Anda di halaman 1dari 27

RANCANGAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI PNS

GURU SMA NEGERI 2 SEPONTI


PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN GOLONGAN III
Nama Peserta
Angkatan/Kelompok
Jabatan
Unit Kerja
Sumber Kegiatan

I.

:
:
:
:
:

HERU SUHERDA, S.Pd.


IV
Tenaga Pendidik
SMA NEGERI 2 SEPONTI
SKP / Uraian Tugas / Inisiatif Sendiri

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
1. Profil Sekolah
Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Sponti berlokasi diKecamatan Desa Durian
Sebatang Kecamatan Seponti , Kabupaten Kayong Utara. Adapun profil sekolah
secara lengkap yaitu :
Profil Sekolah :
Nama Sekolah
: SMA Negeri 2 SEPONTI
Kepala Sekolah
: Sarifudin, S.Pd
Alamat Sekolah
Jalan
: Perjuangan Satu
Desa
: Durian Sebatang
Kecamatan
: Seponti
Kabupaten
: Kayong Utara
Provinsi
: Kalimantan Barat
Kode Pos
: 78852
SMA Negeri 2 Seponti berdiri pada tahun 2011 dengan status Negeri.
Kabupaten kayong utara sendiri terdiri dari berbagai macam daerah, baik itu pesisir,
pegunungan sampai daerah lahan gambut, untuk lokasi SMAN 2 Seponti sendiri
terletak di daerah lahan gambut dan dikelilingi perkebunan sawit. Satu-satunya
akses jalan darat yang dapat ditempuh menuju SMAN 2 Seponti hanya bisa
melewati jalan perkebunan sawit. SMAN 2Seponti juga termasuk dalam sekolah
yang terletak pada daerah terpencil. SMAN 2 Seponti ini terletak di ujung timur
kecamatan Seponti, lebih kurang 20 km dari pusat Kecamatan Seponti, Sekolah
kami juga merupakan sekolah yang berbatasan langsung dengan kabupaten kubu
raya.
Umumnya penduduk yang tinggal di sekitar SMAN 2 Seponti merupakan
warga asli Desa Durian dan para warga transmigrasi dari pulau jawa, mengingat
1

daerah ini merupakan daerah perbatasaan dengan Kabupaten Kubu Raya maka
potensi murid dari kabupaten lain juga tinggi. Transportasi yang digunakan untuk
mencapai SMAN 2 Seponti dapat menggunakan kendaraan umum Kapal Kelotok
lewat jalur air dan kendaraan pribadi seperti sepeda, sepeda motor melalui jalur
darat, jalur darat ini hanya bisa di lewati ketika musim panas, ketika musim
penghujan datang jalur darat sangat sulit untuk dilewati.
SMAN 2 Seponti memiliki jumlah siswa sebanyak 44 orang, terdiri atas 13
siswa kelas X, 13 Siswa kelas XI dan 18 Siswa kelas XII. Sedangkan untuk
pengajar terdiri dari 12 orang guru, 1 orang karyawan tata usaha, 1 orang penjaga
sekolah. SMAN 2 Seponti terdiri dari 3 kelas yaitu kelas X, XI IPS, XII IPS dan
memiliki 4 jenis ekstrakulikuler yaitu PMR, Pramuka, LCC dan KIR.
2. Keadaan Organisasi
SMA Negeri 2 Seponti memiliki personil sejumlah 58 orang, terdiri atas 44
orang siswa 12 orang guru, 1 orang karyawan tata usaha, 1 orang penjaga sekolah.
Berikut ini adalah struktur organisasi SMA Negeri 2 Seponti:
Struktur Organisasi SMA Negeri 2Seponti
Tahun Pelajaran 2014/2015
Kepala Sekolah
: Sarifudin, S.Pd
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan : Brilian Wicaksana,S.Pd
Wakil Kepala Bidang Sarana
: Fajar Heryadi, S.Pd
Wakil Kepala Bidang Kurikulum : Gustian, S.Pd
Wakil Kepala Bidang Humas
: Muhammad Cholik, S.Pdi.

DAFTAR
GURU BIDANG
Bidang Studi Agama
Islam NAMA: Muhammad
Cholik,STUDI
S.Pdi
Bidang Studi Kewarganegaraan
: Syam Saputra,S.Pd
Bidang Studi Matematika
: Gustian, S.Pd
Bidang Studi Bahasa Indonesia
: Sarifudin, S.Pd
Bidang Studi Bahasa Inggris
: Brilian Wicaksana,S.Pd
Bidang Studi Fisika
: Achmad Triadi,S.Pd
Bidang Studi Kimia
: Heru Suherda, S.Pd.
Bidang Studi Biologi
: Rico Pratama, S.Pd
Bidang Studi Sejarah
: Fajar Heryadi,S.Pd
Bidang Studi Sosiologi
: Suwarni,S.Pd
Bidang Studi Ekonomi
: Achmad Triadi,S.Pd
Bidang Studi Geografi
: Syam Saputra, S.Pd
Bidang Studi Seni Budaya
: Rico Pratama, S.Pd
Bidang Studi Penjas
: Rico Pratama, S.Pd
Bidang Studi Tik
: Heru Suherda, S.Pd
Bidang Studi Mulok
: Heru Suherda, S.Pd
2

Bidang Studi Bahasa Arab


Guru Bk
Tata Usaha
Penjaga Perpustakaan
Penjaga Sekolah

: Muhammad Cholik, S.Pd


: Fajar Heryadi, S.Pd
: Juanes.
: Suwarni, S.Pd
: Gian Setiawan

3. Visi Misi dan Moto SMA Negeri 2 Seponti


Visi :
Visi SMA Negeri 2 Seponti adalah Terwujudnya Siswa yang Berkepribadian,
Berprestasi, Mandiri, Disiplin, Berwawasan Lingkungan Berdasarkan Iman dan
Takwa
Misi :
1. Menumbuhkan pemahaman dan penghayatan terhadap ajaran agama yang
dianutnya.
2. Menanamkan dan menumbuhkembangkan akhlak mulia.
3. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
4. Membentuk generasi yang berprestasi baik di bidang akademik maupun
nonakademik.
5. Menumbuhkembangkan dan meningkatkan potensi diri yang kreatif, terampil,
6.
7.
8.
9.

dan inovatif.
Menumbuhkembangkan semangat loyalitas dan dedikasi tinggi.
Meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja warga sekolah.
Meningkatkan kedisiplinan diri maupun umum.
Menanamkan sikap peduli terhadap lingkungan.

