Anda di halaman 1dari 4

PELATIHAN PAJAK TERAPAN BREVET A-B TERPADU

PPh ORANG PRIBADI


SOAL I
A. PILIHAN GANDA (BOBOT 10%)
1. Di bawah ini termasuk yang tidak dapat ditanggung dalam perhitungan penghasilan
Tidak Kena Pajak (PTKP), kecuali.
a. Ayah yang hanya tinggal mendapat penghasilan dari uang pensiun sebagai PNS
b. Adik yang masih kuliah
c. Kakak Ipar
d. Anak Tiri yang masih balita
e. Tidak ada jawaban yang benar
2. Pada bulan mei 2010, Tn Taufiq (TK/0) termasuk Wajib Pajak OP baru kerena pada
bulan Mei 2010 ini baru memperoleh penghasilan dari usaha toko kelontongnya. Selama
bulan Mei dalam pembukuannya menghasilkan penghasilan usaha neto sebesar
Rp10.000.000,-. Berapa angsuran PPh pasal 25 harus dibayar sendiri oleh Tn Taufiq atas
penghasilan masa Mei 2010?
a. Rp 1.079.167
b. Rp 1.024.167
c. Rp 918.333
d. Rp 885.333
e. Tidak ada jawaban yang benar
3. Budi dan Wati adalah suami isteri. Keduanya sama-sama bekerja di PT Selalu Jujur. Budi
menjabat sebagai Manajer Keuangan dan Wati menjabat sebagai Manajer HRD. Atas
penghasilan berupa gaji yang diterima dari perusahaan sudah dipotong PPh Pasal 21.
Maka atas penghasilan yang diterima oleh Wati tahun pajak 2010.
a. Digabung dengan penghasilan Budi kerena ada hubungan usaha atau pekerjaan bebas
Budi
b. Digabung dengan penghasilan Budi walaupun dari satu pemberi kerja dan sudah
dipotong PPh Pasal 21 tetapi ada hubungannya dengan usaha dan pekerjaan bebas
Budi
c. Tidak perlu digabung dengan penghasilan Budi karena penghasilan dari satu pemberi
kerja dan sudah dipotong PPh Pasal 21
d. Tidak perlu digabung dengan penghasilan Budi karena satu pemberi kerja dan sudah
dipotong PPh Pasal 21 serta tidak ada hubungannya dengan usaha dan pekerjaan
bebas Budi
e. Tidak ada jawaban yang tepat
4. Tuan Bayu pada tahun 2010 menjual property berupa rumah dengan nilai jual
Rp200.000.000,- ternyata di SPPT PBB diketahui NJOPnya senilai Rp250.000.000,maka atas transaksi tersebut terutang PPh atas penghalihan Tanah dan atau bangunan
sebesar
a. 5% x Rp200.000.000,- bersifat Final
b. 5% x Rp200.000.000,- bersifat Tidak Final
c. 5% x Rp250.000.000,- bersifat Final
d. 5% x Rp250.000.000,- bersifat Tidak Final
e. Tidak ada jawaban yang tepat

