Anda di halaman 1dari 16

BAB I

PENDAHULUAN
A. PENDAHULUAN

Peningkatan mutu masih merupakan prioritas pembangunan Pendidikan di


Indonesia Sasarannya adalah perbaikan mutu proses belajar mengajar di kelas
dengan berorientasi pada setiapLaspek perkembangan siswa Secara naluriah)
siswa menginginkan pengalaman belajar yang konkret) menyenangkan) dan
mencakup semua aspek perkembangan dirinya
Mengingat kegiatan praktikum dalam pemblejaran IPA bertumpu
sepenuhnya pada guru sehingga dalam pelaksanaan praktikum yang bermutu tentu
guru haru terlebih dahulu memilki kompetensi menyelnggarakan kegiatan
praktikum dari mulai perencanaan, pelaksanaa, evaluasi dan tindak lanjut dari
setiap kegiatan praktikum yang dilaksanakan. Oleh karena itu, guru harus memilki
kemampuan mengelola laboratorium.
Perencanaan kegiatan laboratorium adalah kegiatan awal yang strategis
untuk menetapkan program kerja laboratorium berdasarkan analisis keadaan dan
kebutuhan yang sudah teridentifikasi. Perencanaan kegiatan laboratorium
hendaknya melibatkan semua personil dan guru yang terlibat dalam pengelolaan
dan penyelenggaraan laboratorium. Semua personil dan guru yang terlibat dalam
perencanaan kegiatan laboratorium hendaknya memahami betul program kerja
yang direncanakan serta peran dan kewajibannya masing-masing.
Berdasarkan fungsinya, pertama, laboratorimum menjadi tempat guru
unutk mendalami konsep, mengembakan metode pembelajaran, memperkaya
pengetahuan dan keterampilan, dan sebagainya. Kedua, sebagai tempat bagi siswa
untuk belajar memahami karakteristik alam dan lingkungan melalui optimalisai
keterampilan proses serta pengembangan sikap ilmiah.

B. TUJUAN
1. Menjelaskan perencanaan kegiatan laboratorium
2. Menjelaskan kegiatan akademis laboratorium
3. Pembaca mengetahui hal-hal yang peril persiapkan dalam kegiatan
laboratorium
4. Menjelaskan tahapan-tahapan dalam persiapan kegiatan laboratorium
5. Menjelaskan Tugas-tugas dari tiap komponen yang berada di
laboratorium

BAB II
PEMBAHASAN
A. PERENCANAAN
Perencanaan kegiatan laboratorium adalah kegiatan awal yang strategis
untuk menetapkan program kerja laboratorium berdasarkan analisis keadaan dan
kebutuhan yang sudah teridentifikasi. Perencanaan kegiatan laboratorium
hendaknya melibatkan semua personil dan guru yang terlibat dalam pengelolaan
dan penyelenggaraan laboratorium. Semua personil dan guru yang terlibat dalam
perencanaan kegiatan laboratorium hendaknya memahami betul program kerja
yang direncanakan serta peran dan kewajibannya masing-masing. Beberapa hal
penting dalam perencanaan kegiatan laboratorium adalah seperti yang akan
dikemukakan berikut ini.
1. Perencanaan kegiatan laboratorium dilaksanakan sekurang-kurangnya satu
kali setiap sebelum satu semester dan satu tahun ajaran baru
2. Perencanaan kegiatan laboratorium harus sesuai dan mendukung program
kerja sekolah.
3. Perencanaan kegiatan laboratorium harus didahului dengan evaluasi dan
analisis keadaan serta peluang dan hambtan yang dimiliki laboratorium.
4. Perencanaan kegiatan laboratorium dikembangkan berdasarkan hasil
analisis keadaan pada semester berjalan atau yang lalu.
5. Perencanaan kegiatan laboratorium harus menyebutkan secara eksplisit
segala kebutuhan yang diperlukan untuk pelaksanaannya.
6. Perencanaan kegiatan laboratorium harus mencantumkan secara eksplisit
frekuensi dan jadwal kegiatan yang akan dilakukan.
7. Perencanaan kegiatan laboratorium harus mencantumkan secara eksplisit
wewenang, kewajiban dan tugas serta tanggung jawab setiap personalia
dan guru yang terlibat dalam kegiatan laboratorium, jika perlu sampai
kepada hak-hak yang dapat diperoleh oleh setiap individu tersebut.

