Anda di halaman 1dari 19

ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS PADA AGREGAT LANSIA DI

DESA PLUMBON WILAYAH PUSKESMAS KECAMATAN MOJOLABAN


KABUPATEN SUKOHARJO

1.
2.
3.
4.

Disusun oleh:
Taufik Dwi C.
Randy Kristiyanto
Khumrotul Uyun
Dedy Yusuf T.S

J210110017
J210110018
J210110019
J210110020

PROGDI S1 KEPERAWATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2015
ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS
I.

PENGKAJIAN
A. DATA PRIMER

1. Geografi
1) Keadaan tanah
Keadaan tanah Desa Plumbon termasuk dalam kategori
subur karena sebagian besar tanah digunakan sebagai lahan
pertanian.

Hal

ini

dibuktikan

dengan

lahan

Kelurahaan

Wironanggan yang digunakan untuk lahan pertanian sebesar 213,4


Ha.
2) Luas daerah
Luas keseluruhan Desa Plumbon adalah 256.938 Ha. Luas
tanah tersebut digunakan untuk jalan, sawah/ladang, bangunan
umum, perumahan atau permukiman, dan lain-lain.
3) Jaringan transportasi
Ada jalan yang menghubungkan antara Desa Plumbon
dengan jalur utama ke kota Sukoharjo ,selain itu ada jalan lain
yang menghubungkan Desa Plumbon dengan desa Gadingan,
wirun maupun dengan desa-desa yang lain. Secara umum jalan
Desa Plumbon

sebagian besar sudah beraspal dengan panjang

14,35 km .Sarana transportasi umum di Kelurahaan Plumbon


antara lain akutan desa, Ojek dan Becak. Tapi pada umumnya
masyarakat Desa Wironanggan sebagian besar menggunakan
transportasi pribadi baik sepeda maupun sepeda motor.
4) Batas wiayah
Tabel I.1
Batas
Desa/Kelurahan
Kecamatan
Sebelah utara
Desa Gadingan
Mojolaban
Sebelah selatan
Desa Wirun
Mojolaban
Sebelah timur
Desa Dukuh
Mojolaban
Sebelah barat
Kodya Surakarta
2. Demografi
1) Jumlah kepala Keluarga
Jumlah kepala keluarga pada tahun 2015 Desa Plumbon
adalah 1.731 Kepala keluarga.
2) Jumlah Penduduk
Jumlah penduduk Desa Plumbon pada tahun 2015 adalah
5.237 orang dengan jumlah penduduk laki-laki 2.648 orang dan
jumlah penduduk perempuan sebanyak 2.589 orang.
3) Perubahan penduduk

Mutasi penduduk Desa Plumbon bulan April-Mei 2015


adalah :
Tabel I.2
Indikator

Jumlah penduduk

Kelahiran baru
Meninggal dunia

68
32

4) Kepadatan penduduk
Luas keseluruhan Desa Plumbon adalah 256.938 Ha yang
dihuni oleh 5.237 orang termasuk Desa yang tidak padat penduduk.
5) Agama / Kepercayaan
Jumlah penduduk menurut Agama, Desa Plumbon pada
bulan April-Mei tahun 2015 adalah sebagai berikut :
Tabel I.3
Islam
4920

Kristen
212

Katholik
76

Budha
1

Hindu
4

6) Tipe Masyarakat : Agraris, Industri,dsb


Tipe masyarakat Desa Plumbon sebagian besar agraris
dengan mata pencaharian sebagian besar penduduk sebagai Tania
tau buruh tani. Namun ada beberapa mata pencaharian lainnya
yaitu pegawai negeri sipil, pengrajin industri rumah tangga,
pedagang keliling peternak dan dokter swata
3. Struktur Pemerintahan
a. Desa : Pra swadaya, Swakarya/ swasembada
Desa Plumbon merupakan Desa Swadaya
b. Jumlah RT, RW, dan Dusun
Banyaknya Dusun , RT, RW, menurut Desa adalah sebagai berikut:
Tabel I.4
Jumlah Dusun

