Anda di halaman 1dari 2

PELAYANAN FARMASI TENTANG PENGADAAN OBAT-OBAT

No. Dokumen

HIGH ALERT
No. Revisi

Halaman

1/2

Puri Betik Hati


STANDAR

Tanggal Terbit

PROSEDUR

1 Agustus 2015

Ditetapkan
Direktur,

OPERASIONAL

Pengertian

Dr. M. Iqbal, Sp.A


Suatu kegiatan yang dilakukan dalam rangka menyusun daftar
kebutuhan obat yang berkaitan dengan suatu pedoman atas dasar konsep
kegiatan yang sistematis dengan urutan yang logis dalam mencapai
sasaran atau tujuan yang telah ditetapkan. Proses pengadaan terdiri dari
perkiraan kebutuhan, menetapkan sasaran dan menentukan strategi,
tanggung jawab dan sumber yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.
Pengadaan dilakukan secara optimal sehingga perbekalan farmasi dapat

Tujuan

digunakan secara efektif dan efisien.


Untuk menyusun kebutuhan perbekalan farmasi yang tepat sesuai
kebutuhan,

mencegah

terjadinya

kekosongan/kekurangan

barang

farmasi , mendukung/meningkatkan penggunaan perbekalan farmasi


Kebijakan

yang efektif dan efisien.


Sesuai dengan Keputusan

Direktur

Nomor

006/KEP/DIR-

RSIAPBH/VIII/2015 tentang Kebijakan Obat yang Perlu Diwaspadai


Prosedur

(High Alert Medications)


1. Melakukan pengadaan dengan merencanakan jumlah obat high alert
yang akan dipesan berdasarkan metode konsumtif.
2. Pemesanan obatdilakukan pada Pedagang Besar Farmasi (PBF) yang
resmi.

PELAYANAN FARMASI TENTANG PENGADAAN OBAT-OBAT


HIGH ALERT

No. Dokumen
Puri Betik Hati
STANDAR

Tanggal Terbit

PROSEDUR

1 Agustus 2015

No. Revisi

Halaman

1/2
Ditetapkan
Direktur,

OPERASIONAL
Dr. M. Iqbal, Sp.A
1. Pemesanan obatmenggunakan Surat Pesanan (SP) rangkap 2, lembar
yang asli diberikan kepada sales sedang salinannya disimpan sebagai
arsip
2. Untuk

pemesanan

obat-obat

narkotika

dan

psikotropika

menggunakan SP khusus.
3. SP ditandatangani oleh Apoteker dan diberi stempel apotek
4. Pemesanan dilakukan via telepon, fax atau secara langsung melalui
Unit Terkait

sales PBF.
Petugas Instalasi Farmasi dan Pedagang Besar Farmasi