Anda di halaman 1dari 15

MENINGKATKAN PEMAHAMAN MEMBACA DENGAN MENGGUNAKAN

STRATEGI DISKUSI KELOMPOK KECIL


(Studi Eksperimen di kelas VII "MTS Nurul Amin" Samarang Garut)
BAB I
1.1

Pendahuluan
Dalam pembelajaran bahasa Inggris ada empat keterampilan utama yang harus

dikuasai oleh siswa, yaitu; mendengarkan, membaca, berbicara, dan menulis. Para
Siswa akan memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik jika mereka memahami
empat keterampilan itu. Sebagai salah satu dari empat keterampilan utama tersebut,
membaca merupakan keterampilan yang penting bagi siswa, membaca merupakan
keterampilan paling penting untuk sukses menguasai bahasa Inggris. Membaca dapat
mendukung pengembangan pengetahuan dan itu adalah memberikan kemampuan untuk
mendapatkan informasi. Selain itu, peserta didik mendapatkan banyak informasi, ide
dan juga memberikan pengetahuan yang berguna seperti memahami kalimat, struktur
kalimat dan dapat menemukan topik atau gagasan utama dari teks.
Simanjuntak (1998:4) menyatakan
Membaca pemahaman tidak hanya membaca dengan suara keras, tetapi
membaca tujukan untuk memahami arti dari kata-kata, kalimat, dan paragraf
serta hubungan pengertian antara ide-ide. Saat seorang siswa hanya membaca
keras tetapi tidak dapat memahami isi teks, itu berarti bahwa ia gagal dalam
memahami bacaan.
Di Indonesia, beberapa guru bahasa Inggris masih menggunakan metode
tradisional atau konvensional untuk mengajar membaca. Metode konvensional biasanya
membuat Pelajar bosan karena metode ini monoton dan siswa tidak atau diskusi aktif,
sehingga membuat peserta didik bosan. Misalnya, guru memberikan teks kepada siswa,
dan kemudian meminta mereka untuk membacanya dalam rangka membangun
pemahaman mereka dan menunjukkan kesimpulan dari apa yang telah mereka baca.
Akibatnya, mereka tidak melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan, kebanyakan
dari mereka gagal dalam memahami teks. Hal ini terjadi ketika guru memberikan
beberapa pertanyaan berdasarkan teks, jawaban mereka berbeda dengan pertanyaan.
Kadang-kadang Pelajar tidak tahu bagaimana mengucapkan kata, intonasi, ketika
mereka harus berhenti untuk bernafas, jeda lagi, menekankan suku kata,
menghubungkan kata-kata dan kecepatan. Kemudian, mereka juga tidak memiliki

