Anda di halaman 1dari 29

LAPORAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR ANEKA

PADA

DISUSUN OLEH :

ARI YANTO, S.Pd


NIP. 198911112013031003

DIKLAT PRAJABATAN GOLONGAN III ANGKATAN II


KABUPATEN PESISIR BARAT
BADAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN DAERAH
(BANDIKLAT) PROVINSI LAMPUNG

2015

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam rangka pelaksanaan cita-cita bangsa dan mewujudkan tujuan negara sebagaimana
tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,
perlu dibangun aparatur sipil negara yang memiliki integritas, profesional, netral dan bebas dari
intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu
menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran sebagai
unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN:
Pertimbangan).
Tugas ASN sebagai pelayan publik meliputi banyak hal, dalam berbagai ruang lingkup
kehidupan. Seperti pelayanan administrasi negara, bidang pendidikan, sosial, kesehatan, dan lain
sebagainya. Setiap ruang lingkup pelayanan tersebut memiliki unit pelaksana terpadu, mulai dari
unit terkecil hingga unit terbesar dalam lingkup nasional.
Guru sebagai ujung tombak fungsi pelaksanaan di bidang pendidikan merupakan profesi
yang sangat mulia sekaligus membutuhkan aparat yag ANEKA guna mencapai tujuan dan
sasaran pokok sebagaimana tugas pokok dan fungsi guru yang tercantum dalam Undang-undang
Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003.
Berdasarkan

pertimbangan

di

atas, peserta

diklat prajabatan

CPNS

Tahun

2015 ditugaskan untuk merancang aktualisasi nilai dasar ANEKA yang akan di laksanakan
di tempat kerja yang dalam hal ini penyusun akan melaksanakan di SDN Bandar
Dalam Kecamatan Bengunat Belimbing Kabupaten Pesisir Barat sebagai bentuk penerapan ilmu
yang sudah didapat selama mengikuti diklat prajabatan dalam kurun waktu 13 hari belajar
klasikal.
B. Tujuan
Tujuan penyusunan Rancangan aktualisasi nilai dasar ANEKA ini adalah: Sebagai dasar
melakukan aktualisasi nilai-nilai dasar ANEKA ditempat kerja.

C. Ruang Lingkup
Penulisan ini dibatasi pada kegiatan yang mengandung nilai-nilai dasar profesi Pegawai
Negeri Sipil (PNS) yaitu akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti
korupsi pada dilaksanakan di SDN Bandar Dalam Kecamatan Bengkuat Belimbing Kabupaten
Pesisir Barat
.

BAB II
DESKRIPSI ORGANISASI
A. STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi SDN Bandar Dalam Kecamatan Bengkunat Belimbing dapat dilihat pada
bagan 1.

B. VISI DAN MISI SDN BANDAR DALAM


VISI
SDN Bandar Dalam Adalah Pada Tahun 2018, SD Negeri Bandar Dalam menjadi Sekolah
Terakreditasi yang Agamis, Asri, Berbudaya, Berakhlakul Karimah, dan Breprestasi.
Indikator visi:
a.

Predikat Akreditasi minimal predikat B.

b. Penerapan nilai-nilai ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari


c.

Penataan lingkungan sekolah yang asri dan sehat.

d. Tercermin budaya lokal dan nasional dalam bahasa, perilaku, dan kesenian.
e.

Senantiasa memiliki akhlakul karimah.

f.

Prestasi dalam bidang Akademik dan Non-akademik


MISI

a.

Meningkatkan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai agama Islam dalam kehidupan seharihari

b. Mengembangkan kegiatan prestasi keagamaan


c.

Menggali dan mengembangkan potensi peserta didik dalam bidang iptek

d. Menggali dan mengembangkan potensi peserta didik dalam bidang seni budaya
e.

Menggali dan mengembangkan potensi peserta didik dalam bidang olah raga

f.

Melaksanakan Ekstra Kurikuler secara terprogram;

C. TUGAS DAN FUNGSI


Sebagai seorang guru sudah sepatutnyalah selaluingat akan tugas pokok dan fungsinya,
agar sosok guru senantiasa melekat seiring dengan perubahan jaman yang semakin maju. Dengan

menyadari tugas pokok nya maka ia berhak untuk selalu disebut sebagai guru
profesional. Namun yang tak kalah penting adalah agar proses pembelajaran berjalan dengan
efektif serta efisien yang berbasis PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, da
Menyenangkan).
Adapun Tugas pokok dan fungsi guru secara kongkrit adalah sebagai berikut:
1.

Membuat program pengajaran( Silabus, RPP,Prota, Promes )

2.

Menganalisa materi pelajaran

3.

Membuat lembar kerja siswa ( LKS )

4.

Membuat program harian/jurnal belajar

5.

Melaksanakan kegiatan pembelajaran

6.

Melaksanakan kegiatan penilaian baik ituulangan harian,tengah semester atau akhirsemester

7.

Melaksanakan analisis ulangan, programremedial, pengayaan

8.

Mengisi daftar nilai siswa, mengisi raport

9.

Melaksanakan bimbingan kelas/konseling

10. Melaksanakan kegiatan bimbingan guru/tutorsebaya apabila telah mengikuti pelatihan


11. Membuat alat bantu mengajar/alat peraga
12. Mengikuti kegiatan pengembangan danpemasyarakatan kurikulum
13. Melaksanakan tugas tertentu di sekolah( PKS, wali kelas dll )
14. Membuat catatan tentang kemajuan pesertadidik
15. Meneliti daftar hadir siswa sebelum prosespembelajaran berlangsung
16. Mengatur kebersihan ruang kelas dansekitarnya
17. Mengumpulkan angka kredit danmenghitungnya untuk kenaikan pangkat
18. Menumbuhkembangkan sikap menghargai seni
19. Mengikuti kegiatan kurikulum
20. Mengadakan penelitian tindakan kelas
D. PERSONIL
SDN Bandar Dalam merupakan sekolah yang termasuk daerah khusus (terpencil) yang
pada umumnya tenaga pendidik di rekrut dari penduduk sekitar. SDN bandar dalam memiliki
lima orang tenaga pendidik PNS dan 16 orang tenaga honorer sekolah. Adapun personilnya dapat
dilihat pada tabel dibawah ini.
Tabel 1. Personil pendidik dan tenaga kependidikan SDN Bandar Dalam

No.

