Anda di halaman 1dari 5

1

DINAS KESEHATAN ANGKATAN UDARA


RSAU dr. M. SALAMUN

PROGRAM KERJA KLINIK


KEBIDANAN DAN KANDUNGAN
RSAU dr. M. SALAMUN
2015

BANDUNG
2014

2
DINAS KESEHATAN ANGKATAN UDARA
RSAU dr. M. SALAMUN

PROGRAM KERJA
KLINIK KEBIDANAN DAN KANDUNGAN
RSAU dr. M. SALAMUN
2015
1.

Pendahuluan
Dalam usaha meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan klinik kebidanan dan

kandungan RSAU dr M Salamun diperlukan pengelolaan yang berdaya guna dan berhasil
guna. Kesehatan organ reproduksi adalah hal yang sangat penting dalam siklus hidup
manusia karena dengan kesehatan reproduksi yang baik akan mengahasilkan generasi
yang baik. Untuk mendukung terciptanya generasi yang baik maka perlu diadakannya
pengawasan baik sebelum kehamilan, saat kehamilan, persalinan dan setelah persalinan
perlu diadakannya pelayanan yang berfokus pada kesehatan reproduksi yaitu klinik
kebidanan dan kandungan. Pelayanan klinik kebidanan dan kandungan juga merupakan
bagian dalam upaya mewujudkan misi MDGs dalam menurunkan angka kematian ibu dan
bayi.
Klinik kebidanan dan kandungan RSAU Salamun merupakan bagian kecil yang ikut
berperan serta melayani kesehatan reproduksi dan ikut mengurangi angka kematian ibu
dan angka kesakitan yang diakibatkan terganggunya kesehatan sistem dan organ
reproduksi di masyarakat dengan berperan aktif dalam promotif, preventif dan kuratif
pelayanan kebidanan dan kandungan.
2.

Latar Belakang
Klinik Kebidanan dan Kandungan RSAU dr M Salamun menangani

bermacam-

macam kasus kebidanan dan kandungan, bermacam alat dengan teknologinya dan
prosedur yang siap memberikan pelayanan kesehatan pada pasien yang memerlukannya.
Keberagaman dan rutinitas pelayanan apabila tidak dikelola dengan baik rawan terjadi
penyimpangan dan prosedur yang akibatnya dapat merugikan pasien maupun rumah
sakit secara keseluruhan.
Saat ini Klinik Kebidanan dan Kandungan RSAU Salamun mempunyai 3 orang
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi yang mempunyai kompetensi dalam pelayanan
kebidanan

dan

kandungan,

dengan

salah

satu

merupakan

konsulen

di

bidanguroginekologi dan satu dokter lagi sedang mengikuti pendidikan di bidang fertilitas.

3
Sehingga diharapkan pelayanan kebidanan dan kandunan di RSAU dr Salamun dapat
menjangkau lebih luas.
Tenaga bidan Klinik Kebidanan dan Kandungan sebanyak 3 orang, dan memiliki
kemampuan dan telah mengikuti pelatihan dalam pelayanan KB IUD dan implan.
Dengan bertambah banyaknya jumlah pelayanan baik pelayanan di ruang poli
maupun di ruang operasi, maka dibutuhkan perencanaan baik itu penambahan SDM dan
kualifikasinya serta peningkatan fasilitas alat maupun ruangannya.
3.

Tujuan
a. Tujuan Umum.
Program kerja Klinik Kebidanan dan Kandungan ini dibuat agar dapat
dipergunakan sebagai acuan bagi dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi serta
bidan yang bekerja diKlinik Kebidanan dan Kendungandidalam melaksanakan
tugasnya sehingga tercapai hasil yang optimal dalam meningkatkan mutu pelayanan
Kebidanan dan Kandungansesuai visi dan misi rumah sakit.
b.

Tujuan Khusus

Adapun tujuan khusus dibuatnya program kerja ini adalah :


1) Terselenggaranya mutu pelayanan kesehatan obsteri dan ginekologi yang baik
2) Terselenggaranya SDM klinik kebidanan dan kandungan yang profesional dan
berkualitas
3) Terselenggaranya sarana, prasarana dan peralatan medis yang memadai
4) Terciptanya lingkungan kerja yang aman untuk pasien, dan tenaga medis serta
paramedis.
5) Terciptanya budaya keselamatan pasien di Klinik Kebidanan dan Kandungan.
4.