penguasaan kosakata yang cukup serta latar belakang pengetahuan dengan kata lain.
Jadi, mereka tidak mengerti apa yang mereka baca.
Berdasarkan permasalahan di atas, guru perlu mengembangkan strategi yang
baik dalam pelajaran membaca, guru harus meningkatkan pengajaran pemahaman
bacaan. Guru dapat menggunakan beberapa metode pengajaran membaca agar siswa
dapat menikmati dan dirangsang dalam belajar bahasa Inggris terutama dalam
pemahaman membaca. Salah satunya adalah dengan menggunakan strategi small group
discussion.
Daniel Muijs dan David Reynolds (2005:52) menyatakan :
The main benefit of small group work seems to lie in the co-operative
aspects it can help foster. One advantage of this lies in the contribution this
method can make to the development of pupils social skills. Working with other
pupils may help them to develop their emphatic abilities by allowing them to see
others viewpoints which can help them to realize that everyone has strength and
weaknesses. Trying to find a solution to a problem in a group also develops
skill especially in learning reading comprehension.
Dengan menggunakan kelompok dalam proses belajar mengajar, siswa akan
aktif dalam belajar, terutama dengan menggunakan kelompok kecil; siswa akan lebih
tertarik dan lebih aktif dalam pembelajaran karena memberikan siswa kesempatan untuk
berbagi apa yang mereka baca. Penggunaan kelompok kecil memiliki beberapa
keunggulan dibandingkan praktek secara perorangan. Pelajar pemalu yang tidak suka
berbicara di kelas besar lebih nyaman berbicara dalam kelompok yang lebih kecil.
Anggota kelompok dapat saling membantu untuk mengembangkan kemampuan mereka
serta memungkinkan mereka untuk melihat sudut pandang orang lain sehingga dapat
membantu mereka untuk menyadari bahwa setiap orang memiliki kekuatan dan juga
kelemahan. Bekerja secara kelompok selain mencoba untuk menemukan solusi masalah
juga dapat mengembangkan keterampilan terutama dalam belajar memahami bacaan.
Berdasarkan pernyataan di atas maka penulis terinspirasi untuk melakukan
penelitian dengan judul Meningkatkan Pemahaman Membaca dengan Menggunakan
strategi small group discussion (Studi Eksperimen di Kelas VII "MTS Nurul Amin"
Samarang Garut) yang dilakukan untuk mencoba menerapkan strategi small discussion
kepada siswa kelas VII "MTS Nurul Amin" Samarang Garut sehingga nantinya dapat
diketahui apakah strategi small group discussion tersebut efektif atau tidak untuk
meningkatkan kemampuan mereka dalam hal pemahaman bacaan.

1.2 Identifikasi/ Perumusam masalah


Berdasarkan latar belakang di atas, pertanyaan penelitian dirumuskan sebagai
berikut:
1. Bagaimana efektivitas penggunaan strategi small group discussion dalam
peningkatan kemampuan pemahaman bacaan peserta didik?
2. Bagaimana Perbedaan antara prestasi siswa dalam pembelajaran membaca
pemahaman dengan menggunakan strategi small group discussion dan Strategy
whole Class.
1.3 Pembatasan Masalah
Masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini dibatasi dalam penggunaan
diskusi kelompok kecil dalam mengajar reading comprehansion teks deskriptif pada
siswa Kelas VII "MTS Nurul Amin" Samarang Garut.
1.4 Tujuan Penelitian
Seperti yang telah dikemukakan dalam perumusan masalah diatas, penelitian ini
mencoba untuk mengetahui keefektivan strategi strategi small group discussion dalam
meningkatkan pemahaman bacaan siswa di MTs Al-Amin Samarang Garut, selain itu
penelitian ini juga bertujuan untuk menemukan bukti empiris perbedaan prestasi siswa
dalam pembelajaran pemahaman bacaan antara siswa yang menggunakan strategi small
group discussion dan strategi whole Class.
Penelitian ini juga diharapkan agar para siswa dapat memecahkan masalah
mereka dalam pemahaman bacaan dan membuat siswa memiliki kemampuan yang baik
dalam membaca bacaan berbahasa Inggris. Khusus bagi guru bahasa Inggris dapat
menggunakan strategi ini untuk membuat proses pembelajaran lebih efektif dan
menyenangkan. Kemudian, bagi pembaca tulisan ini akan menjadi referensi yang baik
untuk meningkatkan pengetahuan dalam keterampilan membaca terutama melalui
diskusi kelompok kecil. Akhirnya, penulis berharap penelitian dapat menambah
pengetahuan tentang cara mengajar membaca di SMP, apalagi, ketika penulis menjadi
guru kemudian, strategi ini dapat digunakan juga.