Nama Lengkap

Jabatan

Golongan

Status

Tasman MS., A.Ma.Pd.

Kepla Sekolah

IIIa PNS

Totok Henriyanto, S.Pd.

Guru PJOK

IIIa CPNS

R. M. Supriadi Winata, S.Pd.I.

Guru PAI

IIIa CPNS

Ari Yanto, S.Pd.

Wali Kelas VIA

IIIa CPNS

Aris Munandar, S.Pd.SD.

Wali Kelas VB

IIIa CPNS

Qulfatah

Guru PAI

GHS

Dina Marsuli, S.Pd.SD.

Wali Kelas VA

GHS

Ruli Marzuli, S.Pd.SD.

Wali Kelas IVA

GHS

Rokimin

Guru PJOK

GHS

10
11
12

Endang Murjiarto, S.Pd.SD.


Sukarni
May Pipit Wulandari

Wali Kelas VIB


Wali Kelas IIA
Wali Kelas IIB

GHS
GHS
GHS

13

Niswatun Darojah

Guru Bhs Lampung

GHS

14

Haryanti

Wali Kelas III A

GHS

15

Ana Puspita

Wali Kelas IC

GHS

16

Dedek Dewi Lestari

Wali Kelas 1A

GHS

17

Rojiyah

Wali Kelas IIIB

GHS

18

Rudini

Wali Kelas IIIC

GHS

19

Surya Fajariah

Wali Kelas 1B

GHS

20

Ani Sahra

Wali Kelas IIC

GHS

21

Winda Angraeni

Wali Kelas IVB

GHS

BAB III
RANCANGAN AKTUALISASI

A. Nilai-nilai Dasar ASN


1. Akuntabilitas
Akuntabilitas adalah kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi untuk memenuhi
tanggung jawab yang menjadi amanahnya. Akuntabilitas adalah kewajiban atau pertanggung
jawaban yang harus dicapai dan harus ada bentuk laporan nya.
2. Nasionalisme
Nasionalisme adalah pondasi bagi Aparatur Sipil Negara untuk mengaktualisasikan dalam
menjalankan fungsi dan tugasnya dengan orientasi mementingkan kepentingan publik, bangsa
dan negara. Atau sering juga diartikan sebagai paham kebangsaan.
3. Etika Publik
Etika publik merupakan refleksi atas standar/norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah
tindakan keputusan, perilaku untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan
tanggung jawab pelayanan publik.
4. Komitmen Mutu
Komitmen mutu merupakan pelaksanaan pelayanan publik dengan berorientasi pada kualitas
hasil. Adapun nilai-nilai komitmen mutu antara lain: mengedepankan komitmen terhadap
kepuasan dan memberikan layanan yang menyentuh hati, untuk menjaga dan memelihara.
5. Anti Korupsi
Anti korupsi adalah tindakan atau gerakan yang dilakukan untuk memberantas segala tingkah
laku atau tindakan yang melawan norma-norma dengan tujuan memperoleh keuntungan pribadi,
merugikan negara atau masyarakat baik secara langsung maupun tidak.

B. RANCANGAN AKTUALISASI
Berdasarkan ke lima nilai dasar diatas maka peserta diklat prajabatan Golongan III Tahun
2015 Kabupaten Pesisir Barat membuat rangcangan aktualisasi ANEKA dalam pekerjaan
sebagaimana tercantum dalam format-format rangcangan aktualiasi Adapun rancangan kegiatan
yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut :
1. Merancang Perangkat Pembelajaran Yang Inovatif, dan melaksanakan proses
pembelajaran sesuai dengan perangkat pembelajaran.
a. Nilai-Nilai Dasar
1). Akuntabilitas
2). Nasionalisme
3). Etika Publik
4). Komitmen Mutu
b. Teknik Analisis
1) Masalah
Masalah yang kerap terjadi dalam proses pembelajaran di kelas yaitu tidak terpenuhinya
ketuntasan belajar klasikal. Informasi yang diberikan guru terhadap peserta didik belum biasa
diserap dengan baik. Hal ini mengakibatkan nilai siswa rendah.
2) Penyebab
Timbulnya masalah di atas disinyalir berkaitan erat dengan kurang mampunya guru menginovasi
dan mengemas perencanaan pembelajaran yang menuntut keaktifan dan partisifasi siswa di
dalam kelas.
3) Dampak
Pembelajaran di dalam kelas jadi monoton hal ini disebabkan kurangnya motivasi siswa
dalam menerima pembelajaran di kelas serta berdampak juga pada ketuntasan belajar siswa
yang rendah.
4) Alternatif Solusi
Adapun alternatif solusi dari permasalahan tadi ialah guru diharapkan mampu membuat dan
mengemas perencanaan pembelajaran yang menitik beratkan pada keaktifan siswa. Dengan
adanya pembelajaran yang berorientasi PAIKEM diharapkan siswa memiliki motivasi dan
senantiasa aktif dalam mengikuti proses pembelajaran sehingga mampu menerima informasi
pelajaran dengan baik.

c.

