Anda di halaman 1dari 11

Ujian MID

Radiologi
1. CT Scan merupakan teknik pemeriksaan pilihan untuk kasus
a. Tumor fossa posterior
b. Trauma akut
c. Lesi iskemik
d. Cedera soft tissue
e. Cedera medulla spinalis
2. Keuntungan MRI dibandingkan CT Scan adalah
a. Lebih murah
b. Tidak ada kontraindikasi
c. Toleransi terhadap klautrofobia
d. Memberikan kontras soft tissue lebih baik
e. Lebih baik untuk detail tulang
3. Nilai atenuasi ( HU ) untuk perdarahan adalah
a. -1000
b. -100 sampai -40
c. 20-35
d. 30-40
e. 50-80
4. Untuk menilai medulla spinalis, pemeriksaaan radiologi yang paling tepat adalah
a. MRI
b. CT Scan
c. USG
d. X Foto Vetebra
e. Mielografi
5. Pada x foto polos cranium didapatkan gambaran double floor dari sella tursika,
kemungkinan tumor penyebab gambaran tersebut adalah
a. Astrocytoma
b. Oligodendroglioma
c. Macroadenoma hipofise
d. Ependymoma
e. Pinealoblastoma
6. Seorang wanita muda datang ke instalasi gawat darurat dengan penurunan kesadaran
setelah dilakukan pemeriksaan CT scan kepala didapatkan perdarahan subarachnoid

luas, pemeriksaan radiologi yang tepat untuk menemukan penyebab perdarahan


adalah
a. CT scan dengan kontras
b. Digital Substraction Angiography
c. MRI dengan sekuens diffsion weighted image
d. MRI dengan kontras
e. USG Transcranial Doppler
7. Pada kasus trauma kepala, pada tempat terjadinya benturan dan dijumpai fraktur
cranium, umumnya didaerah tersebut terdapat
a. Perdarahan epiduural
b. Perdarahan subdural
c. Perdarahan intraserebral
d. Perdarahan intraventrikular
e. Perdarahan subarachnoid
8. Jika anda bertugas di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Internasional yang
memiliki modalitas radiologi lengkap dan anda dihadapkan pada pasien hemiparese
kanan dengan onset 3 jam sebelum masuk IGD. Modalitas radiologi apa yang anda
pilih untuk pasien tersebut
a. USG trans cranial Doppler
b. Ga Keliatan
c. CT scan high resolution
d. MRI dengan sekuen Diffusion Weighted Image
e. Digital Substraction Angiography
9. Lokasi stroke hemoragik yang paling sering dijumpai di
a. Pons
b. Lobus parietal
c. Lobus frontalis
d. Serebellum
e. Basal ganglia
10. Selain dapat mendiagnosis adanya lesi intraparenkim otak, seorang dokter juga harus
bisa mendiagnosis adanya peningkatan tekanan intracranial. Berikut bukan tanda
peningkatan tekanan intracranial
a. Penyempitan sulci corticalis
b. Penyempitan sistem ventrikel
c. Penyempitan falc serebri
d. Penyempitan sisterna perimesensefalic
e. Midline shifting
11. Posisi terbaik untuk mengevaluasi CR pada rardiografi konvensional adalah :
(dr.Gunawan)
a. Anterior- Posterior
b. Posterior- Anterior
c. Lateral
d. Oblik kanan
e. Oblik kiri

12. Pada pembesaran ventrikel kiri, maka gambaran apeks jantung akan
a. Bergeser ke laterokaudal
b. Bergeser ke laterokranial
c. Melebarkan batas jantung kanan
d. Membuat pendatarn pinggan jantung
e. Menjadikan gambaran Inverted Comma Sign
13. Modalitas radiologi terbaik dan paling efektif dan efisien untuk mengevaluasi fungsi
ejeksi dari jantung secara kuantitaif adalah
a. MSCT cardiac
b. Angiografi
c. MRI cardiac
d. Echocardiografi
e. PET-CT cardiac
14. Modalitas radiologi intervensi yang dapat memberikan manfaat diagnostik dan terapi
dari suatu penyakit jantung koroner adalah
a. MSCT cardiac
b. Angiografi
c. MRI Cardiac
d. PET-CT cardiac
e. Percutaneus transcatheter Coronary Angioplasty
15. Wooden Shape Boot ditemukan pada kelainan jantung
a. VSD
b. Tetralogi Fallot
c. Stenosis pulmonal
d. Overriding aorta
e. Hipertofi ventrikel kanan

