Anda di halaman 1dari 3

PERAWATAN ISOLASI

Rumah Sakit
aisyiyah

No. Dokumen
......

No. Revisi
......

Halaman
1 dari 3

SITI FATIMAH
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
(SPO)

PENGERTIAN

TUJUAN

KEBIJAKAN

Tanggal Terbit
.....

Ditetapkan,
Direktur RS AISYIYAH SITI FATIMAH
dr. Dedy Tri Soetjahjono

Memisahkan pasien dan peralatan yang diperlukan pada suatu tempat


tersendiri/ khusus

1. Menghindarkan penyebab / penularan penyakit.


2. Memudahkan perawat.
3. Memberikan ketenangan dan rasa aman bagi pasien bersangkutan
maupun pasien lain.
Pasien mendapatkan terapi pengobatan yang tepat sesuai dengan
prosedur

PROSEDUR
1. Teknik pelaksanaan isolasi pada pasien yang berpenyakit
menularbergantung pada macamnya isolasi yang dilakukan
terhadap pasien
2. Apabila pasien dinyatakan / disangka berpenyakit menular maka
segera ditempatkan dikamar isolasi yang telah disiapkan.
Disamping perawatan dan pengobatan terhadap pasien
bersangkutan juga harus dicegah penularan penyakitnya.
a. Psien harus ditempatkan dikamar isolasi
b. Pada waktu menolong pasien, petugas harus
menggunakan masker.
c. Masker dipakai, apabila penyakitnya menular melalui
pernafasan.
3. Setelah menolong pasien, petugas harus segera mencuci tangan
dan masker dilepas lalu direndam di dalam ember berisi larutan
desinfektan.

4. Sedikan larutan desinfektan (misal lyson/sejenisnya) untuk:


a. Merendam peralatan makan yang telah digunakan oleh
pasien seperti sendok, piring, gelas, mangkok dll,
sekurang-kurangnya 2 jam sebelum dicuci.
b. Merendam alat tenun kotong sekurang-kurangnya 2 jam
sebelum dicuci.
c. Merendam baskom, pispot, urinal,bengkok dll sekurangkurangnya 2 jam sebelum dicuci dan disimpan dikamar
isolasi.
5. Apabila pasien berpenyakit menular dan dinyatakan sudah
sembuh dan boleh pulang, lakukan hal-hal berikut:
a. Pasien harus mandi dulu dan pakainya harus diganti,
setelah itu pasien tidak boleh masuk lagi ke kamar
isolasi.
b. Alat-alat tenun, alat-alat makan dan sejenisnya pasien
harus direndam didalam larutan desinfektan sebelum
dicuci.
c. Kasur dan bantal dijemur dibawah sinar matahari
d. Tempat tidur, meja, kursi, dan semua alat-alat dikamar
maupun ruangan harus dibersihkan dengan sabun dan
larutan desinfektan, kemudian dikeringkan
e. Lantai dan dinding dibersihkan dengan larutan
desinfektan.
f. Setelah kering semua perabotan dikembalikan ketempat
semula dan kamar / ruangan sebaiknya tidak
dipergunakan selama 24 jam.
6. Cara memakai dan membuka pakaian khusus:
a. Yang dimaksud pakaian khusus misalnya barakschort
b. Barakschort dipegang pada bagian bahu sebelah dalam
kemudian kedua lengan dimasukkan bersama-sama dan
tali diikatkan
c. Tali dibuka, barakschort dilepas dengan cara jari tangan
masuk ke dalam lengan sehingga tidak terkontaminasi.
d. Bila barakschort digantukan dalam kamr bagian yang
kotor (bagian luarnya)dilipat ke dalam (terbalik)
e. Setelah membuka dan menggantungkan barakschort
petugas harus mencuci tangan.
Perhatian:
a. Barakschort dan masker tidak boleh dipakai diluar ruang
isolasi
b. Kecuali pasien dilarang makan diruang isolasi
c. Pengunjung harus menataati peraturan yang berlaku diruang
isolasi

UNIT TERKAIT

Unit rawat inap