1. Struktur Organisasi SMA NEGERI 2 SEPONTI


Struktur organisasi di sekolah ini tergambar pada bagan berikut ini :

STRUKTUR ORGANISASI
SEKOLAH
SMA NEGERI 2 SEPONTI
KEPALA
SEKOLAH
SARIFUDIN, S.

WAKA
BIDANG
KESISWAAN
BRILIAN
WICAKSANA,
S. Pd

KETUA KOMITE
SEKOLAH

AJIS

WAKA
BIDANG
SARANA &

WAKA
BIDANG
KURIKULUM
GUSTIAN, S.
Pd

WAKA
BIDANG
HUMAS
MUHAMMAD
CHOLIK, S.
PD

FAJAR
HERYADI, S.
Pd

KEPALA LAB. FISIKA

PUSTAKAWAN

RICO PRATAMA, S.
Pd

SUWARNI, S. Pd

BIMBINGAN &
KONSELING

WALI KELAS

GURU MAPEL

PESERTA DIDIK
Bagan 1. Struktur Organisasi SMA Negeri 2 Seponti

2. Tugas dan Fungsi Pendidikan di SMA Negeri 2 Seponti


Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan salah satu jenjang pendidikan
yang memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai berikut:
1. Meningkatkan kompetensi dasar siswa di bidang akademis, sesuai dengan
tuntutan kurikulum.
2. Mengembangkan potensi intelektual, moral, dan spiritual siswa.
3. Menumbuhkembangkan potensi sosial dan kebangsaan siswa.
4. Mempersiapkan siswa secara mantap untuk dapat melanjutkan ke jenjang
pendidikan berikutnya.
Tugas pokok dan fungsi pendidikan tingkat SMA tersebut berhubungan erat
dengan tugas perkembangan pada tingkat sekolah menengah, yaitu:
1. Tugas-tugas perkembangan anak usia Sekolah Menengah Atas (SMA):
2. Memiliki sikap dan perilaku beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan yang
Maha esa
3. Memperoleh perangkat nilai sebagai pedoman berperilaku
4. Mencapai kemandirian emosional
5. Mengembangkan keterampilan intelektual
6. Berperilaku sosial yang bertanggung jawab
7. Mencapai peran sosial sebagai pria/wanita
8. Menerima keadaan diri dan menggunakannya secara efektif
9. Mencapai kemandirian perilaku ekonomis
10. Memiliki wawasan persiapan karir
11. Mencapai hubungan baru yang lebih matang dengan teman sebaya baik
pria maupun wanita
3. Uraian Tugas
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen secara tegas
menyatakan bahwa kedudukan guru sebagai tenaga profesional berfungsi
meningkatkan martabat dan peran guru sebagai agen pembelajaran untuk
meningkatkan mutu pendidikan nasional. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun
2008 tentang Guru menyebutkan bahwa guru memiliki beban kerja paling sedikit 24
(dua puluh empat) jam tatap muka dan sebanyak-banyaknya 40 (empat puluh) jam
tatap muka per minggu
Jenis tugas guru sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah
Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru Pasal 52 dapat dikategorikan sebagai kegiatan
tatap muka atau bukan tatap muka seperti yang tercantum dalam Tabel 1. di bawah
ini.
Tabel 1. Kategori Jenis Kerja Guru
Nomo
r

Jenis Kerja Guru

Tatap

Bukan Tatap

Muka

Muka
5

1.

Merencanakan Pembelajaran

2.

Melaksanakan Pembelajaran

3.

Menilai Hasil Pembelajaran

**

***

***

5.

Membimbing & Melatih


Peserta Didik
Melaksanakan Tugas

Tambahan

Keterangan:
* = menilai hasil pembelajaran yang dilaksanakan secara terintegrasi dengan tatap muka
**

seperti ulangan harian


= menilai hasil pembelajaran yang dilaksanakan dalam waktu tertentu seperti ujian

tengah semester dan akhir semester


*** = membimbing dan melatih peserta didik yang dilaksanakan secara terintegrasi dengan
proses pembelajaran/tatap muka
Uraian jenis kerja guru tersebut di atas adalah sebagai berikut:
a) Merencanakan Pembelajaran
Guru wajib membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada awal
tahun atau awal semester, sesuai dengan rencana kerja sekolah/madrasah.
b) Melaksanakan Pembelajaran
Melaksanakan pembelajaran merupakan kegiatan interaksi edukatif antara
peserta didik dengan guru. Kegiatan tersebut merupakan kegiatan tatap muka
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang
Guru. Penjelasan kegiatan tatap muka adalah sebagai berikut:
1)
Kegiatan tatap muka atau pembelajaran terdiri dari kegiatan
penyampaian materi pelajaran, membimbing dan melatih peserta didik terkait
dengan materi pelajaran, dan menilai hasil belajar yang terintegrasi dengan
pembelajaran dalam kegiatan tatap muka
2)
Menilai hasil belajar

yang

terintegrasi

dalam

proses

pelaksanaan pembelajaran tatap muka antara lain berupa penilaian akhir


pertemuan atau penilaian akhir tiap pokok bahasan merupakan bagian dari
kegiatan tatap muka,

3)