16. Sumber pencitraan radiogradi pada pemeriksaan MSCT Cardiac menggunakan CT


Scan 64 slice adalah
a. Gelombang suara
b. Magnetik
c. Sinar X
d. Ga Keliatan
e. ....
17. Pada kasus ASD proses tekanan pertambahan volume pertama kali akan terjadi pada
a. Ventrikel kiri
b. Atrium kiri
c. Aorta
d. Ventrikel kanan
e. Arterti pulmonalis

18. Suatu anomali dextrocardia dapat berhubungan dengan sindroma


a. Tetralogy Fallot
b. Eissemenger
c. Marfan
d. Lobus medius
e. Kartagenet
19. Penurunan gambaran vaskuler dari paru dapat ditemukan pada kelainan
a. Stenosis aorta
b. Dextrocardia
c. Situs inversus
d. Stenosis pulmonal
e. Insufisiensi mitral
20. Gambaran hipertensi pulmonal pada radiografi konvensional akan memberikan
gambaran dibawah ini :
a. Butterfly appereance
b. Mitral configuration
c. Erlenmeyer appereance
d. Inverted comma sign
e. Water bottle appereance
21. Yang harus diperhatikan pada pemeriksaan radiologis anak, kecuali : ( dr.Farah )
a. Cegah hipotermi
b. Cegah dehidrasi
c. Anak bukan miniatur orang dewasa
d. Radiasi semaksimal mungkin
e. Puasa apabila diperlukan
22. Apabila curiga terjadi perforasi, maka kontras yang kita gunakan pada pemeriksaan
colon loop adalah
a. Barium
b. Barium dengan udara
c. Natrium
d. Udara
e. Water soluble
23. Hal yang sering ditemukan pada respiratory distress syndrome adalah
a. Bayi lewat bulan
b. BB > 2500 Gr
c. Hiperinflasi
d. Hipoinflasi
e. Kelainan paru asimetri
24. Hal yang tidak ditemukan pada hernia diafragmatika
a. Bubble luscency menyerupai bowel pada cavum thorax
b. Mediastinum bergeser ke kontralateral
c. Udara pada cavum abdomen bertambah banyak
d. Ujung NGT terlihat pada cavum thorax
e. Untuk konfirmasi diperlukan foto dengan kontras

25. Yang tidak ditemukan pada atresia esophagus


a. Ada distensi abdomen bila ada fistula dengan trache
b. Pada foto tidak tampak gambar udara usus
c. Muntah bercampur empedu
d. Pada foto polos terlihat ujung NGT yang melingkar di esofagela pouch
e. ....
26. Gambaran radiologis yang ditemukan pada megacolon kongenital
a. Dougnut sign
b. Pneumatosis intestinalis
c. Dilatasi usus dengan banyak fekal material
d. Tidak terlihat perubahan kaliber usus
e. Blind end tubuler
27. Pada pemeriksaan USG Abdomen kasus invagiasi akan ditemui gambaran
a. Murphy sign
b. Doughnut sign
c. Penebalan otot
d. Beak sign
e. String sign
28. Modalitas pilihan pada infeksi saluran kemih berulang pada anak adalah
a. CT Scan
b. USG
c. FPA-UIV
d. VCUG
e. Urethrography
29. Seorang pasien datang ke UGD dengan riwayat trauma pada dada kanan, pasien
didiagnosa dengan tension pneumotoraks. Dilakukan foto toraks dan diapatkan tanda
tanda
a. Bayang lusen avaskuler didaerah lesi
b. Diafragma letak rendah
c. Bayang pulmo yang mengalami emfisema
d. Sela iga melebar
e. Semua diatas benar
30. Seorang pasien datang ke UGD dengan KLL naik motor tabrakan dengan mobil dan
mengalami trauma pada dada, pada foto thorak tampak gambaran fraktur kosta VI dan
VII posterior-dekstra disertai gambaran air fluid level sisi trauma dengan luscnet
avaskuler
a. Hydrothorak
b. Empyema pulmonum
c. Hydropneumothorak
d. Pneumothorak
e. Hematothorak

