Anda di halaman 1dari 74

Course : Pengantar Akuntansi (1507PAK11)

online.uwin.ac.id
Bachelor in Economics (S.E): Manajemen

UWIN eLearning Program

Session Topic : Kas


Course: Pengantar Akuntansi
By Wrin B. Djamaludin, SE, MBA, M.Ak

Content

Part 1

Kas

Part 2

Selisih Kas

Part 3

Laporan Arus Kas

Part 4

Metode Penyusunan

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 3

Part1: Kas

Kas: Definisi

Kas
Defn: Alat pertukaran yg dimiliki perusahaan & siap digunakan dalam
transaksi perusahaan, setiap saat diinginkan.

Dalam laporan posisi keuangan,


kas merupakan aset yg paling lancar,
dalam arti paling sering berubah.
Hampir pada setiap transaksi dgn pihak luar perusahaan kas akan
selalu terpengaruh.
Pos yg termasuk dalam kas menurut pengertian akuntansi adalah,
alat pertukaran yg dapat diterima utk pelunasan utang,
yg dapat diterima sebagai setoran ke bank sejumlah nilai
nominalnya.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 5

Kas: Definisi (Lanjut)

Karena itu, yg mencakup kas adalah:


a. Uang kertas,
b. Uang logam,
c. Cek kontan yg belum disetorkan,
d. Simpanan dalam bentuk giro atau bilyet,
e. Travellers cheques, &
f. Bank draft.
Giro mundur yg diterima dari pihak lain & menjadi milik perusahaan,
tidak dapat dimasukkan kedalam kelompok kas,
karena tidak dapat digunakan pada saat ini &
harus menunggu hingga tanggal jatuh tempo utk mencairkannya.
Kas kecil yg ada di cabang termasuk bagian dari kas perusahaan.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 6

Kas Kecil: Definisi

Demi alasan keamanan,


biasanya perusahaan menyimpan kas nya di bank karena disamping
lebih aman,
juga utk mempermudah pengendalian atas arus keluar masuknya harta
perusahaan.
Akan tetapi, disamping menyimpan dananya di bank,
perusahaan juga selalu memiliki kas yg disimpan oleh kasir perusahaan
atau bagian keuangan &
biasanya disebut Kas Kecil/Petty Cash.
>Kas Kecil/Petty Cash. Defn:
Uang tunai yg disediakan perusahaan utk membayar pengeluaran2 yg.
jumlahnya relatif kecil & tidak ekonomis bila dibayar dgn cek atau giro.
Dana kas kecil tersebut dikelola oleh kasir yg bertanggung jawab
terhadap pembayaran2 yg bernilai kecil & rutin.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 7

Kas Kecil: Metode Pencatatan

Terdapat 2 metode pencatatan kas kecil, yaitu:


Metode,
1. Imprest. Defn:
Suatu metode pengisian & pengendalian kas kecil dimana jumlah kas kecil
selalu tetap dari waktu ke waktu,
karena pengisian kembali kas kecil akan selalu sama dgn jumlah yg telah
di keluarkan.
Penggunaan kas kecil yg dicatat dgn metode imprest tidak memerlukan
pencatatan (jurnal) atas transaksi yg terjadi.
Bukti2 transaksi dikumpulkan, & pada saat pengisian kembali,
kas kecil diisi kembali berdasarkan jumlah dari keseluruhan bukti
transaksi tersebut.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 8

Kas Kecil: Metode Pencatatan (Lanjut)

2. Fluktuasi. Defn:
Suatu metode pencatatan & pengendalian kas kecil, dimana jumlah kas
kecil
akan selalu berubah karena pengisian kembali kas kecil selalu sama
dari waktu ke waktu.
Setiap pengeluaran yg menggunakan kas kecil harus dicatat (di jurnal)
berdasarkan bukti transaksi yg ada satu per satu.
# Ilustrasi berikut ini mungkin dapat memperjelas keterangan mengenai
pencatatan kas kecil tersebut.
Pada awal bulan Februari 2012, manajer keuangan PT. Mitra lestari
membentuk dana kas kecil yg akan digunakan
utk membayar pengeluaran2 tunai yg tidak besar jumlahnya &
sering terjadi.
Disepakati bahwa dana kas kecil yg dibentuk sebesar Rp. 1.5juta yg
akan diisi kembali setiap tanggal 1 & 16 setiap bulannya.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 9

Kas Kecil: PT. Mitra Lestari

Selama bulan Februari 2012, transaksi PT. Mitra Lestari yg


menggunakan kas kecil yaitu:
4/2 Membeli materai & perangko sebesar Rp. 225ribu
10/2 Membayar beban perbaikan kendaraan sebesar Rp. 600ribu
12/2 Membeli bensin, solar, & minyak sebesar Rp. 275ribu
17/2 Membayar beban perbaikan gedung kantor sebesar Rp.
850ribu
25/2 Membeli perlengkapan kantor sebesar Rp. 450ribu
Jurnal umum yg,
diperlukan menyangkut penggunaan kas kecil tersebut,
dgn metode imprest & fluktuasi adalah sebagai berikut:

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 10

Kas Kecil: PT. Mitra Lestari

Selama bulan Februari 2012, transaksi PT. Mitra Lestari yg


menggunakan kas kecil yaitu:
Membeli
4/2 Materai & perangko
sebesar Rp. 225ribu
12/2 Bensin, solar, & minyak
sebesar Rp. 275ribu
25/2 Perlengkapan kantor
sebesar Rp. 450ribu

Membayar beban perbaikan


10/2 Kendaraan
17/2 Gedung kantor

sebesar Rp. 600ribu


sebesar Rp. 850ribu

Jurnal umum yg,


diperlukan menyangkut penggunaan kas kecil tersebut,
dgn metode imprest & fluktuasi adalah sebagai berikut:
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 11

Kas Kecil: PT. Mitra Lestari (Lanjut)


Tgl.
Metode
2012
Imprest
Fluktuasi
Feb 1 Kas Kecil
Rp. 1.500.000
Kas Kecil
Rp. 1.500.000,Kas
Rp. 1.500.000
Kas
Rp. 1.500.000
(Mencatat pembentukan kas kecil)
(Mencatat pembentukan kas kecil)
4
Beban materai & perangko Rp. 225.000
Kas kecil
Rp. 225.000
(Mencatat pembelian materai & perangko)
10
Beban perbaikan kendaraan Rp. 600.000
Kas Kecil
Rp. 600.000
(Mencatat beban reparasi kendaraan)
12
Beban bahan bakar
Rp. 275.000
Kas kecil
Rp. 275.000
(Mencatat pembelian bensin/solar)

