Anda di halaman 1dari 7

DAFTAR CLINICAL PATHWAY PELAYANAN

RSU WISATA UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR


1. Spesialis Dasar
Penyakit Dalam:
1. Demam tipoid
2. Chronic kidney disease stage IV-V
3. Kaki diabetik
4. Sirosis hati dekompensata
5. Human immunodeficiency virus / AIDS
6. Dengue haemmorhagic fever
7. Dispespsia fungsional
8. Hipertensi dengan komplikasi
9. Asma akut
10. Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
11. Hipoglikemia
12. Abses hati
13. Perdarahan saluran cerna bagian atas
14. Syok anafilaktik
15. Dehidrasi
16. Gastroesophageal reflux disease
17. Ulkus peptikum
18. Ileus paralitik
19. Appendicitis kronis
20. Graves disease
21. Ketoasidosis diabetic
22. DM tipe 2 tanpa komplikasi
23. Hepatitis B
24. Congestive heart failure
25. Asidosis metabolic
26. Anemia hemolitik
27. Hodgkin disease
28. Infark miokard akut
29. Bronkhitis akut
30. Aritmia cordis
31. Pankreatitis
32. Malaria tropika
33. Koma diabetic
34. Koma hepatikum
35. Koma ketoasidosis

Anak
1. Sindrom nefritik akut
2. Kejang demam
3. Pneumonia
4. Diare akut dehidrasi berat
5. Gagal jantung pada PDA dengan gizi kurang
6. Demam tipoid
7. Demam berdarah dengue
8. Bronchopneumonia
9. Bronchitis kronik
10. TB Miliar
11. Marasmus
12. Kwashiorkor
13. PEM tipe marasmus
14. Ascariasis
15. Asma bronchiale
16. ARDS (acute respiratory distress syndrome)
17. Tetralogi of fallot
18. Ventricular septal defect (VSD)
19. Atrial septal defect (ASD)
20. Penyakit jantung rematik (PJR)
21. Disentri basiller
22. Kholerae
23. Sindrom Nefrotik
24. Bronchiolitis
25. Tetanus neonatorum
26. Omphalitis
27. Morbili dengan komplikasi
Bedah
1. Appendicitis akut
2. Appendicitis kronik
3. Hemoroid interna
4. Hemoroid eksterna
5. Fistula anii
6. Peritonitis seneralitis
7. Cholelithiasis
8. Batu ginjal
9. Fraktur tulang panjang
10. Hipertrofi prostat
11. Luka bakar
12. Tumor rekti
2

13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.

Hernia inguinalis lateralis


Hernia inguinalis medialis
Ca Collon
Ileus obstruktif
Hydrocephalus
Struma noduler
Struma difuse
Limfoma maligna
Parafimosis
Fimosis
Torsio testis
Lipoma
Klavus
Kista dermoid
Nephrolithiasis
Vesiculolithiasis

Obstetri & Ginekologi (Obgin)


1. Endometriosis
2. DM Gestasional
3. Kanker endometrium
4. Kanker Ovarium
5. Asma dalam kehamilan
6. Anemia dalam kehamilan
7. Hipertiroid dalam kehamilan
8. Hipotiroid dalam kehamilan
9. TB dalam kehamilan
10. Penyakit jantung dalam kehamilan
11. Preeklampsia berat
12. Plasenta previa
13. Retensio Placenta
14. Kanker cervix stadium IV
15. Myoma uteri
16. Solusio placenta
17. Atoni uteri
18. Ca mammae
19. Palcenta acreta
20. Placenta majinalis
21. Prolaps uteri
22. Rupture uteri
23. Kista Bartholini
24. Bakterial vaginosis
3

25.
26.
27.
28.
29.

