konsultasi Bagian gigi dan mulut
Outcome
Keluhan Berkurang
Rencana
Rawat Jalan
Perawatan

cevimelin
OAINS bila ada gejala muskuloskletal
Kortikosteroid sistemik
klorokuin hipergammaglobulin
Kortikosteroid sistemik
DMARD : metotrexat, azatioprin,
MMF, siklofosfamid
Diet sesuai kebutuhan
Edukasi

OAINS bila ada gejala muskuloskletal


Kortikosteroid sistemik
klorokuin hipergammaglobulin
Kortikosteroid sistemik
DMARD : metotrexat, azatioprin, MMF,
siklofosfamid

Keluhan Berkurang
Rawat Jalan

Keluhan Berkurang
Rawat Jalan

Diet sesuai kebutuhan


Edukasi

CLINICAL PATHWAY
TENDONITIS

JENIS AKTIVITAS
TINDAKAN
Assessment
Penilaian awal
Investigation
Pemeriksaan

Treatment
Medications

Diet
Penyuluhan

HARI 1 (POLIKLINIK)
TANGGAL
Status MR lengkap
Tanda vital
Penilaian skala nyeri
Darah rutin, ESR
Rontgen
USG
MRI
Atasi nyeri:
Obat anti inflamasi non steroid
(OAINS) seperti ibuprofen 3x400800mg, naproxen 2x250-500mg,
celecoxib 2x100-200mg, meloxicam
7,5-15mg, ketoprofen 3x75mg,
diclofenac 2-3x25-50mg
Kortikosteroid injeksi seperti
triamcinolone 10-40mg,
betamethasone sodium 1,5-3 mg,
methylprednisolone 4-48mg
Injeksi lidokain 0,5mg
Diet Biasa
Edukasi

ICD
= M.76.00
NAMA PASIEN =
NO. MR
=

Bulan 1-3
TANGGAL
Tanda vital
Penilaian skala nyeri
USG
MRI

Bulan 4
TANGGAL
Tanda vital
Penilaian skala nyeri
USG
MRI

Atasi nyeri:
Obat anti inflamasi non steroid (OAINS)
seperti ibuprofen 3x400-800mg,
naproxen 2x250-500mg, celecoxib
2x100-200mg, meloxicam 7,5-15mg,
ketoprofen 3x75mg, diclofenac 2-3x2550mg

Atasi nyeri:
Obat anti inflamasi non steroid (OAINS)
seperti ibuprofen 3x400-800mg, naproxen
2x250-500mg, celecoxib 2x100-200mg,
meloxicam 7,5-15mg, ketoprofen 3x75mg,
diclofenac 2-3x25-50mg
Kortikosteroid injeksi seperti triamcinolone
10-40mg, betamethasone sodium 1,5-3 mg,
methylprednisolone 4-48mg
Injeksi lidokain 0,5mg

Diet Biasa
Edukasi

Diet Biasa
Edukasi

Rujuk/konsultasi

Konsultasi Rehabilitasi medis

Konsultasi Rehabilitasi medis

Outcome
Rencana
Perawatan

Keluhan Berkurang
Rawat Jalan

Keluhan Berkurang
Rawat Jalan

Konsultasi Rehabilitasi medis


Konsultasi bedah ortopedi bila perlu
Keluhan Berkurang
Rawat Jalan

CLINICAL PATHWAY
ATRITIS SPETIK

JENIS AKTIVITAS
TINDAKAN
Assessment
Penilaian awal

Investigation
Pemeriksaan

Treatment
Medications

Diet
Penyuluhan

HARI 1 (POLIKLINIK)
TANGGAL
Status MR lengkap
Tanda vital
Pemeriksaan status kesadaran
Penilaian status nyeri
Pemeriksaan Laboratorium: DPL,
LED atau
CRP,SGOT,SGPT,GDS,ureum,kreatinin,
Urinalisa
Analisa cairan sendi
Pewarnaan gram dan kultur cairan sendi
Radiografi sendi yang terpasang
Kultur darah bila ada tanda-tanda sepsis
Asapirasi cairan
Antiboiotik intravena brodspektrum
luas (sefalos generasi 2 atau generasi
3 atau karbapenem
Vancomycin bila curiga MRSA
sebelum ada hasil kultur
Perbaiki keadaan umum
Diet sesuai kebutuhan
Edukasi

ICD
= M.00.00
NAMA PASIEN =
NO. MR
=

Bulan 1-3

Bulan 4

TANGGAL
Status MR lengkap
Tanda vital
Pemeriksaan status kesadaran
Penilaian status nyeri
Pemeriksaan laboratorium: dpl, LED atau
CRP, SGOT, SGPT, GDS, Ureum, Kreatinin
Kultur hasil drainase/debridement
MRI

TANGGAL
Status MR lengkap
Tanda vital
Pemeriksaan status kesadaran
Penilaian status nyeri
Pemeriksaan laboratorium DPL, LED atau CRP,
SGOT,SGPT, GDS, Ureum creatinin, urinalisa

Aspirasi cairan sendi


Antibiotik intravena berspectrum luas
Sebelum ada hasil ku
Drainase/debridemen yang terinfeksi
Perbaiki keadaan umum