Jumlah RT

Jumlah RW

4. Organisasi Masyarakat
Tabel I.5
NO
4

Jenis Organisasi
PKK

Keterangan
Lembaga pemberdayaan perempuan ,

pertemuan dilakukan setiap 1 bulan


5

sekali
KARANGTARUNA Terdapat 8 karang taruna yang
terbagi di tiap dusun

5. Sarana / Fasilitas
a. Fasilitas Kesehatan
1) Dokter
: 1 orang
2) Bidan
: 2 orang
3) Perawat
: 1 orang

b. Sekolah
Tabel I.6
Jenjang
TK
SD
SLTP
SLTA

Gedung
7

Guru
22

Murid
350

21

490

c. Posyandu
Terdapat 6 posyandu di Desa Plumbon setiap posyandu
dilaksanakan bersamaan antara posyandu lansia dan posyandu
balita. Terdapat 2 unit toko obat dan 1 unit poliklinik atau balai
pengobatan.
6. Hygiene Sanitasi :
a. Perumahan
1) Rumah menurut dinding
a. Tembok
: 1185 rumah
b. Bambu
: 14 rumah
2). Rumah menurut lantai
a. Keramik
b. Semen
c. Tanah
3). Rumah menurut atap

: 450 rumah
: 675 rumah
: 70

a. Genteng
: 1199 rumah
b. Sumber air bersih
1) Sumur gali
: 570 keluarga
2) Sumur pompa
: 460 keluarga
c. Pembuangan limbah rumah tangga
1) Selokan terbuka
: 572 keluarga
2) Selokan tertutup
: 488 keluarga
3) Resapan
: 107 keluarga
4) Tidak ada saluran
: 32 keluarga
d. Tempat Pembuangan Air Besar (jamban)
1) WC sehat memenuhi standar
: 921 keluarga
2) Sungai/parit/kebun/hutan
: 18 keluarga
3) MCK umum
: 15 keluarga
e. Kebiasaan Pembuangan Sampah
1) Dibakar
: 474 Keluarga
2) Diambil petugas
: 0 Keluarga
3) Dibuang ke sungai
: 640 Keluarga
4) Lain lain
: 85 keluarga
7. Manusia Sumber Informasi
Tenaga kesehatan yang ada di Desa Plumbon terdiri dari :
a. Bidan Desa
b. Posyandu Balita dan Lansia
B. DATA SEKUNDER
1. Distribusi Penduduk Berdasar Jenis Kelamin
Diagram 1
Berdasarkan piechart di atas, jumlah penduduk dengan jenis
kelamin perempuan sebanyak 2589 orang (49%) sama dengan jumlah
penduduk berjenis kelamin laki-laki 2648 orang (51%).

2. Distribusi Penduduk Berdasarkan Usia


Tabel I.7
Usia
0-1 tahun
1-5 tahun

Jumlah
84
460

5-12 tahun

790

12-18

186

tahun
18-40

2.154

tahun
40-60

1.042

tahun
> 60 tahun
Total

521
5237

Tabel di atas menggambarkan bahwa distribusi penduduk yang


paling banyak adalah usia 18-40 tahun yaitu sebanyak 2.154 orang
(41%), distribusi penduduk yang berusia 0-1 tahun menempati jumlah
yang terkecil yaitu 84 orang (2%). Penduduk yang berusia lansia (>60
tahun) sebanyak 521 orang (10%). Mayoritas penduduk di Desa
Plumbon berada dalam masa yang produktif.

3. Distribusi Penduduk berdasar Tingkat Pendidikan


Diagram 2

Diagram 2
Berdasarkan Tingkat Pendidikan
sd

smp

sma

PT

buta huruf & aksara

Piechart diatas menggambarkan distribusi penduduk berdasarkan


tingkat pendidikan didapatkan bahwa dari 5237, mayoritas penduduk
Desa plumbon mempunyai latar belakang pendidikan SD yaitu
sebanyak 1157 orang (37%), Sekolah Menengah Pertama sebanyak
935 orang

(30%), Sekolah Menengah Atas sebanyak 760 orang

(24%), Perguruan tinggi sebanyak 238 orang (8%), menduduki


peringkat terendah. Penduduk Desa Plumbon masih ada yang buta
aksara dan huruf latin yaitu sebanyak 49 orang (2%). Rendahnya
tingkat

pendidikan

mempengaruhi

tingkat

pengetahuan

yang

berhubungan dengan sulitnya penyerapan informasi yang dapat


mempengaruhi perilaku kesehatan.
4. Distribusi Perumahan Berdasarkan Jenis Bangunan
Piechart dibawah menggambarkan distribusi perumahan penduduk
berdasarkan jenis bangunan, perumahan penduduk rata-rata sudah
berttembok yaitu 1185 (99%) rumah dan yang terbuat dari bambu
yaitu 14 (1%) rumah.

