Anda di halaman 1dari 9

Isolasi Kasein Dari Susu

Oleh kelompok 6:
Ratna Ayu Agustin
Rely Andrianto
Richa Ayu Azhari
Riska Atik Widayati

Mengisolasi protein berdasarkan titik


isoelektriknya

Tujuan Percobaan

Latar Belakang
Komponen utama di dalam susu yaitu air , lemak, protein
Kasein berwarna putih
seperti salju, tidak
berbau dan tidak
mempunyai rasa yang
khas.

Partikel besar
organik

80% kasein

Anorganik
(Ca, P, Mg,
dan S)

Protein susu

pada metionin (0,69%)


dan sistin (0,09%)

Lanjutan........
Asam amino

Kasein
amfoter

Dalam isolasi, kasein larut dalam air,


alkohol namun tidak larut dalam
eter, etanol, senyawa alkali dan
beberapa larutan asam.
Sifat inilah yang akan digunakan
untuk memisahkan atau mengisolasi
kasein dari susu

Memiliki pH isoelektrik yaitu pada pH 4,7

protein tidak bermuatan positif maupun negatif, sehingga dapat membentuk


agregat (gumpalan-gumpalan yang keruh) dan mengendap
menunjukkan kelarutan yang minimal

Metodologi

Alat & Bahan

Alat
Gelas kimia 500mL
Hot plate
Batang pengaduk
Kertas saring
Pipet tetes
Termometer
pH universal
Corong kaca
Gelas arloji
Erlenmeyer 250mL

Bahan
Susu
Bufer asetat 0,2M pH 4,7
HCl 0,2M
Etanol 95%
Eter
Akuades

Prosedur & Analisisnya


menurunkan kelarutan protein

Untuk menjaga pH pada titik


isoelektrik kasein

100 mL Susu

Untuk menyempurnakan
pengendapan kasein

- Dihangatkan hingga 40C


Titik isoelektrik kasein, kasein
mengendap

- Ditambah buffer asetat 0,2M pH 4,7

Agar diperoleh endapan secara


maksimal

- Suspensi didinginkan pada suhu kamar selama 5 menit


Untuk memisahkan endapan dengan
- didekantasi
larutan
- Ditambah sedikit air dan didekantasi lagi
- Diresuspensi dengan etanol
Untuk memisahkan endapan dengan
- Disaring
larutan
- Endapan dicuci dengan etanol : eter 1:1
- Dicuci dengan eter
Memurnikan endapan kasein
- Dikeringkan di gelas arloji
- Ditimbang

Melarutkan protein lain selain kasein


memisahkan lemak dari kasein
karena lemak akan larut dalam eter
dan
etanol akan melarutkan protein atau
senyawa lain selain kasein
Agar diperoleh kasein murni karena
pelarutnya akan menguap

- pH campuran diatur dengan HCl 0,2M hingga pH 4,7

Kasein

Untuk mengetahui massa kasein yang


diperoleh

Hasil

Analisis Hasil
Rendemen kasein dalam sampel susu sapi
murni.
Diketahui

: Volume susu sapi murni = 100 mL = 0,1 L


Berat kasein = 5,965
Ditanya : Rendemen kasein dalam sampel = .?
Jawab :
R =
R =



5,965
0,1

R = 59,65 /
Jadi, rendemen kasein dari susu sapi murni pada percobaan ini adalah
59,65 /.
konsentrasi kasein dari susu sapi murni secara teoritik adalah 35 g/L.

Pembahasan

Perbandingan rendemen hasil percobaan


dengan rendemen secara teoritik terpaut jauh.
Hal ini mungkin disebabkan karena pada saat
menambahkan HCl pH dari susu tidak tepat
4,7 sehingga reaksi yang berlangsung tidak
sempurna.

Kesimpulan