Anda di halaman 1dari 36

Hukum Perkawinan

Bahaya Seks Beba


SYAFAAT, SH, MHI
PenyusunBahan
Pembinaan Keluarga
Saakinah
KUA Kec. Cluring

BIODATA

Nama
: SYAFAAT, SH, MHI
Jabatan
: Penyusun Bahan
Pembinaan Keluarga Sakinah
Pendidikan : 1. Ilmu Hukum Untag
2. Kependidikan STAI Ibrahimy
3. Magister Hukum Islam Undar
Aktivitas
: LSM Gerakan Rakyat Mandiri
Penulis Lepas Media Online
Nomor HP; LINE ; WA : 082338630738
Pin BB : 54C7C44E
Email : perubahanabadi@yahoo.com
Blog/Web : perubahanabadi.blogspot.com

Ko n
disi
Seka
r an g

a
t
a
D

l
i
i
R

Data di Pengadilan Agama Banyuwangi


Pengajuan Dispensasi Pernikahan
atau pengajuan nikah dibawah umur
( Pria kurang dari 19 tahun atau wanita kurang dari 16
tahun )
Tahun 2012 = 270 perkara
Tahun 2013 = 361 perkara
Tahun 2014 = 424 perkara
Tahun 2015 sampai Juni = 169 perkara

FIQH REMAJA !
Apo Yoo !
FIQH = Pengetahuan, segala sesuatu
pengetahuan (bahasa)
FIQH (Istilah) = Pengetahuan Agama Islam
(dulu seluruh pengetahuan adalah FIQH
REMAJA = Masa Usia 10 s/d 19 atau 21
tahun
FIQH REMAJA = mungkin Fiqh yang harus
diketahui atau dibutuhkan oleh REMAJA

Remaja

&
SU AN
F
NA DA N
GO ETA
SY

IMA
TAQ N &
WA

I
G
O
L
O EK
N
H JE L
K
TE NG
YA

TEK
YAN HNOL
G B OGI
AIK

INFORMASI
/ILMU YG BAIK

TI

kesehatan reproduksi

K
DA

A
M
7/29/15
TE IK
BA

YG
AN
M AI
TE SU
SE

G
Y
N

Remaj
a

INFOR
MASI Y
G
SALAH

MANUSIA
Manusia Makhluk Ciptaan Allah SWT,
dilengkapi Akal & Hawa Nafsu (fi Ahsani
Taqwim, Zuyyina An-Nas Hubbus Syahwat )
Dalam upaya reproduksi dan hubbus syahwat,
manusia telah diatur oleh agama.
Aturan/Hukum/Undang-Undang berkeluarga
dengan pernikahan/ perkawinan sesuai
dengan agama masing-masing
1

PENGERTIAN KELUARGA
KELUARGA IALAH :
MASYARAKAT TERKECIL SEKURANGKURANGNYA TERDIRI DARI PASANGAN
SUAMI ISTERI SEBAGAI SUMBER
INTINYA, BERIKUT ANAK-ANAK YANG
LAHIR DARI MEREKA. JADI, SETIDAKTIDAKNYA KELUARGA ADALAH
PASANGAN SUAMI ISTRI, BAIK
MEMPUNYAI ANAK ATAU TIDAK
MEMPUNYAI ANAK.

KELUARGA DIMAKSUD
IALAH
SUAMI ISTERI YANG TERBENTUK
MELALUI PERKAWINAN.
HIDUP BERSAMA SEORANG PRIA DAN
SEORANG WANITA TIDAK DAPAT DINAMAKAN
KELUARGA JIKA KEDUANYA TIDAK DIIKAT
OLEH PERKAWINAN
3

HUKUM PERKAWINAN/NIKAH
di INDONESIA
Selain hukum Pernikahan Islam, Hukum Positif
tentang PERKAWINAN di Indonesia antara lain ;
UU No 1 / 1974 tentang Perkawinan
PP No 9 / 1975 tentang Pelaksanaan UU No
1/74
KOMPILASI HUKUM ISLAM (Inspres No
1/1999)
dan peraturan lain yang mendukung

DEFINISI KAWIN / NIKAH

Menurut Bahasa (dlm Fiqh) Nikah berarti


al-wathu atau kawin.
Menurut Istilah Fiqh adalah Aqad yang
menghalalkan hubungan suami istri
Menurut UU No 1/1974 ; Perkawinan ialah
Ikatan Lahir Bathin antara seorang pria
dengan seorang wanita sebagai suami
istri dengan tujuan membentuk keluarga
(rumah tangga) yang bahagia dan kekal
berdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa
(pasal 1)
5