Uraian Pelaksanaan Kegiatan


Adapaun uraian rancangan pelaksanaan kegiatan yang akan dilaksanakan dalam pembuatan
perangkat pembelajaran yaitu :

1) Menyiapkan silabus
2) Menyiapkan referensi bahan ajar (buku pelajaran)
3) Menentukan Standar Kompetensi, Kompetensi dasar serta merumuskan Indikator dan tujuan
pembelajaran.
4) Menginovasi model pembelajaran yang berbasis PAIKEM
5) Menyusun langkah-langkah pembelajaran
6) Menyusun soal evaluasi dan kunci jawaban
7) Melaksanakan proses pembelajaran

2. Mengembangkan Media Pembelajaran


a. Nilai-Nilai Dasar
1) Akuntabilitas
2) Etika Publik
3) Komitmen Mutu
b. Teknik Analisis
1) Masalah
Tingkat kejelasan materi yang diberikan ASN pembelajaran belum mampu di cerna dengan baik
oleh siswa
2) Penyebab
Minimnya alat pendukung dalam proses pembelajaran yang akan mempermudah siswa menyerap
informasi yang ASN berikan
3) Dampak
Rendahnya pengetahuan dan pengalaman langsung siswa dalam memahami dan mempelajari
materi yang diberikan ASN
4) Alternatif Solusi
Membuat/menyediakan materi pembelajaran yang yang berfungsi memperjelas, dan memberi
motivasi siswa.
c.

Uraian Pelaksanaan Kegiatan

Dalam pembuatan bahan ajar prosedur yang akan dilaksanakan adalah


1) Menganalisis bahan ajar
2) Membuat media yang berorientasi pada tujuan pelajaran yang akan dicapai
3) Memahami karakteristik siswa
4) Menentukan Alokasi waktu
5) memastikan Ketersediaan bahan dan alat
6) media harus mengandung nilai artistik
3. Pembuatan Majalah Dinding (MADING).
a.

Nilai-Nilai Dasar

1) Akuntabilitas
2) Nasionalisme
3) Etika Publik
4) Komitmen Mutu
5) Anti Korupsi
b. Teknik Analisis
1) Masalah
Kurangnya motivasi dan minat siswa dalam membuat suatu karya.
2) Penyebab
Belum adanya wadah untuk menampung dan mengembangkan kreativitas siswa
3) Dampak
Ide, gagasan, kreativitas siswa belum tersalurkan
4) Alternatif Solusi
Membuat majalah dinding kelas

c.

Uraian Pelaksanaan Kegiatan


Hal yang harus dilakukan dalam pembuatan mading kelas yaitu

1) Menyampaikan usulan pembuatan mading kelas kepada pimpinan


2) Memastikan ketersediaan bahan dan alat
3) Mensosialisasikan mading kelas kepada siswa
4) Membimbing siswa dalam membuat mading

4. Pembuatan Dan Perbaikan Taman Sekolah


a.

Nilai-Nilai Dasar

1) Akuntabilitas
2) Nasionalisme
3) Etika Publik
4) Komitmen Mutu
5) Anti Korupsi
b.

Teknik Analisis

1) Masalah
belum terciptanya keindahan, dan kenyamanan di lingkungan sekolah
2) Penyebab
masih ada kelas yang belum memiliki taman dan sebagian besar taman sekolah sudah tidak
dirawat.
3) Dampak
Sekolah kurang kondusif
4) Alternatif Solusi
Membuat dan memperbaiki taman sekolah.
c.

Uraian Pelaksanaan Kegiatan

1) Menyampaikan usulan kegiatan kepada pimpinan


2) Mensosialisasikan kegiatan kepada dewan guru dan komite sekolah
3) Merinci bahan dan alat yang akan digunakan dalam kegiatan

5. Menertibkan Pelaksanaan Upacara Bendera.


a.

Nilai-Nilai Dasar

1) Akuntabilitas
2) Nasionalisme
3) Komitmen Mutu
b.

Teknik Analisis

1) Masalah

Siswa kurang termotivasi untuk menjadi petugas upacara bendera


2) Penyebab
Siswa kurang terlatihnya dalam menjadi petugas upacara bendera
3) Dampak
Upacarabendera tidak berlangsung dengan baik
4) Alternatif Solusi
Mengusulkan kepada pimpinan untuk melatih siswa menjadi petugas upacara bendera
c.

Uraian Pelaksanaan Kegiatan

1) Mengusulkan pelatihan upacara bendera kepada pimpinan


2) Membuat jadwal petugas dan pembina upacara
3) Membuat jadwal latihan petugas upacara bendera
4) Melaksanakan pelihan upacara bendera sesuai jadwal
6. Membuat Rekapitulasi Nomor Induk Siswa (NIS) Dan Nomor Induk Siswa Nasional
(NISN) Dengan Sistem Komputerisasi
a.

Nilai-Nilai Dasar

1) Akuntabilitas
2) Etika Publik
3) Komitmen Mutu
b.

Teknik Analisis

1) Masalah
Data NIS dan NISN siswa tidak di muat dalam satukesatuan data yang utuh
2) Penyebab
Data NIS dan NISN siswa dibuat secara manual
3) Dampak
Data NIS dan NISN siswa belum lengkap
4) Alternatif Solusi
Merekap data NIS NISN siswa dengan sistem komputer
c.

Uraian Pelaksanaan Kegiatan

1) Mengajukan
2) Pengumpulan data nis nisn semua siswa
3) Membuat data dalam sistem komputerisasi

7. Pembuatan Kalender Akademik


a.

Nilai-Nilai Dasar

1) Akuntabilitas
2) Nasionalisme
3) Etika Publik
4) Komitmen Mutu
b.

Teknik analisis

1) Masalah
Belum dibuatnya kalender akademik sekolah
2) Penyebab
Adanya keterbatasan dalam teknologi
3) Dampak
Informasi tentang jadwal kegiatan akademik belum diketahui dengan pasti
4) Alternatif Solusi
Membuat kalender akademik
c.