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 12

Kas Kecil: PT. Mitra Lestari (Lanjut)


Tgl.
2012
Imprest
Feb 16 Macam2 beban
Rp.1.100.000
Kas
Rp. 1.100.000
(Mencatat pengisian kembali kas kecil)
17

Metode

Fluktuasi
Kas kecil
Rp. 1.500.000,Kas
Rp. 1.500.000
(Mencatat pengisian kembali kas kecil)
Beban Perbaikan gedung Rp. 850.000
Kas kecil
Rp. 850.000
(Mencatat beban perbaikan gedung)
25
Perlengkapan kantor
Rp. 450.000,Kas Kecil
Rp. 450.000
(Mencatat pembelian perlengkapan)
Mar 1 Macam2 beban
Rp. 1.300.000
Kas kecil
Rp. 1.500.000,Kas
Rp.1.300.000
Kas
Rp. 1.500.000
(Mencatat pengisian kembali kas kecil) (Mencatat pengisian kembali kas kecil)

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 13

Kas Kecil: PT. Mitra Lestari (Lanjut)

Seperti yg terlihat dalam jurnal tersebut,


pada saat pembentukan kas kecil utk yg pertama kalinya,
baik metode imprest maupun fluktuasi memiliki jurnal yg sama,
yaitu akun kas kecil di debet sebesar Rp.1.500.000 &
akun Kas di kredit dgn jumlah yg sama.
Akan tetapi,
pada tanggal berikutnya ketika kas kecil tersebut mulai digunakan
utk membayar berbagai keperluan perusahaan,
metode imprest tidak menjurnal sama sekali, hanya bukti2
transaksinya dikumpulkan.
Sedangkan metode fluktuasi mencatat setiap transaksi pemakaian
kas kecil satu persatu.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 14

Kas Kecil: PT. Mitra Lestari (Lanjut)

Pada saat pengisian kembali kas kecil, yaitu


pada tanggal 16 Februari, metode imprest mendebet akun macam2
beban sebesar total pengeluaran kas kecil selama 2 minggu,
yaitu Rp. 1.1juta & mengkredit akun Kas sebesar jumlah yg sama.
Sedangkan metode fluktuasi mendebet akun kas kecil sebesar Rp.
1.5juta (yaitu sebesar pengisian pertama kali) &
mengkredit akun kas sebesar jumlah yg sama.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 15

Kas Kecil: PT. Mitra Lestari (Lanjut)

Pada saat pengisian kembali kas kecil, yaitu pada tanggal 16 Februari,
Metode imprest
Mendebet akun macam2 beban sebesar Rp. 1.1juta (sebesar total
pengeluaran kas kecil selama 2
minggu) &
Mengkredit akun Kas
sebesar jumlah yg sama.

Sedangkan metode fluktuasi


Mendebet akun kas kecil
Mengkredit akun kas

Powered by HarukaEdu.com

sebesar Rp. 1.5juta (sebesar


pengisian pertama kali) &
sebesar jumlah yg sama.

- 1507PAK11-

Hal 16

Kas Kecil: PT. Mitra Lestari (Lanjut)

Tgl.
2012
Feb 1
4
10
12
16
17
25
Maret 1

Keterangan
Pembentukan kas kecil
Pembelian materai & perangko
Membayar beban perbaikan kendaraan
Membeli bensin, solar & minyak
Pengisian kembali kas kecil
Membayar beban perbaikan gedung
Membeli Perlengkapan kantor sebesar
Pengisian kembali kas kecil
Saldo

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Metode
Imprest
Fluktuasi
1.500.000
1.5000.000
(225.000)
(225.000)
(600.000)
(600.000)
(275.000)
(275.000)
1.100.000
1.500.000
(850.000)
(850.000)
(450.000)
(450.000)
1.300.000
1.500.000
1.500.000
2.100.000

Hal 17

Kas Kecil: PT. Mitra Lestari (Lanjut)

Demikian pula, pada tanggal 1 Maret 2012


Metode imprest
Mendebet akun macam2 beban
sebesar Rp. 1.3juta (jumlah
pengeluaran kas kecil selama 2
minggu) &
Mengkredit akun Kas
sebesar 1.3juta
Sedangkan metode fluktuasi
Mendebet akun Kas kecil tetap
sebesar Rp. 1.5juta &
Mengkredit akun kas
sebesar Rp. 1.5juta
Saldo kas pada tanggal 1 Maret 2012,
sesaat setelah pengisian kembali kas kecil, akan terlihat berbeda jika
digunakan metode imprest & metode fluktuasi,
seperti terlihat dalam daftar di atas.
Jika digunakan metode
a. Imprest: saldo kas pada saat itu
sebesar Rp. 1.5juta,
b. Fluktuasi: saldo kas kecil
sebesar Rp. 2.1juta.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 18

Part2: Selisih Kas

Selisih Kas: Cash Opname

Kas merupakan aset perusahaan yg,


1. ukurannya kecil tetapi memiliki nilai yg relatif besar
dibandingkan dgn aset lain yg dimiliki perusahaan.
2. sangat mudah diselewengkan.

Utk meminimalkan terjadinya kecurangan atas pengelolaan kas,


setiap perusahaan harus secara berkala melakukan cash-opname,
yaitu menghitung fisik kas (kecil) & membandingkannya dgn saldo kas
(kecil) yg ada dalam buku besar.
Dalam proses cash-opname sering kali ditemukan selisih kas,
yaitu jumlah kas secara fisik tidak sama dgn jumlah kas dalam buku
besar.
Perbedaan jumlah kas tersebut dapat berupa selisih kurang maupun
selisih lebih.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 20

Selisih Kas: Cash Opname (Lanjut)

Jika jumlah kas secara fisik lebih


a. kecil dibandingkan jumlah kas menurut buku besar: Selisih Kurang
b. besar dibandingkan jumlah kas menurut buku besar: Selisih Lebih
Terjadinya selisih kas tersebut dapat disebabkan oleh berbagai hal.
Bisa karena ketidaktelitian kasir atau juga karena kecurangan.
Tetapi apapun penyebabnya, selisih tersebut harus dicatat & diakui
serta dilaporkan,
selisih kas tersebut harus ditampung dalam akun selisih kas.
Jika cash-opname dilakukan secara rutin, maka kemungkinan
ditemukannya selisih kas,
baik selisih kurang maupun selisih lebih juga akan semakin sering.
Jika setiap perbedaan tersebut dicatat, maka akun selisih kas akan
selalu berubah saldonya.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 21

Selisih Kas: Cash Opname (Lanjut)