UNSUR-UNSUR
PERKAWINAN

Menurut UU No 1 / 1974
Ikatan Lahir dan Ikatan Bathin
Pria sebagai Suami dan Wanita sebagai
Istri
Ada tujuan yang jelas dan pasti
(membentuk keluarga/rumah tangga
yang bahagia dan kekal)
Berdasarkan Ketuhanan (sesuai dengan
perintah agama)
6

TUJUAN NIKAH/KAWIN

Sebelum Menikah CATIN & Remaja harus


sudah mengerti dan paham TUJUAN NIKAH
TUJUAN ; HAL-HAL YANG AKAN
DICAPAI/DIINGINKAN
Tujuan harus Baik, Benar dan Jelas (dirinci
sebanyak mungkin)
8

Ketentuan & Syarat Perkawinan


(dlm UU No 1/74 tentang Perkawinan)

Perkawinan adalah sah apabila dilakukan


menurut hukum masing-masing agamanya
Tiap-tiap perkawinan dicatat menurut peraturan
perundang-undangan yang berlaku (ps 2)
Perkawinan harus didasarkan persetujuan
kedua calon mempelai
Catin yg belum berumur 21 tahun harus
mendapat izin kedua orangtua (ps 6)
Calon suami minimal berumur 19 tahun calon
istri minimal 16 tahun atau mendapat
dispensasi dari Pengadilan Agama (ps 7)
Ketentuan lain demi kemaslahatan
7

USIA PERNIKAHAN &


PERENCANAAN KELUARGA
Usia

Ideal Penikahan menurut


Kesehatan adalah :
Usia Bagi Perempuan minimal 20
Tahun dan Bagi Laki-laki adalah
25 Tahun.
Kehamilan yang dialami oleh
Perempuan yang usianya kurang
dari 20 tahun termasuk
kehamilan RESIKO TINGGI

MANFAAT PERENCANAAN KELUARGA

SETIAP KEHAMILAN MERUPAKAN KEHAMILAN YG


DIINGINKAN
IBU AKAN MEMPUNYAI KESEHATAN REPRODUKSI YG
PRIMA & MEMILIKI WAKTU YG CUKUP UNTUK
MERAWAT DIRI & KEL.NYA
ANAK AKAN TUMBUH DAN BERKEMBANG DGN
OPTIMAL, SEHAT, CERDAS, DAN MEPUNYAI PELUANG
MENDAPATKAN PENDIDIKAN YG LEBIH BAIK
KELUARGA MEMPUNYAI PELUANG MENINGKAT KAN
KEMANDIRIAN DLM MENGEMBANGKAN
KESEJAHTERAANNYA

Hak-Hak Kesehatan Reproduksi :


1. Hak untuk hidup : Hak perempuan u/
diupaya
kan dr resiko kematian krn kehamilan
2. Hak atas kebebasan & keamanan :
setiap individu berhak menikmati & mengatur
kehidupan
reproduksinya tdk seorangpun dpt
dipaksa u/
hamil, aborsi atau menjalani steril
3. Hak Atas kesetaraan & bebas dr sgl
bentuk dis

5. Hak Kebebasan Berpikir : Kebebasan


berpikir
tentang pelayanan kespro
6. Hak mendapat informasi dan pendidikan
yang
berkaitan dg masalah kespro termasuk
jaminan kesehatan & kesejahteraan
7. Hak memilih bentuk kel. unt/
membangun &
merencanakan
8. Hak unt/ memutuskan kapan akan

10. Hak atas kebebasan berkumpul dan


berpartisi
pasi
11. Hak unt/ bebas dr penganiayaan dan
perlaku
an buruk, termasuk hak anak agar
dilindungi
dr Exploitasi dan penganiayaan
seksual dan
di lindungi dari perkosaan, kekerasan,
pe-

Kehamilan Usia Muda harus


Ditunda ??
a.
.

Secara Fisik
Kondisi rahim & panggul belum berkembang optimal,
ini mengakibatkan kesakitan
dan kematian ibu dan bayi
Pertumbuhan dan perkembangan
fisik ibu terhenti/terhambat

b.
.