8. Perencanaan kegiatan laboratorium harus disampaikan kepada pihak


sekolah sebagai proposal kegiatan laboratorium untuk semester atau tahun
ajaran yang akan datang.
9. Setelah proposal perencanaan kegiatan laboratorium itu disetujui oleh
pihak sekolah, hendaknya segera diinformasikan kembali kepada semua
pihak yang terlibat sebagai program kerja laboratorium yang resmi akan
dilaksanakan.
10. Semua pihak yang terlibat hendaknya dapat mentaati dan malaksanakan
segala yang sudah direncanakan secara maksimal.
Tahapan perencanaan praktikum
Program kerja laboratorium IPA SMP dan fisika SMA yang realistic dan
disusun sesuai dengan kondisi sekolah merupakan syarat utama untuk mencapai
pengajaran laboratorium IPA SMP dan fisika SMA yang berorientasi kepada
orientasi dan eksperimen untuk mencapai tujuan tersebut diatas, maka ada tahapan
praktikum dilaboratorium,antara lain :
a) Perencanaan/Persiapan
Perencanaan / Persiapan yang matang dan sesuai dengan kondisi sekolah
sangat perlu disusun dengan baik,sehingga pelaksanaan praktikum di laboratorium
tidak terlambat.Penyusunan perencacaan kegiatan labor disusun diawal tahun
pelajaran.Yang diperlukan dalam praktikum, antara lain
1) menetapkan jadwal kegiatan laboratorium
2) menyusun program tahunan
3) menyusun program kebutuhan alat dan bahan
4) ceking alat dan bahan yang dibutuhkan
5) pembelian dan perbaikanalat / bahan

b) pengorganisasian kegiatan dan pemberian tugas


Bertitik tolak pada hasil yang dicapai, perlu adanya keterlibatan seluruh
personil laboratorium, untuk bertanggung jawab dalam pengelolaan laboratorium
IPA SMP maupun Laboratorium Fisika SMA justru itu sangat diperlukan
pengorganisasian dan pemberian tugas guru guru Laboratorium IPA
SMP maupun Laboratorium Fisika SMA.
c) pelaksanaan kegiatan belajar mengajar
kegiatan belajar mengajar IPA ( biologi, kimia, dan fisika ) haruslah
berorientasi pada kepada observasi dan eksperimen, maka hendaknya perlu
adanya persiapan yang matang, sehingga diharapkan setiap siswa benar - benar
aktif dan kreatif dalam pembelajaran laboratorium IPA SMP maupun
Laboratorium Fisika SMA.Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam
pelaksanaan dilaboratorium IPA SMP maupun Laboratorium Fisika SMA antara
lain :
1) mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan pada setiap pokok
bahasanatau tatap muka .
2) uji coba cara kerja sesuai penuntun praktikum
3) melaksakan lab kepada siswa sebelum kegiatan dimulai
4) memberikan petunjuk kepada siswa sebelum kegiatan dimulai
5) menetapkan jumlah kelompok belajar siswa
6) melaksanakan kegiatan dengan serius, tenaga, tertib, dan aman
7) menyampaikan tata tertib kegiatan lab kepada siswa
8) melaksanakan diskusi kelompok dan diskusi kelas setiap selesai
melaksanakankegiatan
9) menyususn laporan hasil diskusi
10) membersihkan, menyimpan/ menyusun, mengajar/ memelihara alat
dan bahan lab IPA SMP maupun Laboratorium Fisika SMA sebelum
dan sesudah kegiatan
11) melaksanakan kegiatan K3 sebelum dan sesudah kegiatan lab
12) mengisi bahan- bahan administrasi labor sebelum dan sesudah kegiatan