Kegiatan tatap muka dapat dilakukan secara langsung atau

termediasi dengan menggunakan media antara lain video, modul mandiri,


kegiatan observasi/eksplorasi,
4)
Kegiatan tatap muka dapat dilaksanakan antara lain di ruang
teori/kelas, laboratorium, studio, bengkel atau di luar ruangan,
5)
Waktu pelaksanaan kegiatan pembelajaran atau tatap muka
sesuai dengan durasi waktu yang tercantum dalam struktur kurikulum
sekolah/madrasah
Sebelum pelaksanaan kegiatan tatap muka, guru diharapkan melakukan persiapan,
antara lain pengecekan dan/ataupenyiapan fisik kelas/ruangan, bahan pelajaran,
modul, media, dan perangkat administrasi.
c) Menilai Hasil Pembelajaran
Menilai hasil pembelajaran merupakan

serangkaian

kegiatan

untuk

memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar
peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan. Melalui
penilaian

hasil

pembelajaran

diperoleh

informasi

yang

bermakna

untuk

meningkatkan proses pembelajaran berikutnya serta pengambilan keputusan


lainnya. Menilai hasil pembelajaran dilaksanakan secara terintegrasi dengan tatap
muka seperti ulangan harian dan kegiatan menilai hasil belajar dalam waktu tertentu
seperti ujian tengah semester dan akhir semester.
Pelaksanaan penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan nontes.
Penilaian nontes dapat berupa pengamatan dan pengukuran sikap serta penilaian
hasil karya dalam bentuk tugas, proyek fisik atau produk jasa.
1) Penilaian dengan tes.
Tes dilakukan secara tertulis atau lisan, dalam bentuk ulangan
harian, tengah semester, dan ujian akhir semester. Tes ini dilaksanakan
sesuai dengan kalender pendidikan atau jadwal yang telah ditentukan.Tes
tertulis dan lisan dilakukan di dalam kelas.Pengolahan hasil tes dilakukan di
luar jadwal pelaksanaan tes.
2) Penilaian nontes berupa pengamatan dan pengukuran sikap.
Pengamatan dan pengukuran sikap sebagai bagian tidak terpisahkan
dari proses pendidikan, dilaksanakan oleh guru dengan tujuan untuk melihat
hasil pendidikan yang tidak dapat diukur dengan tes tertulis atau lisan.
Pengamatan dan pengukuran sikap dapat dilakukan di dalam kelas
menyatu dengan proses tatap muka, dan atau di luar kelas.Pengamatan dan
pengukuran sikap yang dilaksanakan di luar kelas merupakan kegiatan di
luar jadwal tatap muka.
3) Penilaian nontes berupa penilaian hasil karya.
7

Penilaian hasil karya peserta didik dalam bentuk tugas, proyek fisik
atau produk jasa, portofolio, atau bentuk lain dilakukan di luar jadwal tatap
muka.
Adakalanya dalam penilaian ini, guru harus menghadirkan peserta
didik agar untuk menghindari kesalahan pemahaman dari guru, jika
informasi dari peserta didik belum sempurna.
d) Membimbing dan Melatih Peserta Didik
Membimbing dan melatih peserta didik dibedakan menjadi tiga kategori yaitu
membimbing atau melatih peserta didik dalam proses tatap muka, intrakurikuler, dan
ekstrakurikuler.
1) Bimbingan dan latihan pada proses tatap muka
Bimbingan dan latihan pada kegiatan pembelajaran adalah
bimbingan dan latihan yang dilakukan agar peserta didik dapat mencapai
kompetensi yang telah ditetapkan.
2) Bimbingan dan latihan pada kegiatan intrakurikuler
Bimbingan
dalam
kegiatan
intrakurikuler
pembelajaranperbaikan (remedial

teaching) dan

terdiri

dari

pengayaanpada

mata

pelajaran yang diampu guru.Kegiatan pembelajaran perbaikan merupakan


kegiatan bimbingan dan latihan kepada peserta didik yang belum menguasai
kompetensi yang harus dicapai.
Kegiatan pengayaan merupakan kegiatan bimbingan dan latihan
kepada peserta didik yang telah menguasai kompetensi yang ditentukan
lebih cepat dari alokasi waktu yang ditetapkan dengan tujuan untuk
memperluas atau memperkaya perbendaharaan kompetensi.
Bimbingan dan latihan intrakurikuler dilakukan dalam kelas pada
jadwal khusus, disesuaikan dengan kebutuhan, tidak harus dilaksanakan
dengan jadwal tetap setiap minggu.
3) Bimbingan dan latihan dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Kegiatan ekstrakurikuler bersifat pilihan dan wajib diikuti peserta
didik. Kegiatan ekstrakurikuler dilakukan sesuai jadwal yang telah
ditentukan. Jenis kegiatan ekstrakurikuler antara lain adalah: Pramuka, ,
Karya Ilmiah Remaja, Palang Merah Remaja (PMR), dan LCC.
e) Melaksanakan Tugas Tambahan
Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru Pasal 24 ayat (7)
menyatakan bahwa guru dapat diberi tugas tambahan sebagai kepala satuan
pendidikan, wakil kepala satuan pendidikan, ketua program keahlian satuan
8

pendidikan, pengawas satuan pendidikan, kepala perpustakaan, kepala laboratorium,


