Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PENDAHULUAN SC DENGAN INDIKASI BAYI BESAR (BABY GIANT)

Pengertian
Makrosomiaataubayibesaradalahbayibarulahir yang
beratbadanlahirpadasaatpersalinanlebihdari 4000 gram.Bayibarulahir yang
berukuranbesartersebutbiasanyadilahirkancukupbulan.Tetapibayi preterm
denganberatbadandantinggimenurutumurkehamilanmempunyaimortalitas yang
secarabersamalebihtinggidaripadabayi yang dilahirkancukupbulandenganukuran
yang sama. Diabetes danobesitasibumerupakanfaktorpredisposisi.

Etiologi

Penyebabbayimengalamimakrosomia/bayibesaradalah :
Diabetes
Kehamilanmerupakansesuatukeadaandiabetogenikdenganresistensi insulin yang
meningkatdanambilanglukosaperifer yang menurunakibat hormone plasenta yang
memilikiaktivitas antiinsulin.Dengancarainijanindapatmenerimapasokanglukosasecarakontinu. Insidennya
3-5% dariseluruhkehamilan.

Keturunan (orang tuanyabesar-besar)


Seorangibuhamilgemukberesiko 4 sampai 12 kali
untukmelahirkanbayibesar.Bayibesardapatdisebabkanberatbadanibu yang
berlebihanbaiksebelumhamil (obesitas) maupunkenaikannyaselamahamillebihdari
15 kg.

Multiparitasdenganriwayatmakrosomiasebelumnya.
Bilabumilpunyariwayatmelahirkanbayimakrosomiasebelumnya, makaiaberesiko 510 kali lebihtinggiuntukkembalimelahirkanbayimakrosomiadibandingkanwanita
yang belumpernahmelahirkanbayimakrosomiakarnaumumnyaberatseorangbayi
yang akanlahirberikutnyabertambahsekitar 80-120 gr. Bayibesar
(bayidenganberatbadanlebihdari 4000 gr) danseringterjadipadaibu yang
telahseringmelahirkan (multipara) dibandingkandengankehamilanpertama.

Faktor-FaktorMakrosomia
Bayidanibu yang menderita diabetes sebelumhamildanbayidariibu yang menderita
diabetes selamakehamilan.
Terjadinyaobesitaspadaibujugadapatmenyebabkankelahiranbayibesar (bayi giant).
Polamakanibu yang tidakseimbangatauberlebihanjugamempengaruhikelahiranbayi
besar.

TandadanGejala
Besaruntukusiagestasi
Riwayatintrauterusdariibu diabetes danpolihidramnion
Pemantauanglukosadarah, kimiadarah, analisa gas darah
Hemoglobin (Hb), Hematokrit (Ht)

Pencegahan
Pencegahandilakukandenganmelakukanpenimbanganberatbadanibusecarateratur,
pengukurantinggi fundus uteri danpolamakan yang benar, ANC teratur, USG;
pemeriksaanbesarbayidengan USG akanmemberikanketepatansampai 90%,
sedangkandenganpemeriksaanfisiksajamisaldenganberatbadanibudantinggi fundus
uteri memberikanketepatansampai 50%

Komplikasi
Bayibesar yang
sedangberkembangmerupakansuatuindikatordariefekibu.Walaupundikontroldengan
baikdapattimbulpadajanin, makaseringdisarankanpersalinan yang
lebihdinisebelumaterm. Biasanyadinilaipadasekitarkehamilan 38 minggu.Penilaian
yang seksamaterhadap pelvis ibu .Tingkat
penurunankepalajanindandiatasserviks.Bersamadenganpertimbanganterhadapriway
atkebidanansebelumnya. Jikatidakmakapersalinandilakukandenganseksiosesarea
yang direncanakan.Resikodari trauma lahir yang
tinggijikabayilebihbesardibandingkanpanggulibunyaperdarahanintrakranial,
distosiabahu, rupturuteri,serviks, vagina, robekan perineum
danfrakturanggotagerakmerupakanbeberapakomplikasiyngmungkinterjadi.

Jikaterjadipenyulit-penyulitinidapatdinyatakansebagaipenatalaksanaan yang
salah.Karenahalinisebenarnyadapatdihindarkandenganseksiosesarea yang
terencana.Walaupundemikian, yang perludingatbahwapersalinandaribayibesar
(baby giant) denganjalan abdominal
bukannyatanparesikodanhanyadapatdilakukanolehdokterbedahkebidanan yang
terampil

Penanganan
Periksakehamilan di
posbidandesaataupuskesmasbaikitudilakukanolehbidanmaupundokterumumakanme
njaditempatskriningawal, adatidaknyamasalahseorangibu.
Denganperiksahamilteraturdapatditekanrisikokomplikasibagiibu yang
seringterjaiakibatbayibesar.
Segeradirujukkerumahsakituntukkonfirmasipemeriksaansonografi/sesarpadasaatme
njelangpersalinan.
Pemeriksaankadarguladarah.