1.5 Rationale
Topik penelitian ini adalah mengkaji sejauh mana efektivitas penggunaan
strategi small group discussion dalam meningkatkan prestasi siswa terutama pada
kemampuan pemahaman bacaan. Sejauh yang peneliti tahu bahwa belum ada studi
tentang masalah ini.
Simanjuntak (1998: 4) menyatakan:
Pemahaman membaca bukan sekedar membaca dengan suara yang
lantang/keras, tetapi membaca ditujukan untuk memahami arti dari kata-kata,
kalimat, dan paragraf serta hubungan pengertian antara gagasan. Ketika seorang
siswa hanya membaca keras tetapi tidak dapat memahami isi teks, itu berarti
bahwa ia gagal dalam memahami bacaan.
Daniel Muijs dan David Reynolds (2005:52) menyatakan:
The main benefit of small group work seems to lie in the co-operative
aspects it can help foster. One advantage of this lies in the contribution this
method can make to the development of pupils social skills. Working with other
pupils may help them to develop their emphatic abilities by allowing them to
see others viewpoints which can help them to realize that everyone has strength
and weaknesses. Trying to find a solution to a problem in a group also
develops skill especially in learning reading comprehension.
Berdasarkan pernyataan di atas, strategi small group discussion ini dapat
menjadi strategi alternatif yang digunakan dalam proses pengajaran bahasa Inggris
untuk meningkatkan pemahaman bacaan. Penelitian ini akan dilakukan melalui studi
eksperimental. Untuk mengukur efektivitas penggunaan strategi diskusi kelompok kecil
dalam penelitian ini, penulis akan menggunakan tes membaca sebagai instrumen
penelitian seperti yang tergambar dalam skema di bawah ini:
Meningkatkan pemahaman membaca dengan menggunakan
strategi small group discussion
Kelas yang diuji

Kelas Kontrol

Pre Test

Pre Test

Penggunaan strategi

Tetap menerapkan strategi

small group discussion


Post Test

Whole class
Kemampuan dalam memahami bacaan

Post Test

1.6 Hipotesis
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan bukti empiris apakah
penggunaan diskusi Kelompok Kecil benar-benar efektif dalam mengajar pemahaman
membaca dan lebih baik dari pada menggunakan metode pembelajaran whole class.
Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan
dalam prestasi belajar pemahaman membaca antara siswa yang diajar dengan
menggunakan diskusi Kelompok Kecil dan siswa yang diajar dengan menggunakan
metode pembelajaran whole class pada kelas tujuh MTs Nurul Amin. Untuk mencapai
tujuan ini, ada dua hipotesis yang akan diuji:
Ho : Tidak terdapat perbedaan yang signifikan mengenai prestasi belajar pemahaman
membaca antara siswa yang diajar dengan menggunakan diskusi Kelompok Kecil dan
siswa yang diajar dengan menggunakan metode pembelajaran whole class pada kelas
tujuh MTs Nurul Amin Samarang Garut.
Ha : Ada perbedaan yang signifikan dalam prestasi belajar pemahaman membaca antara
siswa yang diajar dengan menggunakan diskusi Kelompok Kecil dan siswa yang diajar
dengan menggunakan metode pembelajaran whole class di kelas tujuh MTs Nurul Amin
Samarang Garut.
1.7 Metode penelitian
1.7.1 Metode Penelitian
Penelitian

ini

menggunakan

bentuk

pendekatan

kuantitatif

untuk

menganalisis data. Menurut Michael J Wallace (1998: 38) menyatakan, "


kuantitatif secara luas digunakan untuk menggambarkan apa yang dapat dihitung
atau diukur dan karena itu dapat dianggap obyektif ".
Penelitian ini juga merupakan penelitian eksperimental. Menurut Margono,
Yang dimaksud dengan "eksperimental" adalah bagian dari penelitian yang
membandingkan antara dua kelompok obyek penelitian. Penulis mengajar di dua
kelas yang berbeda dengan dua metode yang berbeda yaitu strategi kelompok kecil
yang digunakan dalam kelas eksperimen dan strategy kelas utuh/ whole class yang
digunakan dalam kelas lainnya (kelas kontrol).
Penelitian
mengembangkan