Jika pada akhir tahun akun selisih kas bersaldo debet,


maka hal itu menjadi bagian dari beban yg akan mengurangi laba
usaha perusahaan pada tahun bersangkutan.
Sebaliknya, jika pada akhir tahun akun selisih kas bersaldo kredit,
maka hal itu menjadi bagian dari pendapatan yg akan menambah
laba usaha perusahaan pada periode bersangkutan.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 22

Selisih Kas: Ilustrasi

# Ilustrasi berikut akan membantu anda memperjelas tentang pencatatan


perbedaan Kas menurut buku besar & secara fisik.
PT. Bangun Negri memiliki beberapa kasir yg bertugas melakukan
berbagai
pembayaran tunai dalam jumlah kecil tetapi sering terjadi.
Secara rutin, internal auditor perusahaan melakukan cash-opname pada
kasir2 perusahaan.
Pada akhir bulan Oktober 2012,
menurut buku besar Kas Kecil berjumlah Rp. 11.77juta
tetapi ketika dilakukan cash-opname, hanya ditemukan uang tunai sebesar
Rp. 11.71juta.
Pada akhir bulan November 2012, menurut buku besar kas kecil
perusahaan berjumlah Rp. 16.63juta.
Tetapi ketika dilakukan cash-opname malah ditemukan uang tunai sebesar
Rp. 16.68juta.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 23

Selisih Kas: Ilustrasi (Lanjut)

Karena akhir Oktober 2012,


terjadi selisih kurang atas kas perusahaan sebesar Rp. 60ribu,
maka atas temuan ini dibuat jurnal penyesuaian sebagai berikut:
31/10/2012 Selisih Kas
Kas

60.000
60.000

Karena pada akhir bulan November 2012,


terjadi selisih kas perusahaan sebesar Rp. 50ribu,
maka atas temuan ini dibuat jurnal penyesuaian sebagai berikut:
31/10/2012 Kas

50.000

Selisih Kas

50.000

Jika sampai akhir periode akuntansi saldo akun selisih kas tetap bersaldo,
1. Debet, maka selisih kas tersebut menjadi bagian dari beban yg akan
mengurangi laba perusahaan pada periode bersangkutan.
2. Kredit, maka selisih kas tersebut menjadi bagian dari pendapatan yg akan
menambah laba perusahaan pada periode bersangkutan.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 24

Selisih Kas: Rekonsiliasi Bank

Jika perusahaan menyimpan dananya di bank,


setiap bulan pihak bank pasti akan mengirimkan laporan mengenai
arus keluar masuknya dana perusahaan selama satu bulan beserta
saldo akhirnya dalam bentuk akun/rekening koran.
Walaupun perusahaan menerima akun/rekening koran,
perusahaan harus selalu mencatat & mengetahui arus keluar masuknya
dana yg disimpan di Bank.
Sering kali terjadi selisih antara saldo kas menurut,
catatan akuntan perusahaan (di buku besar perusahaan) & saldo kas
menurut akun/rekening koran bank.
Jika terjadi selisih, maka harus dicari penyebabnya supaya saldonya sama.
Rekonsiliasi bank
Defn: Daftar yg berisi penyebab perbedaan selisih saldo kas menurut
catatan,
1. Perusahaan &
2. Bank.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 25

Rekonsiliasi Bank: Penyebab Perbedaan

Secara umum terdapat beberapa hal yg menjadi penyebab perbedaan


antara saldo kas menurut: perusahaan & bank, yaitu:
1. Setoran dalam perjalanan (cash in transit). Defn:
Uang yg telah diterima perusahaan tetapi karena berbagai hal belum dapat
dikirimkan & belum diakui sebagai setoran oleh bank.
Jadi, oleh perusahaan sudah terlanjur dicatat sebagai penerimaan kas,
tetapi oleh bank belum dicatat/diakui.

2. Cek yg Beredar (outstanding check). Defn:


Cek yg telah dikeluarkan perusahaan utk membayar sesuatu tetapi
sampai pada tanggal laporan posisi keuangan belum dicairkan oleh
pemegangnya.
Itu berarti oleh perusahaan telah terlanjur diakui sebagai pengeluaran
kas,
tetapi oleh pihak bank belum dicatat & diakui sebagai pengeluaran kas.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 26

Rekonsiliasi Bank: Penyebab Perbedaan (Lanjut)

3. Cek Kosong (Blank Check). Defn:


Cek yg telah diterima perusahaan & terlanjur diakui sebagai penerimaan
perusahaan tetapi
pada saat dicairkan ternyata dananya tidak ada atau kurang.
Pada saat cek itu diterima, oleh karena perusahaan sudah terlanjur diakui
sebagai penerimaan kas,
tetapi setelah memperoleh kepastian bahwa cek tersebut tidak ada
dananya harus dikurangkan dari kas perusahaan.

4. Penagihan oleh Bank yg belum diketahui perusahaan.


Bank biasanya menyediakan jasa penagihan utk nasabahnya.
Jika suatu bank melakukan penagihan utk nasabahnya & berhasil,
biasanya nasabah baru mengetahuinya setelah menerima rekening koran.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 27

Rekonsiliasi Bank: Penyebab Perbedaan (Lanjut)

5. Jasa Giro. Defn:


Bunga yg diberikan kepada nasabah bank atas simpanan uangnya di suatu
bank.
Perusahaan baru mengetahuiya setelah menerima rekening koran.

6. Bunga & Administrasi. Defn:


Beban bunga & administrasi yg dikenakan karena menggunakan fasilitas
perbankan tertentu.
Perusahaan baru mengetahui setelah memeriksa rekening koran.
7. Kesalahan2. Defn:
Berbagai kesalahan yg dibuat oleh kedua belah pihak yg mungkin terjadi.
Baik kesalahan yg dibuat oleh karyawan
a. Perusahaan maupun
b. Bank.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 28

Rekonsiliasi Bank: Ilustrasi

# Ilustrasi berikut dapat memperjelas pemahaman mengenai metode penyusunan


rekonsiliasi bank diatas
PT. DoReMi menyimpan dananya di Bank Dana Asia (BDA) cabang jak-Sel.
Pada awal bulan Februari 2012, saat menerima rekening koran dari Bank
dana Asia,
akuntan perusahaan melihat perbedaan antara saldo kas di bank menurut
catatannya dgn saldo kas menurut akun/rekening Koran.
Menurut catatannya, saldo kas pada akhir Januari 2012 adalah Rp.
45.5juta,
sedangkan menurut Rekening Koran Bank Dana Asia adalah Rp. 54.4juta.
Setelah ditelusuri, akuntan perusahaan menemukan beberapa informasi
tambahan yg terkait dgn perbedaan saldo tersebut, yaitu:
1. Setoran kas ke bank pada tgl. 31 Januari 2012 sore sebesar Rp. 15.2juta
belum dicatat oleh bank.
2. Tagihan PT. DoReMi kepada PT. KLM di Surabaya sebesar Rp. 9.6juta yg
dilakukan BDA telah berhasil & PT. DoReMi belum mengetahuinya.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 29