bengkel, atau unit produksi. Selanjutnya, sesuai dengan isi Pasal 52 ayat (1) huruf e,
guru dapat diberi tugas tambahan yang melekat pada tugas pokok misalnya menjadi
pembina pramuka, pembimbing kegiatan karya ilmiah remaja, dan guru piket. Dalam
hal ini saya mendapatkan tugas tambahan sebagai operator sekolah dan juga guru
piket.
B. Tujuan Aktualisasi
Peserta Diklat Prajabatan Golongan III diharapkan mampu mengaktualisasikan Nilainilai Dasar Profesi PNS di tempat tugas/tempat magang masing-masing serta mampu
menganalisis dampak apabila kelima nilai dasar tersebut tidak diimplementasikan.
II. NILAI-NILAI DASAR PROFESI PNS
A. Identifikasi Nilai-nilai Dasar
Sebagaimana yang tercantum dalam rancangan undang-undang mengenai aparatur
sipil Negara, bahwa dalam rangka pelaksanaan cita-cita bangsa sebagaimana tercantum
dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,
perlu dibangun aparatur sipil negara yang profesional, bebas dari intervensi politik,
bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu menyelenggarakan
pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran sebagai unsur
perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Untuk mencapai terciptanya aparatur
sipil Negara seperti yang disebutkan di atas, maka perlu adanya penerapan nilai-nilai
dasar profesi PNS semenjak dilakukannya diklat prajabatan.
Berdasarkan Peraturan Kepala LAN-RI Nomor 38 Tahun 2014 tentang
Penyelenggaraan Diklat Prajabatan pola baru, peserta diklat diharapkan mampu
menginternalisasikan nilai-nilai dasar profesi PNS dengan cara mengalami sendiri
dalam penerapan dan aktualisasi pada tempat tugas, sehingga peserta diklat dapat
merasakan manfaatnya secara langsung. Nilai dasar tersebut merupakan seperangkat
prinsip yang menjadi landasan dalam menjalankan profesi. Nilai-nilai dasar tersebut
diantaranya adalah : Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan
Anti Korupsi.
No
1
1

Indikator Nilai
Dasar
2
ANEKA ;
a. Akuntabilitas

Informasi yang Relevan dengan Nilai Dasar


Kebutuhan
Stakeholder
3
Masyarakat
mengharapkan

Tugas Organisasi
4
Melaksanakan visi misi
sekolah yaitu :

Tugas Unit

Tugas

5
1. Meningkatkan
kompetensi

Jenis tugas g

dasar sebagaiman
9

(tanggung jawab,
kejelasan target,
transparan.
b. Nasionalisme
(religius, tidak
diskriminatif,
cinta tanah air,
kepentingan
bersama)
c. Etika Publik (
Integritas tinggi,
cermat, disiplin,
hormat, taat pada
peraturan
perundangundangan,
menjaga rahasia)
d. Komitmen mutu
(Efektivitas,
Efisiensi, Inovasi,
Berorientasi
mutu)
e. Anti Korupsi
(Disiplin,
tanggung jawab,
mandiri, adil,
peduli)

Aparatur Sipil

Visi :
Visi SMA Negeri 2
Negara (ASN)
Seponti adalah
dalam setiap
Terwujudnya Siswa
yang Berkepribadian,
tugas dan
jabatannya selalu Berprestasi, Mandiri,
Disiplin, Berwawasan
dapat bersikap
Lingkungan Berdasarkan
jujur, disiplin
Iman dan Takwa
Misi :
serta
1. Menumbuhkan
bertanggung
pemahaman dan
penghayatan terhadap
jawab atas setiap
ajaran agama yang
pelayanannya.
dianutnya.
2. Menanamkan dan
menumbuhkembangka
n akhlak mulia.
3. Meningkatkan
keimanan dan
ketakwaan.
4. Membentuk generasi
yang berprestasi baik
di bidang akademik
maupun nonakademik.
5. Menumbuhkembangk
an dan meningkatkan
potensi diri yang
kreatif, terampil, dan
inovatif.
6. Menumbuhkembangk
an semangat loyalitas
dan dedikasi tinggi.
7. Meningkatkan
efektivitas dan
efisiensi kerja warga
sekolah.
8. Meningkatkan
kedisiplinan diri
maupun umum.
9. Menanamkan sikap
peduli terhadap
lingkungan.
Tabel 2. Identifikasi Nilai-nilai Dasar

siswa

di

akademis,

bidang tercantum d

sesuai Peraturan P

dengan

tuntutan Nomor 74 T

kurikulum.
2. Mengembangkan
potensi

tentang Gur
1. Merencan

intelektual,

moral, dan spiritual

Pembelaja
2. Melaksan

Pembelaja
siswa.
3. Menilai H
3. Menumbuhkembang
Pembelaja
kan potensi sosial
4. mbimbing
dan
kebangsaan
Peserta D
siswa.
5. Melaksan
4. Mempersiapkan
Tambahan
siswa secara mantap
untuk

dapat

melanjutkan
jenjang

ke

pendidikan

berikutnya.

10

B. Keterkaitan Nilai Dasar dengan Kegiatan


Penerapan beberapa nilai-nilai dasar tersebut diatas yang terkait dengan kegiatan yang
akan dilakukan di unit kerja, tertera pada tabel dibawah ini.
No
1

Kegiatan
Membuat
Pelaksanaan

Nilai Dasar
Rencana Akuntabilitas

Pembelajaran - Konsisten

Uraian Pela
Sebelum memulai kegiatan meranca

ajaran agama saya hal ini dikarenak

kimiamateri Minyak Bumi Nasionalisme

diajarkan untuk berdoa sebelum

(RPP)

Religius ). Dalam merancang rencan

- Religius
Etika Publik
- Hormat
Komitmen Mutu
- Efisiensi
Anti Korupsi
- Disiplin

Minyak Bumi saya akan selalu ko

indikator, materi pokok, kegiatan be

sesuai silabus yang telah disepaka

konsisten ). Setelah menyusun ranca

akan meminta persetujuan kepada k


penghormatan saya terhadap kepala

saya bertugas.(Etika Publik = horm

akan selalu mengedepankan efesiens

diwujudkan dalam pengunaan me

melakukan pembelajaran sehingga s

untuk menjelaskan pokok materi p

Pada saat mengerjakan rancangan i

sehingga porsi waktu yang akan say

tepat waktu 2 jam pelajaran.(Anti Ko


Analisis Danpak :

Apabila saya tidak mengimplemen


rancangan pembelajaran ini maka

pelaksanaan pembelajaran dan akhirn

maksimal sehingga peserta didik aka


2

Menyusun

media Akuntabilitas

pembelajaran kimia berupa -

Tanggung Jawab

tujuan instansi dalam mencetak peser


Dalam menunjang kegiatan pem

pembelajran agar kegiatan pembelajr


11

tampilan

animasi

Minyak Bumi.

