Anda di halaman 1dari 8

TRIKOTILOMANIA (Co-Ass Psikiatri)

TRIKOTILOMANIA
Estiani Ningsih, S.Ked
K1A1 09 050
I. PENDAHULUAN
Trikotilomania merupakan gangguan kesehatan psikologis atau kejiwaan.Istilah
trikotilomania berasal dari bahasa Yunani.Gabungan dari tiga suku kata, yaitu thrix yang berarti
rambut, tillein yang berarti menarik dan mania yang berarti kegilaan. Trikotilomania
adalah gangguan impuls di mana orang merasa ketegangan yang meningkat dan dapat lega hanya
dengan menarik atau terus menerus mencabuti rambut mereka sehingga timbul daerah-daerah
botak.1,2Gangguan ini ditandai oleh tindakan berulang yang tidak mempunyai motivasi rasional
yang jelas, umumnya merugikan penderita dan keluarga. Penderita biasanya melaporkan bahwa
perilakunya berkaitan dengan impuls untuk bertindak yang tidak dapat dikendalikan. Terdapat
priode prodromal berupa ketegangan dengan rasa lega pada saat terjadinya tindakan tersebut.3

Gambar 1. Ketegangan untuk mencabut rambut terus-menerusdikutip dari kepustakaan4


II. INSIDEN DAN EPIDEMIOLOGI
Istilah trikotilomania tidak terlalu familiar karena kasusnya cukup jarang terjadi.Hanya
kurang lebih 4% dari populasi.Berdasarkan data internasional trikotilomania terjadi 2 kali lebih
sering pada wanita dibanding laki-laki dan lebih sering terjadi pada anak-anak dibandingkan
orang dewasa.Dari beberapa sumber diketahui bahwa hingga saat ini tercatat 0,6% atau
sebanyak 2,5 juta warga Amerika Serikat mengidap trikotilomania. Onset terjadinya
trikotilomania pada rentang usia 11-40 tahun, dengan puncaknya pada umur antara 11-17
tahun.1, 5
III. ETIOLOGI DAN PATOFISIOLOGI
Penyebab secara ilmiah belum diketahui secara pasti.Namun para ahli berpikir bahwa
penyebab sebenarnya dari tricholomania adalah ketidakseimbangan kimia di otak.Bahan kimia

ini, yang disebut neurotransmiter yang merupkan bagian dari pusat komunikasi otak. Ketika
sesuatu mengganggu kerja neurotransmittertersebut maka dapat menyebabkan masalah seperti
kompulsif perilaku.6
Faktor yang mempengaruhi perilaku ini mungkin disebabkan psikis pasien yang kurang
mendapat perhatian orangtuanya sehingga menyebabkanstress dandepresi pada anak.Perilaku ini
dilakukan setengah sadar oleh anak dan mungkin sebagai pengganti dari perilaku mengisap
jempol.Beberapa studi psikiatrik berpendapat bahwa kurangnya perhatian orang tua sebagai
penyebab penting terjadinya perilaku ini.Dari beberapa penelitian diketahui bahwa perilaku
mencabut rambut berhenti saat seseorang meninggalkan lingkungan dengan tingkat stres yang
tinggi.1,6

Gambar 2.Stresdan depresidikutip dari kepustakaan1


IV. ANATOMI DAN FISIOLOGI RAMBUT
A. Anatomi Rambut
Rambut merupakan tambahan pada kulit kepala yang memberikankehangatan,
perlindungan dan keindahan. Rambut juga terdapatdiseluruh tubuh, kecuali telapak tangan,
telapak kaki dan bibir.7