Uraian Pelaksanaan Kegiatan

1) Menyiapkan kalender pendidikan yang menjadi acuan pembuatan kalender akademik


2) Bermusyawarah dan bekerja sama membuat kalender akademik

JADWAL KEGIATAN AKTUALISASI

BAB IV
CAPAIAN AKTUALISASI
Capaian aktualisasi di realisasikan berdasarkan rancangan aktualisasi yang telah dibuat
ASN dengan menerapkan nilai-nilai dasar profesi PNS. Dalam melaksanakan kegiatan yang
dibuat dalam butiran rancangan aktualisasi peran mentor sangat dominan dalam keberhasilan
ASN melaksanakan semua kegiatan tersebut. Dengan kerjasama yang bersinergi baik dengan
mentor maupun coach semua kegiatan berjalan dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti.
Adapun kegiatan yang berhasil ASN laksanakan yang merupakan rancangan yang telah di
rumuskan adalah sebagai berikut :
1. Merancang

Perangkat

Pembelajaran

Yang

Inovatif,

dan

melaksanakan

proses

pembelajaran sesuai dengan perangkat pembelajaran.


b. Deskripsi kegiatan
Berdasarkan hasil refleksi ASN dalam proses pembelajaran di kelas didapat informasi
bahwa motivasi siswa dalam mengikuti pelajaran masih rendah sehingga berdampak pada
rendahnya ketuntasan belajar siswa, hal ini disebabkan pembelajaran masih berpusat pada guru
pendekatan dan metode yang digunakan belum bervariasi. Selain pembelajaran yang kurang
aktif, siswa juga bersifat heterogen, baik dari segi bakat, kemampuan, kecerdasan, kreativitas,
motivasi, kecepatan belajar, lingkungan, dan latar belakang keluarga. Keadaan tersebut
mengakibatkan kemampuan kognitif dan afektif siswa berbeda-beda pula, ada siswa yang
pandai, sedang dan kurang. Akhirnya terjadi kesenjangan prestasi diantara mereka. Siswa yang
pandai semakin meningkat kemampuan belajarnya sedangkan siswa yang sedang dan kurang
tidak mengalami perubahan dalam peningkatan belajar.
Untuk mengatasi permasalahan di atas, maka perlu adanya tindakan yang dapat
memaksimalkan proses pembelajaran agar siswa lebih aktif. Sebagai solusi dari permasalahan di
atas, maka ASN telah berdiskusi dengan mentor untuk melakukan perbaikan terhadap model
pembelajaran yang digunakan selama ini, yaitu dengan menerapkan model pembelajaran
kooperatif tipe berkirim salam dan soal.

Sebelum ASN melaksanakan proses pembelajaran di kelas kegiatan yang telah ASN lakukan
yaitu menyiapkan perangkat pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran yang telah
ASN rancang. Menyiapkan perangkat pembelajaran dengan terlebih dahulu merumuskan
indikator sesuai dengan silabus dan kurikulum KTSP yang dipadukan dengan model
pembelajaran yang di pilih dan terbentuklah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sebagai acuan
ASN dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Mata pelajaran yang ASN siapkan dalam
merancang RPP yakni mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Setelah Perangkat pembelajaran selesai di buat, tugas ASN selanjutnya yakni
mengaplikasikan model pembelajaran di dalam proses belajar di kelas. Untuk mengukur
ketercapaian ketuntasan belajar, ASN bekerja sama dengan mentor untuk melakukan pengamatan
terhadap proses pembelajaran yang disampaikan ASN untuk menilai peningkatan aktivitas siswa
dengan menggunakan lembar pengamatan yang sudah ASN siapkan. Pelaksanakan pengamatan
oleh mentor dilakukan dua siklus (dua kali pertemuan) pada mata pelajaran IPS dengan
penerapan model pembelajaran berkirim salam dan soal.
c. Capaian kegiatan
Hasil yang telah ASN dapat dalam menginovasi perangkat pembelajaran dan menerapkan
model pembelajaran yang dibuat ASN yakni terjadi peningkatan keaktifan siswa. Peningkatan ini
dibuktikan oleh meningkatnya partisipasi dan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran di
siklus ke dua. Selain itu, dalam proses pembelajaran dengan menerapkan perangkat
pembelajaran yang telah dibuat terjalin kondisi belajar yang teratur dan mudah dimengerti siswa.
Hal ini ber ujung pada meningkatnya hasil belajar siswa. Dalam kegiatan ini ada beberapa
Output yang menjadi tolak ukur keberhasilan ASN dalam melaksanakan kegiatan. Output ini
ASN muat dalam Lampiran 1. Adapun output tersebut yaitu :
1. Surat keterangan telah membuat dan melaksanakan perangkat pembelajaran yang inovasi dari
Kepala Sekolah (Lampiran 1a halaman 34)
2. Dokumentasi Perangkat pembelajaran RPP yang telah dibuat (Lampiran 1b halaman 35 )
3. Lembar observasi dari mentor (Lampiran 1c halaman 47)
4. Foto-foto kegiatan (Lampiran 1d halaman 49)
d. Nilai-nilai dasar yang relevan
1. Akuntabilitas
Dalam kegiatan membuat RPP dan melaksanakan pembelajaran di kelas, nilai dasar akuntabilitas
sudah dilakukan ASN. hal ini di dilihat dari rasa tanggung jawab terhadap tugas dan fungsi ASN

sebagai seorang guru yaitu membuat perangkat pembelajaran yang sesuai dengan ketentuan
kurikulum KTSP serta bertanggung jawab dalam ketercapaian ketuntasan belajar siswa.
2. Nasionalisme
Nilai dasar Nasionalisme yang telah dilakukan ASN dalam melaksanakan kegiatan ini yaitu tidak
membeda-bedakan peserta didik dalam proses pembelajaran. ASN tidak memandang suku,
agama dan tingkat kecerdasan peserta didik, sehingga materi yang yang disampaikan mudah
dicerna dan akan mendorong motivasi peserta didik
3. Etika Publik
Keterkaitan nilai dasar Etika Publik dalam kegiatan ini yakni Sopan dan Santunnya ASN dalam
membuka pelajaran, menjelaskan dan menanggapi pertanyaan siswa.
4. Komitmen Mutu
ASN telah merancang perangkat pembelajaran yang inovatif dengan menerapkan model
pembelajaran Berkirim salam dan soal. Hal ini membuktikan bahwa ASN telah sunggungsungguh melakukan peningkatan kualitas pembelajaran dengan terlebih dahulu memodifikasi
RPP dengan model pembelajaran yang inovatif.

