Anda di halaman 1dari 15

Tugas

Media Pembelajaran

Oleh

Nama: Karina Sacharissa

Nim: 081204066

Kelas B/2008

Program Studi Pendidikan Fisika

Universitas Negeri Makassar

2010
A. Pengertian Media Pembelajaran

Istilah media berasal dari bahasa latin yang merupakan bentuk jamak

dari medium. Secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Pengertian

umumnya adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari

sumber informasi kepada penerima informasi.

Istilah pembelajaran lebih menggambarkan usaha guru untuk membuat

belajar para siswanya. Kegiatan pembelajaran tidak akan berarti jika tidak

menghasilkan kegiatan belajar pada para siswanya. Kegiatan belajar hanya

akan berhasil jika si belajar secara aktif mengalami sendiri proses belajar.

Seorang guru tidak dapat mewakili belajar siswanya. Seorang siswa belum

dapat dikatakan telah belajar hanya karena ia sedang berada dalam satu

ruangan dengan guru yang sedang mengajar.

Pekerjaan mengajar tidak selalu harus diartikan sebagai kegiatan

menyajikan materi pelajaran. Meskipun penyajian materi pelajaran memang

merupakan bagian dari kegiatan pembelajaran, tetapi bukanlah satu-satunya.

Masih banyak cara lain yang dapat dilakukan guru untuk membuat siswa

belajar. Peran yang seharusnya dilakukan guru adalah mengusahakan agar

setiap siswa dapat berinteraksi secara aktif dengan berbagai sumber balajar

yang ada.

Biasanya orang membatasi pengertian media pendidikan/

pembelajaran dengan menekankan suatu maksud tertentu yang dikehendaki,

sesuai dengan ruang lingkup bidang yang menjadi pokok pembicaraan,


walaupun pada dasarnya ada kesamaan pengertian. Dapat kita lihat berbagai

defenisi media pembelajaran sebagai berikut:

1. Arief S. Sadiman, dkk (1984) mengemukakan bahwa media berasal

dari bahasa latin yang secara harfiah berarti perantara atau

pengantar. Media adalah perantara atau pengantar pesan dari

pengirim ke penerima pesan.

2. Gerlach dan P. Ely (1971) mengartikan media pembelajaran dalam arti

luas dan sempit. Media dalam arti luas yaitu orang, material atau

kejadian yang dapat menciptakan kondisi sehingga memungkinkan

pelajar dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap yang

baru. Dalam pengertian ini maka guru, buku, dan lingkungan sekolah

termasuk media. Sedangkan dalam arti sempit yang dimaksud media

ialah grafik, potret, gambar, alat- alat mekanik dan elektronik yang

digunakan untuk menangkap, memproses serta menyampaikan

informasi visual serta verbal. Setiap medium adalah alat untuk

mencapai suatu tujuan

3. Oemar Hamalik (1980) mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan

media pendidikan adalah alat, metode, dan teknik yang digunakan

dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara

guru dan siswa dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah.

4. Robert M. Gagne (1970) menggunakan istilah media instruksional untuk

menunjukkan berbagai macam komponen lingkungan belajar yang dapat

menimbulkan perangsang untuk siswa (pembelajar), yang menyebabkan

terjadinya komunikasi dengan siswa, termasuk dalam pengertian ini

guru, objek (benda), berbagai macam alat mulai dari buku sampai
televise, yang secara umum mempunyai fungsi memberikan input

kepada murid.

5. Yusufhadi Miarso, 1994 (dalam Umar Tirtaraharja) dalam bukunya

Media Pembelajaran, dikemukakan bahwa media merupakan segala

sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan yang dapat

merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan siswa sehingga

terjadi proses belajar.

6. AETC (1979:21) mengartikan media sebagai segala bentuk dan saluran

untuk proses transmisi informasi.

7. Olson (1974:12) mendefinisikan media sebagai teknologi untuk

menyajikan, merekam, membagi, dan mendistribusikan symbol dengan

melalui rangsangan indra tertentu, disertai penstruktural informasi.

8. Commission on Instruktional Technology (1970) diartikan sebagai

media yang lahir akibat revolusi komunikasi yang dapat digunakan

untuk tujuan pembelajaran disamping guru, buku teks, dan papan tulis.

9. Gagne (1970) menyatakan bahwa media pendidikan adalah berbagai

jenis komponen dalam lingkungan mahasiswa yang dapat merangsang

mahasiswa untuk belajar.

10. Briggs (1970) menyatakan bahwa media pembelajaran adalah sarana

untuk memberikan perangsang bagi si pembelajar supaya proses

belajar terjadi.

Berdasarkan defenisi media pembelajaran yang dikemukakan oleh

beberapa pakar tersebut diatas, dapat disimpulkan bahwa media

pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan,

dan dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan sebelajar


sehingga dapat medorong terjadinya proses belajar yang disengaja,

bertujuan, dan terkendali.