Rekonsiliasi Bank: Ilustrasi (Lanjut)

3. Pendapatan bunga bank sebesar Rp. 1.2juta belum dicatat oleh PT. DoReMi.
4. Beban administrasi bank sebesar Rp. 300ribu belum dicatat PT. DoReMi.
5. Cek yg diterima PT. DoReMi pada tgl. 25 Januari yg lalu dari PT. DingDong
sebesar Rp. 4juta ternyata tidak ada dananya.
6. Cek yg telah dikeluarakan PT. DoReMi pada akhir bulan Januari yg lalu
sebesar Rp. 13.6juta ternyata oleh pemegangnya belum dicairkan.
7. Cek sebesar Rp. 7.5juta yg diterima PT. DoReMi dari PT. MiFaSol,
sebagai pembayaran piutang pada bulan Januari yg lalu,
dicatat oleh akuntan PT. Doremi sebesar Rp. 2.5juta.
8. Cek sebesar Rp. 3.5juta yg,
dikeluarkan PT. DoReMi pada pertengahan Januari yg lalu utk membayar
beban perbaikan kendaraan,
oleh akuntan perusahaan dicatat sebesar Rp. 2.5juta.
Berdasarkan data tersebut, jika dibuat rekonsialiasi bank akan menghasilkan
perhitungan seperti berikut:
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 30

Rekonsiliasi Bank: Ilustrasi (Lanjut)

Saldo Kas menurut perusahaan


Ditambah:
- Penagihan piutang oleh Bank
- Pendapatan bunga
- Kesalahan pencatatan
Dikurangi:
- Beban adminisrasi bank
- Cek kosong
- Kesalahan pencatatan
Saldo yg benar

45.500.000
9.600.000
1.200.000
5.000.000

300.000
4.000.000
1.000.000

Saldo Kas menurut Bank


Ditambah:
- Setoran dalam perjalanan
Dikurangi:
- Cek beredar
Saldo yg benar
Powered by HarukaEdu.com

15.800.000

(5.300.000)
56.000.000
54.400.000

- 1507PAK11-

15.200.000

15.200.000

13.600.000

(13.600.000)
56.000.000
Hal 31

Rekonsiliasi Bank: Ilustrasi (Lanjut)

Itu berarti saldo yg benar,


baik menurut perusahaan maupun menurut bank, adalah Rp. 56juta.
Setelah diketahui saldo yg benar, maka harus dibuat Jurnal Penyesuaian
berdasarkan perhitungan di atas.
Utk membuat ayat jurnal penyesuaian, cukup diperhatikan sisi perusahaan
saja.
Dari kasus tersebut, maka ayat jurnal penyesuaian yg diperlukan yaitu:

a. Mencatat penagihan piutang perusahaan yg dilakukan oleh bank:


Kas

9.600.000
Piutang

9.600.000

b. Utk mencatat penerimaan pendapatan dari simpanan giro bank:


Kas
1.200.000
Pendapatan bunga bank
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

1.200.000
Hal 32

Rekonsiliasi Bank: Ilustrasi (Lanjut)

c. Koreksi atas kesalahan pencatatan penerimaan cek:


Kas
Piutang

5.000.000

d. Mencatat gagalnya pencairan cek akibat tidak ada dana:


Piutang
4.000.000
Kas

5.000.000

4.000.000

e. Koreksi atas kesalahan pembayaran beban perbaikan kendaraan dgn cek:


Beban perbaikan kendaraan
1.000.000
Kas
1.000.000

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 33

Arus Kas: Kas

Kas. Defn:
Alat pembayaran yg dimiliki & siap digunakan utk investasi maupun
menjalankan operasi perusahaan setiap saat dibutuhkan.
Karena itu, kas mencakup semua alat pembayaran yg dimiliki
perusahaan yg disimpan di perusahaan maupun di bank & siap
digunakan.
Kas berfungsi utk,
membayar semua aktivitas yg dilakukan perusahaan, baik dalam
operasi sehari-hari maupun utk investasi.
Karena itu, alat pembayaran dalam jumlah & waktu yg tepat akan
sangat bermanfaat (positif) bagi perusahaan.
Kekurangan uang akan menyebabkan perusahaan tidak dapat
membiayai berbagai aktivitas operasi & investasi.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 34

Arus Kas: Kas (Lanjut)

Aktivitas yg akan terganggu,


a. Pembelian & pembayaran bahan baku,
b. Pembayaran beban: tenaga kerja & yg lain.
Demikian pula,
jika perusahaan ingin melakukan investasi dalam saham, gedung,
mesin, atau tanah,
aktivitas tersebut tidak akan dapat dilakukan dgn baik.
Sebaliknya, kelebihan uang pada suatu saat, atau
melebihi kebutuhan perusahaan, akan menyebabkan terlalu banyak
uang yg menganggur/idle,
padahal seharusnya uang tersebut dapat dikelola secara lebih
optimal lagi utk kepentingan perusahaan.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 35

Arus Kas: Kas (Lanjut)

Karena itu,
sangat penting bagi perusahaan utk memiliki kas dalam jumlah &
waktu yg tepat agar
kas tersebut dapat digunakan secara optimal tanpa mengganggu
operasi perusahaan.
Utk kepentingan itulah perlu dibuat suatu laporan sebagai
alat pengendali keluar masuknya uang tunai yg dimiliki
perusahaan.
Laporan Arus Kas. Defn:
Suatu laporan tentang aktivitas penerimaan & pengeluaran kas
perusahaan selama suatu periode tertentu,
beserta penjelasan tentang sumber2 penerimaan & pengeluaran kas
tersebut.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 36

Arus Kas: Sumber

Setiap sumber
1. Penerimaan kas: harus selalu dibuat rinciannya tentang seberapa
banyak uang yg diperoleh dari setiap sumber tersebut .
2. Pengeluaran
Harus dapat dibuat rinciannya tentang seberapa banyak uang yg,
a. diperoleh dari setiap sumber tersebut.
b. dibutuhkan utk aktivitas tersebut.