eksperimental
proses

belajar

ini

digunakan

mengajar

sebagai

Bahasa

upaya

Inggris

dan

untuk
untuk

membandingkan perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam


belajar pemahaman bacaan. Hasil prestasi siswa dalam pemahaman bacaan
menggunakan diskusi kelompok kecil akan diungkapkan dalam bahasa
matematika, dievaluasi dan akibatnya juga ditafsirkan dengan prosedur statistik
yang sesuai. Dalam hal ini, data kuantitatif mengacu pada penggunaan T -test.
1.7.2 Sumber data
1.7.2.1 Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian ini diadakan di " MTs " Nurul Amin. Sekolah ini terletak di
Kp. Pasir Muncang, Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut.
Penulis melakukan penelitian sekitar dua bulan. Penulis melakukan penelitian
selama enam pertemuan dari 16 September hingga 1 Oktober 2013. Ini terdiri
dari pre-test pada pertemuan pertama, penerapan strategi diskusi Kelompok dan
strategi whole class sampai pertemuan kelima, dan pos-test di pertemuan
keenam.
1.7.2.2.Populasi dan Sampel
1.7.2.2.1 Populasi
Menurut Sugiyono (2012:115) Populasi adalah wilayah generalisasi
yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik
tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik
kesimpulannya. Sedangkan Suharsimi Arikunto (2006:130) mendefenisikan
populasi sebagai keseluruhan subjek peneletian. Dalam penelitian ini,
populasinya adalah siswa kelas VII Mts Nurul Amin Samarang Garut pada
tahun akademik 2012/2013. siswa kelas VII Mts. Nurul Amin Samarang
Garut pada tahun akademik 2012/2013. Kelas VII Mts. Nurul Amin
Samarang Garut terdiri dari tiga kelas. Jumlah kelas VII-1 adalah 35 siswa,
kelas VII-2 adalah 35 siswa dan 35 siswa VII-3, total populasi penelitian ini
adalah 92 siswa .
1.7.2.2.2 Sampel
"Sampel adalah sebagian dari populasi yang dianggap mewakili populasi
(Supriyanto & Machfudz, 2010). Sedangkan menurut Sugiyono (1994)
sampel adalah bagian dari populasi yang karakteristiknya akan diselidiki,

dan dapat dianggap mewakili populasi secara keseluruhan (jumlahnya


kurang dari jumlah populasi).
Menurut Sugiyono (2003:91) "Sampling adalah metode atau teknik yang
digunakan untuk mengambil sample.
Sugiyono (2001:61) menyatakan bahwa purposive sampling adalah
teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Menurut
Margono (2004:128), pemilihan sekelompok subyek dalam purposive
sampling, berdasarkan karakteristik tertentu yang dianggap memiliki
hubungan erat dengan karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya.
Dengan kata lain, unit sampel disesuaikan dihubungi kriteria tertentu yang
diterapkan berdasarkan tujuan penelitian, maka menurut Machfudz &
Supriyanto, (2010) cluster Sampling adalah proses di mana pemilihan
mengacu pada kelompok bukan pada individu.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, sehingga peneliti
perlu mengambil dua kelas. Kelas VII-3 Mts. Nurul Amin Samarang Garut
sebagai kelas eksperimen diajarkan menggunakan strategi diskusi kelompok
kecil dan kelasVII-2 sebagai kelas kontrol diajarkan menggunakan strategi
whole class. Baik kelas eksperimen ataupun kelas kontrol diambil 20 siswa
dari daftar hadir menggunakan Purposive Cluster Sample. Karena penulis
berasumsi bahwa 40 siswa mewakili jumlah siswa.
1.7.3 Teknik Pengumpulan Data
Dalam penelitian ini digunakan tes untuk mengumpulkan data. Data
dikumpulkan dari pre-test dan post-test. Pre-test diberikan sebelum penerapan metode
diskusi kelompok kecil dan post-test diberikan setelah penerapan metode diskusi
kelompok kecil.
1.7.4 Teknik Analisa Data
Penelitian ini menggunakan Teknik Analisis Bivariat Comparational untuk
menganalisis data. Teknik ini digunakan untuk menguji hipotesis apakah ada perbedaan
signifikan antara kedua variabel yang diuji. Sebelum dilakukan penganalisisan data,
maka perlu untuk menghitung data ke dalam perhitungan statistik. Dalam penelitian ini
digunakan rumus untuk menghitung data yang digunakan untuk mencari apakah
terdapat perbedaan yang signifikan ditinjau dari segi nilai prestasi siswa dalam