Gambar 3. Anatomi rambutdikutip dari kepustakaan7


1. Lapisan batang rambut
Batang rambut ialah bagian rambut yang kelihatan di atas permukaankulit. Seperti yang
dijelaskan oleh Yenes (1984:2) bahwa batang rambutini terbagi pula atas 3 bagian, yakni:
a. Cuticula (selaput kulit ari) yang berbentuk seperti sisik-sisik ikan dansangat berfungsi untuk
melindungi lapisan rambut (berada paling luaryang merupakan pelindung). Di samping itu ia
juga berfungsi untukmenentukan besar kesilnya daya serap zat cair pada rambut sepertiair,
shampo,conditioner, obat keriting, zat/cat pewarna rambut,bleaching.
b. Cortex atau kulit ari rambut, ialah bagian rambut yang terbesar danmerupakan lapisan di
bawah cuticula. Cortex berfungsi sebagailapisan yang menentukan warna karena pigmen (zat
warna rambutdikandung oleh lapisan ini).Misalnya penyerapan zat cair, obatkeriting, cat rambut,
dan lain-lain.Jadi cortex ini berhubungan dengansifat elastisitas rambut.
c. Medulla atau sum-sum rambut. Medulla ini terdapat dibagian paling tengah.Rambut yang halus
sekali ada yang tidak terdapat medullanya.7,8

Gambar 4. Batang rambutdikutip dari kepustakaan7


2. Susunan rambut
Berdasarkan hal itu bagian-bagian rambut dikenal dengan rambutyang berada di dalam
kulit dan berada diluar kulit. Bagian-bagian rambutini dapat dibagi atas:
a. Akar rambut (Hair Folicle)
Akar rambut adalah bagian rambut yang tertanam di dalam kulit.akar rambut terbagi
menjadi 3 bagian:
1)Bulp yaitu bagian pangkal rambut yang membesar, seperti bentukbola, gunanya untuk
melindungi papil rambut.
2) Papil rambut adalah bagian yang terlindungi di dalam bulp atauterletak dibagian terbawah
dari folicle rambut. Papil rambut seperti piring kecil yang tengahnya melengkung danmenonjol
ke arah rambut, lengkungan inilah yang menyebabkan iadisebut papil, berasal dari sel-sel kulit
jangat
(corium)
serta
kulit
ari(epidermis).
Diantara
sel-sel papil juga
terdapatmelanosit.Melanositmenghasilkan pigmen (zat warna), yang akan disebarkan terutama
kedalam contek, kemudian ke dalam medulla rambut.

3)Folicle rambut ialah kandungan atau kantong rambut tempattumbuhnya rambut. Kantong rambut
terdiri dari 2 lapis.Lapisandalamnya berasal dari sel-sel epidermis, sedangkan lapisan
luarnyaberasal dari sel-sel dermis.Rambut yang panjang dan tebalmempunyai folicle berbentuk
besar, folicle rambut ini bentuknyamenyerupai silinder pipa.Kalau folicle bentuknya lurus,
rambut jugalurus dan bila melengkung rambut jadi berombak.
4) Otot penegak rambut ialah yang menyebabkan rambut halus buluroma berdiri bila ada sesuatu
rangsangan dari luar dan dari dalamtubuh kita. Misalnya merasa seram, kedinginan, kesakitan,
kelaparandan sebagainya.
5) Matrix, disebut juga dengan umbi/tombol atau lembaga rambut.Seperti dijelaskan di depan,
bahwa di dalam folicle terdapat rambut.Bagian yang berdekatan dengan papil lebih subur
daripada bagianyang lebih jauh di atasnya. Bagian yang subur itulah yang disebutmatrix.7
B. Fisiologi rambut
Adapun fungsi utama rambut adalahsebagai berikut:
1. Melindungi kulit dari pengaruh buruk : alis mata melindungi mata dari keringat agar tidak
mengalir ke mata, bulu hidung.
2. Menyaring udara serta berfungsi sebagai pengatur suhu
3. Penambah Kecantikan
4. Pendorong penguapan keringat.8
V. DIAGNOSIS

A. Tanda dan Gejala Trikotilomania


Tanda dan gejala trikotilomania meliputi:
Botak di kepala atau area lain dari tubuh
Bulu mata atau alis jarang
Bermain dengan mencabuti rambut
Menggosok rambut menarik keluar di bibir atau wajah
B. Pedoman Diagnostik Trikotilomania