Kandidiasis vaginosis
Salpingitis
Mastitis
Vasa previa
Macrosomia

2. Spesialis lainnya
THT-KL
1. Otitis media supuratif akut
2. Otitis media supuratif kronik
3. Sinusitis
4. Rhinitis alergi
5. Polip nasi
6. Tonsilitis kronik
7. Difteri tonsil
8. Difteri laring faring
9. Laringofaringitis
10. Corpus alienum
11. Rhinofaringitis
12. Rhinitis akut
13. Laryngitis akut
14. Laryngitis kronik
15. Rhinitis vasomotor
16. Cholesteatoma
17. Otitis eksterna
18. Polip sinus

Mata
1. Katarak senil (ECCE + IOL)
2. Katarak senil (SICS + IOL)
3. Katarak senil (Phaco + IOL)
4. Katarak congenital
5. Iridosiklitis
6. Konjungtivitis purulen
7. Ulkus kornea
8. Pterygium
9. Endopthalmitis
10. Retinopati diabetic
11. Ablasio retina
12. Perdarahan vitreus
13. Central retinal artery occlusion (CRAO)
14. Central retinal vein occlusion (CRVO)
4

15.
16.
17.
18.
19.
20.

Retinoblastoma stadium I
Retinoblastoma stadium II
Retinoblastoma stadium III
Glaukoma primer sudut terbuka
Glaukoma primer sudut tertutup
Glaukoma congenital

Saraf
1. Commotio cerebri
2. Contusio cerebri
3. Guillian barre syndrome
4. Hernia nucleus pulposus
5. Meningitis TB
6. Enchelophalopty
7. Tetanus
8. Tumor Medulla spinalis
9. Meningitis TB
10. Bells palsy
11. Stroke hemoragik
12. Stroke non hemoragik
13. Tumor medulla oblongata
14. Epidural hematom
15. Subdural hematom
16. Epilepsi
17. Parkinson disease
18. Penyakit Alzheimer
19. Neuralgia trigeminalis
20. Perdarahan intracerebral
21. Perdarahan subarachnoid

Jiwa
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Amnesia disosiatif
Dementia
Gangguan panic
Fobia sosial
Hipokondrik
Konvulsi disosiasi
Gangguan somatisasi
Gangguan hipokondrik
Konvulsi disosiatif
5

10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.

Mania dengan gejala psikotik


Skizofrenia paranoid
Skizofrenia hebefrenik
Motorik disosiatif
Gangguan nyeri somatoform menetap
Gangguan obsesif kompulsif
Stupor disosiatif
Cemas menyeluruh
Episode depresif
Gangguan stress pasca trauma
Anestesi sensorik disosiatif

Kulit dan Kelamin


1. Psoariasis vulgaris
2. Pemfigus vulgaris
3. Basal cell carcinoma (Basalioma)
4. Herpes zooster
5. Morbili
6. Nekrolisis epidermal toksik (NET)
7. Sindrom Steven Johnson
8. Varicella
9. Siphilis
10. Kondiloma akuminata
11. SLE (sistemyc lupus erytematous)
12. Skabies
13. Herpes simpleks
14. Squamous cell carcinoma
15. Pioderma
16. Dermatitis atopi
17. Dermatitis numular
18. Dermatitis kontak iritan kronik
19. Dermatitis infektif
20. Erisipelas

Orthopedi
1. Fraktur 1/3 ulna
2. Fraktur alveolaris
3. Fraktul ankle join
6

4. Fraktur antebrahium 1/3 tengah tertutup


5. Fraktur antebrahium 1/3 proximal
6. Fraktur lumbar spine
7. Fraktur calcaneus
8. Fraktur cervical 2
9. Fraktur femur 1/3 proximal
10. Fraktur femur 1/3 distal
11. Fraktur kompresi lumbal III
12. Fraktur tibia 1/3 proximal tertutup
13. Fraktur fibula 1/3 tengah proximal tertutup
14. Fraktur tibia fibula 1/3 tengah tertutup
15. Fraktur tibia fibula 1/3 distal tengah tertutup
16. Fraktur radius ulna 1/3 tengah terbuka
17. Fraktur femur 1/3 distal tertutup grade 2
18. Fraktur femur 1/3 proximal
19. Fraktur humerus tertutup
20. Fraktur genu
21. Fraktur ilium
22. Fraktur metacarpal II
23. Fraktur multiple
24. Fraktur pelvis
25. Fraktur coxae
26. Fraktur cruris 1/3 distal terbuka grade 2
27. Fraktur cruris 1/3 proximal