Anda di halaman 1dari 9

2015

PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AT TOYYIB


DS. TANEN KEC. REJOTANGAN KAB. TULUNGAGUNG
Nomor
: 004/PPM. AT TOYYIB/VII/2015
Lampiran : 1 (satu) berkas proposal
Perihal
: permohonan bantuan dana
Kepada Yth:
Bapak/Ibu Dermawan
Di Tempat
A. PENDAHULUAN
Sesungguhnya segala puji hanyalah milik Allah SWT. Kita
memohon pertolongan-Nya dan ampunan serta perlindunganNya dari segala keburukan dan kelemahan. Barangsiapa yang
diberi

hidayah-NYA,

tidak

ada

sesuatu

pun

yang

dapat

menghalangi, dan barangsiapa yang tidak mendapat hidayah,


tidak

ada

sesuatu

pula

yang

mampu

menolongnya.

Subhanallahi walhamdulillahi walaa ilaha illallah wallahu akbar.


Sholawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi
Muhammad

SAW,

yang

telah

menyampaikan

risalah-Nya,

memberi nasehat dan membawa umat menuju kesempurnaan


hidup lahir batin, dunia akhirat. Kita berharap termasuk
umatnya yang mendapat syafaat Beliau, nanti di Yaumil Akhir.
Amin
Bersama ini kami sampaikan proposal singkat ke hadapan
Bapak

dan

Ibu,

dengan

maksud sebagai

media

untuk

menjelaskan rencana pembangunan Masjid At Thoyyib yang


juga

akan

berfungsi

sebagai pusat

sarana

Ibadah

dan

pembinaan keislaman di lingkungan masyarakat sekitar.


Tentunya

kami

berharap,

partisipasi

nyata

berupa

dukungan moril dan materil, sebagai salah satu waqaf, infaq

dan sodaqah jariyah bagi Bapak dan Ibu. Kami berdoa, semoga
keikhlasan Bapak dan Ibu menjadi jalan menuju ketaqwaan dan
Insya Allah Bapak dan Ibu termasuk golongan orang-orang yang
sesuai dengan hadits Nabi yaitu: orang-orang yang akan
dibangunkan sebuah istana di surganya Allah, karena
telah membangun rumah Allah dimuka bumi ini. Amiin
Yaa Rabbalalamin.
B. LATAR BELAKANG
Berangkat dari kondisi Masjid At Thoyyib saat ini yang
memang sudah kurang layak kondisi fisik bangunan dan kurang
besar untuk mendukung kegiatan ibadah dan pembinaan keIslaman masyarakat sekitar. Untuk itu panitia dengan di dukung
segenap masyarakat setempat

sepakat untuk mengadakan

renovasi menjadi lebih besar Masjid At Thoyyib sehingga dapat


menanmpung jamaah.
Kita pahami bahwa sejak zaman Rasulullah Muhamad
SAW, masjid bukan hanya tempat ibadah tetapi merupakan
pusat kegiatan berdimensi luas. Ketika Rasulullah Saw dan para
sahabatnya Hijrah dari Mekkah ke Madinah, beliau singgah di
suatu tempat yang dikenal dengan Quba. Disinilah Rasulullah
membangun sebuah mesjid yang diberi nama Mesjid Quba.
Begitu juga ketika sampai di Madinah Rasulullah membangun
Mesjid Nabawi. Ini semua menunjukan bahwa mesjid memiki
kedudukan yang sangat penting bagi kaum muslimin.
Di zaman Rasulullah Saw, mesjid menjadi sarana untuk
memperkokoh iman para sahabatnya. Disamping itu, mesjid
juga

digunakan

sebagai

sarana

peribadatan

dan

tempat

mengkaji ajaran Islam. Allah berfirman : Hanyalah yang


memakmurkan mesjid-mesjid Allah adalah orang-orang

yang beriman kepada Allah, dan Hari Kemudian, serta


tetap mendirikan Shalat, menunaikan Zakat, dan tidak
takut(kepada siapa pun) selain kepada Allah maka
merekalah

orang-orang

yang

diharapkan

termasuk

golongan orang-orang yang mendapat petunjuk (QS: AtTaubah: 8)


Mesjid mengajarkan kaum Muslimin banyak hal. Dalam shalat
berjamaah misalnya, banyak sekali pelajaran yang bisa kita
ambil.

Roh

Jama`i

dan

kebersamaan,

ketaatan

kepada

pemimpin, tujuan hidup yang satu, kesamaan langkah dan


gerak, dan masih banyak pelajaran lainya bisa kita ambil dari
tempat yang suci ini.
Kebersihan juga pelajaran penting yang bisa diambil dari
roh dan semangat Mesjid. Berangkat ke mesjid dalam keadaan
berwudhuk dan melepas alas kaki ketika memasuki mesjid. Hal
ini mengajarkan kepada setiap pribadi muslim untuk menjaga
kebersihan, Setiap mereka harus memulai pekerjaan sehariharinya dengan niat yang bersih.
Rasulullah saw menjadikan mesjid sebagai sentral ilmu
pengetahuan. Dari mesjidlah Rasulullah membina masyarakat
baru Madinah. Ahlu Suffah adalah mereka yang banyak
mengambil manfaat dari ajaran Rasulullah. Disamping mereka
tinggal dibagian belakang masjid mereka juga sangat tekun
menghafal hadist-hadist Rasullah Saw. Abu Hurairah adalah
salah seorang dari ratusan Ahli Shuffah yang banyak meriwayat
hadis dibandingkan sahabat lainya. Tradisi menjadikan mesjid
sebagai pusat ilmu pengetahuan ini diteruskan oleh para Ulama
Muslimin

dalam

mengembangkan

wafatnya Rasulullah Saw.