Diet sesuai dengan kebutuhan


Edukasi

Antibiotik intravena sesuai hasil kultur


Perbaikan Keadaan umum

Diet sesuai kebutuhan


Edukasi

Rujuk/konsultasi

Outcome

Keluhan Berkurang

Edukasi
Konsultasi Rehabilitasi medic
Konsultasi bedah ortopedi
Keadaan umu membaik
Nyeri berkurang

Rencana
Perawatan

Rawat Jalan

Rawat inap

Konsultasi Rehabilitasi medis


Konsultasi bedah ortopedi

Keadaan umum membaik


Nyeri bekurang
Rawat inap

CLINICAL PATHWAY
GOUT ARTRITIS

JENIS AKTIVITAS
TINDAKAN
Assessment
Penilaian awal
Investigation
Pemeriksaan

Treatment
Medications

HARI 1 (POLIKLINIK)
TANGGAL
Status MR lengkap
Tanda vital
Penilaian status nyeri
Pemeriksaan Laboratorium: DPL,
LED atau
CRP,SGOT,SGPT,GDS,ureum,kreati
nin, Urinalisa
Analisa cairan sendi
Kadar asam urat urin 24 jam
Foto rontgen sendi terserang
Tatalaksana seranga akut :
Kolkisin dosis 0,5 mg lalu 1 jam
kemudian 0,5 mg lalu 0,5 mg
per 12 jam
OAINs seperti indometasin 150200 mg/hari selama 2-3 hari
dan dilanjutkan 75-100
mg/hari; diklofenak 2-3 x 25-50
mg/hari
Steroid (oral, Im atau
intraartikular)

Minggu 1
TANGGAL
Tanda vital
Penilaian status nyeri
Pemeriksaan laboratorium: dpl,
LED atau CRP, SGOT, SGPT, GDS,
Ureum, Kreatinin

Obat hipourisemuk :
Obat penghambat xantin
oksidase seperti allopurinol dosis
awal 1x100-300 mg/hari , dosis
dapat dinaikkan sampai 800
mg/hari
Probenesid 2x250 -500 mg/hari
Tatalaksanan pencegahan
serangan :
Kolkisin 1x0,5 mg
Steroid dosis rendah

ICD
= M.10.00
NAMA PASIEN =
NO. MR
=

Bulan 1-3
TANGGAL
Tanda vital
Penilaian status nyeri
Pemeriksaan
laboratorium: dpl, LED
atau CRP, SGOT, SGPT,
GDS, Ureum, Kreatinin

Tatalaksana seranga
akut :
Kolkisin dosis 0,5 mg lalu
1 jam kemudian 0,5 mg
lalu 0,5 mg per 12 jam
OAINs seperti
indometasin 150-200
mg/hari selama 2-3 hari
dan dilanjutkan 75-100
mg/hari; diklofenak 2-3
x 25-50 mg/hari
Steroid (oral, Im atau

Bulan 3 dan seterusnya


Tanda vital
Penilaian status nyeri
Pemeriksaan laboratorium:
dpl, LED atau CRP, SGOT,
SGPT, GDS, Ureum, Kreatinin
Pemeriksaan gula darah,
profil lipd, urinalisa
dilakukan per 6 bulan
Tatalaksana seranga akut :
Kolkisin dosis 0,5 mg lalu 1
jam kemudian 0,5 mg lalu
0,5 mg per 12 jam
OAINs seperti indometasin
150-200 mg/hari selama 23 hari dan dilanjutkan 75100 mg/hari; diklofenak 23 x 25-50 mg/hari
Steroid (oral, Im atau
intraartikular)
Obat hipourisemuk :

Tatalaksanan pencegaha
serangan diberikan pada
[asoem dengan nefropati urat
Pasien yang mengalami serangan
akut dalam 3 bulan terakhir
Pasien dengan tofi

Diet
Penyuluhan
Rujuk/konsultasi

Outcome

Rencana
Perawatan

intraartikular)
Obat penghambat xantin
Obat hipourisemuk :
oksidase seperti
allopurinol dosis awal
Obat penghambat xantin
1x100-300 mg/hari , dosis
oksidase seperti
dapat dinaikkan sampai
allopurinol dosis awal
800 mg/hari
1x100-300 mg/hari ,
Probenesid 2x250 -500
dosis dapat dinaikkan
mg/hari
sampai 800 mg/hari
Probenesid 2x250 -500
Tatalaksanan pencegahan
mg/hari
serangan :
Tatalaksanan
Kolkisin 1x0,5 mg
pencegahan serangan :
Steroid dosis rendah
Kolkisin 1x0,5 mg
Steroid dosis rendah

Diet rendah purin


Edukasi
Konsultasi nefrologi bila terjadi
nefropati urat atau urolitiasis urat
Konsultasi urologi bila perlu pada
urolititasis urat
Konsultasi bedah ortopedi bila
perlu untukm koreksi deformitas
Keluhan Berkurang

Diet rendah purin


Edukasi
Edukasi
Konsultasi Rehabilitasi medic
Konsultasi bedah ortopedi
Keadaan umu membaik

Diet rendah purin


Edukasi

Diet rendah purin


Edukasi

Nyeri berkurang

Rawat Jalan

Rawat jalan

Nyeri berkurang
Kadar asam urat normal
Tidak terjadi serangan akut
Rawat jalan

Nyeri berkurang
Kadar asam urat normal
Tidak terjadi serangan akut
Rawat jalan