Dari perbedaan jumlah & waktu aliran dana yg diterima serta


aliran dana keluar akan terlihat tingkat keseimbangan antara
keduanya.
Jadi, pada bagian akhir dari laporan arus kas dapat diketahui
jumlah kas yg dimiliki oleh perusahaan beserta
sumber perolehan & penggunaaanya.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 37

Arus Kas: Tujuan

Secara umum tujuan dibuatnya laporan arus kas adalah:


Menilai kemampuan perusahaan,
1. menghasilkan arus kas bersih masa depan.
2. memenuhi kewajibannya, membayar dividen & kebutuhannya utk
pendanaan internal.
Menilai
3. alasan perbedaan antara laba bersih & penerimaan serta
pembayaran kas yg berkaitan.
4. pengaruh posisi keuangan suatu perusahaan,
dari transaksi investasi & pendanaan kas &
non kas nya selama suatu periode tertentu.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 38

Arus Kas: Aliran Kas

Semua informasi yg berkaitan dgn aliran kas,


kas masuk & kas keluar perusahaan pada suatu periode itulah yg
dijadikan alasan dibuatnya laporan arus kas.
Q: Apa dasar tujuan dibuatnya laporan arus kas?
A: Utk memberikan informasi yg relevan tentang penerimaan & pengeluaran
kas perusahaan selama satu periode tertentu.
Diharapkan berdasarkan informasi tersebut,
perusahaan dapat membuat keputusan antisipatif dimasa mendatang
tentang berbagai hal yg berkaitan dgn aliran kas tersebut.
Berbagai pernyataan tentang kas harus dijawab dari laporan arus kas.
Misalnya:
a. Dari mana asal uang kas selama periode tersebut & berapa besarnya.
Berapakah
b. Uang kas yg dipergunakan selama periode tersebut & utk apa.
c. Perubahan saldo kas selama periode tersebut.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 39

Part3: Laporan Arus Kas

Format Laporan: Aktivitas Utama

Format Laporan Arus Kas


Walaupun terdapat begitu banyak aktivitas yg dilakukan suatu
perusahaan dgn
berbagai keunikan produknya secara umum semua aktivitas
perusahaan dapat dikelompokan ke dalam 3 kelompok aktivitas
utama
berkaitan dgn penyusunan laporan arus kas.
Ke 3 kelompok aktivitas utama tersebut:
1. Aktivitas Operasi. Defn:
Berbagai aktivitas yg berkaitan dgn upaya perusahaan utk menghasilkan
produk sekaligus semua upaya yg terkait dgn menjual produk tersebut.
Artinya semua aktivitas yg berkaitan dgn upaya utk memperoleh laba
usaha dimasukkan dalam kelompok ini.
Karena itu dalam aktiviats ini tercakup beberapa aktivitas utama, yaitu:
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 41

Format Laporan: Aktivitas Utama (Lanjut)

a. Penjualan produk perusahaan. Defn:


Penjualan tunai atas semua produk yg menjadi sumber penghasilan
perusahaan.
Utk perusahaan
1) Jasa adalah jasa yg dijual perusahaan tersebut.
2) Dagang adalah barang yg dijual belikan perusahaan tersebut.
3) Manufaktur adalah barang yg di produksi & dijual perusahaan
tersebut.
Penjualan produk ini akan menghasilkan penerimaan bagi
perusahaan.
b. Penerimaan piutang. Defn:
Penerimaan yg berasal dari penjualan kredit yg dilakukan perusahaan.
Penjualan kredit akan menghasilkan piutang, & pada saat piutang
tersebut dibayarkan akan menyebabkan penerimaan piutang bagi
perusahaan.
Hal 42

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Format Laporan: Aktivitas Utama (Lanjut)

c. Pendapatan dari sumber di luar usaha utama. Defn:


Pendapatan diluar penjualan produk perusahaan,
penjualan diluar produk utama perusahaan akan mengakibatkan
penerimaan kas bagi perusahaan.
d. Pembelian bahan baku atau barang dagang. Defn:
Aktivitas pembelian bahan utama suatu produk yg dihasilkan
perusahaan manufaktur
sementara itu pembelian barang dagang adalah barang yg
dibeli oleh perusahaan dagang utk dijual kembali.
Pembelian bahan baku atau barang dagang secara tunai adalah
aktivitas pengeluaran kas.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 43

Format Laporan: Aktivitas Utama (Lanjut)

Pembayaran,
e. beban tenaga kerja. Defn:
Semua pembayaran upah orang yg terlibat secara langsung dalam
proses produksi,
pembayaran upah tenaga kerja merupakan aktivitas pengeluaran
kas bagi perusahaan.
f. beban2 overhead. Defn:
Pembayaran semua beban produksi selain beban tenaga kerja & beban
bahan baku.
Beban yg tercakup dalam kelompok ini adalah semua beban
1) Bahan penolong,
2) Tenaga kerja penolong &
3) Pabrikasi lainnya.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 44

Format Laporan: Aktivitas Utama (Lanjut)

Pembayaran beban overhead,


Merupakan keluaran kas bagi perusahaan, kecuali
beban penyusutan, penyusutan gedung pabrik.
g. beban2 pemasaran. Defn:
Pembayaran semua aktivitas distribusi produk perusahaan sejak dari
gudang perusahaan hingga ke tangan konsumen.
Aktivitas pembayaran beban pemasaran merupakan aktivitas
pengeluaran kas bagi perusahaan.
h. beban administrasi & umum. Defn:
Aktivitas pembayaran operasi kantor & umum.
Pembayaran semua beban administrasi & umum merupakan aktivitas
pengeluaran kas bagi perusahaan.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 45

Format Laporan: Aktivitas Utama (Lanjut)

Aktivitas,
2. Investasi. Defn:
Berbagai aktivitas yg terkait dgn pembelian & penjualan harta
perusahaan yg
dapat menjadi sumber pendapatan perusahaan,
Seperti: pembelian & penjualan gedung, tanah, mesin, kendaraan,
pembelian obligasi atau saham perusahaan lain.
3. Keuangan. Defn:
Semua aktivitas yg berkaitan dgn upaya utk mendukung operasi
perusahaan dgn
menyediakan kebutuhan dana dari berbagai sumbernya beserta
konsekuensinya.
Contoh: surat utang, penerbitan obligasi, penerbitan saham baru,
pembayaran dividen, pelunasan utang.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 46

Format Laporan: Aktivitas Utama (Lanjut)

Secara umum aktivitas keuangan dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu:


1. Perolehan modal dari pemilik & kompensasinya berupa pengembalian
atas & dari investasi mereka.
2. Pinjaman uang dari kreditor & pembayaran kembali utang yg
dipinjam.
Jadi dari ke 3 jenis kelompok aktivitas tersebut jika diringkas masing2
kelompok aktivitas
memiliki sumber penerimaan & pengeluaran kas sebagai berikut:
No Sumber Aliran Kas
Penerimaan
1. Aktivitas Operasi
Penjualan Produk
Pendapatan Lain2