pembelajaran pemahaman membaca antara siswa yang diajar dengan menggunakan


strategi diskusi Kelompok Kecil dan siswa yang diajar dengan metode pembelajaran
whole class. Kelas eksperimen adalah variabel X dan kelas kontrol adalah variabel Y.
Adapun rumus-rumus tersebut akan dijelaskan lebih rinci di bab III nanti.

IMPROVING READING COMPREHENSION BY USING A SMALL GROUP


DISCUSSION STRATEGY
(Experimental Study at the Seventh Year of MTS Nurul Amin Samarang Garut)
CHAPTER I
INTRODUCTION
1.1 The Background of the Research
In English, there are four major skills that should be mastered by students, they
are; listening, reading, speaking, and writing. They will have good English if the
students comprehend four skills of it. As one of four major skills, reading is an essential
skill for students, it is the most important skill to master in order to success in
learning English. It can support the development of the knowledge and it is provides the
proficiency to get information. In addition, the learners get a lot of information, ideas
and also give useful knowledge such as understanding the sentences, structure of the
sentences and can find the topic or main idea of the text.
Simanjuntak (1998: 4) states:
Reading comprehension is not just reading with aloud voice but reading
is established to understand the meaning of words, sentences, and paragraph as
well as sense relationship among the ideas. Whenever a student just read loudly
but cannot understand the content of the text, it means that he fails in
comprehending the passage.
In Indonesia, some English teachers still use traditional or conventional method
to teach reading. Conventional method usually makes students

bored because the

method is monotonous and the students are not or discussion active, so it makes the
learners get bored. For instance, teacher gives a text to students, and then asks them to
read it in order to build their comprehension and show the inference of what they have
read. As a result, they do not do what they supposed to do, most of them failed in
understanding the text. It occurs when the teacher gives some questions based on the
text, their answers diverge to the questions. Sometimes students do not know how to
pronounce a word, the intonation, when they should pauses for breathing, longer pauses,
stressed syllables, linking words and the pace. Then, they also dont have enough
vocabulary mastery as well as the background knowledge in other words. So, they dont
understand what they read.

Based on the problems above, the teacher needs to develop a good strategy in
reading subject. The teacher can use some methods of teaching reading so that the
students can enjoy and be stimulated in learning English especially reading
comprehension. One of them is by using small group discussion teaching technique.
Daniel Muijs and David Reynolds (2005:52) states:
The main benefit of small group work seems to lie in the co-operative
aspects it can help foster. One advantage of this lies in the contribution this
method can make to the development of pupils social skills. Working with other
pupils may help them to develop their emphatic abilities by allowing them to see
others viewpoints which can help them to realize that everyone has strength and
weaknesses. Trying to find a solution to a problem in a group also develops
skill especially in learning reading comprehension.
By using group in teaching and learning, the students will be active in learning,
especially by using small group interaction; the students will be more interested and
more active in learning because it gives students an opportunity to share what they read.
The use of small group work is posited to have a number of advantages over individual
practice. Shy students who dont like speak in large class are more comportable
speaking out in smaller group. Group members may help them to develop their
emphatic abilities by allowing them to see others viewpoints which can help them to
realize that everyone has strength and weaknesses. Trying to find a solution to a
problem in a

group

also

develops

skill

especially

in

learning

reading

comprehension.
Based on the case above, the writer is inspired to conduct a research under the
title Improving Reading Comprehension by Using a Small Group Discussion
Strategy (Experimental Study at the Seventh Year of MTS Nurul Amin Samarang
Garut). The writer hopes that strategy can improve students reading comprehansion and
gives meaningfulness for learners of any kinds of classroom events.
1.2