Pedoman diagnostik trikotilomania (F63.3) menurut PPDGJ-III dijelaskan sebagai


berikut.
1. Gambaran yang esensial dari gangguan ini adalah:
a. kerontokan rambut kepala yang tampak jelas (noticeable) disebabkan oleh berulang kali gagal
menahan diri terhadap impuls untuk mencabut rambut.
b.pencabutan rambut biasanya didahului oleh ketegangan yang meningkat dan setelahnya diikuti
dengan rasa lega atau puas.
2. Diagnosis ini tidak dapat ditegakkan bila sebelumnya sudah ada peradangan kulit dan apabila
pencabutan rambut adalah responterhadap waham atau halusinasi.3

C. pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan dengan lampu wood maupun pemeriksaan dengan mikroskop pada sediaan
langsung rambut yang rusak dengan menggunakan larutan KOH 20%.2
Pemeriksaan dermoskopi telah terbukti sangat berguna untuk membedakan kondisi
trikotilomania dari alopesia areata. Adanya garis patahan rambut yang khas pada dermoskopi
merupakan indikasi dari trikotilomania, sedangkan adanya sisa rambut seperti tanda seru
(exclamation mark hair) mengindikasikan suatu alopesia areata.5

Gambar 9.Dermoskopi pada pasien trikotilomania (kiri)


dan alopesia areata (kanan)5
VI. DIAGNOSA BANDING
Alopesia areata mungkin sulit dibedakan dengan trikotilomania pada pemeriksaan awal,
namun penyebab terjadinya penyakit ini dapat membantu menentukan diagnosis yang benar.
Pada alopesia areata dapat berhubungan dengan penyakit autoimun lainnya, misalnya penyakit
tiroid, maka evaluasi laboratorium mungkin diperlukan.5
VII. KOMPLIKASI
Perilaku menarik rambut yang tidak dapat dikendalikanakanmenyebabkan kerusakan
pada folikel rambut sehingga dapat terbentukjaringan parut dan menyebabkan kehilangan rambut
secara permanen.6
VIII. PENATALAKSAAN
Penatalaksanaan utama pada trikotilomania adalah dengan terapi pengendalian perilaku,
namun obat-obatan juga dapat membantu. Terapi medikamentosa tidak dapat menyembuhkan
penyakit ini, tujuan pemberian obat-obatan hanya untuk mengurangi gejala pada pasien sehingga
pasien dapat menahan keinginan untuk tidak mencabut rambutnya lagi.10
A. Terapi Perilaku Kognitif (CBT)
CBT adalah bentuk terapi yang bertujuan untuk mengubah perilaku dengan
mengidentifikasi faktor-faktor yang memicu rambut tersebut ditarik.7 Terapi perilaku kognitif
dapat diperlihatkan ke pasien dan diajarkan strategi positif yang fleksibel, sering digabung
dengan latihan keterampilan sosial. metode CBTiniharus dilakukan olehpsikologterlatih
danberpengalaman dalamtrikotilomania.11,12
B. Terapi Farmakologi

Beberapa obat yang telah mengurangi keparahan gejala TTM pada beberapa
individu.Antidepresan, clomipramine,asam aminodan N-asetil sistein, telah menunjukkan
manfaat paling efektif.Sebuah golongan obat yang disebut sebagai selektif serotonin reuptake
inhibitor (SSRI), yang paling umum dikenalprozac, telah menunjukkan hasil yang beragam.
Sebagian orang yang menggunakan obat ini mereka berhenti sama sekali menarik rambut
mereka. Sementara yang lain merasa tidak berpengaruh sama sekali.Tetapi ada juga orang
yang masih merasakan dorongan untuk menarik rambut merekanamun berkurang sedikit demi
sedikit selama beberapa periode waktu.Selain pengobatan di bidang psikiatri, terdapat obatobatan di bidang dermatologi yang dapat diberikan terutama untuk mengurangi gejala yang dapat
menyebabkan pasien mencabuti rambutnya. Rasa gatal dapat dikurangi dengan pemberian
kortikosteroid topikal atau dengan pemberian obat anti histamin.12,13
C. Terapi Alternatif
Ada laporan hasil penelitian bahwa beberapa orang dengan TTMtelah dibantu oleh
berbagai terapi alternatif,termasuk hipnosis, biofeedback, perubahan pola makan,
danberolahraga.10
IX. PENCEGAHAN
Referensi pencegahan gangguan trikotilomania belum banyak,kemungkinan dengan tata
laksana pada kondisi ketegangan yang dialamipenderita bisa membuat hal ini tidak terjadi.
Teknik terapi perilaku yang dikenal sebagai "substitusi perilaku" atau teknik "pengganti
perilaku". Ini merupakan cara yang baik. Selain itu hindari faktor pencetus seperti stress
dandepresidengan berupaya untuk rileks, perhatian orang tua juga berperan penting dalam
pencegahan trikotilomania ini.6
X. PROGNOSIS
Prognosis pasien trikotilomania ini bonam karena bila ditemukan pada usiamuda perilaku
kompulsif ini dapat hilang dalam waktu dekat dengan adanya dukungan dari orang tua pasien.
Sehingga bila ditemukan di usia muda semakin baik prognosisnya.5