Powered by HarukaEdu.com

Pengeluaran
Pembelian Bahan/Barang Dagang
a. Pembayaran Beban Tenaga Kerja
b. Pembayaran Beban Overhead
c. Pembayaran Beban Pemasaran
d. Pembayaran Beban Adm. & Umum

- 1507PAK11-

Hal 47

Format Laporan: Aktivitas Utama (Lanjut)

No Sumber Aliran Kas


Penerimaan
2. Aktivitas Investasi
Penjualan gedung

3. Aktivitas Keuangan

Powered by HarukaEdu.com

Pengeluaran
Pembelian/pembangunan
gedung
Penjualan mesin
Pembelian mesin
Penjualan kendaraan
Pembelian kendaraan
Penjualan tanah
Pembelian tanah
Penjualan surat berharga Pembelian surat berharga
Dan lain2
Dan lain2
Penerbitan Saham
Pembayaran Dividen
Pelunasan
Penjualan Obligasi
Obligasi/Promes/Wesel
Penerbiatan promes /
Dan lain2
Wesel
Dan lain2

- 1507PAK11-

Hal 48

Format Laporan: Aktivitas Utama (Lanjut)

Berdasarkan pengelompokan sumber penerimaan & pengeluaran kas


tersebut, laporan arus kas dapat disusun.
Setiap unsur dari masing2 kelompok sumber tersebut akan..
mempengaruhi penerimaan & pengeluaran kas perusahaan selama
suatu periode.

Sedangkan format umum dalam menyusun laporan arus kas adalah


sebagai berikut:

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 49

Format Laporan: Format Umum

Aktivitas Operasi
Penjualan produk,
Pendapatan lain2

Aktivitas Investasi
Penjualan aset tetap,
Penj. Surat berharga,
Pelunasan pinjaman
dr kesatuan lain

Aktivitas Keuangan
Penerbitan modal
saham,
Penerbitan surat
utang & obligasi

Arus masuk

Arus masuk

KAS
Arus keluar

Arus keluar
Aktivitas Operasi
Pembelian bahan/
barang dagang,
Biaya tenaga kerja,
Biaya overhead,
Biaya operasi.

Powered by HarukaEdu.com

Aktivitas Investasi
Pembelian aset
tetap,
Pembelian surat
berharga,
Pinjaman kepada
kesatuan lain.
- 1507PAK11-

Aktivitas Keuangan
Pembayaran dividen,
Pembayaran surat
utang/obligasi

Hal 50

Format Laporan: Aktivitas Operasi

Kas yg berasal dari atau digunakan utk:


Aktivitas OperasiXXX
Aktivitas InvestasiXXX
Aktivitas Keuangan .XXX
Kenaikan (penurunan) bersih kas & setara kas....XXX
Saldo kas pada awal tahun ...XXX
Saldo kas pada akhir tahun ...XXX

Dari aktivitas operasi,


jika penerimaan kas yg berasal dari pendapatan melebihi besarnya
beban yg dikeluarkan sehingga menghasilkan laba,
maka laba usaha tersebut menjadi sumber penerimaan kas.
Sedangkan jika selisih antara pendapatan & beban yg dikeluarkan
lebih besar bebannya sehingga menghasilkan rugi usaha,
maka rugi usaha tersebut akan menjadi sumber pengeluaran kas
selama periode tersebut.
Hal 51
- 1507PAK11Powered by HarukaEdu.com

Format Laporan: Aktivitas Operasi (Lanjut)

Sedangkan aktivitas penjualan aset tetap maupun surat berharga yg


lain akan menjadi sumber penerimaan kas.
Sebaliknya aktivitas pembelian aset tetap maupun surat berharga yg
lain akan menjadi sumber pengeluaran kas.
Penerbitan saham baru, obligasi, surat utang akan menjadi sumber
penerimaan kas bagi perusahaan tersebut.
Sedangkan pembayaran dividen, pelunasan surat utang maupun
obligasi
akan menjadi sumber pengeluaran kas bagi perusahaan selama
periode tersebut.
Jadi, pada dasarnya penyusunan laporan arus kas perusahaan,
dapat dilakukan dgn melihat akun kas di buku besar perusahaan.
Dan dari akun kas tersebut lalu akan terlihat arus kas masuk & arus
kas keluar perusahaan.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 52

Format Laporan: Aktivitas Operasi (Lanjut)

Sisi,
1. Debet akun kas: merupakan arus kas masuk perusahaan &
2. Kredit: merupakan arus kas keluar perusahaan.
Dari setiap transaksi kas masuk & kas keluar,
yg tercantum dalam akun kas, harus ditambah lagi dgn
informasi tentang dari mana sumber penerimaan & pengeluaran
kas tersebut.
Karena itu, dari setiap rekaman data tersebut perlu ditambah lagi
dgn berbagai informasi penunjang lainnya.
Informasi ini dapat diketahui dari akun2 lain dalam buku besar.
Tabel pengelompokan sumber penerimaan & pengeluaran kas juga
dapat membantu memberikan gambaran
mengenai aktivitas2 yg menjadi sumber penerimaan &
pengeluaran kas perusahaan.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 53

Part4: Metode Penyusunan

Metode Penyusunan: Laporan Arus Kas

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya,


arus kas yg terjadi dalam perusahaan dibagi ke dalam 3 kelompok
sumber kas, yaitu aktivitas
1. Operasi,
2. Investasi &
3. Keuangan.
Secara umum terdapat 2 metode dalam menyusun laporan arus kas:
Metode,
1. Langsung &
2. Tidak langsung,
baik metode langsung maupun metode tidak langsung membagi sumber
penerimaan & pengeluaran kas perusahaan
ke dalam 3 kelompok sumber kas.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 55

Metode Penyusunan: Laporan Arus Kas (Lanjut)

Metode,
1. langsung. Defn:
Metode penyusunan Laporan Arus Kas dimana dirinci aliran masuk kas dari
aktivitas2 operasi & aliran keluar kas dari aliran aktivitas2 operasi.
Metode langsung menghitung saldo kas operasi melalui selisih antara
kas masuk dari pendapatan usaha & kas keluar utk beban usaha
perusahaan.
Sedangkan arus kas dari aktivitas investasi & aktivitas keuangan dihitung
dgn mencari selisih antara
arus kas masuk & arus kas keluar pada masing2 kelompok sumber kas
tersebut.
Arus kas bersih dari masing2 kategori dijumlahkan utk menghasilkan arus
kas bersih total,
yg kemudian ditambahkan dgn saldo kas pada awal periode sehingga
menghasilkan saldo kas pada akhir periode tersebut.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 56