.
.

Secara Mental
Belum siap menghadapi perubahan
yg terjadi saat kehamilan
Belum siap menjlnkan peran sbg ibu
Belum siap menghadapi masalah-masalah
Rumah Tangga

TUJUAN NIKAH ;
MEMBENTUK KELUARGA
SAKINAH
SAKINAH

: TENTRAM
Keluarga Sakinah :
Keluarga Yang Tentram
(Dunai & Akhirat )
9

KELUARGA SAKINAH

Pengertian (Kep. Dirjen Bimbas Islam & Urusan


Haji Nomor : D/71/1999) ;
KELUARGA SAKINAH ADALAH KELUARGA
YANG DIBINA ATAS PERKAWINAN YANG
SAH, MAMPU MEMENUHI HAJAT SPRITUAL
DAN MATERIAL SECARA LAYAK DAN
SEIMBANG, DILIPUTI SUASANA KASIH
SAYANG ANTARA ANGGOTA KELUARGA DAN
LINGKUNGANNYA SECARA SELARAS,
SERASI, SERTA MAMPU MENGAMALKAN
DAN MEMPERDALAM NILAI-NILAI KEIMANAN,
KETAQWAAN DAN AKHLAQ MULIA.
10

UNSUR-UNSUR
KELUARGA SAKINAH
PERKAWINAN YANG SAH (AGAMA
& NEGARA)
TERPENUHI KEBUTUHAN
SPRITUAL & MATERIAL
ADA RASA KASIH SAYANG
KELUARGA & LINGKUNGAN
SEMANGAT MEMPERDALAM ILMU
AGAMA & PENGAMALANNYA
11

NIAT MENIKAH
NIAT ; Dorongan/alasan untuk melakukan
sesuatu (menikah)
Dalam hadits Nabi ada 4 hal ; Karena Fisik
(Cantik/Tampan), Harta, Keturunan, dan Karena
Agama. Alasan karena AGAMA diutamakan.
Niat karena AGAMA tidak hanya diartikan
PUNYA AGAMA yang SAMA tetapi KARENA
DIPERINTAH AGAMA & SESUAI ATURAN
AGAMA.
NIAT karena AGAMA adalah NIAT IBADAH

12

ALASAN NIAT UNTUK IBADAH

Tujuan Hidup di dunia (diciptakan


oleh Allah) adalah untuk
BERIBADAH kepada ALLAH semata
NIKAH/KAWIN adalah IBADAH harus
diniati IBADAH
Seluruh Praktek Ibadah tidak ada
yang enak menurut hawa nafsu.
Pasti Butuh Pengorbanan. Apalagi
dalam MEMBINA KELUARGA
13

HAK & KEWAJIBAN SUAMI-ISTRI

BERGAUL DENGAN BAIK (MUASYAROH BIL MARUF)

SALING MENGHORMATI
SALING KASIH SAYANG
SALING MEMAAFKAN / MENGALAH
JUJUR-BERTERUS TERANG /SALING PERCAYA
BEKERJASAMA

MENJAGA RAHASIA RUMAHTANGGA


BERAKHLAQ BAIK TERHADAP KELUARGA & SALING
MENGINGATKAN URUSAN AGAMA
SUAMI ; Pemimpin Keluarga, memberi nafkah,
menyediakan tempat tinggal dll. ISTRI ; Membantumelayani Keluarga, Taat Suami, Mengatur Rumah
Tangga.
Catatan : Kewajiban Suami adalah Hak Istri,
Kewajiban Istri adalah Hak Suami

14

PROBLEMATIKA &
TANTANGAN DALAM
RUMAHTANGGA

KEIMANAN & KETAQWAAN YANG KURANG


GANGGUAN EKONOMI
CEMBURU YANG BERLEBIHAN
PENGARUH PIHAK KETIGA
PERKAWINAN USIA MUDA
KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA
PENGARUH POLITIK-PERBEDAAN
FAHAM/KEYAKINAN ATAU DERAJAT/KUFU
KESIBUKAN PRIBADI MASING-MASING TANPA ADA
YANG MENGALAH
PERSELINGKUHAN / KELAINAN SEKSUAL
15

SOLUSI DALAM MENGHADAPI


PROBLEMATIKA RUMAH TANGGA

Meningkatkan pengamalan ajaran agama Islam


dan memperbaiki prilaku masing-masing
Memohon petunjuk kepada Allah (Istikhoroh,
Berkonsultasi kepada Ulama/Sesepuh, Tirakat,
memperbanyak dzikir)
Konsultasi dengan BP4 (Badan Penasehatan
Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan), atau
Lembaga lainya yang sejenis dan Islami
Menghilangkan kehendak/niatan bercerai.
Berikhtiyar Terus dan Bertawakkal
Catatan ; BP4 berkedudukan mulai dari Desa/Kelurahan, Kecamatan (KUA),
Kabupaten (Kantor Kemenag) dan seterusnya.

