Anda di halaman 1dari 15

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

ISOLASI SOSIAL (SP 1)


Nama Pasien : Nn. L
Pertemuan

: 1 (satu)

Hari/ tanggal : Senin, 6 Juli 2015


Ruang

: Cempaka

A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
Data Subjektif :
-

Klien mengatakan malas mengobrol dengan teman-teman sekitar

Klien mengatakan hanya mnegenal sedikit teman-temannya

Klien mengatakan lebih suka menyendiri

Klien mangetakan malas bergaul dengan orang lain


Data Objektif :

Kontak mata kurang

Klien tampak sering melamun

Klien tampak menyendiri

Klien tampak kurang berinteraksi dengan temen-teman yang lain

Klien kurang kooperatif

Klien tidak mampu memulai pembicaraan

Ekspresi wajah murung

Afek datar

2. Diagnosa Keperawatan
Isolasi Sosial
3. Tujuan Khusus
-

Membina hubungan saling percaya

Mengidentifikasi penyebab isolasi social pasien

Berdiskusi dengan pasien tentang keuntungan berinteraksi dengan orang lain

Berdiskusi dengan pasien tentang kerugian tidak berinteraksi dengan orang


lain

Mengajarkan pasien cara berkenalan denag satu orang

Menganjurkan pasien memasukan kegiatan latihan berbincang-bincang


dengan orang lain dalam kegiatan harian

4. Tindakan Keperawatan
-

Membina hubungan saling percaya

Identifikasi penyebab isolasi sosial pasien

Diskusikan dengan pasien tentang keuntungan berinteraksi dengan orang lain


dan kerugian tidak berinteraksi dengan orang lain

Anjurkan pasien cara berkenalan dengan seseorang

Anjurkan pasien memasukan kegiatan latihan berbincang-bincang dengan


orang lain dalam kegiatan harian

B. Proses Pelaksanaan Tindakan


1. Orientasi
a. Salam terapeutik
Selamat pagi Ibu, masih ingat dengan saya bu?
b. Evaluasi/ validasi
Bagaimana perasaan ibu hari ini?
c. Kontrak
Topik

: Bagaimana jika hari ini kita berbincang-bincang tentang cara


berkenalan dan berinteraksi dengan orang lain?

Waktu : Bagaimana jika kita berbincang-bincang selama 15 menit?


Tempat : Bagaimana kalau berbincang-bincang di ruang makan saja?
Tujuan : Tujuannya agar kita saling mengenal lagi dan ibu dapat berinteraksi
dengan orang lain.

2. Fase Kerja
Ibu sudah berapa lama disini ? apakah selama disini ibu sudah punya banyak
teman ? Ibu, saya punya cara agar ibu bisa berinteraksi dengan orang lain dan
sekarang saya akan memberitahu ibu caranya yaitu seperti ini : kalau ada suster
atau bruder datang ibu langsung hampiri mereka dan ibu ulurkan tangan untuk
berkenalan sambil tersenyum lalu ibu sebutkan nama, hobi dan alamat ibu setelah
itu ibu tanyakan nama, hobi, dan alamat pada suster atau bruder tersebut.
Contohnya seperti ini : selamat pagi, perkenalkan nama saya suster Tia, hobi saya
membaca, saya tinggal di pondok labu, nama ibu siapa, hobi ibu apa dan alamat
ibu dimana? Apakah ibu sudah mengerti?
Coba ibu sekarang praktekkan, bagus ibu sudah bisa melakukannya, saya harap
ibu bisa mencoba kepada orang lain dan ibu dapat memasukkan kegiatan ini ke
dalam jadwal kegiatan harian ibu.
3. Fase Terminasi
a. Evaluasi Subjektif
Bagaimana perasaan ibu setelah berbincang-bincang mengenai cara
berkenalan dengan orang lain tadi?
b. Evaluasi Objektif
Coba ibu ulangi cara berkenalan yang suster ajarkan tadi! bagus sekali, ibu
sudah bisa mengulang dengan baik seperti yang sudah suster ajarkan tadi.
c. Rencana Tindak Lanjut
Ibu, jika ibu ingin mempunyai banyak teman, ibu bisa mengingat dan
mempraktekkan kembali cara berkenalan dengan orang lain, suster harap ibu
dapat memasukkan kegiatan ini ke dalam jadwal kegiatan harian ibu.
d. Kontrak yang akan datang
Topik

: Baiklah besok kita lanjutkan lagi tentang cara berkenalan

satu orang ya bu.