Page 1 of 4

B. SOAL HITUNGAN (BOBOT 10%)


1.
Tuan Candra Hamzah (CH) seorang pengusaha dibidang perdagangan eceran pakaian
jadi merk usaha/toko #Abadi# dengan dua buah cabangnya, yaitu di Cirebon dan Bogor.
Untuk penghitungan penghasilan netonya Tuan CH diperkenankan mempergunakan
Norma Penghitungan Penghasilan Neto dan wajib menyelenggarakan pencatatan.
Besarnya Norma Penghitungan untuk jenis usaha tersebut adalah sebagai berikut :
% Penghasilan Neto
No.
Kode
Jenis Usaha
10 Ibu Kota
Ibu Kota
Daerah
Urut
Propinsi
Prop. Lainnya Lainnya
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
Perdagangan eceran
111
6233
10
9
8
pakaian jadi
Pada tahun 2010, Penjualan seluruhnya berjumlah Rp 480.000.000 yang terdiri dari:
Jakarta
=Rp 230.000.000
Cirebon
=Rp 150.000.000
Bogor
=Rp 100.000.000
Jumlah biaya/pengeluaran, untuk :
Jakarta
=Rp 150.000.000
Cirebon
=Rp. 125.000.000
Bogor
=Rp. 130.000.000
Daftar keluarga Tuan CH adalah sebagai berikut:
No.
Nama
Tgl. Lahir
Hubungan Keluarga
Keterangan
1.
Rani
11-14-1960
Isteri
Ibu Rumah Tangga
2.
Anton
23-06-1982
Anak Kandung
Mahasiswa Pascasarjana
3.
Andri
14-09-1988
Anak Kandung
Mahasiswa
4.
Ana
02-01-2010
Anak Kandung
Balita
5.
Lina
08-01-1984
Isteri Anton
Karyawati PT. Boneka
6.
Linda
07-11-1940
Mertua
Pensiunan PNS
7.
Imah
26-05-1985
------Pramuwisma
Tahun pajak 2009 menderita kerugian usaha sebesar Rp15.000.000.
Pertanyaan :
a. Apakah Tuan CH mempunyai kewajiban menyampaikan SPT Tahunan?
b. Jika Ya, SPT Tahunan OP mana yang akan digunakan? 1770, 1770S atau 1770SS
c. Berapa jumlah PTKP yang diperkenankan dalam menghitung Penghasilan Kena Pajak
tahun 2010 ; dan
d. Hitung PPh terutang dari Tuan CH untuk tahun 2010.
2.

Tuan Sabarudin (K/1) Karyawan dan Pengusaha dibidang Furniture pada tahun 2010
melaksanakan kewajiban perpajakan sebagai berikut:
Pajak Penghasilan yang terutang
Rp 80.000.000
Kredit pajak :
- pemotongan pajak dari pekerjaan (Pasal 21)
Rp 5.000.000
- pemungutan pajak oleh pihak lain (Pasal 22)
Rp 10.000.000
- kredit pajak luar negeri (Pasal 24)
Rp 15.000.000
- dibayar sendiri oleh Wajib Pajak (Pasal 25)
Rp 15.000.000
- STP PPh Pasal 25(Pokok Pajak)
Rp 2.000.000
- Fiskal Luar Negeri
Rp 3.000.000
Jumlah Pajak Penghasilan yang dapat dikreditkan
Rp 50.000.000
PPh Kurang Bayar (Ps 29)
Rp 30.000.000
Page 2 of 4

Tuan Sabarudin mengalami kesulitan dalam menghitung Angsuran PPh Pasal 25 tahun
Pajak 2011. Beliau meminta Anda membantu menghitung dan berapa angsuran PPh Pasal
25 untuk tahun pajak 2011?
SOAL II
A. SOAL KASUS DAN PENGISIAN SPT PPH OP 1770 (BOBOT 80%)
Budi Setiawan, SST., M.Tax bekerja di PT. Bahagia Selalu sebagai Direktur Keuangan di
perusahaan tersebut, dan mempunyai seorang istri bernama Aprianingsih, SST yang dinikahi
pada tahun 2000, Ny Aprianingsih adalah seorang pengusaha Toko Kue dengan merk
Crunchy di bilangan Jakarta Timur. berikut datanya :
Data Penghasilan Selama Tahun 2010 :
1. Penghasilan Komersial dari Usaha Toko Kue berdasarkan Pencatatan selama tahun 2010
adalah sebesar Rp400.000.000,- dengan total biaya yang dikeluarkan sebesar
Rp150.000.000,- Dalam menghitung penghasilan neto diperkenankan menggunakan
Norma Perhitungan Penghasilan Neto dan norma yang diperkenankan sebesar 20%.
2. PT. Bahagia Selalu NPWP: 01.824.255.2-056.000 (berdasarkan lampiran 1721-A1)
Penghasilan Bruto setahun
: Rp 500.000.000,Pengurang Penghasilan
: Rp 18.000.000,Penghasilan Netto
: Rp 482.000.000,Dipotong PPh Pasal 21
: Rp 85.220.000,Data wajib pajak :
Nama
: Budi Setiawan, SST., M.Tax
Alamat
: Jl. KP. Kapitan No 9 Jakarta Timur
NPWP
: 24.123.345.4-008 .000
Telepon
: 021 95161366
Data keluarga :
No
1
2
3
4
5
6