2. Mengembangkan Media Pembelajaran


a. Deskripsi kegiatan
Media pembelajaran sebagai alat bantu dalam proses belajar dan pembelajaran adalah suatu
kenyataan yang tidak bisa kita pungkiri keberadaannya. Karena memang gurulah yang
menghendaki untuk memudahkan tugasnya dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada
siswanya. ASN sadar bahwa tanpa bantuan media, maka materi pembelajaran sukar untuk
dicerna dan dipahami oleh siswa, terutama materi pembelajaran yang rumit dan komplek karena
setiap materi pembelajaran mempunyai tingkat kesukaran yang bervariasi. Inilah yang
melatarbelakangi ASN dalam mengambil dan melaksanakan kegiatan pengembangan media
pembelajaran.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, ASN terlebih dahulu berkonsultasi dengan mentor tentang
tindakan yang akan dilaksanakan dan tingkat kecocokan media yang akan disajikan di kelas.
Pada umumnya media pembelajaran sudah tersedia di sekolah, namun ada beberapa media yang

harus di buat yang bahan dan alatnya sudah disiapkan pihak sekolah. Dalam penggunaan media
pada proses pembelajaran di kelas, ASN terlebih dahulu menganalisis bahan ajar (buku
pelajaran) yang nanti akan merangsang tercapainya tujuan pembelajaran, selain itu ASN
mengkordinasikan penggunaan media pembelajaran kedalam RPP sehingga alokasi waktu
maupun penyampaian media pembelajaran sudah terstruktur. Untuk mata pelajaran IPS sesuai
dengan bahan ajar yang ASN analisis materi pelajaran tentang Letak Benua-Benua di Dunia
untuk itu ASN menggunakan media pembelajaran Globe dan peta, media sudah terdapat di SDN
Bandar dalam
b. Capaian kegiatan
Pengembangan media pembelajaran yang telah ASN laksanakan sangat menunjang
keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan adanya media pembelajaran yang selalu
disampaikan oleh ASN tingkat kepahaman siswa dalam menerima materi sangat baik. Media
pembelajaran juga sangat berperan dalam menunjang ketuntasan belajar siswa. Output dari
capaian kegiatan ini yakni
5. Surat keterangan melaksanakan pembelajaran dengan penggunaan media pembelajaran
(lampiran 2a halaman 34)
6. Foto-foto kegiatan (lampiran 2b halaman 51 )
c. Nilai-nilai dasar yang relevan
1) Akuntabilitas
Nilai tanggungjawab terhadap tugas dan fungsi ASN sebagai seorang guru serta tanggungjawab
ASN dalam ketuntasan dan keberhasilan siswa dalam memahami materi pelajaran merupakan
relevansi Akuntabilitas ASN dalam melaksanakan kegiatan ini
2) Komitmen Mutu
Dengan menerapkan media pembelajaran pada proses pembelajaran yang dilakukan ASN di
kelas terwujudnya nilai efektivitas dan efisiensi yakni materi pembelajaran mudah dipahami
serta hemat waktu penyampaian materi
3) Anti korupsi
Keterkaitan nilai dasar anti korupsi dalam kegiatan ini yaitu pada waktu merinci bahan dan alat
yang akan digunakan dalam pembuatan media pembelajaran ASN menuliskan dengan
sebenarnya sesuai dengan yang dibutuhkkan

3. Pembuatan Majalah Dinding (MADING).


a. Deskripsi kegiatan
Salah satu kegiatan yang telah di lakukan ASN dalam mengaktualisasikan nilai dasar
ANEKA adalah pembuatan Majalah Dinding (Mading). Majalah dinding merupakan salah satu
media informasi kreatif yang ada di lingkungan sekolah. kegiatan ini dimaksudkan untuk
merangsang antusias siswa dalam mengembangkan dan menyalurkan minat dan bakat siswa.
Selain itu, dengan adanya mading kelas diharapkan siswa akan terbiasa mengekspresikan ide,
gagasan ataupun ajang untuk berlatih membuat suatu karangan dan tulisan dalam bentuk karya
sehingga memotivasi siswa untuk selalu menghasilkan karya-karya yang indah serta
menanamkan budaya Membaca.
Pelaksanaan kegiatan ini terlebih dahulu dibicarakan ASN dengan pihak sekolah melalui
forum rapat dewan guru. Hasil dari rapat tersebut mendukung sepenuhnya kegiatan Mading.
Pelaksanaan mading kelas diselenggarakan oleh kelas 5 dan 6 SDN Bandar Dalam. Mading kelas
ini diharapkan oleh pihak sekolah sebagai pelopor terbentuknya mading sekolah yang nantinya
akan dibuat setiap sebulan sekali. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari yaitu
pada hari sabtu tanggal 14 maret 2015 pada hari pertama ini siswa dilatih dan diberi pemahaman
tentang Mading dan hari selasa tanggal 17 maret 2015 hari kedua dilakukan penusunan mading
seteleh siswa diberikan tugas rumah untuk membuat suatu karya menarik. Teknis pelaksanaan
pembuatan mading kelas ini terlebih dahulu disosialisasikan kepada siswa dihari pertama dengan
teori dan latihan dalam penulisan dan pembuatan. Kemudia penyusunan yang dilakukan oleh
siswa dihari kedua.
b. Capaian kegiatan
Terwujudnya pembuatan Mading yang dilaksanakan di SDN Bandar Dalam sangat
memberi warna bagi siswa. Hal ini dilihat dari antusiasnya siswa yang terlibat dalam pembuatan
mading. Disisi lain kegiatan mading kelas ini juga menambah wawasan dan kreativitas siswa
serta berperan dalam mengembangkan ekspresi siswa dalam menyalurkan minat dan bakat siswa.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini output yang ASN dapatkan yaitu :
1. Surat himbauan Kepala Sekolah untuk pembuatan mading kelas (lampiran 3a halaman 53)
2. Foto-foto kegiatan (lampiran 3b halaman 54)