Waktu : Bagaimana besok sekitar jam 09.00 wib setelah TAK?
Tempat : Bagaimana kalau tempatnya disini saja?

dengan

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI


ISOLASI SOSIAL (SP 1)
Nama

: Nn. L

Hari/ tanggal : Senin, 6 Juli 2015


Ruang
DIAGNOSA
Isolasi Sosial

: Cempaka
IMPLEMENTASI TINDAKAN

EVALUASI

KEPERAWATAN
Data Subjektif :

S:

Klien mengatakan malas


mengobrol dengan temanteman sekitar

mengenal teman seruangannya


-

Klien mengatakan hanya


mnegenal sedikit teman-

Klien mengatakan tahu nama


sebagian teman seruangannya

temannya
-

Klien mengatakan sudah

Klien mengatakan mau mengisi


jadwal kegiatan harian

Klien mengatakan lebih suka

O:

menyendiri

Kontak mata kurang

Klien mangetakan malas

Ekspresi wajah murung

bergaul dengan orang lain

Tidak mampu memulai

Data Objektif :

pembicaraan

Kontak mata kurang

Klien tampak sering melamun

Klien tampak menyendiri

Klien

tampak

Klien tampak masih


menyendiri

A:

kurang -

SP 1 tercapai

berinteraksi dengan temen- Pp :


teman yang lain

Evaluasi jadwal kegiatan harian

Klien kurang kooperatif

klien

Klien tidak mampu memulai -

Lanjut SP 2

pembicaraan

Pk :

Ekspresi wajah murung

Afek datar

Anjurkan klien untuk berlatih


cara berkenalan dengan orang

lain.
Tindakan Keperawatan :
-

Membina hubungan saling

ke dalam jadwal kegiatan

percaya

harian.

Mengidentifikasi

penyebab

isolasi social pasien


-

Berdiskusi

dengan

tentang

pasien

keuntungan

berinteraksi dengan orang


lain
-

Berdiskusi
tentang

dengan

pasien

kerugian

tidak

berinteraksi dengan orang


lain
-

Mengajarkan

pasien

cara

berkenalan denag satu orang


-

Menganjurkan

pasien

memasukan kegiatan latihan


berbincang-bincang

dengan

orang lain dalam kegiatan


harian
Rencana Tindak Lanjut :
-

Evaluasi kemampuan klien


mengenal isolasi social

Anjurkan masukkan kegiatan

Lanjut SP 2

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN


ISOLASI SOSIAL (SP 2)
Nama Pasien : Nn. L
Pertemuan

: 2 (Dua)

Hari/ tanggal : Selasa, 7 Juli 2015


Ruang

: Cempaka

A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
Data Subjektif :
-

Klien mengatakan sudah mengenal teman seruangannya

Klien mengatakan tahu nama sebagian teman seruangannya

Klien mengatakan mau mengisi jadwal kegiatan harian

Data Objektif :
-

Kontak mata kurang

Ekspresi wajah murung

Tidak mampu memulai pembicaraan

Klien tampak masih menyendiri

2. Diagnosa Keperawatan
Isolasi Sosial
3. Tujuan Khusus
-

Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap

Klien mampu menjelaskan perasaannya setelah berhubungan social

4. Tindakan Keperawatan
-

Evaluasi jadwal kegiatan harian

Berikan kesempatan kepada klien mempraktekkan cara berkenalan dengan


satu orang

Anjurkan klien memasukkan ke dalam jadwal harian yaitu berbincangbincang dengan satu orang

B. Proses Pelaksanaan Tindakan


1. Orientasi
a. Salam terapeutik
Selamat pagi Ibu
b. Evaluasi/ validasi
Bagaimana perasaan ibu hari ini? Sudah diingat-ingat lagi pelajaran kita
tentang berkenalan? Coba sebutkan lagi sambil bersalaman dengan suster!
Bagus sekali ibu masih ingat.
c. Kontrak
Topik

: Sesuai dengan janji kita kemarin, bagaimana jika hari ini kita
akan mempraktekkan cara berkenalan dengan satu orang?

Waktu : Waktunya selama 15 menit?