Diagram 3

Diagram 3
berdasarkan jenis bangunan

tembok
bambu

5. Distribusi Perumahan Berdasarkan Sumber Air Bersih


Diagram 4

Diagram 4
Berdasarkan Sumber Air Bersih
sumur gali

sumur pompa

Berdasarkan distribusi piechart di atas dapat diketahui sebesar 570


keluarga (55%) didesa Plumbon menggunakan sumur gali dan sebesar 460
keluarga (45%) menggunakan sumur pompa.

6.

Diagram 5
Berdasarkan Kebersihan Rumah dan Lingkungan
18%

26%
Baik
Cukup
Kurang

56%

Distribusi Perumahan Berdasarkan Kebersihan Rumah dan


Lingkungan

Piechart di atas menunjukkan distribusi perumahan berdasarkan


kerbersihan rumah dan lingkungan, didapatkan bahwa rata-rata
kebersihan rumah Desa Plumbon dalam keadaan yang bersih sebanyak
272 rumah (26%). Perumahan penduduk yang cukup bersih sebanyak
640 rumah (56%). Perumahan penduduk masih ada yang kurang
bersih yaitu sebanyak 287 rumah (18%). Mayoritas Desa Plumbon
umumnya dalam keadaan cukup bersih. Masyarakat setempat sudah
tahu pentingnya kebersihan rumah yang dapat mempengaruhi
kesehatan.
7. Distribusi Perumahan Penduduk Berdasarkan Pembuangan Limbah

Diagram 6

Diagram 6
Berdasarkan pembuangan limbah
limbah terbuka
limbah tertutup
resapa
tdk ada saluran

Dari diagram di atas dapat diketahui bahwa sebanyak 572 (48%)


perumahan penduduk mempunyai saluran pembuangan limbah
terbuka, sedangkan sebanyak 488 (41%) menggunakan saluran
pembuangan limbah tertutup (selokan), resapan

sebanyak 107

perumahan (9%) dan tidak ada saluran 32 perumahan (3%).


DATA SUBSISTEM
1. Lingkungan Fisik
Perumahan agregat dengan konsep antar rumah berdekatan, tipe
rumah permanen, masih tingginya saluran pembuangan limbah
terbuka hal tersebut merupakan potensi tumbuh kembangnya jentikjentik nyamuk dengan kemungkinan tempat bersarangnya lalat,
2. Pelayanan Kesehatan Dan Sosial
Terdapat 6 posyandu di Desa Plumbon setiap posyandu dilaksanakan
bersamaan antara posyandu lansia dan posyandu balita dengan jumlah
kader 40 orang, setiap posyandu beranggotakan 6- 7 orang kader.
3. Ekonomi
Berdasarkan hasil wawancara, penghasilan rata- rata kepala keluarga
perbulan Rp. 500.000- 900.000.
4. Keamanan Dan Transportasi
Ada jalan yang menghubungkan antara Desa Plumbon dengan jalur
utama ke kota Sukoharjo ,selain itu ada jalan lain yang
menghubungkan Desa Plumbon dengan desa Gadingan, wirun
maupun dengan desa-desa yang lain. Secara umum jalan Desa
Plumbon sebagian besar sudah beraspal dengan panjang 14,35 km
.Sarana transportasi umum di Kelurahaan Wironanggan antara lain

akutan desa, Ojek dan Becak. Tapi pada umumnya masyarakat Desa
Wironanggan sebagian besar menggunakan transportasi pribadi baik
sepeda maupun sepeda motor.
5. Pemerintahan dan politik
Kepala desa berperan dalam pemberian fasilitas kesehatan di desa
Plumbon. Selain itu, perangkat desa memfasilitasi untuk masyarakat
dalam penggunaan jaminan kesehatan.
6. Komunikasi
Komunikasi ibu yang dilakukan pada balitanya dengan komuniaksi
verbal maupun non verbal. Informasi dari RT/RW setempat dilakuakn
dengan menggunakan pengeras suara melalui siaran di masjid.
7. Pendidikan
Mayoritas penduduk Desa Plumbon mempunyai latar belakang
pendidikan SD yaitu sebanyak 1157 orang (37%), Sekolah Menengah
Pertama sebanyak 935 orang