c. Nilai-nilai dasar yang relevan


1) Etika Publik
Keterkaitan nilai dasar Etika Publik dalam kegiatan mading ini yaitu dalam proses sosialisasi
kepada siswa dengan menggunakan bahasa yang santun, menjawab setiap pertanyaan siswa
dengan sikap yang sopan serta menilai karya siswa dengan bijak.
2) Komitmen Mutu
Kegiatan mading di SDN Bandar Dalam merupakan sesuatu yang baru yang belum pernah
dilakukan oleh siswa maupun guru sebelumnya. Mading ini merupakan inovasi yang baru yang
sangat menunjang kualitas sekolah maupun peserta didik karena di dalam pembuatan mading
melahirkan pengetahuan, ekspresi minat dan bakat serta karya-karya yang indah.
3) Anti korupsi
Keterkaitan nilai dasar anti korupsi dalam pembuatan mading dilakukan ASN dalam merinci
dana yang dibutuhkan sekolah untuk membeli bahan dan alat yang diperlukan. ASN merinci
dengan penuh kejujuran dan sesuai dengan kebutuhan.
4. Pembuatan Dan Perbaikan Taman Kelas
a. Deskripsi kegiatan
Sekolah merupakan tempat yang digunakan oleh para siswa untuk belajar dan menuntut
ilmu. Oleh karena itu sekolah haruslah disediakan senyaman mungkin dan disediakan fasilitas
dan sarana yang dapat menunjang proses belajar para siswa. untuk menunjang hal tersebut
banyak sekolah membuat taman kelas. Taman yang berada di kelas ini bisa dimanfaatkan para
siswa sebagai tempat untuk belajar menanam, belajar mengamati dan lain sebagainya karena
tempatnya yang nyaman, indah, dan sejuk. Sehingga para siswa tidak akan merasa jenuh karena
terlalu lama berada di kelas.
Keadaan diatas belum sepenuhnya terealisasi di SDN Bandar Dalam. Taman kelas yang
ada sudah tidak terurus bahkan ada yang tidak memiliki taman kelas. Tentunya ini akan berakibat
pada suasana sekolah yang belum terlihat indah. Hal ini juga yang mendasari ASN untuk
sungguh-sungguh melakukan kegiatan pembuatan taman kelas ini. Pembuatan taman kelas ini di

intruksikan langsung oleh kepala sekolah berdasarkan hasil keputusan rapat dewan guru.
Pembuatan taman sekolah melibatkan siswa dan seluruh dewan guru SDN Bandar Dalam.
Adapun bahan yang digunakan berupa bambu dan paku, bahan tersebut disediakan oleh sekolah.
Sedangkan alat yang digunakan berupa palu, gergaji, parang cangkul dll. Pelaksanaan kegiatan
ini dilakukan pada hari rabu tanggal 18 maret 2015 sesuai dengan intruksi kepala sekolah.
b. Capaian kegiatan
Pembuatan dan perbaikan taman kelas ini terbukti menunjang keindahan dan
kenyamanan di lingkungan sekolah. Jelas sangat berbeda lingkungan sekolah setelah kegiatan ini
selesai dilakukan. Kegiatan pembuatan taman sekolah ini mendapat perhatian dari wali murid.
Pada saat pembuatan taman berlangsung ada beberapa wali murid yang juga ikut serta dalam
pembuatan taman kelas. Output dari kegiatan ini ialah :
1. Surat himbauan kepala sekolah untuk pembuatan taman sekolah (lampiran 4a halaman 53)
2. Foto-foto kegiatan (lampiran 4b halaman 56)
c. Nilai-nilai dasar yang relevan
1)

Akuntabilitas
Relevansi nilai dasar Akuntabilitas yaitu ASN bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan
pembuatan taman kelas sehingga kegiatan ini bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

2)

Etika Publik
Nilai dasar Etika Publik di lakukan ASN pada saat pengusulan kegiatan pada saat rapat dewan
guru dengan bahasa yang santun dan sikap yang sopan sehingga maksud dan tujuan ASN bisa
diterima dan dilaksanakan, selain itu pada saat proses kegiatan berlangsung ASN selalu
bekerjasama dengan guru dan siswa untuk mencapai hasil yang diinginkan.

3)

Komitmen Mutu
Pembuatan taman sekolah merupakan inovasi yang dilakukan oleh ASN untuk menunjang mutu
sekolah. Hal ini merupakan implikasi dari nilai dasar komitmen mutu untuk kemajuan sekolah

4)

Anti korupsi
Menggunakan bahan dan alat sesuai dengan kebutuhan. Dalam kegiatan ini, bahan yang
digunakan berupa bambu dan paku. ASN sebijak mungkin menggunakan bahan tersebut karena
bahan disediakan menggunakan anggaran sekolah.

5. Menertibkan Pelaksanaan Upacara Bendera.


a. Deskripsi kegiatan
Upacara Bendera merupakan salah satu identitas bangsa yang dilakukan sebagai wujud
kecintaan pada bendera. Kisah ini tersirat perjuangan para pahlawan dalam membentuk dan
memerdekakan sebuah negara. Pertumpahan darah dan air mata menjadi kisah yang bukan
semata-mata untuk dikenang, tapi harus dihayati dan dipahami secara mendalam. Melalui
upacara bendera yang diselenggarakan di sekolah-sekolah, di situlah penghargaan atas
perjuangan para pahlawan terhadap bangsa ini semakin membukakan mata bahwa, bendera yang
kita miliki bukan hanya benda artifisial tanpa makna. Melalui upacara bendera diharapkan kian
mempertebal semangat kebangsaan, cinta tanah air, patriotisme, semangat dan nilai-nilai
kepahlawanan, idealisme serta membangkitkan peran siswa dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara
Kegiatan upacara di SDN Bandar Dalam sudah di jalani dari generasi ke generasi.
Upacara bendera ini diadakan setiap hari senin sebagaimana sekolah laiannya. Namun pada saat
pelaksanaan upacara bendera belum sepenuhnya berlangsung tertib dan hikmat sebagaimana
yang diharapkan. Hal ini disebabkan karena belum mahirnya siswa sebagai petugas upacara
bendera. Banyak siswa yang takut menjadi petugas upacara bendera yang menyebabkan kurang
kondusifnya dalam proses pelaksanaan upacara bendera. Untuk meindaklanjuti permasalahan
diatas ASN mengusulkan kepada kepala sekolah untuk rutin melaksanakan latihan petugas
upacara bagi siswa. disamping untuk menghindari petugas upacara permanen pelatihan ini
dimaksudkan untuk menjaga keteraturan sehingga upacara bendera berjalan hikmat dan
kondusif. Pelatihan upacara bendera ini dilakukan pada hari sabtu tanggal 14 maret 2015.
b. Capaian kegiatan
Dengan telah dilaksanakannya pelatihan upacara bendera, keberlangsungan upacara bendera
sudah semakin membaik. Masing-masing petugas mengetahui peran tugasnya masing-masing.
Selain itu kegiatan menertibkan pelaksanaan upacara bendera ini menambah disiplin guru,
karena kegiatan ini juga membuat jadwal petugas pembina upacara. Masing-masing guru
mendapat giliran bertugas sebagai pembina upacara dengan demikian tidak lagi terjadi saling
tunjuk menjadi pembina pada saat upacara berlangsung. Output dari kegiatan ini yaitu :
1. Jadwal petugas dan pembina upacara (lampiran 5a halaman 58 )