materi Nasionalisme
-

Cinta Tanah Air

tanggung jawab saya terhadap tugas

Tanggung Jawab). Media pembelaj

Etika Publik

materi cinta tanah air, saya akan m

bumi Indonesia, barang barang ta

Cermat

Komitmen Mutu

memacu siswa untuk mencintai tan

tanah air) Dalam membuat media

Efektifitas
Efesiensi

materi yang akan saya tampilkan, ha

Anti Korupsi

tidak ada informasi yang menyimpa

tidak kebingungan dalam mencerna m

Kemandirian

= Cermat) Pebuatan media pembe

efektifitas dan efesiensi waktu d

sehingga siswa dapat lebih mud

(Komitmen Mutu = Efektifitas da

media pembelajaran ini saya akan me


saya mewujudkan media ini tanpa
Anti Korupsi = Kemandirian)
Analisis Danpak :

Apabila saya tidak mengimplementa

kegiatan pembuatan pembelajaran ma

pembelajaran saya tidak akan dapa

membantu dalam pelaksanaan proses


3

Melaksanakan proses
pembelajaran

- Akuntabilitas
Kejelasan Target
- Nasionalisme
Cinta Tanah Air
- Etika Publik
Disiplin

siswa saat proses pembelajaran.


Saya akan melaksanakan proses pem

sebelumnya telah saya buat, dengan a

memili kejelasan target dalam m

mengetahui dengan jelas apa targ


berlangsung.

(Akuntabilitas

pembelajaran saya akan melakukan

- Komitmen Mutu

bertujuan mencerdaskan siswa sebag

Efektivitas

bentuk rasa cinta saya kepada ta

Efisiensi

(Nasionalisme = Cinta Tanah Air)D

- Anti Korupsi

membagi kegiatan pembelajaran m

Adil

kegiatan telah dialokasikan dengan w

dalam kegiatan ini saya akan disip


12

sesuai dengan pembagian waktu ya

Disiplin) Untuk meningkatkan efisie


saya akan melakukan pembelajaran

media pembelajaran yang telah ditet

sehingga memudahkan dalam pe

penjelasan materi tidak keluar dari

Mutu = Efektifitas dan Efisiensi )


akan membedakan siswa dalam pen

juga saya berikan kesempatan yang s


dipahami. ( Anti Korupsi = Adil)
Analisis Dampak :

Apabila saya tidak mengimlementasi

maka dalam melakukan pembelajaran


yang akan sampaikan sehingga akan

akan bias memenuh tugas dan tan

mencetak generasi bangsa yang berku

Jika saya tidak mengaplikasikan cinta

maka pembelajaran yang akan d

merugikan siswa. Apa bila kedisipl

proses pembelajaran maka akan ban

akan mengurangi materi yang saya s

menjadi kurang memahami materi ya


Apabila kegiatan pembelajaran ini
4

Mengimputdata

periodik Akuntabilitas

siswa bulan mei 2015.

Konsisten

Nasionalisme
-

Kerja sama

Etika public
-

pengimputan data priodik siswa, unt

konsisten mengupdate data tersebut

tugas tugas yang di bebankan kepad

melakukan update data saya melaku

Bertangung

mengumpulkan terlebih dahulu data

jawab

priodik siswa pada program dapodik

Komitmen Mutu
-

sulit mencapai target pembelajaran ya


Saya akan melakukan tugas sebaga

Efektivitas

Anti Korupsi

saya lakukan kepada warga sekolah.


terletak pada daerah khusus yang

keadaan pasilitas publik yang sanga


13

Jujur

akses internet juga terhambat. Halan

melakukan update data priodik siswa

menjadi tangung jawab saya, saya te

cara menuju kecamatan yang mem

melakukan update priodik data da

Jawab). Untuk Efektivitas dalam m

merekap data siswa yang telah saya d

yang telah saya sesuaikan denga

(Komitmen Mutu = Efektivitas). D

mengedepankan kejujuran data, saya

palsu demi keuntungan siswa. (Anti K


Analisis Danpak

Apabila update data priodik siswa in


tidak updatenya data siswa pada

peraturan data siswa harus selalu diu

data siswa ini yang menjadi acuan

bantuan lain dari pemerintah. Ketik


5

Membuat soal ulangan


harian

Akuntabilitas
Kejelasan Target
Nasionalisme

disekolah juga akan tergangu sehingg


Saya akan membuat soal ulangan se

dasar, indikator, tujuan pembelajaran

dicapai siswa ( Akuntabilitas = ke

Kepentingan

akan berpedoman pada indikator, tuj

bersama

soal yang dihasilkan bekualitas, m

Etika Publik
Menjaga Rahasia
Komitmen Mutu
Berorientasi mutu
Anti Korupsi
Disiplin

dengan tujuan yang diharapkan (

Pembuatan soal yang akan saya b

terhadap materi yang telah saya sa


pemahaman siswa sekaligus sebagai
keberhasilan penyampaian materi

Dalam pembuatan soal saya akan me

soal yang saya buat benar-benar da

(Etika public = menjaga rahasia). J

kepentingan antara waktu penyelesai

saya tetap akan menyelesaiakan pem


menunda-nundanya (Anti korupsi =
14

Analisis Dampak:

Apabila dalam membuat soal ulangan


(Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika

maka soal yang dibuat tidak tapat me

sesuai dengan indikator dan tujuan y

dan daya serap siswa, guru tidak bis

dengan benar dan jujur, atau bahkan t

dipertanggung jawabkan, sehingga h


hati. Kemudian akan menimbulkan
6

Evaluasi hasil belajar.

Akuntabilitas

tidak profesional dalam bekerja.


Sebelum memulai evaluasi pembelaj

Transparan

berdoa menurut kepercayaan masing.