B.Fungsi Media

Pada hakekatnya media pembelajaran berfungsi sebagai pengantara

pesan dari pengirim (sender) atau komunikator kepada penerima pesan

(receiver) atau komunikan. Karena itu ia hanya merupakan alat bantu dalam

pengajaran sehingga dapat mempertinggi daya serap (retensi) belajar

pebelajar. Berpijak pada fungsinya ini maka dalam konteks pembelajaran

media mempunyai multi fungsi. Dan dalam kaitan dengan itu ada banyak orang

(ahli) yang mencoba melihat atau merumuskan beberapa fungsi dari media.

Menurut McKown media pembelajaran mempunyai empat (4) fungsi

yakni:

• Mengkongkretkan ide yang abstrak dan mempraktiskan teori yang

rumit,

• Membangkitkan motivasi belajar siswa, sebab penggunaan media

pembelajaran menjadi lebih menarik dan memusatkan perhatian

pebelajar,

• Memberikan kejelasan agar pengetahuan dan pengalaman belajar

dapat lebih jelas dan lebih mudah dimengerti,


• Memberikan stimulasi belajar, terutama rasa ingin tahun pebelajar.

Fungsi pertama berkaitan dengan efektivitas, sedangkan fungsi kedua

sampai keempat lebih menekankan aspek efisiensi dan kemarikan media.

Hampir sama dengan McKown, Rowntree melihat enam fungsi dari

media yakni:

• Membangkitkan motivasi belajar,

• Mengulang apa yang telah dipelajarai,

• Menyediakan stimulus belajar,

• Mengaktifkan respon murid, memberi umpan balik dengan segera

(feedback soon), dan

• Menggalakan latihan yang serasi.

Menurut Gerlach dan Ely fungsi media ada tiga yakni:

• Fungsi fiktatif, yakni fungsi yang berkenaan dengan kemampuan media

untuk menangkap, menyimpan, menampilkan kembali suatu objek atau

kejadian,

• Fungsi manipulatif yakni fungsi yang berkenaan dengan kemampuan

media untuk menampilkan kembali suatu objek atau peristiwa/kejadian

dengan berbagai macam cara sesuai dengan keperluan,

• Fungsi distributif maksudnya dalam sekali penampilan suatu objek

atau kejadian dapat menjangkau pengamat yang sangat besar dalam

kawasan yang sangat luas.

Menurut edgar dale, Finn dan Hobar, media dapat:


• Memberikan pengalaman konkrit bagi pemikiran yang abstrak

• Mempertinggi perhatian murid

• Memberikan realitas, mendorong self actifity

• Memberikan hasil belajar permanent

• Menambahkan perbendaharaan bahasa

• Memberikan pengalaman lain yang sukar diperoleh dengan cara lain.

Berdasarkan fungsi media yang dikemukakan oleh para ahli, dapat

disimpulkan bahwa ada beberapa nilai praktis yang dapat diperoleh dari

penggunaan media dalam kegiatan belajar mengajar yaitu:

a. Memotivasi belajar siswa akan lebih meningkat.

b. Siswa lebih aktif memberikan respons (tanggapan) selama

berlangsungnya kegiatan belajar mengajar terutama jiak media

yang digunakan menyuguhkan hal- hal yang menarik perhatian atau

selera siswa seperti film, slide dan sebagainya.

c. Stimulus (rangsangan) untuk belajar selalu ada tersedia terutama

jika media yang digunakan selalu bervariasi gambar, benda tiruan,

benda asli, dll.

d. Mengatasi keterbatasan dilokasi ruang kelas.

e. Perbedaan pengalaman pribadi siswa teratasi, karena apa yang

disusuhkan melalui media dapat menimbulkan keseragaman

penglihatan, penghayatan, penilaian, terhadap sesuatu.

f. Kontak langsung antara siswa dengan lingkungan masyarakat dan

lingkungan alam dapat terjadi setiap saat.


g. Bertambahnya pembendaharaan bahasa siswa baik bahasa lisan

maupun tulisan.

h. Program dengan bantuan media dapat dilakukan dengan berulang-

ulang sehingga pengajaran yang disuguhkan menjadi lebih jelas.

i. Umpan balik dapat diperoleh dengan segera, sehingga proses

belajar yang baru saja berlangsung, dapat diamati kembali untuk

mengetahui sejauhmana hasil yang dicapai.

C.Manfaat Media

Secara umum manfaat media pembelajaran adalah memperlancar

interaksi antara guru dengan siswa sehingga kegiatan pembelajaran lebih

afektif dan efisien. Sedangkan secara lebih khusus manfaat media

pembelajaran adalah:

1. Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan

Dengan bantuan media pembelajaran, penafsiran yang

berbeda antar guru dapat dihindari dan dapat mengurangi

terjadinya kesenjangan informasi diantara siswa dimanapun

berada.

2. Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik

Media dapat menampilkan informasi melalui suara, gambar,

gerakan dan warna, baik secara alami maupun manipulasi, sehingga


membantu guru untuk menciptakan suasana belajar menjadi lebih

hidup, tidak monoton dan tidak membosankan.

3. Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif

Dengan media akan terjadinya komukasi dua arah secara

aktif, sedangkan tanpa media guru cenderung bicara satu arah.