16

PENDIDIKAN DALAM
KELUARGA

SUAMI sebagai KEPALA RUMAH TANGGA


dibantu ISTRI sebagai PENDAMPING
Tujuan : Suami Bertaqwa/Sholeh, Istri Solihah, Anak
yang Sholeh/hah dan seluruh anggota keluarga ;
PENDIDIKAN KEIMANAN
PENDIDIKAN IBADAH (Sering Berjamaah,
Ngaji/tadarrus, Sholat mulai 7 tahun, dihukum bila
melanggar mulai 10 tahun)
PENDIDIKAN BACA/TULIS, ILMU SOSIAL,
SAINS, KETERAMPILAN, & BELA DIRI
PENDIDIKAN KEMANDIRIAN & MENCARI
JODOH
17

KEPEMIMPINAN DALAM
KELUARGA

Suami sebagai Kepala/Pimpinan Keluarga harus


berorientasi pada 3 hal ; 1.Tanggungjawab dunia
akhirat, 2.Keteladanan 3. Pelayanan
Bukan berorientasi ; Otoritas/kekuasaan, kekerasan
dan kesewenangwenangan
Istri sebagai anggota keluarga dan sekaligus
pendamping hidup, harus ikhlas/tulus melayanimembantu suami dan keluarga
Suami / Istri HARUS KOMPAK dlm KEBAIKAN
sebagaimana doa Baroka Allahu laka wa alaika wa
JAMAA BAINAKUMA FI KHOIR
18

Mencari Pasangan Hidup/Jodoh ?


( bila belum siap / mampu )
Taatlah beribadah & Hindari Pergaulan
Bebas
Jangan dekati ZINA ( PACARAN =
MENDEKATI ZINA ???? , ) jangan tertipu
daya , JANGAN MABUK RAYUAN
Tahan / Jangan berfikir jorok/porno,
Hindari pornografi / pornoaksi
Jagalah penampilan / pakaian sesuai
dengan aturan agama (terutama
perempuan)
19

Mencari Pasangan Hidup/Jodoh ?


(KALAU SUDAH MAMPU MENIKAH /
PERKAWINAN
belum siap / mampu )
Taatlah beribadah & Hindari Pergaulan
Bebas > tetap seperti sebelumnya
Selektif memilih jodoh, jangan ada niat
coba-coba,
Sekufu dan istikhoroh
Konsultasikan dengan keluarga dan cari
dukungan dari orang yang sholeh
Pahami bersama hakekat, niat dan tujuan
pernikahan dan tangung jawabnya

Sudahkah anda siap menikah ?


Siapkan segalanya mulai dengan 3M
Mulai dari DIRI SENDIRI
Mulai dari YANG KECIL
Mulai dari SEKARANG (urusan dunia & akhirat)

Siapkan AKAD IJAB QOBUL dengan didasari


NIAT IBADAH dahului dengan ISTIGHFAR,
SYAHADAT & SHOLAWAT
Jaga KESEHATAN ; Jangan Lupa Imunisasi
TT bagi Calon Istri

20

PERSIAPAN MENJELANG
PERNIKAHAN
Sehat Fisik & Siap Materi
Iman yang Kuat
Akhlak Karimah
Pengetahuan/Ilmu yang cukup

(Perlu Belajar)

21

TERIMA KASIH
Kita Masih Butuh Ilmu Lebih Banyak Lagi ;
Tuntutlah Ilmu mulai dari BUAIAN
(KANDUNGAN/GENDONGAN) sampai LIANG
LAHAT (Al-Hadits)
Pelajari dan dalami pegangan umat Islam
(Al-Quran dan Hadits Nabi)
Ulama adalah Pewaris Nabi. Dekatlah
dengan Ulama. Minta nasehat, dan
membaca buku-bukunya

Wassalam