Tempat : Disini saja ya bu?
Tujuan : Tujuannya agar ibu mengenal dan berinteraksi dengan orang
lain selain suster.
2. Fase Kerja
Sekarang kita coba berkenalan dengan satu orang. Caranya adalah ibu ulurkan
tangan untuk berkenalan sambil tersenyum lalu ibu sebutkan nama, hobi dan
alamat ibu setelah itu ibu tanyakan nama, hobi, dan alamat dengan orang yang ibu
ajak kenalan. Disini ada teman suster, sekarang kita praktekkan ya bu cara
berkenalan yang suster ajarkan tadi bagus ibu sudah bisa mempraktekkannya,
saya harap ibu bisa mencoba kepada orang lain dan ibu dapat memasukkan
kegiatan ini ke dalam jadwal kegiatan harian ibu.
3. Fase Terminasi
a. Evaluasi Subjektif
Bagaimana perasaan ibu setelah berkenalan dengan teman suster tadi?

b. Evaluasi Objektif
Ibu sudah bagus sekali saat berkenalan dengan teman suster tadi. Coba ibu
ulangi yang sudah diajarkan tadi dan coba sebutkan siapa nama teman suster
tadi? Bagus ibu masih mengingatnya.
c. Rencana Tindak Lanjut
Saya harap ibu dapat berinteraksi dan berkenalan dengan teman-teman ibu
yang ada disini dan memasukkan kegiatan ini ke dalam jadwal kegiatan harian
ibu.
d. Kontrak yang akan datang
Topik

: Baiklah besok kita akan berbincang-bincang lagi untuk


mempraktekkan cara berkenalan dengan dua orang atau lebih.

Waktu : Bagaimana besok sekitar jam 10.00 wib ya bu sesudah TAK?


Tempat : Tempatnya disini saja ya?

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI


ISOLASI SOSIAL (SP 2)
Nama

: Nn. L

Hari/ tanggal : Selasa, 7 Juli 2015


Ruang

DIAGNOSA
Isolasi Sosial

: Cempaka
IMPLEMENTASI TINDAKAN

EVALUASI

KEPERAWATAN
Data Subjektif :

S:

Klien mengatakan sudah


mengenal teman seruangannya

Klien mengatakan tahu nama

berkenalan dengan suster W


-

sebagian teman seruangannya


-

Klien mengatakan mau

lainnya

Kontak mata kurang

Ekspresi wajah murung

Tidak mampu memulai

O:

pembicaraan

menyendiri
Tindakan Keperawatan :

Memberikan

Klien tampak menyebutkan


nama suster W

Afek Datar

Klien tampak tersenyum

Klien tidak mampu memulai

Mengevaluasi jadwal kegiatan


harian

Klien mengatakan mau mengisi


jadwal kegiatan harian

Klien tampak masih

Klien mengatakan akan


berkenalan dengan teman

Data Objektif :

Klien mengatakan sudah


mengerti cara berkenalan

mengisi jadwal kegiatan harian

Klien mengatakan senang

pembicaraan
-

kesempatan

Klien tampak mengerti cara


berkenalan yang sudah

kepada klien mempraktekkan

diajarkan

cara berkenalan dengan satu -

Klien tampak masih

orang

menyendiri

Menganjurkan

klien A :

memasukkan ke dalam jadwal harian

yaitu

SP 2 tercapai

berbincang- Pp :

bincang dengan satu orang

Evaluasi jadwal kegiatan harian


klien

Rencana Tindak Lanjut :


-

Evaluasi

jadwal

harian

Lanjut SP 3

kegiatan Pk :
-

Anjurkan klien untuk berlatih

Evaluasi SP 2

cara berkenalan dengan orang

Lanjut SP 3

lain.
-

Anjurkan masukkan kegiatan


cara berkenalan dengan satu
orang ke dalam jadwal kegiatan
harian.

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

ISOLASI SOSIAL (SP 3)


Nama Pasien : Nn. L
Pertemuan

: 3 (Tiga)

Hari/ tanggal : Rabu, 8 Juli 2015


Ruang

: Cempaka

A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
Data Subjektif :
-

Klien mengatakan senang berkenalan dengan suster W

Klien mengatakan sudah mengerti cara berkenalan

Klien mengatakan akan berekanalan dengan teman lainnya

Klien mengatakan mau mengisi jadwal kegiatan harian

Data Objektif :
-

Klien tampak menyebutkan nama suster W

Afek Datar

Klien tampak tersenyum

Klien tidak mampu memulai pembicaraan

Klien tampak mengerti cara berkenalan yang sudah diajarkan

Klien tampak masih menyendiri

2. Diagnosa Keperawatan
Isolasi Sosial
3. Tujuan Khusus
-

Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap

Klien mampu menjelaskan perasaannya setelah berhubungan sosial

4. Tindakan Keperawatan

Evaluasi jadwal kegiatan harian

Berikan kesempatan kepada klien mempraktekkan cara berkenalan dengan


dua orang atau lebih

Anjurkan klien memasukkan ke dalam jadwal harian yaitu berbincangbincang dengan satu orang

B. Proses Pelaksanaan Tindakan


1. Orientasi
a. Salam terapeutik
Selamat pagi Ibu?
b. Evaluasi/ validasi
Bagaimana perasaan ibu hari ini? Kemarin siapa saja yang sudah ibu ajak
berkenalan?
c. Kontrak
Topik

: Sesuai dengan janji kita kemarin, bagaimana jika hari ini kita
akan mempraktekkan cara berkenalan dengan dua orang ya bu?