31. Seorang pasien datang ke UGD dengan keluhan panas tinggi, pada foto thoraks
didapatkan gambran kavitas berdinding tegas dengan air fluid level di lobus pulmo
sinistra, Pasien ini kemungkinan
a. Effusi pleura
b. Blastomycosis
c. Cysta
d. Bronkiekstasis
e. Hematothoraks
32. Seorang pasien datang ke UGD dengan keluhan sesak nafas setelah KLL, kemudian
dilakukan foto thoraks, didapatkan hasil sebagai berikut : tampak gambaran luscent
avaskuler dengan pleural line, jaringan paru kolaps dan tampak pendorongan
mediastinum ke kontra lateral. Diagnosis anda adalah
a. Hydrothorak
b. Empyema thorak
c. Hidro pneumothorak
d. Pneumothorak dengan atelektasis paru
e. Pneumothorak dengan emfisema paru
33. Gambaran tear drop appearance khas terdapat pada
a. Emfisema
b. Atelektasis
c. Pneumonia
d. Bronkiekstasis
e. Ga keliatan
34. Gambran foto thoraks TB paru aktif adalah
a. Tenting diafragma
b. Kalsifikasi
c. Garis garis fibrosis
d. Kavitas
e. Salah semua
35. Pada pemeriksaan foto thoraks tampak gambaran sarang luas tidak melebihi 1 paru,
dan kavitas dengan diameter <4 cm, menurut kriteria ATA termasuk golongan
kalsifikasi TB sekunder
a. TB minimal
b. TB sedang
c. TB lanjut minimal
d. TB lanjut sedang
e. TB lanjut maksimal
36. Pada kasus dengan klinis suspek Dengue Syok Syndrom pemeriksaan foto thoraks
yang dilakukan adalah
a. PA dan lateral
b. AP dan LLD
c. AP dan lateral
d. AP dan RLD
e. PA dan LLD

37. Sel resisten terhadap radiasi saat dalam sel siklus berada pada fae
a. M
b. S
c. G2
d. Jawaban A dan B benar
e. Jawaban B dan C benar

38. Apoptosis
a. Merupakan suatu proses aktif yang terencana
b. Melibatkan sel tetangga
c. Memicu inflamasi
d. Mengalami lisi dan mengeluarkan mediator-mediator
e. Prosesnya sama dengan nekrosis
39. Untuk meningkatkan rasio terapeutik agar terapi dapat berhasil adalah dengan
a. Memberikan dosis tinggi dosis tunggal
b. Meningkatkan oksigenasi jaringan
c. Pemberian antioksidan
d. Memberikan radiasi dalam dosis tinggi
e. Dilakukan brakiterapi saja
40. Manfaat terapi radiasi pada pra operasi karsinoma rectii
a. Menurunkan resektabilitas
b. Tidak dapat mencegah terjadinya metastase jauh
c. Meningkatkan lokal kontrol
d. Pada pasien dengan perdarahan kurang efektif
e. Pada pasien dengan metastase jauh tidak dapat sebagai terapi untuk tujuan
paliatif
41. Sumber radiasi alam yang sering digunakan untuk terapi radiasi eksterna saat ini
adalah
a. Radium
b. Cobalt
c. Iridium
d. Aurum
e. Sinar x
42. Terapi radiasi adalah pengobatan menggunakan
a. Sinar pengion
b. Ga keliatan
c. Ga keliatan
d. Gelombang suara
e. Gelombang elektromagnet

43. Dalam usaha meningkatkan respon terapi radiasi, maka dapat dilakukan
a. Diberikan kemoterapi bersamaan saat terapi radiasi
b. Diberikan kemoterapi sebelum operasi dan juga radiasi
c. Diberikan dosis tinggi saat radiasi
d. Dilakukan transfusi sebelum radiasi eksterna
e. Diberikan radioprotektor pada sel tumor
44. Pada terapi radiasi eksterna mempunyai kelebihan dalam hal berikut
a. Radiasi mencakup tumor primer saja
b. Dapat diberikan dosis tinggi pada tumor primer
c. Lapangan radiasi lebih terbatas pada kelenjar getah bening sekitar
d. Radiasi dapat mencakup tumor primer dan kelenjar getah bening regional
e. Radiasi dapat mencakup tumor primer dan seluruh kelenjar getah bening
45. Keuntungan terapi radiasi dengan brakiterapi
a. Lapangan raduasu dapat lebih luas dari radiasi eksterna
b. Dapat diberikan dosis tinggi pada tumor primer
c. Lapangan radiasi lebih terbatas pada kelenjar getah bening sekitar
d. Radiasi dapat mencakup tumor primer dan kelenjar getah bening regional
e. Radiasi dapat mencakup tumor primer dan seluruh kelenjar getah bening
46. Berikut ini merupakan alat terapi radiasi eksterna
a. Remote controled afterloading unit
b. Targeted radioteraphy
c. Permanen implant
d. Unit brakiterapi
e. Telecobalt
47. Gambaran kista pada USG
a. Hiperekoik
b. Hipoekoik
c. Enekoik dan posterior enhancement dengan dinding tipis
d. Anekoik dan posterior enhancement dengan dinding tebal
e. Campuran a,b dan c
48. Pada pemeriksaan USG, puasa untuk memeriksa organ
a. Hepar
b. Ginjal
c. Lien
d. Vesica velea
e. Vesica urinaria
49. Gambaran USG batu baik dalam kandung empedu maupun vesica urinaria adalah
a. Hipoekoik
b. Ginjal
c. Anekoik
d. Hiperekoik dengan acoustic shadow
e. Hiperekoik dengan posterior enhancement