(30%), Sekolah Menengah Atas

sebanyak 760 orang (24%), Perguruan tinggi sebanyak 238 orang


(8%), menduduki peringkat terendah. Penduduk Desa Plumbon masih
ada yang buta aksara dan huruf latin yaitu sebanyak 49 orang (2%).
Rendahnya tingkat pendidikan mempengaruhi tingkat pengetahuan
yang berhubungan dengan sulitnya penyerapan informasi yang dapat
mempengaruhi perilaku kesehatan.
8. Rekreasi
Dari hasil wawancara, ibu sering mengajak balitanya naik mobil
aneka warna yang diputarkan lagu- lagu anak untuk berkeliling di
sekitar kampung dengan biaya Rp.1000 untuk 1x putaran

PEMBOBOTAN MASALAH KEPERAWATAN KOMUNITAS DI DESA WIRONANGGAN


No

Masalah Keperawatan

Penilaian

Jumlah

Prioritas

4 5 5 4 3 5 3 4 4 5 5 3

50

4 3 5 3 3 4 3 3 2 4 2 5

41

II

A B C D E F G H I J K L
1.
1.

Resiko tinggi peningkatan angka


kejadian hipertensi pada lansia di Desa
Plumbon b.d Kurangnya pengetahuan
masyarakat tentang hipertensi

2.
3.
2.4.

Risiko penurunan derajat


kesehatan masyarakat Desa Plumbon b.d
banyaknya kejadian hipertensi.

Keterangan :
A : resiko terjadi

E : mungkin diatasi

B : resiko parah

F : sesuai dengan program pemerintah

kesehatan

I : dana
J: fasilitas

C : kemungkinan untuk pendidikan kesehatan G : tempat

K : sumber

daya
D : minat masyarakat

H : waktu

Skoring:
1 : Tidak ada

4 : Tinggi

2 : Rendah

5 : Sangat Tinggi

3 : Cukup Tinggi

L : sesuai dengan peran perawat

ANALISA DATA
No

Data

Masalah

Penyebab

DS : DO : - banyaknya angka
kejadian hipertensi saat
dilakukan pengkajian

Resiko tinggi peningkatan


angka kejadian hipertensi
pada lansia di Desa
Plumbon

Kurangnya
pengetahuan
masyarakat tentang
hipertensi

DS DO : banyaknya angka
kejadian hipertensi saat
dilakukan pengkajian

Risiko penurunan derajat


kesehatan masyarakat
Desa Plumbon

banyaknya
kejadian hipertensi.

2.

DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Resiko tinggi peningkatan angka kejadian hipertensi pada lansia di Desa
Plumbon b.d Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang hipertensi
2. Risiko penurunan derajat kesehatan masyarakat Desa Plumbon b.d banyaknya
kejadian hipertensi.

PLANNING KEPERAWATAN KOMUNITAS DESA PLUMBON


MASALAH

TUJUAN

TUJUAN

KESEHATAN

UMUM

KHUSUS

(TUM)
5.

Resiko

RENCANA KEGIATAN

SASARAN

METODE

(TUK)

Setelah

1.Tidak

1. Kaji

tinggi

dilakukan

terjadinya

peningkatan

asuhan

peningkata

angka kejadian

keperawatan

hipertensi pada

komunitas

penderita

lansia di Desa

selama

Plumbon b.d

minggu

Kurangnya

dalam

pengetahuan

pertemuan @

masyarakat

50

1
satu
menit

angka

hipertensi
2.Terjadi
penguranga
n

angka

penderita
hipertensi

tanda-tanda

peserta
2. Ajarkan

vital Lansia anggota Ceramah


posyandu

peserta

senam

lansia

hipertensi
plumbon
3. Penkes tentang hipertensi
4. Anjurkan peserta untuk
berobat
kesehatan

kepelayanan

dan tanya
desa jawab

diharapkan

tentang
hipertensi

tidak

terjadi

peningkatan
angka
penderita
hipertensi di
Desa
Plumbon

Risiko

Setelah

penurunan

dilakukan

penurunan

derajat

asuhan

derajat

kesehatan

keperawatan

kesehatan

masyarakat

komunitas

masyarakat

Desa
b.d

1.Tidak terjadi 1. Kaji

Plumbon selama

banyaknya minggu

kejadian

dalam

hipertensi.