Kegiatan Pokok Dan Rincian


a.

Kegiatan Pokok :
Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan obsteri dan ginekologi baik dalam

pelayanan dan tindakan di poli, di ruang perawatan, kamar bersalin dan di kamar
operasi .

Rincian Kegiatan :
1) Mengadakan pengawasan dan penilaian SPO dan PPK terutama 10 penyakit
terbanyak.
2)

Meningkatkan kemampuan tenaga medis dan paramedis

4
3)

Mengadakan pembahasan kasus-kasus sulit dibidang kebidanan dan kandungan.

4)

Menyusun dan mengajukan alat mata yang dibutuhkan kepada Ka RSAU

5)

Mengurangi/ mencegah timbulnya insiden keselamatan pasien


6) Mengajukan permohonan perluasan ruang tindakan dan kelas ibu hamil untuk
pelayanan yang lebih optimal bagi pasien.

5.

Cara Melaksanakan Kegiatan


a. Menyusun jadwal pelayanan klinik kebidanan dan kandungan di rawat jalan, rawat
inap, kamar bersalin dan kamar operasi.
b. Rapat untuk membahas pelaksanaan SPO dan PPK
c. Rapat untuk menyusun permohonan alat medis
d. Rapat untuk menyusun indikator mutu pelayanan pasien.
e. Melakukan audit medis rekam medis
f. Merencanakan pengembangan staf medis dengan mengikutsertakan seminar,
pelatihan, house in training, dll
g. Rapat pembahasan bila terjadi insiden yang menimbulkan KTD, KNC maupun KPC

6.

Sasaran
a. Terlaksananya program kerja tahun 2015 sebesar 80%
b. Meningkatnya mutu pelayanan kesehatan kebidanan dan kandungan
c. Meningkatnya kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatan kebidanan dan
kandungan

7.

Jadwal Pelaksanaan Kegiatan


JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN TAHUN 2014-2015
NO
1
2
3
4
5
6

KEGIATAN

1
2
X

Penyusunan
Program Kerja
Pengawasan
Pelaksanaan
SPO-PPK
Penyusunan
Rencana Diklat
Permohonan alat X
medis
Rapat
X
penyususunan
indikator mutu
Audit medis
X

3 4

5 6 7 8 9

1
1

1
2

X X

X X

X X X X X X X

1
0

X
X

7
8
8.

Pembahasan
X
insiden (bila ada)
Evaluasi
kegiatan

X X
X

X X
X

X X X X X X X
X

Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Dan Pelaporannya


a. Membuat laporan evaluasi pelaksanaan kegiatan Pelayanan Klinik Kebidanan

b.
c.
9.

dan Kandungan
Membuat laporan indikator mutu klinik kebidanan dan kandungan
Melaporkan insiden KTD, KNC dan KPC kepada Ka RSAU bila ada insiden
Pencatatan, Pelaporan Dan Evaluasi Kegiatan Program
a.

Klinik Kebidanan dan Kandunganmelaporkan hasil kerjanya ke Ka RSAU dr.


M. Salamun.

b.

Ka Klinik Kebidanan dan Kandungan menganalisa laporan pelayanaanpoli


klinik, rawat inap, kamar bersalin dan kamar operasi

c. Evaluasi kegiatan Program Klinik Kebidanan dan Kandungan dilaksanakan


setiap tahun. Evaluasidilakukan untuk melihat pencapaian sasaran.
10. Penutup
Demikianprogram kerja ini kami buat sebagai panduan dalam pelaksanaan
pelayanan kesehatan di Klinik Kebidanan dan Kandungan.

Mengetahui,

Bandung,

Desember 2014

Kepala RSAU dr. M.Salamun

Ka. Klinik Kebidanan dan Kandungan

dr. Didik Kestito, SpBU


Kolonel Kes 512677

dr. Totong Suargana, SpOG