Formulating of the Problem


Based on the background above, the research question is formulated as follows:
1. How is the effectiveness of the use of small discussion strategies in improving
reading comprehension ability of the seventh year students of MTS Nurul
Amin Samarang Garut?

2. The differences between students achievement in the learning of reading


comprehension using Small Group discussion and Whole Class Technique.
1.3 The Limitation of the Problem
The problem that will be discussed in this paper is limited only in the use of
small group interaction in teaching reading comprehension on descriptive text at the
seventh year students of MTS Nurul Amin Samarang Garut
1.4 Significance of the paper
In line with what has been stated in the formulation of the problem, this research
tries to find out the effectiveness of a small group discussion to improving reading
comprehansion at MTs Al-Amin Samarang Garut and the other purpose of the research
is to find the empirical evidence of the differences between students achievement in the
learning of reading comprehension using Small Group Interaction and Whole Class
Technique.
This research also is expected to the students can solve their problem in reading
comprehension and make the students have good capability in reading English passage.
Especially for English teachers can use this strategy to make teaching process more
effective and enjoyable. Then, for the reader this paper will be good references to
improve the knowledge in reading skill especially through a small group discussion.
Finally, the writer can increase knowledge about teaching reading at Junior High
School, moreover, when the writer being a teacher later, this strategy can be used as
well.
1.5 Rationale of Research
The research topic is to examine the effectiveness a Small Group Discussion
Strategy in improving students' achievement especially on reading comprehansion
ability. So far as the researcher knew that there had not been a study about this issue.
Simanjuntak (1998: 4) states:
Reading comprehension is not just reading with aloud voice but reading
is established to understand the meaning of words, sentences, and paragraph as
well as sense relationship among the ideas. Whenever a student just read loudly
but cannot understand the content of the text, it means that he fails in
comprehending the passage.

Daniel Muijs and David Reynolds (2005:52) states:


The main benefit of small group work seems to lie in the co-operative
aspects it can help foster. One advantage of this lies in the contribution this
method can make to the development of pupils social skills. Working with other
pupils may help them to develop their emphatic abilities by allowing them to see
others viewpoints which can help them to realize that everyone has strength and
weaknesses. Trying to find a solution to a problem in a group also develops
skill especially in learning reading comprehension.
Based on the statement above, small group discussion strategy can be an
alternative strategy used in the English teaching process to improving reading
comprehension. This study would be undertaken through experimental study. To
measure the effectiveness of small group discussion strategy in this research, the writer
would use reading test as the research instrument as figured by schema below:
Improving Reading Comprehension by Using a Small
Group Discussion strategy
Experimental group

Control group

Pre test

Pre test

Treatment a small group discussion strategy


Post Test

No Treatment
Post Test

Reading Comprehension Skill

1.6 Hypotheses
The aim of the research is to find the empirical evidence whether or not the use
of Small Group discussion is really effective in teaching reading Comprehension better
than whole class Method. It is also to find out whether there is a significant difference
achievement in learning reading comprehension between the students who are taught by
using Small Group discussion and the students who are taught by using whole class
Method at the seventh grade of MTs Nurul Amin. To accomplish this objective, there are
two hypotheses to be tested:
Ho: There is no a significant difference achievement in learning reading comprehension
between the students who are taught by using Small Group discussion method and the
students who are taught by using whole class Method at the seventh grade of MTs Nurul
Amin