50. Gambaran abses pada USG


a. Anekoik
b. Hipoekoik
c. Hiperekoik
d. Dinding tebal
e. Campuran b,c dan d
51. Gagal untuk didapatkan soalnya ( di kira aja ya .. )
a. ...
b. ...
c. ...
d. ...
e. ...
52. Organ dibawah ini sulit diperiksa dengan USG
a. Tiroid
b. Testis
c. Mammae
d. Usus
e. Hepar
53. Yang tidak dinilai pada pemeriksaan USG hepar adalah
a. Besar
b. Bentuk
c. Parenkim
d. Tepi
e. Vena porta / vena hepatika
54. Gambaran cholecystitis akut pada USG adalah
a. Vesika velea membesar
b. Dinding menebam double layer
c. Adanya sludge ( lumpur empedu )
d. Adanya gambaran acoustic shadow
e. Contracted gall bladder
55. USG lebih unggul dari FPA untuk melihat adanya
a. Perforasi
b. Illeus
c. Peritonitis
d. Batu luscent
e. Udara

56. Penyakit / keadaan ini sult dideteksi dengan USG


a. Hepatoma
b. Seminoma testis
c. Struma
d. Perforasi usus

e. Nephrolithiasis
57. Untuk kasus tumor retrobulber dengan kecurigaan destruksi foramen optikus dapat
menggunakan modalitas pemeriksaan x ray konvensional dengan proyeksi
a. Waters
b. Caldwell
c. Submentovertex
d. Rheese
e. Schuller
58. Seorang laki laki datang dengan keluhan keluar secret berbau pada tenggorokan, Pada
pemeriksaan fisik didapatkan secret pada konka nasi media, Untuk menegakan
diagnosis modalitas pemeriksaan x ray konvensional yang paling tepat adalah
a. Proyeksi Caldwell
b. Proyeksi waters
c. Proyeksi Towne
d. Proyeksi Lateral
e. Proyeksi schuller
59. Yang tidak dievaluasi pada pemeriksaan CT scan sinus paranasal adalah
a. Penebalan mukos sinus
b. Deviasi septum nasi
c. Jarak septum nasi ke orbita
d. Patensi isteomeatal complex
e. ......
60. Proyeksi waters open mouth merupakan modalitas penting dalam menilai
a. Sinus maksilaris
b. Sinus ethmoidalis
c. Sinus sfenoidalis
d. Sinus frontalis
e. Septum nasi
61. Fraktur os temporal yang mempunyai arah sejajar dengan axis os petrosus disebut
a. Fraktur longitudinal
b. Fraktur transversal
c. Fraktur axial
d. Fraktur koronal
e. Fraktur sagital
62. Seorang anak diantar ke klinik pribadi dengan keluhan keluar cairan kekuningan dari
telinga kanan. Kemudia dilakukan pemeriksaan x foto schuller didapatkan mastoid air
cell berkurang disertai kesuraman pada mastoid air cell, tampak kesuraman
membentuk gambaran air fluid level, tak tampak destruksi tulang. Diagnosis yang
mendukung dapatan radiologis tersebit diatas adalah
a. Mastoiditis kronis
b. Mastoiditis kronis dengan cholesteatoma
c. Mastoiditis akut
d. Otitis media kronis

63. Pada proyeksi Waters antara film dan orbitalmeatal line membentuk sudut
a. 15 derajat
b. 30 derajat
c. 45 derajat
d. 60 derajat
e. 90 derajat

Tertawalah dan Dunia Tertawa Bersamamu ,


Menangislah maka Kau Menangis Sendirian

Credit
Tanyapapa
SOS2010