2. Surat himbauan kepala sekolah (lampiran 5b halaman 53 )


3. Foto-foto kegiatan (lampiran 5c halaman 59 )
c. Nilai-nilai dasar yang relevan
1. Akuntabilitas
ASN bertanggungjawab dan sungguh-sungguh melatih siswa dalam pelaksanaan pelatihan
upacara bendera.
2. Nasionalisme
Berlangsungnya upacara yang tertib yang akan menyentuh sikap kecintaan peserta upacara
terhadap bangsa Indonesia. Menghargai para pahlawan dan menumbuhkan rasa patriotisme.
Tidak membeda-bedakan siswa dalam pemilihan petugas upacara
3. Komitmen Mutu
Melakukan inovasi terhadap pelaksanaan upacara bendera dengan membuat jadwal petugas dan
pembina upacara serta melatih petugas upacara bendera sehingga pelaksanaan upacara bendera
mendajdi lebih efektif.
6. Membuat Rekapitulasi Nomor Induk Siswa (NIS) Dan Nomor Induk Siswa Nasional
(NISN) Dengan Sistem Komputerisasi
a. Deskripsi kegiatan
NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) dan NIS (Nomor Induk Sekolah) merupakan kode
pengenal identitas siswa yang bersifat unik dan berlaku selamanya. NISN itulah yang
membedakan satu siswa dengan siswa lainnya di seluruh Indonesia yang langsung dikelola oleh
Pusat Data dan Statistik Kemdiknas. Oleh karena itu fungsi NISN maupun NIS bagi siswa
terutama sangatlah penting. Keberadaannya seperti nomor ID pada KTP, SIM, rekening. yang
mana setiap individu pasti mempunyai nomor atau ID yang berbeda, tidak ada yang sama.
Contoh fungsi yang sangat penting adalah sebagai identitas ketika seorang siswa mengikuti
Ujian Nasional dimana ada entrian tentang data NISN. Selain itu pada penyelenggaraan
SNMPTN khususnya tahun pelajarn 2013/2014, siswa yang boleh mengikuti SNMPTN harus
dan wajib memiliki NISN.
Sama halnya dengan sekolah-sekolah yang lain NISN dan NIS berperan amat penting
bagi siswa di SDN Bandar Dalam. Setiap masing-masing siswa baru biasanya mendapat NISN

maupun NIS yang dibukukan pada buku Induk Sekolah. Buku Induk memuat data identitas
peserta secara detil. Namun pada kenyataannya buku induk merangkum seluruh siswa yang ada
disekolah berdasarkan kelas. Hal yang menjadi masalah pada SDN Bandar Dalam buku induk
yang dimaksud sudah tidak lagi terurus bahkan sudah ada yang tercerai berai. Dengan demikian
kelengkapan data belum sepenuhnya terangkum dengan sempurna. Hal ini menjadi masalah bagi
sekolah ketika data-data tersebut mau digunakan atau di butuhkan pihak lain. Pentingnya
kesempurnaan data tersebut ASN sampaikan pada forum rapat dewan guru untuk mengambil
alternatif membuat data NISN dan NIS dengan sistem komputerisasi. Usulan ASN ditanggapi
baik pihak sekolah dengan dibantu oleh dewan guru dikarakan di SDN Bandar Dalam belum
memiliki tenaga operator sekolah atau Tata Usaha. Perekapan data NISN dan NIS siswa diawali
dengan pengumpulan data terlebih dahulu untuk mempermudah proses perekapan data. Kegiatan
rekapitulasi NISN dan NIS siswa dilaksanakan pada hari senin /selasa tanggal 23/24 maret 2015
b. Capaian kegiatan
Tercapainya kegiatan ini berkat kerjasama yang baik dari seluruh dewan guru SDN Bandar
Dalam. dalam pelaksanaan kegiatan ini data siswa yang belum lengkap sempat menjadi kendala
namun bisa diselesaikan berkat kerjasama dari siswa dan guru. Dengan telah diselesaikannya
perekapan NISN dan NIS dalam sistem komputerisasi dapat menjamin kelengkapan data secara
menyeluruh. Selain itu fungsi rekapitulasi dengan sistem komputer bisa digunakan untuk
melengkapi data pada buku induk yang belum lengkap. Dalam pelaksanaan kegiatan ini output
yang didapat yaitu Dokumentasi Data NISN dan NIS siswa SDN Bandar Dalam (lampiran 6
halaman 61 )
c. Nilai-nilai dasar yang relevan
1) Akuntabilitas
Dalam