PenatalaksanaanMedis
Pemeriksaanklinikdanultrasonografi yang seksamaterhadapjanin yang
sedangtumbuh, disertaidenganfaktor-faktor yang
diketahuimerupakanpredisposisiterhadapmakrosomia (bayibesar)
memungkinkandilakukannyasejumlahkontrolterhadappertumbuhan yang berlebihan.

Pemantauanglukosadarah ( Padasaatdatangatauumur 3 jam, kemudiantiap 6 jam


sampai 24 jam ataubilakadarglukosa 45 gr% dua kali berturutturut). PemantauanelektrolitPemberianglukosa parenteral sesuaiindikasi Bolus
glukosa parenteral sesuaiindikasiHidrokortison 5 mg/kg/hari IM
dalamduadosisbilapemberianglukosa parenteral tidakefektif.

Pemeriksaanfisik
Umum

Pemeriksaanfisikumummeliputipemeriksaanpadaibuhamil:
Rambutdankulit
Terjadipeningkatanpigmentasipada areola, putting susudanlineanigra.
Striaeatautandaguratanbisaterjadi di daerah abdomen danpaha.
Lajupertumbuhanrambutberkurang.Wajah
Mata : pucat, anemis
Hidung
Gigi danmulut
Leher
Buah dada / payudara
Peningkatanpigmentasi areola putting susu
Bertambahnyaukurandannoduler
(7) Jantungdanparu
Volume darahmeningka
Peningkatanfrekuensinadi
Penurunanresistensipembuluhdarahsistemikdanpembuludarahpulmonal.
Terjadihiperventilasiselamakehamilan.
Peningkatan volume tidal, penurunanresistensijalannafas.
Diafragmameningga.
Perubahanpernapasan abdomen menjadipernapasan dada.
8 Abdomen
Menentukanletakjanin
Menentukantinggi fundus uteri
9 Vagina
Peningkatanvaskularisasi yang menimbulkanwarnakebiruan ( tandaChandwick)
Hipertropi epithelium

10 System musculoskeletal
Persendiantulangpinggul yang mengendur
Gaya berjalan yang canggung
Terjadipemisahanotot rectum abdominalisdinamakandengan diastasis rectal

DiagnosaKeperawatan

Nyeriakutberhubungandenganpelepasan mediator nyeri (histamin, prostaglandin)


akibat trauma jaringandalampembedahan (section caesarea) .
Intoleransiaktivitas b/d tindakananestesi, kelemahan, penurunansirkulasi
GangguanIntegritasKulitb.dtindakanpembedahan
Ansietasberhubungandengankurangnyainformasitentangprosedurpembedahan,
penyembuhandanperawatan post operasi.
Defisitperawatandiri b/d kelemahanfisikakibattindakananestesidanpembedahan

Nyeriakutberhubungandenganpelepasan mediator nyeri (histamin, prostaglandin)


akibat trauma jaringandalampembedahan (section caesarea) .
Tujuan :Setelahdiberikanasuhankeperawatanselama 3 x 24 jam
diharapkannyeriklienberkurang / terkontroldengankriteriahasil :
Mengungkapkannyeridantegang di perutnyaberkurang
Skalanyeri 0-1 ( dari 0 10 )
TTV dalambatas normal ; Suhu : 36-37 0 C, TD : 120/80 mmHg, RR :18-20x/menit,
Nadi : 80-100 x/menit
Intervensi :
Lakukanpengkajiansecarakomprehensiftentangnyerimeliputilokasi, karakteristik,
durasi, frekuensi, kualitas, intensitasnyeridanfaktorpresipitasi.
Observasirespon nonverbal dariketidaknyamanan (misalnyawajahmeringis)
terutamaketidakmampuanuntukberkomunikasisecaraefektif.

Kajiefekpengalamannyeriterhadapkualitashidup (ex: beraktivitas, tidur, istirahat,


rileks, kognisi, perasaan, danhubungansosial).
Ajarkanmenggunakantekniknonanalgetik (relaksasi,

IntoleransiAktivitasb.dkelemahan, penurunansirkulasi
Tujuan :Klliendapatmelakukanaktivitastanpaadanyakomplikasi
KriteriaHasil :klienmampumelakukanaktivitasnyasecaramandiri
Intervensi :
Kajitingkatkemampuanklienuntukberaktivitas
Kajipengaruhaktivitasterhadapkondisilukadankondisitubuhumum
Bantu klienuntukmemenuhikebutuhanaktivitassehari-hari.
Bantu klienuntukmelakukantindakansesuaidengankemampuan /kondisiklien
Evaluasiperkembangankemampuanklienmelakukanaktivitas

DAFTAR PUSTAKA
Doengoes, M E, 2000,
RencanaAskeppedomanuntukperencanaandanpendokumentasianperawatanpasien,
Jakarta : EGC.
Manuaba, Ida BagusGde, (1998), IlmuKebidanan,
PenyakitKandungandanKeluargaBerencana, EGC. Jakarta.
Prawirohardjo, S. 2000. Bukuacuannasionalpelayanankesehatan maternal dan
neonatal. Jakarta: YayasanBinaPustaka
SarwonoPrawiroharjo,(1999)., IlmuKebidanan, Edisi 2 Cetakan II
YayasanBinaPustakaSarwonoPrawirohardjo. Jakarta.