d) Administrasi laboratorium IPA SMP maupun Laboratorium Fisika SMA


Kelancaran

pelaksanaan

kegiatan

laboratorium

IPA

SMP maupun Laboratorium Fisika SMA sangat bertumpu pada teratur tidaknya
administrasi lab dengan ketentuan administrasi itu maka kita dapat mengetahui
kebutuhan yang diperlukan, persediaan yang ada terlaksana atau tidaknya kegiatan
lab. Adapun masalah - masalah yang harus dipecahkan dalam administrasi
laboaratorium antara lain:
1) kelengkapan administrasi lab ini meliputi
2) bahan penerimaan barang / alat
3) bahan pembelian barang / alat
4) bahan inventaris
5) bahan persediaan ( bahan stok barang / alat )
6) bahan kegiatan lab IPA ( bio, kimia, fisika )
7) bahan permintaan alat / bahan
8) bahanpemeliharaan dan perbaikan
9) buku notulen rapat
10) buku tamu pembinaan
Persiapan alat-alat laboratorium
Persiapan alat-alat untuk proses pembelajaran meliputi kegiatan-kegiatan
sebagai berikut ini.
a. Memeriksa kelengkapan dan asesories dari setiap alat yang akan
digunakan.
b. Melakukan perawatan dan pemeliharaan alat-alat laboratorium yang
akan digunakan.
c. Melakukan perbaikan bila memang dibutuhkan dan dapat dilakukan.
d. Mengganti bagian yang tidak dapat diperbaiki dengan pengganti yang
tepat.
e. Memeriksa unjuk kerja atau kinerja dari setiap alat yang akan
digunakan.

f. Menguji coba setting alat-alat yang akan digunakan seperti pada


percobaan atau demonstrasi yang sesungguhnya akan dilakukan.
g. Menganalisis data hasil uji coba sesuai dengan tujuan praktikum atau
demonstrasi yang akan dilakukan.
h. Menyimpan alat-alat yang sudah diseting dan sudah diuji coba di
tempat yang memudahkan penggunaannya.
i. Menggunakan alat-alat pada jadwal yang sudah ditentukan.
Sering kali laboratorium fisika sekolah atau sekolah tidak memiliki alatalat yang dibutuhkan untuk menjelaskan konsep melalui kegiatan percobaan dan
demonstrasi. Untuk membantu mangatasi hal itu, guru dapat memanfaatkan
kreatifitasnya untuk membuat alat fisika sederhana.
a. Alat fisika sederhana adalah alat fisika yang dibuat (sedapat mungkin)
dengan bahan-bahan yang mudah diperoleh di sekitar sekolah.
b. Alat-alat fisika sederhana itu dimaksudkan untuk mempermudah guru
dan siswa untuk mengajarkan dan memahami konsep fisika baik
melalui percobaan maupun demostrasi.
c. Membuat alat fisika sederhana dapat berarti menciptakan, meniru, atau
memodifikasi
d. Menciptakan alat sederhana berarti membuat alat fisika sederhana yang
belum pernah ada alat standar atau alat baku buatan pabriknya.
e. Meniru berarti membuat tiruan alat yang sudah ada dengan mengganti
bahan-bahan pembuatanya dengan bahan-bahan yang mudah diperoleh
di sekitar sekolah. Dalam hal meniru ini harus diperhatikan mengenai
hak cipta alat yang ditiru, dan tujuan pembuatan tiruannya.
f. Memodifikasi berarti membuat berdasarkan kepada alat yang sudah
ada dengan mengubah, menyederhanakan, atau menyempurnakannya,
disesuaikan dengan maksud pembuatan modifikasinya.
Tugas -tugas