Nama

Budi Setiawan, SST., M.Tax


Aprianingsih, SST
Akira
Thiyya
Rasya
Setiawan

Lahir
16-05-1978 / WNI
07-04-1980 / WNI
29-02-2003 / WNI
18-05-2004 / WNI
27-12-1995 / WNI
06-06-1942 / WNI

Hubungan
Suami
Istri Sah
Anak Angkat
Anak Kandung
Adik Kandung
Ayah Kandung

Keterangan
Karyawan
Pengusaha
SD, Ada Putusan Pengdilan
Balita
SLTA
Manula tidak bekerja

Data Harta :
No Jenis Harta
Keterangan
Perolehan
Harga Perolehan
.
NOP: 13.123445678126
1
Rumah
2000
400.000.000
2
Tabungan Mandiri
2002
75.000.000
3
Saham PT. Disney Indonesia
2006
75.000.000
NOP:1519876454
4
Tanah Ket: Warisan
2010
150.000.000
2
3. Menjual tanah seluas 200 m , harga Rp250.000.000,- NJOP PBB sebesar Rp200.000.00,dan telah membayar PPh atas pengalihan tanah sebesar 5%.
4. Menyewakan rumah kepada CV Abadi NPWP: 02.123.123.8-042.000di Jl Jenderal
Sudirman No. 34 Tangerang sebesar Rp15.000.000,- (sebelum pajak) pertahun diterima
tanggal 3 April 2010. PPh sebesar 10% telah dipotong oleh CV Abadi dengan Bukti potong
nomor: 31/BP/2010 tgl 3 April 2010)
5. Mendapatkan hadiah undian Mandiri Fiesta dari Bank Mandiri sebesar Rp25.000.000
(sebelum pajak) telah dipotong PPh oleh Bank Mandiri sebesar 25%. Bukti potong
0234/UND/2010 tanggal 14 Agustus 2010.
6. Memperoleh Dividen dari PT Disney ber-NPWP sebesar Rp100.000.000, tarif pajak 10%
Page 3 of 4

7. Memperoleh Royalty dari Jepang atas pemanfaatan merk dagang Crunchy sebesar
Rp100.000.000 (sebelum pajak). Telah dipotong pajak atas Royalty tersebut di Jepang
sebesar 10% yaitu Rp10.000.000.
8. Memperoleh warisan berupa tanah dari orang tua Aprianingsih, SST seluas 250 M2 senilai
Rp150.000.000,- di kawasan Bintaro Jaya.
9. Menyewakan mobil kepada PT. Every Car NPWP: 02.000.345.9-001.000 selama 3 bulan
sebesar Rp50.000.000 (sebelum pajak). Pemotongan PPh Pasal 23 sebesar 2% telah
dilakukan dan diberikan Bukti Potong Nomor: 19/2010/JM/10 tanggal 15 September 2010.
Data Pembayaran Pajak Sendiri :
Selama tahun 2010 telah membayar :
- PPh Pasal 25 sebesar Rp35.000.000,- (Total selama 11 bulan) serta membayar;
- STP PPh Pasal 25 sebesar Rp2.120.000,- (termasuk sanksi bunga dan denda sebesar
Rp120.000,-) atas Angsuran Masa Pebruari dan sudah dilunasi tanggal 17 Mei 2010.
Diminta :
a.Masukkan hasil perhitungan Saudara ke SPT Tahunan PPh OP 1770! (55%)
b. Hitung angsuran PPh Pasal 25 untuk tahun 2011! (25%)
-o0Sukses di setiap langkah0o-

Page 4 of 4