Ha: There is a significant difference achievement in learning reading comprehension


between the students who are taught by using Small Group discussion and the
students who are taught by using a whole class method at the seventh grade of MTs.
Nurul Amin Samarang Garut.
1.7 Research Metodology
1.7.1 Metodology of the research
This research use the quantitative approach form to analyze the data. According
to Michael J Wallace (1998: 38) states, Quantitative is broadly used to describe what
can be counted or measured and can therefore be considered objective.
This research also uses an experimental research. According to Margono, The
meaning of experiment is the part of the research that compare between two group of
research object. The writer teaches in two different classes with two different methods.
Small group interaction is employed in an experiment class and whole class is employed
in a controlled class.
An experimental research that used in this research is an effort to develop
English teaching learning process and to compare the differences between experimental
class and control class in learning reading comprehansion The result of the
studentsachievement in reading comprehansion using small group discussion will be
expressed in the language of mathematic, evaluated consequently and also interpreted by
appropriate statistical procedures. In this term, quantitative data refers to the use of Ttest.
1.7.2

Source of Data

1.7.2.1 The Place and Time of the Research


The research was held at MTs Nurul Amin. Its located on Kp. Pasir Muncang,
Desa Cintarakyat, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. The writer conducted the
research about two months. The writer did the research for six meetings from 16th
September up to 1st October 2013. It consisted of the pre-test on the first meeting, the
application of Small Group Interaction and whole class teaching on the second until
the fifth meeting, and the post-test in the sixth meeting.
1.7.2.2 The Population and Sample
1.7.2.2.1 Population
"Population is the number of total (units / individuals) whose characteristics
are to be used" (Supriyanto & Machfudz, 2010). While Suharsimi Arikunto
(2006:130) defines population as a whole subject of the research. In this research,

population of this research is the eight grade students of Mts Nurul Amin Samarang
Garut in the academic year of 2012/2013. The eight grade students of Mts. Nurul
Amin Samarang Garut in the academic year of 2012/2013 consists of three classes.
Number of VII1 is 31 students, VII2 class is 31 students and VII3 30 students, total
of population of this study is 92 students.
1.7.2.2.2
"The sample is a portion of the population that is considered to represent the
population (Supriyanto & Machfudz, 2010). Meanwhile, according Sugiyono (1994)
sample is a portion of the population whose characteristics are going to be
investigated, and can be considered representative of the overall population (number
less than the number of population).
According Sugiyono (2003:91) "Sampling is a method or technique used to to
take sample.
Sugiyono (2001:61) states that purposive sampling is a sampling technique with
particular consideration. According Margono (2004:128), the selection of a group of
subjects in purposive sampling, based on certain characteristics that are considered
to have a close relation with the characteristics of the population that has been
known previously. In other words, the sample unit is adapted to be contacted certain
criteria are applied based on the purpose of the study, then according Machfudz &
Supriyanto, (2010) Sampling cluster is the process where the selection refers to the
group rather than on individual
The research is an experimental research, so the researcher needs to take two
classes. The grade of VII3 as the experiment class was taught using Small Group
Interaction and the grade of VII2 as the control class was taught using Whole class.
Both experiment class and control class were taken 20 students from the attending
list using Purposive Cluster Sample. Because the writer assumes that 40
students represent the number of students.
1.7.3 The Technique of Data Collecting
The writer used test to collect the data. The data were collected from the pre-test
and post-test. The pre-test was administered before the treatments and post-test was
administered after the treatments.
1.7.4 The Technique of Data Analysis
In order To analyze the data, in this research used Bivariat Comparational
Analysis Technique. The technique is used to test the hypotheses whether there is a
significant difference between two variables which are tested. Before the writer
analyzes the data, it is necessary to calculate the data into the statistic calculation. So
this research used

formula to calculate the data.

is used to find whether there is a significant difference between the score of


students achievement in learning reading comprehension by using Small Group
discussion and Whole Class teaching. The experiment class is X variable and the
control class is Y variable. The formulas will be explained more detail later in the
chapter III.