Metode Penyusunan: Laporan Arus Kas (Lanjut)

2. tidak langsung. Defn:


Metode penyusunan Laporan Arus Kas dimana dibuat rekonsiliasi antara
laba yg dilaporkan dgn aliran kas.
Metode tidak langsung dimulai dgn laba bersih usaha & mengubahnya
menjadi arus kas bersih dari aktivitas operasi.
Sedangkan arus kas dari aktivitas investasi & aktivitas keuangan dihitung
dgn
mencari selisih antara arus kas masuk & arus kas keluar pada masing2
kelompok sumber kas tersebut.
Arus kas bersih masing2 kategori lalu dijumlahkan utk menghasilkan arus
kas bersih total,
yg kemudian ditambahkan dgn saldo kas pada awal periode utk
menghasilkan saldo kas pada akhir periode tersebut.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 57

Metode Penyusunan: Laporan Arus Kas (Lanjut)

Suatu perusahaan,
harus memilih salah satu metode diantara kedua metode yg dapat
digunakan tersebut.
Metode apapun yg digunakan akan menghasilkan arus kas yg sama,
baik pada masing2 kategori maupun saldo kas pada akhir periode
akuntansi bersangkutan.

Metode Langsung

Metode Tidak Langsung


Aktivitas Operasi

Aktivitas Operasi
+

Kas yg diterima dari aktivitas


operasi

Laba bersih

Kas yg dikeluarkan utk aktivitas


operasi

Penyesuaian terhadap laba


bersih

Kas bersih & aktivitas operasi

Kas bersih & aktivitas operasi

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 58

Metode Penyusunan: Laporan Arus Kas (Lanjut)

Aktivitas Investasi

Aktivitas Investasi
+

Kas yg diterima dari aktivitas


investasi

Kas yg diterima dari aktivitas


investasi

Kas yg dikeluarkan utk aktivitas


investasi

Kas yg dikeluarkan utk aktivitas


investasi

Kas bersih & aktivitas investasi

Kas bersih & aktivitas investasi

Aktivitas Keuangan

Aktivitas Keuangan
+

Kas yg diterima dari aktivitas


keuangan

Kas yg diterima dari aktivitas


keuangan

Kas yg dikeluarkan utk aktivitas


keuangan

Kas yg dikeluarkan utk aktivitas


keuangan

Kas bersih & aktivitas keuangan

= Kas bersih & aktivitas keuangan


Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 59

Metode Penyusunan: Ilustrasi

# Ilustrasi berikut ini mungkin dapat memperjelas pemahaman tentang


metode penyusunan laporan arus kas di atas
PT. LaSiDo,
sebuah perusahaan konsultan yg berlokasi di Jakarta,
pada awal tahun 2013 menyajikan laporan keuangan tahun 2012
sebagai berikut

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 60

Metode Penyusunan: Ilustrasi (Lanjut)

Laporan Posisi Keuangan


Aset:
Kas
Piutang
Aset tetap
Akumulasi penyusutan aset tetap
Total Aset
Kewajiban & Ekuitas:

Utang usaha
Obligasi
Modal saham
Laba ditahan
Total Kewajiban/Passiva

Powered by HarukaEdu.com

1 Jan 2012

31 Des 2012

215.000.000
200.000.000
100.000.000
(15.000.000)
500.000.000

330.000.000
225.000.000
175.000.000
(30.000.000)
700.000.000

100.000.000
150.000.000
200.000.000
50.000.000
500.000.000

150.000.000
250.000.000
200.000.000
100.000.000
700.000.000

- 1507PAK11-

Hal 61

Metode Penyusunan: Ilustrasi (Lanjut)

Pada tahun 2012,


Perusahaan menerbitkan lagi obligasi senilai Rp. 100juta sehingga
total nilai obligasi yg beredar sebesar Rp. 250juta.
Juga terjadi kenaikan nilai total aset tetap dari Rp. 100juta pada
awal tahun 2012 menjadi Rp. 175juta pada akhir tahun 2012.
Kenaikan tersebut terjadi karena perusahaan membeli sebidang
tanah seharga Rp. 75juta.

Jika dari laporan keuangan tersebut kemudian dibuat laporan arus kas
perusahaan, maka laporannya akan menjadi sebagai berikut:

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 62

Metode Penyusunan: Ilustrasi (Lanjut)

Laporan Arus Kas (Metode Langsung)


Kas yg diterima dari pendapatan
Kas yg dibayarkan utk beban
Laba Sebelum pajak
Kas yg dibayarkan utk pajak
Kas bersih dari aktivitas operasi
Arus Kas dari aktivitas Investasi:
Pembelian tanah
Arus Kas dari aktivitas keuangan:
Kenaikan obligasi
Dividen tunai
Kas pada 1 Januari 2012
Kas pada 31 Desember 2012

Powered by HarukaEdu.com

475.000.000
(285.000.000)
190.000.000
(25.000.000
165.000.000
(75.000.000)
100.000.000
(75.000.000)
215.000.000
330.000.000

- 1507PAK11-

Hal 63

Metode Penyusunan: Ilustrasi (Lanjut)

Dari laporan laba rugi,


diketahui bahwa pendapatan yg diterima perusahaan adalah Rp.
500juta.
Tetapi dari total pendapatan tersebut tidak semuanya merupakan
pendapatan tunai.
Hal ini terlihat dari kenaikan jumlah piutang di laporan posisi
keuangan sebesar Rp. 25juta (pada awal tahun sebesar Rp. 200juta
& pada akhir tahun menjadi Rp. 225juta).
Karena itu, kas yg masuk perusahaan yg berasal dari pendapatan
usaha adalah Rp. 475juta (pendapatan total dikurangi kenaikan
piutang) = Rp. 500juta Rp. 25juta).
Sementara beban usaha perusahaan di laporan laba rugi tercatat
sebesar Rp. 350juta.
Tetapi dari seluruh beban usaha tersebut tidak seluruhnya merupakan
beban yg mengeluarkan kas selama periode tersebut.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 64

Metode Penyusunan: Ilustrasi (Lanjut)

Hal ini terlihat dari kenaikan jumlah utang usaha di laporan posisi
keuangan sebesar Rp. 50juta (pada awal tahun sebesar Rp. 100juta
& menjadi Rp. 150juta pada akhir tahun).
Disamping itu juga terdapat beban usaha yg tidak mengeluarkan kas,
yaitu
beban penyusutan sebesar Rp. 15juta.
Karena itu beban usaha yg mengeluarkan kas pada periode
tersebut hanya sebesar Rp. 285juta
(beban usaha total Rp. 285juta dikurangi kenaikan utang usaha
dikurangi beban penyusutan = Rp. 350juta Rp. 50juta Rp.
15.juta).
Pendapatan tunai sebesar Rp. 475juta dikurangi beban usaha tunai
sebesar Rp. 285juta akan menghasilkan laba tunai sebesar Rp.
190juta.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 65

Metode Penyusunan: Ilustrasi (Lanjut)

Laba usaha tunai ini bila dikurangi dgn kas yg dikeluarkan utk pajak
Rp. 25juta akan
menghasilkan kas bersih yg berasal dari aktivitas operasi sebesar
Rp. 165juta.