Nasionalisme

Dalam melaksanakan Evaluasi pemb

pilihan ganda disini saya akan me

Religius

Etika Publik

Publik = Cermat) dalam mengorek

dalam penilaian. Selain itu penilaia

Cermat

Komitmen Mutu

(Akuntabilitas = Transparan)siswa

Efesien

akan di ujikan, hasil test juga akan

Anti Korupsi

Pelaksanaan evaluasi ini akan diterap

siswa yang diberi petunjuk atau pun

Adil

ini. Selain itu soal dengan tipe pili

pengerjaan dibandingkan soal dalam


dapat lebih efisien (komitmen mutu
Analisis Dampak:

Apabila dalam evaluasi hasil bela


(Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika

maka akan sulit untuk mengukur kem

jika tidak menyajikan soal dalam be


sangat luas, dikhawatirkan akan ban
soal maupun pengerjaan soal. Hal
7

Melaksanakan tugas sebagai


guru piket

Akuntabilitas
- Bertanggung jawab
Nasionalisme

sehingga siswa dapat dirugikan dalam


Saya akan melaksanakan tugas se

jawab (Akuntabilitas = Bertangu

saya tunjukan datang lebih awal p


15

- Memelihara ketertiban
Etika Publik

Tugas guru piket yang saya lakuka

yang sudah tertera dalam SK Pemb

- Taat peraturan dan

berarti saya mentaatiperaturan yang

perundang-

Taat peraturan dan perung-und

undangan

dengan teman sejawat yang bertug

Komitmen Mutu
- Efektif
Anti Korupsi
- Peduli

akan meningkatkan efektifitas dan

piket (Komitment Mutu = Efektif

dapat saya lakukan dengan cepat. S


guru piket saya butuhkan sikap

Lingkungan sekolah sehingga keg


dengan tertib dan lancar.
Analisis Dampak:

Apabila Tugas sebagai Guru Pik

tanggung jawab dan penuh kepedul

dengan peraturan yang berlaku se

akan terganggu, tidak tetib dan

pembelajaran tidak akan tercapai se


8

Analisis Butir soal

Akuntabilitas
Kejelasan Target
Nasionalisme

terpenuhi.
Dalam membuat analisis butir

diskriminatif (Nasionalisme) sehi

pembelajaran dapat tercapai, dan ap

Tidak

kemampuan siswa yang sebenarnya.

Diskriminatif

Publik)dengan menggunakananalisis

Etika public
Cermat

kekeliruan dalam memberi kesimp

berdasarkan lembar-lembar jawaba

Komitmen mutu

dipertanggung jawabkan (Akun

Efisiensi

digunakan secara objektif dan juju

Anti korupsi
Tanggung jawab

jawaban siswa, selanjutnya memberi


dengan baik dan menentukan apa

waktu yang yang digunakan bisa lebi


Analisis Danpak :

Apabila kegiatan analisis penilaian i

nilai aneka maka tidak akan didapat

pembelajaran siswa, sehingga pro


16

pemetaan kemampuan siswa pada m

dokumen ini juga akan berakibat

sekolah yang diperlukan untuk akredi


Tabel 3. Keterkaitan Nilai Dasar Dengan Kegiatan

17

C. Teknik Aktualisasi Nilai Dasar


Dalam melakukan aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS terdapat beberapa
teknik yang digunakan, teknik tersebut diuraikan pada tabel di bawah ini.
Tabel 4. Teknik Aktualisasi Nilai Dasar
No
1

Nilai Dasar Dan Teknik


Aktualisasi

Uraian Penggunaan Teknik Aktualisasi Nilai Dasar


Dan Manfaatnya Bagi Pihak Lain Dan Perwujudan

ANEKA dengan teknik

Visi Organisasi
Pada penyusunan Rencana pelaksanaan Pembelajaran

studi

pada

(RPP) saya akan menggunakan teknik studi pustaka,

kegiatan

penyusunan

maka langkah-langkahnya saya akan mempelajari

rancangan

pelaksanaan

silabus dan menentukan tujuan pembelajaran serta

pustaka

pembelajaraan.

indikator yang ingin dicapai. Saya kemudian menyusun


rencana kegiatan pembelajran pada materi minyak bumi
dengan metode pembelajaran cooperative learning
berupa diskusi kelompok secara sistematis. Dengan
menggunakan teknik studi pustaka, maka RPP yang saya
buat dapat saya pertanggungjawabkan, karena saya akan
membuat RPP secara jujur dan sesuai dengan peraturan
perundang-undangan. RPP saya juga memiliki kejelasan
target sesuai dengan kondisi realitas di instansi tempat
kerja saya. Dengan adanya peningkatan kualitas RPP ini
maka kegiatan pembelajaran lebih terarah dan efektif

sehingga sesuai dengan visi dan misi sekolah


ANEKA dengan teknik Untuk memulai kegiatan pembuatan media ini pertama
Study

Pustaka

pada tama saya akan mengumpulkan item item materi yang

kegatan Menyusun media akan diajarkan. Kemudian saya akan memilah point point
pembelajaran kimia.

yang akan disampaikan. Study pustaka ini saya gunakan


agar dalam pembuatan media tidak terjadi penyimpangan
materi yang akan disampaikan. Isi Media pembelajaran ini
juga

akan

dapat

dipertangungjawabkan

karena

mengunakan sumber yang jelas.

18

ANEKA dengan teknik Dalam kegiatan pelaksanaan pembelajaran saya akan


diskusi dan komunikasi menggunakan teknik diskusi terpimpin , dan komunikasi
langsung pada kegiatan langsung. Pada awalnya saya akan menampilkan animasi
pelaksanaan pembelajaran

atau video masalah yang akan saya jadikan sebagai bahan


diskusi antara siswa dan saya. Selain itu dalam
pembelajaran ini saya akan berkomunikasi langsung
dengan siswa, dengan berkomunikasi langsung saya bisa
langsung mengetahui kesulitan kesulitan siswa dalam
memahami materi pembelajaran dan dapat langsung
memberikan bantuan bimbing . Hasil akhirnya siswa akan
semakin mudah dalam memahami pelajaran sehingga akan
tercipta siswa yang berkwalitas dan bias berkerjasama.

Sesuai dengan visi misi sekolah.