Selain itu agar program kerja lab IPA SMP maupun Laboratorium Fisika
SMA terlaksana dengan baik,maka perlu adanya pembagian tugas bagi guru dan
laboran,misalkan:
1. Koordinator Laboratorium IPA
Koordinator Laboratorium adalah seorang guru yang ditujuk sebagai penanggung
jawab atas segala sesuatu yang berada di laboratorium IPA. Adapun tugas-tugas dari seorang
koordniator Laboratorium IPA
a. koordinator lab IPA SMP /Laboratorium Fisika SMA
b. koordinator penyusunan program kerja lab IPA
c. koordinator penyusunan pembagian tugas
d. supervisor pelaksanaan kegiatan lab IPA ( membuat laporan bulanan
dan tahunan ) kepada kepala sekolah dan kantor dinas pendidikan kota
e. mengontrol, memonitor, dan mengawasi administrasi lab IPA
f. mengisi buku kegiatan lab setiap kegiatan belajar mengajar
g. mempersiapkan, mempergunakan, membersihkan dan menyimpanalat/
bahan selesai praktikum.
h. memelihara, mempersiapkan, dan perbaikan alat
i. membersihkan, menyusun, menyimpan, dan memelihara alat- alat lab
IPA SMP /Laboratorium Fisika SMA
j. memelihara dan menjaga K3
2. Laboran
Laboran mempunyai tugas yang sangat penting dalam kegiatan
lab.Dengan laboran kita dapat mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan dengan
lancer.Tugas laboran itu sendiri baik antara lain:
a. mempersiapkan alat/ bahan yang diperlukan setiap kegiatan
b. mengisi buku kegiatan sebelum dan sesudah kegiatan
c. membersihkan ruangan, alat- alat dan menyimpan dengan susunanyang
baik pada tempat yang ditetapkan

d. mengklasifikasikan

alat

bahan

yang

disimpan

( menghindarikecelakaan dan kebakaran )


e. membantu guru dalam persiapan, pelaksanaaan kegiatan lab
f. membuat lap kegiatan lab
g. membuat lap kegiatan lab setiap bulan dan setiap tahun bersama guru
3. Laporan
Laporan lab IPA SMP /Laboratorium Fisika SMA merupakan penentu
pengambilan tindak lanjut kegiatan mendatang. Dengan laporan yang akurat kita
dapat mengevaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan, memecahkan masalah
yang timbul, serta langkah-langkah apa yang perlu kita lakukan untuk masa
mendatang.Laporan kegiatan lab ini dilakukan sekali sebulan kepada kepala
sekolah dan sekali setahun kepada kantor dinas pendidikan kota padang yang
disusun koordinator lab IPA SMP /Laboratorium Fisika SMA bersama guru dan
laboran.Laporan ini dapat dilakukan dalam bentuk matrik yang kegiatannya
disesuaikan dengan rencana dan pelaksanaan program kerja lab IPA SMP
/Laboratorium Fisika SMA,urutan dari matrik tersebut adalah:
a. Nomor urut
b. Rencana kegiatan
c. pelaksanaan kegiatan
d. hasil.
e. Masalah
f. pemecahan masalah
Tindak lanjutarsip laporan kegiatan laboratorium ini dapat dibuat dalam buku
folio

yangditandatangani

setiap

bulan

oleh

coordinator

lab

IPA SMP

/Laboratorium Fisika SMA dan kepala sekolah untuk kelancaran dan keteraturan
lab ini maka ditandatangani setiap minggu pertama setiap bulannya.

B. PELAKSANAAN
Pelaksanaan kegiatan laboratorium merupakan bukti konkrit dari segala
perencanaan kegiatan laboratorium yang telah dilakukan sebelumnya. Agar itu
dapat dilaksanakan, maka pelaksanaan kegiatan laboratorium hendaknya
memperhatikan hal-hal sebagai berikut ini.
1. Pelaksanaan kegiatan laboratorium tidak boleh menyimpang apalagi
dengan sengaja disimpangkan dari perencanaannya, kecuali penyesuaian
untuk hal-hal kecil yang tidak terperhitungkan pada saat perencanaannya.
2. Pelaksanaa kegiatan laboratorium harus sesuai dengan jadwal kegiatan
laboratorium yang telah dibuat dan disepakati pada saat perencanaannya.
3. Setiap pelaksana kegiatan laboratorium harus sudah memahami betul dan
mau melaksnakan kewajibannya sesuai dengan yang direncanakan.
4. Setiap pelaksana kegiatan laboratorium harus memenuhi tata tertib dan
prosedur laboratorium yang berlaku dan disepakati.
5. Pelaksanaan kegiatan laboratorium harus tercatat datanya, misalnya
dalam bentuk daftar hadir, daftar pemakaian laboratorium, daftar
penggunaan alat-alat laboratorium, bahkan jika memang perlu dapat
dibuat berita acara pelakasanaan kegiatan laboratorium.
Dalam tahapan pelaksanaan beberapa hal yang perlu dikondisikan agar
kegiatan yang telah direncanakan dapat berjalan secara baik Kegiatan prakondisi
ini memang diperlukan untuk memastikan tidak ada kendala dalam pelaksanaan
kegiatan praktikum atau lainnya adapun hal-hal yang perlu dikondisikan antara
lain
1.