Sedangkan dari aktivitas investasi,


perusahaan hanya melakukan satu transaksi investasi selama periode
tersebut, yaitu pembelian tanah seharga Rp. 75juta.
Pembelian tanah secara tunai ini jelas merupakan aktivitas
pengeluaran kas pada periode tersebut.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 66

Metode Penyusunan: Aktiviitas Keuangan

Aktivitas keuangan mencatat 2 transaksi, yaitu


1. penambahan obligasi senilai Rp. 100juta yg jelas merupakan aktivitas
penerimaan kas dalam jumlah yg sama.
2. Aktivitas pembayaran dividen kepada,
pemegang saham sebesar Rp. 75juta merupakan
aktivitas pengeluaran kas utk periode bersangkutan.
Dari rincian setiap aktivitas ini,
dimana terdapat arus kas masuk & arus kas keluar,
yg kemudian di tambahkan dgn saldo kas awal Jan 2012 sebesar Rp.
215juta akan
menghasilkan saldo kas pada akhir Desember 2012 sebesar Rp.
330juta,
yg sesuai dgn saldo kas yg tercantum dalam laporan posisi keuangan
akhir tahun 2012.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 67

Metode Penyusunan: Laporan Arus Kas

Laporan Arus Kas (Metode Tak Langsung)


Laba Bersih usaha
Penyesuaian:
Kenaikan piutang
Kanaikan utang usaha
Beban penyusutan
Kas bersih dari aktivitas operasi
Arus kas dari aktivitas investasi:
Pembelian tanah
Arus kas dari aktivitas keuangan:
Kenaikan obligasi
Dividen tunai
Kas pada 1 Januari 2012
Kas pada 31 Desember 2012
Powered by HarukaEdu.com

125.000.000
(25.000.000)
50.000.000
15.000.000

40.000.000
165.000.000
(75.000.000)
100.000.000
(75.000.000)
215.000.000
330.000.000

- 1507PAK11-

Hal 68

Metode Penyusunan: Proses

Proses penyusunan laporan arus kas tersebut,


dimulai dari penambahan kas akibat aktivitas operasi yg berupa laba
usaha.
Karena laba usaha adalah selisih positif antara pendapatan (penerimaan
kas) & beban usaha (pengeluaran kas),
maka perolehan laba selama suatu periode tertentu merupakan
penambahan kas pada periode tersebut.
Dalam kasus ini, perolehan laba bersih usaha sebesar Rp. 125juta
merupakan penambahan kas pada periode tersebut.
Unsur berikutnya adalah kenaikan piutang sebesar Rp. 25juta,
yg berarti kenaikan arus kas keluar perusahaan sebesar jumlah yg sama.
Hal itu terlihat dari kenaikan jumlah piutang di laporan posisi keuangan
sebesar Rp. 25juta
(pada awal tahun sebesar Rp. 200juta & pada akhir tahun menjadi Rp.
225juta) karena piutang usaha.
Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 69

Metode Penyusunan: Proses (Lanjut)

Karena piutang usaha muncul akibat adanya penjualan secara kredit,


maka terdapat sejumlah kas yg berkurang utk dipinjamkan kepada
konsumen
yg membeli produk perusahaan tetapi belum membayar.
Sebaliknya, penurunan piutang usaha berarti terdapat sejumlah kas yg
masuk ke dalam perusahaan.
Unsur berikutnya dari aktivitas operasi adalah,
kenaikan utang usaha sebesar Rp. 50juta, yg berarti kenaikan kas sebesar
jumlah yg sama.
Hal ini terlihat dari kenaikan jumlah utang usaha di laporan posisi
keuangan sebesar Rp. 50juta
(pada awal tahun Rp. 100juta menjadi Rp. 150juta pada akhir tahun).
Utang usaha muncul akibat pembelian bahan baku, barang dagang, atau
produk lain secara kredit.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 70

Metode Penyusunan: Proses (Lanjut)

Artinya, terdapat sejumlah kas yg harus dibayarkan utk aktivitas


pembelian tersebut, tetapi belum dilakukan.
Hal ini mengakibatkan kenaikan kas dalam jumlah tersebut.
Sementara itu,
beban penyusutan aset tetap merupakan beban operasi yg tidak
mengeluarkan kas, &
laba usaha dihitung dgn menjumlahkan seluruh beban operasi yg ada
pada periode tersebut.
Jadi beban penyusutan aset tetap harus ditambahkan ke kas pada
periode bersangkutan.
Kombinasi dari unsur2 tersebut merupakan faktor penentu perubahan kas akibat
operasi perusahaan.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 71

Metode Penyusunan: Proses (Lanjut)

Sedangkan dari aktivitas investasi,


perusahaan hanya melakukan satu transaksi investasi pada periode
tersebut, yaitu
pembelian tanah senilai Rp. 75juta.
Pembelian tanah secara tunai ini jelas merupakan aktivitas
pengeluaran kas pada periode bersangkutan.
Aktivitas keuangan mencatat 2 transaksi, yaitu
1. Penambahan obligasi senilai Rp. 100juta, yg jelas merupakan
aktivitas penerimaan kas dalam jumlah yg sama.
2. Aktivitas pembayaran dividen kepada pemegang saham sebesar Rp.
75juta merupakan aktivitas pengeluaran kas utk periode tersebut.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 72

Metode Penyusunan: Proses (Lanjut)

Dari rincian setiap aktivitas tersebut,


dimana terdapat arus kas masuk & keluar,
yg kemudian ditambahkan dgn saldo kas pada awal bulan Januari
2012 sebesar Rp. 215juta akan
menghasilkan saldo kas pada akhir bulan Desember sebesar Rp.
330juta,
yg sesuai dgn saldo kas yg tercantum dalam laporan posisi
keuangan tahun 2012.

Powered by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 73

Course : Pengantar Akuntansi (1507PAK11)

online.uwin.ac.id
Associate Partners :
Powered
by HarukaEdu.com
Powered
by HarukaEdu.com

- 1507PAK11-

Hal 74