melaksanakan

kegiatan

ASN

bersungguh-sungguh

dan

bertanggung

jawab

mengumpulkan data siswa dan membuat rekapitulasi dengan sistem komputerisasi dengan
bantuan dewan guru yang lain.
2) Etika Publik
Keterkaitan nilai dasar Etika Publik dengan kegiatan ini yaitu pada saat penyampaian usulan
ASN menyampaikan dengan sopan dan baik menjelaskan pentingnya kelengkapan data dengan

detil san sopan, menerima saran dengan santun, melaksanakan perekapan NISN dan NIS dengan
bekerjasama yang baik sesama guru.
3) Komitmen Mutu
Relevansi nilai dasar Komitmen Mutu yaitu ASN menginovasi data siswa dengan menggunakan
sistem komputerisasi. Diterapkannya sitem komputerisasi dapat menunjang efektifitas pada
pendataan sekolah
7. Pembuatan Kalender Akademik
a. Deskripsi kegiatan
Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik
selama satu tahun pelajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran, minggu
efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Setiap permulaan awal tahun pelajaran,
masing-masing sekolah menyusun kalender pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan
pembelajaran selama satu tahun ajaran. Pengaturan waku belajar sekolah mengacu kepada
standar isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah, karakteristik sekolah, kebutuhan peserta
didik dan masyarakat, serta ketentuan dari pemerintah atau pemerintah daerah.
Kalender Akademik di SDN Bandar Dalam tempat ASN mengabdi sebelumnya sudah
dibuat secara manual dengan alat tulis. Namun sistematika dan penyajiannya dan formatnya
belum begitu baik dikarnakan tulisannya sudah pudar. Lagi pula Kalender Akademik di SDN
Bandar Dalam tidak ditempel di sekolah sehingga keberadaannya masih belum diketehui oleh
siswa dan guru. Untuk itu ASN mengusulkan kepada kepala sekolah untuk membuat Kalender
Akademik dengan menggunakan komputer dan membuat kalender akademik sesuai dengan
sistematika yang digunakan dengan memperhatikan aspek-aspek dan kriteria pembuatan
kalender akademik. Pembuatan kalender akademik dilaksanakan pada hari senin s/d rabu tanggal
23 s/d 25 maret 2015
b. Capaian kegiatan
Terealisasinya kalender akademik di SDN Bandar Dalam berkat kerjasama dewan guru.
Kalender akademik telah memberikan informasi-informasi bagi guru, siswa bahkan wali murid
tentang hari efektif dan hari libur sekolah, rencana pelaksanaan mid semester, ujian semester,
ujian akhir tahun dan Ujian Akhir Nasional, juga termasuk informasi liburan mid/semesteran dan

libur nasional lainnya sehingga tidak lagi menimbulkan kesimpangsiuran tentang pelaksanaan
kegiatan-kegiatan sekolah. Output dari kegiatan pembuatan kalender akademik ini yaitu
dokumentasi kalender akademik SDN Bandar dalam (lampiran 7 halaman 72)
c. Nilai-nilai dasar yang relevan
1) Etika Publik
Bekerjasama dengan guru dalam pembuatan kalender akademik. Menyampaikan usulan dan
menanggapi saran dengan bahasa yang santun
2) Komitmen Mutu
Pembuatan kalender pendidikan didasari atas sistematika penulisan yang benar, mudah dipahami
dan efektif yang berbasiskan komputerisasi

BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Nilai-nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti
Korupsi menjadi dasar bagi aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas-tugas dan kewajiban
dalam instansi kerja. Dengan adanya pendidikan dan pelatihan prajabatan pola baru yang lebih
menekankan pentingnya internalisasi dan aktualisasi nilai nilai dasar profesi Aparatur Sipil
Negara (ASN) di lingkup kerja, diharapkan adanya aparatur negara yang profesional serta
menjadi pelayan masyarakat yang benar-benar mencerminkan seorang aparatur dalam
melaksanakan pelayanan publik. Sehingga citra negatif yang selama ini berkembang secara
perlahan hilang dan menjadikan citra publik yang kembali baik.
Sebagai pelayan publik kita harus bekerja dengan memberikan pelayanan yang
terbaik bagi masyarakat, dengan menerapkan nilai-nilai Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika
Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi kualitas pelayanan akan menjadi semakin baik,
karena menjadi modal dasar untuk setiap pekerjaan yang akan dilaksanakan berorientasi
pada perbaikan terhadap mutu pelayan yang berkesinambungan dan bebas dari korupsi dan
bersama-sama untuk membangun bangsa.
B. Saran
Dalam kesempatan ini ASN sebagai peserta Diklat Prajabat memberikan saran kepada
seluruh SKPD Kab. Pesisir Barat umumnya, khususnya kepada Kepala Sekolah SDN Bandar
Dalam untuk senantiasa mengaplikasikan nilai-nilai ANEKA dengan sungguh-sungguh untuk
menciptakan kualitas pelayanan publik yang baik. Dan juga hendaknya senantiasa memberikan
dorongan dan bimbingan yang bersifat membangun baik itu dari segi kualitas lulusan peserta
didik maupun dalam bidang inovasi data dan lebih jauh lagi keunggulan dalam bidang sarana dan
prasarana sekolah. Dengan adanya ketertiban dalam memegang teguh tugas dan fungsi guru serta
menjaga loyalitas sebagai Aparatur Sipil Negara nantinya akan membawa perubahan yang positif
yang mengarah pada tercapainya cita-cita bangsa.

DAFTAR PUSTAKA
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi Pegawai Negeri Sipil. Modul
Penyelenggaraan Perdana Pendidikan Dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan
Golongan II. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Akuntabilitas. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan Dan
Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi
Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Nasionalisme. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan Dan
Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi
Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Etika Publik. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan Dan
Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi
Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Komitmen Mutu. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan Dan
Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi
Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Anti Korupsi. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan Dan
Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga Administrasi
Negara.
https://fujhyzhu.wordpress.com/2010/05/22/sistem-komputer/
http://karyatulis27.blogspot.com/2014/03/contoh-makalah-bagaimana-

membangun.html

https://f4iqun.wordpress.com/2008/05/02/pentingnya-info-kalender-sekolah-baging-tua-murid/

ora