pertemuan @
50

peserta
2. Ajarkan

berobat

Plumbon

kesehatan

satu
menit
terjadi

penurunan
derajat
kesehatan
masyarakat
Desa
Plumbon

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

peserta

vital 1.Kader
senam

hipertensi
3. Penkes tentang hipertensi
4. Anjurkan peserta untuk

Desa

diharapkan
tidak

tanda-tanda

kepelayanan

Ceramah

kesehatan

dan

masyarakat

jawab

dan

seluruh

lansia
anggota
posyandu
lansia
plubon

desa

tanya

Tanggal

Masalah
keperawata

Senin, 081
Juni 2015 Resiko tinggi
Jam
09.00
1.

peningkatan
angka kejadian

Implementasi
-

melakukan
penkes hipertensi

melakukan senam
hipertensi

hipertensi pada
lansia di Desa

mengukur tandatanda vital

Plumbon b.d
Kurangnya
pengetahuan

Evaluasi
S:
-

peserta
mengatakan
paham tentang
pengertian, tanda
gejala, penyebab,
komplikasi dan
diit hipertensi

TD diatas 160/90
mmHg 10 dari 30
peserta yang
hadir
Peserta
kooperatif
Peserta
menyimak dan
tampak paham
Peserta

O:
-

masyarakat
tentang
hipertensi

menganjurkan
peserta untuk
berobat
kepelayanan
kesehatan

memberi
kesempatan
peserta untuk
bertanya

A: Resiko tinggi
peningkatan angka
kejadian hipertensi pada
lansia di Desa Plumbon
b.d Kurangnya
pengetahuan masyarakat
tentang hipertensi
teratasi sebagian
P: lanjutkan intervensi
- Kaji tanda-tanda
-

vital peserta
Ajarkan peserta

senam hipertensi
Penkes tentang

I:

hipertensi
Anjurkan peserta
untuk berobat
kepelayanan
kesehatan

TTD

mengukur tandatanda vital


melakukan
penkes hipertensi
melakukan senam
hipertensi
menganjurkan
peserta untuk
berobat
kepelayanan
kesehatan
memberi
kesempatan
peserta untuk
bertanya

E:
-

2.
Jam
09.00

Risiko

penurunan

mengukur tandatanda vital

S:
-

peserta mengatakan
paham tentang
pengertian, tanda
gejala, penyebab,
komplikasi dan diit
hipertensi

TD diatas 160/90
mmHg 10 dari 30
peserta yang hadir
Peserta kooperatif
Peserta menyimak dan
tampak paham
Peserta

derajat
kesehatan

melakukan
penkes hipertensi

melakukan senam
hipertensi
O:

masyarakat Desa
Plumbon

b.d

banyaknya
kejadian
hipertensi.

menganjurkan
peserta untuk
berobat
kepelayanan
kesehatan

memberi
kesempatan
peserta untuk
bertanya

peserta tampak
paham mengenai
hipertensi
peserta aktif
bertanya
peserta kooperatif

A: Resiko tinggi peningkatan


angka kejadian hipertensi pada
lansia di Desa Plumbon b.d
Kurangnya pengetahuan

masyarakat tentang hipertensi


teratasi sebagian
P: lanjutkan intervensi
- Kaji tanda-tanda vital
-

peserta
Ajarkan peserta senam

hipertensi
Penkes

tentang

hipertensi
Anjurkan peserta untuk
berobat kepelayanan
kesehatan

I:
-

mengukur tanda-tanda
vital
melakukan penkes
hipertensi
melakukan senam
hipertensi
menganjurkan peserta
untuk berobat
kepelayanan kesehatan
memberi kesempatan
peserta untuk bertanya

E:
-

peserta tampak paham


mengenai hipertensi
peserta aktif bertanya
peserta kooperatif