ANEKA dengan teknik Dalam membuat soal saya akan menggunakan teknik studi
studi pustaka dan teknik pustaka. Studi pustaka yang dimaksud disini adalah
tes

objektif

kegiatan menyusun soal sesuai dengan indikator yang tercantum di

pembuatan soal

RPP dan menggunakan kisi-kisi yang telah dibuat. Soal


yang akan saya kembangkan sesuai dengan kebutuhan
dengan mengutip dari berbagai sumber bahan ajar,
sehingga bentuk soal yang diperoleh lebih bervariasi. Jenis
soal yang saya buat adalah bentuk pilihan ganda ini
bertujuan untuk mencakup semua indikator pembelajaran
yang akan di evaluasikan. Dengan penyususnan soal yang
diambil dari berbagai sumber sehingga soal yang dibuat
lebih bervariasi ini diharapkan dapat mengembangkan alat
penilaian yang mampu mengukur kemampuan siswa dan
menciptakan inovasi sehingga visi dan misi sekolah dapat

tercapai.
ANEKA dengan teknik Untuk megetahui tingkat pemahaman siswa terhadap
evaluasi untuk kegiatan materi minyak bumi, saya akan mengunakan teknik
mengukur

pemahaman evaluasi, dengan memberikan test objektif. Kemampuan

19

siswa

terhadapa

materi pemahaman siswa akan terukur dengan jelas karena test

minyak bumi.

objektif ini dapat mencakup indikator indiktor yang akan


diujikan. Dalam pengerjaan soal Siswa juga akan lebih
dimudahkan karena soal objektif ini telah menyediakan
jawaban yang dinginkan, siswa juga tidak akan mengalami

Aneka
tabulasi

dengan

kesulitan dalam memahami maksud yang diinginkan soal.


teknik Untuk mengetahui indikator mana saja yang perlu

data

untuk dilakukan remediasi maka saya akan melakukan analsis

kegiatan analis butir soal butir soal pada lembar jawaban soal materi minyak bumi.
pada materi minyak bumi

Saya akan mengimputkan data kunci jawaban per soal


kemudian saya akan mengimputkan data jawaban siswa
persoal dari data yang diinput akan terlihat indikator mana
yang mempunyai persentase pemahaman yang rendah dan

yang tinggi.
ANEKA dengan teknik Dalam melakukan update data priodik dapodikmen ini
tabulasi

data

untuk saya akan menggunakan teknik tabulasi data dimana saya

kegiatan

update

data akan

priodik dapodikmen

berkordinasi

dengan

waka

kesiswaan

untuk

mengumpulkan data bulanan siswa yang kemudian akan


saya imput kedalam aplikasi dapodikmen dan akan

disinkronkan dengan server kementrian pendidikan.


ANEKA dengan teknik Pada saat melakukan tugas sebagai guru piket, saya akan
Observasi dan kerjasama

menggunakan Observasi dan kerja sama sesama teman

pada

kegiatan

sejawat. Saya dan teman sejawat akan mengamati kelas

melaksanakan tugas guru

mana saja yang kosong dan belum ada tugas. Disamping

piket.

itu saya jaga akan mengadakan pembagian tugas dan


kerjasama dengan teman sehingga tugas siswa akan
tersampaikan dg lebih efektif dan efisien. Ketika jam
belajar selesai saya juga langsung membunyikan bel
sehinga tidak akan ada jam pelajaran yang dirugikan.

III. RENCANA AKSI

20

A. Jadwal Implementasi
Jadwal dalam melakukan kegiatan-kegiatan aktualisasi dijelaskan pada tabel
di bawah ini
Tabel 5. Jadwal Implementasi
Nama Peserta
: HERU SUHERDA, S.Pd
Instansi
: SMA NEGERI 2 SEPONTI
Tempat Aktualisasi
: SMA NEGERI 2 SEPONTI
No
Kegiatan
Nilai Dasar
1

Tanggal
Pelaksanaan
11 Mei 2015

Output

Membuat Rencana

Akuntabilitas

Pelaksanaan.

Nasionalisme

Rencana

Pembelajaran (RPP)

Etika Publik

Pelaksanaan

Komitmen Mutu

Pembelajaran

Anti Korupsi

(RPP)
12 Mei 2015

Tersedianya

Pembuatan Media

Akuntabilitas

Tersedianya

Pembelajaran.

Nasionalisme

Media

Etika Publik

Pembelajaran

Komitmen Mutu

Minyak Bumi

Melaksanakan Proses

Anti Korupsi
Akuntabilitas

Pembelajaran

Nasionalisme

Tujuan

Etika Publik

Pembelajaran

13 Mei 2015

Tercapainya

Komitmen Mutu
4

Melakukan update data

Anti Korupsi
Akuntabilitas

Periodik pada program

Nasionalisme

data priodik pada

dapodikmen

Etika Publik

program

Komitmen Mutu

dapodikmen

15 Mei 2015

Terupdatenya

Membuat Soal Ulangan

Anti Korupsi
Akuntabilitas

18 sd 19 Mei Tersedianya soal

Harian

Nasionalisme

2015

Etika Publik

ulangan

berupa

pilihan ganda

Komitmen Mutu

21

Melakukan Evaluasi

Anti Korupsi
Akuntabilitas

hasil belajar

Nasionalisme

evaluasi

belajar

Etika Publik

siswa

berupa

Komitmen Mutu

lemar

jawaban

Melaksanakan Tugas

Anti Korupsi
Akuntabilitas

siswa.
Terciptanya

Sebagai Guru Piket.

Nasionalisme

keadaan sekolah

Etika Publik

yang kondusif

20 Mei 2015

21 Mei 2015

Tersedianya hasil

Komitmen Mutu
8

Melakukan analisis hasil

Anti Korupsi
Akuntabilitas

22 sd 23 Mei Tersedia

belajar siswa

Nasionalisme

2015

hasil

analisis butir soal

Etika Publik

hasil

Komitmen Mutu

siswa

belajar

Anti Korupsi

B. Jadwal Konsultasi Dengan Coach


Pada tabel dibawah ini merupakan gambaran kegiatan konsultasi mengenai
rancangan aktualisasi bersama coach.
Tabel 6. Jadwal Konsultasi Dengan Coach
Nama Peserta
Instansi
Tempat Aktualisasi

: HERU SUHERDA, S.Pd


: SMA NEGERI 2 SEPONTI
: SMA NEGERI 2 SEPONTI
Media komunikasi

No

Tanggal

Kegiatan

Output

yang digunakan
(telepon/
SMS/email/fax/dll.