Risalah

Islam

setelah

Di

era

modern

sekarang

ini

kita

harus

mampu

memerankan dan memakmurkan Mesjid. Memakmurkan Mesjid


mempunyai dua pengertian. Hissi dan maknawi. Hissi berarti
membangun Mesjid secara fisik, membersihkanya, melengkapi
sarana wudhuk dan yang lainya. Sedangkan memakmurkan
Mesjid secara Maknawi adalah meramaikan Mesjid dengan
shalat berjama`ah, membaca al-quran, i`tikaf, dan ibadah
lainya. Dan yang tidak kalah penting adalah menjadikan Mesjid
sebagai pusat kegiatan dan pengembangan masyarakat.
Dan disamping itu kita harus bisa memposisikan mesjid sebagai
wadah pemersatu kaum muslimin. Menghidupkan kembali
peranan mesjid dengan segala macam aktivitas yang telah kita
paparkan diatas yang telah terbukti membawa kaum muslim
pada puncak peradaban besar. Wallahu a`lamu bissawab.
C. LANDASAN
1. Firman Allah SWT dalam surat AI Baqarah ayat 245
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada
Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya
di

jalan

gandakan

Allah),

maka

pembayaran

Allah

akan

kepadanya

meperlipat

dengan

lipat

ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan


melapangkan

(rezki)

dan

kepada-Nya-lah

kamu

dikembalikan
2. Sabda Rasululla SAW
Barang siapa yang telah membangunkan sebuah
masjid, yang sengaja mencari keridhaan Allah, nanti
Allah buatkan pula untuknya sebuah rumah di
dalam syurga (Hr Bukhari dan Muslim).
D.NAMA KEGIATAN

PROYEK PEMBANGUNAN MASJID AT THOYYIB


E. TUJUAN

Sebagai tempat untuk melakukan ibadah terutama sholat


berjamaah secara rutin agar kualitas sholat dapat terjaga
dan meningkat.

Sarana untuk pencerahan dan pendidikan Agama Islam


secara nonformal

Sarana

efektif

untuk

mempererat

tali

silaturahmi

khususnya antar anggota warga masyarakat


F. PANITIA PEMBANGUNAN MASJID
Terlampir 1
G.RENCANA ANGGARAN BIAYA
Terlampir 2
H.PENUTUP
Demikian proposal pembangunan Masjid At Thoyyib ini
disampaikan dengan harapan semoga terwujudnya Masjid At
Thoyyib ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan iman
dan taqwa kepada Alloh SWT bagi umat Islam, khususnya
masyarakat sekitar Peran dan partisipasi dari semua pihak
sangat

di

harapkan

agar

rencana

dan

pelaksanaan

pembangunan dapat berjalan lancar. Akhirnya, semoga amal


ibadah kita dapat diterima Alloh SWT. Amien.

Ketua

Tanen, 24 Juli 2015


Sekretaris

H. TAMAM

SUTIKNO
Mengetahui
Kepala Desa Tanen

H. SUCIPTO

Lampiran 1
KEPANITIAAN PEMBANGUNAN MASJID AT THOYYIB
Pelindung

: H. SUCIPTO ( Kepala

Desa )
Penasehat

: MUHAMMAD MAHFUD

KALIMI
: KESRUH
: SUGITO
Ketua

: H. TAMAM

Wakil Ketua

: SUNYOTO

Sekretaris I

: SUTIKNO

Sekretaris II

: MUHAMAD NURYASIN

Bendahara I

: H. ABDUL ROHIM

Bnedahara II

: KHOMARUL HASAN

Seksi-seksi

1. Seksi Perencanaan Pembangunan


Koordinator : NURNGALIM
Anggota
: PURWADI
2. Seksi Humas
Koordinator : SUTOYO

Anggota

: JAENURI
: RUKUN JAYA
: FADHOLI
: AHMUDI
3. Seksi Penggalangan Dana
Koordinator : KOMARI
Anggota
: MAKRUS
: SUWADI
: ALI MUTHOHAR
: HARI MAHMUDI
4. Seksi Pengadaan dan Logestik
Koordinator : MASKUR
Anggota
: TAJID
: ARIS MAHMUDI
: YUSTIAWAN
: PURNOMO
5. Seksi Dokumentasi
Koordinator : DIEN NURPRABOWO

Ketua

Tanen, 24 Juli 2015


Sekretaris

H. TAMAM

SUTIKNO
Mengetahui
Kepala Desa Tanen

H. SUCIPTO

PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AT TOYYIB


DS. TANEN KEC. REJOTANGAN KAB. TULUNGAGUNG
NO
1.
2.

DAFTAR NAMA PARA DERMAWAN


NAMA
JUMLAH

TANDA TANGAN

3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.

Ketua

Sekretaris

H. TAMAM

SUTIKNO