Penataan tempat dan bahan praktikum


Penataan tempat dan bahan praktikum sangat penting khususnya untuk
mengecek setelah praktikum dan untuk persiapan praktikum baru.
Unutk bahan kimia disediakan ruangan khususu dan ditata
berdasarkan jenisnya asam/basa didalam rak. Unutk alat-alat praktek
lainnya ditempatkan dalam loker dengan diberikan kode untuk
masing-masing

2.

Penataan administrasi kegiatan laboratorium


Penataan administrasi kegiatan laboratorium meliputi penataan
agenda/ jurnal harian di tiap mata pelajaran, format laporan dan
pengumpulan, daftar penilain praktikum, prosedur peminjaman alat,
dan pengarsipan surat keluar dan masuk, dan tata tertib penggunaan
laboratorium.

3.

Pengamanan/perawatan peralatan
Pengaman dan perawatan perlatana yang ada di laboratorium
merupakan satu rangkaiaan kegiatan yang berlangsung saling terkait.
Sebelum dan sesudah pemakaian peralatan guru-guru benar-benar tahu
kondisi bahan dan peralatan yang telah dipakai, yang selama ini masih
kurang. Sehingga tanggung jawab masalah pengamanan dan perwatan
peralatan tidak terfokus pada laboran saja, tetapi seluruh komponen
pengguna Laboratorium.

C. EVALUASI
Evaluasi dan monitoring kegiatan laboratorium dilakukan untuk
mengetahui keterlakasanaan ketercapaian tujuan kegiatan laboratorium yang telah
direncanakan dan sedang dilaksanakan.
1) Evaluasi dan monitoring kegiatan laboratorium diperlukan untuk
mengontrol dan mengendalikan serta memotivasi kegiatan laboratorium
yang sedang dilaksanakan dalam semeter atau tahun ajaran berjalan.
2) Evaluasi dan monitoring kegiatan laboratorium dimaksudkan untuk
memperoleh data mengenai keterlakasanaan kegiatan laboratorium yang
seharus dilaksanakan sesuai dengan perencanaannya, kendala atau
hambatan dan peluang pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan.
3) Data yang diperoleh dari evaluasi dan monitoring kegiatan laboratorium
semester atau tahaun ajaran yang lalu dapat digunakan sebagai bahan
masukan

untuk

memeperhitungkan

peluang

dan

kendala

dalam

meerencanakan kegiatan semester atau tahun ajaran yang akan datang.

4) Evaluasi kegiatan laboratorium dapat dilakukan berdasarkan data-data dari


pelaksanaan kegiatan laboratorium seperti daftar hadir, dafdtar pemakaian
laboratorium, daftar penggunaan alat-alat laboratorium, daftar peminjaman
alat-alat, berita acara, dan sebagainya.
Perawatan alat-alat
Pengadaan dan atau pembelian alat-alat pengganti alat yang rusak dan alatalat baru dapat ditekan seminimal mungkin dengan merawat dan memelihara alatalat yang sudah dimiliki. Perawatan dan pemeliharaan alat-alat dimaksudkan
untuk mempertahankan kualitas dan unjuk kerja alat-alat sehingga tidak menjadi
rusak sebelum batas usia pakainya habis. Perawatan dan pemeliharaan alat-alat
tidak berarti bahwa alat tidak boleh menjadi rusak. Beberapa kegiatan
pemeliharaan dan perawatan alat-alat adalah seperti yang akan dikemukakan
berikut ini.
1) Memeriksa kelengkapan asesories dan bagian-bagian alat yang mungkin
tercecer, hilang dan atau rusak.
2) Mengganti bagian pelengkap atau asesoris yang hilang dengan pengganti
yang spesifikasinya sama atau sekurang-kurangnya dapat dianggap sama.
3) Memperbaiki bagian pelengkap atau asesories yang rusak, jika
kerusakannya masih dapat diperbaiki sendiri.
4) Membayar jasa tukang servis untuk memperbaiki kerusakan yang tidak
dapat diperbaiki sendiri.
5) Membersihkan alat-alat dengan menggunakan alat-alat dan bahan-bahan
pembersih yang tepat.
6) Memeriksa dan memperbaiki kembali (jika dapat) setelan dan unjuk kerja
alat-alat.
7) Memeriksa skala nol alat-alat pengukur.
8) Mengkalibrasi kembali (jika dapat) skala alat ukur.
9) Memasukkan alat-alat yang tidak dapat dipakai lagi ke dalam daftar alat
yang rusak dan dapat dinyatakan musnah.