11 Mei 2015

Membuat Rencana

Tersedianya

22

Pelaksanaan. Pembelajaran

Rencana

(RPP)

Pelaksanaan
Pembelajaran
(RPP)

12 Mei 2015

Pembuatan Media

Tersedianya Media

Pembelajaran.

Pembelajaran
Minyak Bumi

13 Mei 2015

Melaksanakan Proses

Tercapainya

Pembelajaran

Tujuan
Pembelajaran

15 Mei 2015

Melakukan update data

Terupdatenya data

Periodik pada program

priodik

dapodikmen

program

pada

dapodikmen
5

18 sd 19 Mei Membuat Soal Ulangan

Tersedianya

2015

ulangan

Harian

soal
berupa

pilihan ganda
6

20 Mei 2015

Melakukan Evaluasi hasil

Tersedianya

belajar

evaluasi

hasil
belajar

siswa berupa lemar


jawaban siswa.
7

21 Mei 2015

Melaksanakan Tugas

Terciptanya

Sebagai Guru Piket.

keadaan

sekolah

yang kondusif
8

22 sd 23 Mei Melakukan analisis hasil

Tersedia

2015

analisis butir soal

belajar siswa

hasil

23

hasil belajar siswa

C. Jadwal Konsultasi Dengan Mentor


Pada tabel dibawah ini merupakan gambaran kegiatan konsultasi
mengenai rancangan aktualisasi bersama mentor
Tabel 7. Jadwal Konsultasi Dengan Mentor.
Nama Peserta
Instansi
Tempat Aktualisasi
No
Tanggal

: HERU SUHERDA, S.Pd


: SMA NEGERI 2 SEPONTI
: SMA NEGERI 2 SEPONTI
Kegiatan

Konsultasi jadwal kegiatan Jadwal aktualisasi

Output

Paraf
Mentor

11- 05 - 2015

Aktualisasi
2

11-05-2015

Konsultasi

Rancangan Revisi

Proses Pembelajaran
3

12-05-2015

Konsultasi
pembelajaran

14-05-2015

Konsultasi

Rancangan

Pembelajaran
media Media pemebelajaran siap
digunakan

pelaksanaan Jadwal

pelaksanaan

24

18-05-2015

update data priodik siswa

ditetapkan

Konsultasi pembuatan soal

Soal, kisi-kisi soal dan


kartu soal siap digunakan

28-05-2015

11- 05 - 2015

Konsultasi

laporan Laporan

aktualisasi

tersedia

aktualisasi

Konsultasi jadwal kegiatan Jadwal aktualisasi


Aktualisasi

11-05-2015

Konsultasi

Rancangan Revisi

Proses Pembelajaran

Rancangan

Pembelajaran

D. Rencana Antisipasi Kendala


Tabel 8. Rencana Antisipasi Kendala
No
1

Kendala Yang Mungkin Terjadi


Ada penugasan lain dari pimpinan

Strategi Mengatasi Kendala


Melakukan koordinasi dengan atasan

langsung
Keterbatasan waktu dalam melakukan Memanfaatkan waktu semaksimal mungkin

kegiatan
Tidak ditemukanya
memerlukan remediasi

siswa

dan membuat skala prioritas


yang Merancang
kegiatan
mengkoordinasikan

dengan

baru
couch

dan
dan

mentor
IV. PENUTUP
A. Kesimpulan
Rancangan aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS ini merupakan langkah
yang harus ditempuh sebelum melakukan aktualisasi di unit kerja masing-masing.
Dalam rancangan ini diterapkan nilai dasar bagi ASN dalam melakukan tugasnya
sebagai pelayan publik yang profesional. Nilai-nilai dasar tersebut antara lain :
Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, komitmen mutu dan anti korupsi.
Kegiatan aktualisasi yang direncanakan adalah sebagai berikut: Membuat
Rencana Pelaksanaan. Pembelajaran (RPP), Membuat media pembelajaran
minyak bumi, Melaksanakan Proses Pembelajaran (Kimia),membuat soal

25

evaluasi hasil belajar, melakukan evaluasi hasil belajar, melakukan analisis hasil
belajar, melaksanakan remediasi, dan Melaksanakan Tugas Sebagai Guru Piket.
Kegiatan-kegiatan tersebut direncanakan untuk dilaksanakan pada tanggal 12 mei
hingga 24 mei 2015 dengan pembimbingan dan arahan dari coach serta mentor,
dan laporan hasil pelaksanaan kegiatan akan dipresentasikan pada tanggal 4 Juni
2015.

26

DAFTAR PUSTAKA
Depdiknas. (2009). Pedoman Pelaksanaan Tugas Guru dan Pengawas: Jakarta, Direktorat
Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. (2015). Modul Diklat Prajabatan CPNS
Golongan III Pola Baru: Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi Pegawai Negeri Sipil.
Jakarta : Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.. (2015). Modul Diklat Prajabatan CPNS
Golongan III Pola Baru : Akuntabilitas. Jakarta : Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. (2015). Modul Diklat Prajabatan CPNS
Golongan III Pola Baru: Nasionalisme Jakarta : Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.. (2015). Modul Diklat Prajabatan CPNS
Golongan III Pola Baru : Etika Publik. Jakarta : Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.. (2015). Modul Diklat Prajabatan CPNS
Golongan III Pola Baru : Komitmen Mutu. Jakarta : Lembaga Administrasi Negara
Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. (2015). Modul Diklat Prajabatan CPNS
Golongan III Pola Baru : Anti Korupsi. Jakarta : Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia.

27