X. Daftar Pustaka
1. Diyantoro, Agung YuLy. Trikotilomania turunkan kualitas hidup.[serial online] 2011. [cited 2013
June 06]. Available from:http://lifestyle.okezone.com/read/ 2011/05/27/195/461901/redirect.
2. Maramis WF, Maramis AA. Catatan ilmu kedokteran jiwa.Edisi 2. Surabaya:
Airlangga University Press; 2009.
3. Maslim, Rusdi. Diagnosis gangguan jiwa rujukan ringkas PPDGJ-III. Jakarta: Ilmu Kedokteran
Jiwa FK Atmaja; 2003.
4.Santoso,Teguh Budi. Trikotilomania. . [serial online] 2009. [cited 2013 June 08]; Available
from: http://health.detik.com/read/2009/12/21/150429/1263713/ 770/trikotilomania.
5. Mitahul, Negari. trikotilomania[serial online] 2011. [cited 2013 June 06]. Available
from:http://www.scribd.com/doc/143127997/Trichotillomania-Tutor-Edit.
6. Prasetyo, Hanafi Eko. Penyebab trikotilomania.[serial online] 2012. [cited 2013 June 06].
Available from: http://health.detik.com/read/2009/12/21/150 429/1263713/770/trikotilomania
7. Rostamailis. Anatomi dan fisiologi rambut.trikotilomania[serial online] 2011. [cited 2013 June
06].
Available
from: http://www.crayonpedia.
org/mw/BSE:ANATOMIDAN_FISIOLOGI_RAMBUT10.1%28Bab_2%29_Rostamailis.
8. Ernhawati. anatomi fisiologi kulit,rambut dan kuku. [serial online] 2012. [cited 2013 June 06].
Available from:http://pdpt.unesa.ac.id/portofolio/handout/2 247/7709/anatomi-rambut.
9. Anonim. Trichotillomania. [serial online] 2012.[cited 2013 June 08]; Available
from:http://www.ohsu.edu/xd/education/schools/school-of-medicine/departments/clinicaldepartments/psychiatry/grand-rounds/upload/grTrichotillomania-WhatShould-You-Knowfeb2012.pdf
10.Penzel, Fred Trichotillomania. [serial online] 2010. [cited 2013 June 06]. Available
from:http://www.trich.org/dnld/About_trichotillomania_2010.pdf.
11. Ingram IM, Timbury GC, Mowbray.Notes on psychiatry. Dalam Anrianto Petrus. Catatan kuliah
psikiatri.Edisi 6. Jakarta: EGC; 1995.
12. Golomb R, et all. Expert consensus treatment guidelines for trichotillomania, skin picking and
other body-focused repetitive behavior. Maxine: TLC; 2011.
13. Mansueto CS, Golomb RG, Thomas MA, Stemberger RMT. A comprehensive model for
behavioral treatment of trichotillomania.[serial online] 2000. [cited 2013 June 06]. Available
from:http://www.trich.org/dnld/comprehenmodel_btt.pdf