Laporan laboratorium
Laporan lab IPA SMP /Laboratorium Fisika SMA merupakan penentu
pengambilan tindak lanjut kegiatan mendatang. Dengan laporan yang akurat kita
dapat mengevaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan, memecahkan masalah
yang timbul, serta langkah-langkah apa yang perlu kita lakukan untuk masa
mendatang.Laporan kegiatan lab ini dilakukan sekali sebulan kepada kepala
sekolah dan sekali setahun kepada kantor dinas pendidikan kota padang yang
disusun koordinator lab IPA SMP /Laboratorium Fisika SMA bersama guru dan
laboran.Laporan ini dapat dilakukan dalam bentuk matrik yang kegiatannya
disesuaikan dengan rencana dan pelaksanaan program kerja lab IPA SMP
/Laboratorium Fisika SMA,urutan dari matrik tersebut adalah:
g. Nomor urut
h. Rencana kegiatan
i. pelaksanaan kegiatan
j. hasil.
k. Masalah
l. pemecahan masalah

BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Perencanaan kegiatan laboratorium adalah kegiatan awal yang strategis
untuk menetapkan program kerja laboratorium berdasarkan analisis keadaan dan
kebutuhan yang sudah teridentifikasi.
Perencanaan / Persiapan yang matang dan sesuai dengan kondisi sekolah
sangat perlu disusun dengan baik,sehingga pelaksanaan praktikum di laboratorium
tidak terlambat.Penyusunan perencacaan kegiatan labor disusun diawal tahun
pelajaran
Beberapa hal penting dalam perencanaan kegiatan laboratorium adalah
seperti yang akan dikemukakan berikut ini.
1. Perencanaan kegiatan laboratorium dilaksanakan sekurang-kurangnya satu
kali setiap sebelum satu semester dan satu tahun ajaran baru
2. Perencanaan kegiatan laboratorium harus sesuai dan mendukung program
kerja sekolah.
3. Perencanaan kegiatan laboratorium harus didahului dengan evaluasi dan
analisis keadaan serta peluang dan hambtan yang dimiliki laboratorium.
4. Perencanaan kegiatan laboratorium dikembangkan berdasarkan hasil
analisis keadaan pada semester berjalan atau yang lalu.
5. Perencanaan kegiatan laboratorium harus menyebutkan secara eksplisit
segala kebutuhan yang diperlukan untuk pelaksanaannya.
6. Perencanaan kegiatan laboratorium harus mencantumkan secara eksplisit
frekuensi dan jadwal kegiatan yang akan dilakukan.
7. Perencanaan kegiatan laboratorium harus mencantumkan secara eksplisit
wewenang, kewajiban dan tugas serta tanggung jawab setiap personalia
dan guru yang terlibat dalam kegiatan laboratorium, jika perlu sampai
kepada hak-hak yang dapat diperoleh oleh setiap individu tersebut.

8. Perencanaan kegiatan laboratorium harus disampaikan kepada pihak


sekolah sebagai proposal kegiatan laboratorium untuk semester atau tahun
ajaran yang akan datang.
9. Setelah proposal perencanaan kegiatan laboratorium itu disetujui oleh
pihak sekolah, hendaknya segera diinformasikan kembali kepada semua
pihak yang terlibat sebagai program kerja laboratorium yang resmi akan
dilaksanakan.
10. Semua pihak yang terlibat hendaknya dapat mentaati dan malaksanakan
segala yang sudah direncanakan secara maksimal.
B. SARAN

DAFTAR PUSTAKA