4. Efisiensi dalam waktu dan tenaga

Dengan media tujuan belajar akan lebih mudah tercapai

secara maksimal dengan waktu dan tenaga seminimal mungkin. Guru

tidak harus menjelaskan materi ajaran secara berulang-ulang,

sebab dengan sekali sajian menggunakan media, siswa akan lebih

mudah memahami pelajaran.

5. Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa

Media pembelajaran dapat membantu siswa menyerap

materi belajar lebih mandalam dan utuh. Bila dengan mendengar

informasi verbal dari guru saja, siswa kurang memahami pelajaran,

tetapi jika diperkaya dengan kegiatan melihat, menyentuh,

merasakan dan mengalami sendiri melalui media pemahaman siswa

akan lebih baik.

6. Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan di mana

saja dan kapan saja

Media pembelajaran dapat dirangsang sedemikian rupa

sehingga siswa dapat melakukan kegiatan belajar dengan lebih

leluasa dimanapun dan kapanpun tanpa tergantung seorang

guru.Perlu kita sadari waktu belajar di sekolah sangat terbatas

dan waktu terbanyak justru di luar lingkungan sekolah.


7. Media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi

dan proses belajar

Proses pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga

mendorong siswa untuk mencintai ilmu pengetahuan dan gemar

mencari sendiri sumber-sumber ilmu pengetahuan.

8. Mengubah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif

Guru dapat berbagi peran dengan media sehingga banyak

mamiliki waktu untuk memberi perhatian pada aspek-aspek

edukatif lainnya, seperti membantu kesulitan belajar siswa,

pembentukan kepribadian, memotivasi belajar dan lain- lain.

D. Hasil- hasil penelitian tentang media


1. ASEP SUTISNO PUTRA, M.Pd dengan judul penelitian :

EFEKTIFITAS MEDIA VCD (VIDEO COMPACT DISC)

PERISTIWA SEKITAR DALAM MENINGKATKAN

PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI ALAM SEKITAR

Penelitian yang dilakukan oleh Asep Sutisno Putra,

M.Pd ini didasarkan pada pernyataan bahwa media pembelajaran

merupakan alat yang dapat dijadikan jembatan untuk

menghubungkan dunia nyata dan menghadirkannya di hadapan

siswa, sehingga pembelajaran yang menggunakan media

pembelajaran dapat mempengaruhi terhadap efektivitas


pembelajaran, dan hasil belajar siswa. Dari penelitian tersebut

diperoleh bahwa :

a) Media VCD peristiwa-peristiwa sekitar terbukti

efektif meningkatkan motivasi siswa untuk belajar dan

aktivitasi dan hasil belajar siswa pada materi alam sekitar,

hal ini terbukti dengan cukup besarnya antusias siswa dalam

belajar, sehingga hasil belajarnya pun sebagaian meningkat.

b) Perlu adanya dukungan sarana dan prasaran yang

memadai dalam penggunaan media VCD

c) Perlu penelitian lanjutan tentang efektivitas media

VCD pada materi (SK/KD) yang lain.

2. ASPIRANTO (1995)

Dari penelitian yang dilakukan Aspiranto tentang media

pembelajaran diketahui bahwa ada perbedaan prestasi belajar

ikatan kimia antara siswa yang diajar dengan menggunakan media

OHP dan yang menggunakan metode konvensional.

3. EDMUND FAISON dengan judul penelitian:

PEMANFAATAN MEDIA PENGAJARAN INTERAKTIF

DENGAN KOMPUTER
Dari penelitian tersebut diperoleh bahwa penggunaan media

dapat meningkatkan prestasi anak didik dibandingkan tanpa

mempergunakan media.

E.Media Dalam Pembelajaran Fisika


1. Media komputer

Media ini memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh media lain.

Selain mampu menampilkan teks, gerak, suara dan gambar, komputer juga

dapat digunakan secara interaktif, bukan hanya searah.

2. Internet

Internet dapat memberikan keleluasaan belajar menembus ruang

dan waktu serta menyediakan sumber belajar yang hampir tanpa batas.

3. Video

Merupakan salah satu jenis media audio visual, selain film. Yang

banyak dikembangkan untuk keperluan pembelajaran, biasa dikemas dalam

bentuk VCD.

4. OHP (Overhad Projector)

OHP dapat mempunyai fungsi antara lain sebagai pengganti papan

tulis beserta perlengkapannya, penyajian materi menjadi lebih praktis,

bahan bisa disiapkan di rumah dan dapat digunakan untuk menampilkan

objek yang diam maupun bergerak. Tata letak ruang kelas tetap seperti
biasa, guru dapat bertatap muka dengan siswa (tanpa harus membelakangi

siswa).

5. Media Grafis

Media grafis ini dapat berupa media gambar atau foto.


Daftar Pustaka

Ahmad, Abdul Karim H. 2007. Media pembelajaran. Makassar : badan

penerbit Universitas Negeri Makassar.

http://edu-articles.com/berbagai-jenis-media-pembelajaran/

http://massofa.wordpress.com/2008/02/04/penggunaan-media-elektronik-dan-

komputer-dalam-pembelajaran-fisika/

http://endonesa.wordpress.com/ajaran-pembelajaran/media-

pembelajaran/=media

Anda mungkin juga menyukai