Waktu : Waktunya 15 menit saja.


Tempat : Disini saja ya bu?
Tujuan : Tujuannya agar ibu tambah lancar berkenalannya dan agar ibu
mempunyai lebih banyak teman ya bu.
2. Fase Kerja
Ibu sudah punya berapa banyak teman? Sekarang saya akan memberikan
kesempatan kepada ibu untuk berkenalan dengan dua orang atau lebih, hari ini ibu
mau berkenalan dengan siapa, dengan suster atau teman yang ada disini? Coba
ibu berkenalan dengan suster E dan Ny. S! Bagus ibu sudah berkenalan dengan
suster E dan Ny. S. Sekarang ibu sudah tahu nama, hobi, dan alamat suster E dan
Ny. S. Ibu jangan hanya berkenalan saja tapi juga berbincang-bincang dengan
teman-teman atau perawat yang ada disini ya bu. Dan jangan lupa kegiatan yang
sudah ibu lakukan di masukkan ke dalam jadwal kegiatan harian ibu

3. Fase Terminasi
a. Evaluasi Subjektif
Bagaimana perasaan ibu setelah berbincang-bincang dengan suster E dan Ny.
S ?
b. Evaluasi Objektif
Coba ibu ulangi cara berkenalan dengan Ny. S dan suster E? Bagus ibu
masih mengingatnya.
c. Rencana Tindak Lanjut
Saya harap ibu dapat berinteraksi dan berkenalan dengan teman-teman ibu
yang ada disini dengan mandiri dan memasukkan kegiatan ini ke dalam
jadwal kegiatan harian ibu.
d. Kontrak yang akan datang
Topik

: Baiklah ibu nanti suster akan kembali lagi untuk memberikan


pendidikan kesehatan tentang isolasi sosial kepada ibu sebelum
ibu pulang.

Waktu : Waktunya sekitar jam 11 saja ya bu sebelum makan siang?


Tempat : Tempatnya disini saja?

IMPLEMENTASI DAN EVALUASI


ISOLASI SOSIAL (SP 3)
Nama

: Nn. L

Hari/ tanggal : Rabu, 8 Juli 2015


Ruang
DIAGNOSA
Isolasi Sosial

: Cempaka
IMPLEMENTASI TINDAKAN

EVALUASI

KEPERAWATAN
Data Subjektif :

S:

Klien mengatakan sudah

mengenal teman seruangannya

berkenalan dengan suster E dan

Klien mengatakan tahu nama

Ny.S

sebagian teman seruangannya


-

Klien mengatakan senang

Klien mengatakan nama

Klien mengatakan mau

temannya Ny. Shobinya

mengisi jadwal kegiatan harian

menyanyi dan jalan-jalan

Data Objektif :

Klien mengatakan akan

Kontak mata kurang

berkenalan dengan teman

Ekspresi wajah murung

lainnya

Tidak mampu memulai

pembicaraan
-

Klien mengatakan mau mengisi


jadwal kegiatan harian

Klien tampak masih

O:

menyendiri

Klien tampak menyebutkan


nama suster E dan Ny. S

Tindakan Keperawatan :
-

Klien tampak tersenyum

Mengevaluasi jadwal kegiatan -

Klien tidak mampu memulai

harian

pembicaraan

Memberikan

kesempatan -

Klien tampak mengerti cara

kepada klien mempraktekkan

berkenalan yang sudah

cara berkenalan dengan satu

diajarkan

orang
-

Menganjurkan

A:
klien -

SP 3 tercapai

memasukkan ke dalam jadwal


harian

yaitu

berbincang- Pp :

bincang dengan satu orang

Evaluasi jadwal kegiatan harian


klien

Rencana Tindak Lanjut :


-

Evaluasi

jadwal

Pk :
kegiatan -

harian
-

Evaluasi SP 3

Anjurkan klien untuk


berkenalan dengan orang lain.

Anjurkan klien untuk


memasukkan ke dalam jadwal
kegiatan harian.