Anda di halaman 1dari 4

Sumber Cekaman (Stressor)

FISIOLOGI CEKAMAN

Abiotik

Tumbuhan sering menghadapi kondisi ekstrim atau kondisi yang tidak


menguntungkan untuk pertumbuhan dan perkembangannya cekaman
(stress)

Biotik

Fisik

Kimia

Kondisi yang menyebabkan perubahan proses fisiologi dari keadaan


normal yang berakibat merugikan.

Kekeringan

Polusi udara

Kompetisi

Akibat yang ditimbulkan oleh cekaman bervariasi, tergantung pada:

Suhu

Logam berat

Alelopati

Radiasi

Pestisida

Herbivor

Flooding

Toksin

Penyakit

Angin

pH tanah

Jamur patogen

Medan magnet

Salinitas

Virus

intensitas cekaman,
lama perlakuan,
jenis tumbuhan dan
perkembangan tumbuhan saat menerima cekaman

Cekaman fisiologi pada tanaman dapat bersifat spatial ataupun temporal.

CEKAMAN AIR (WATER STRESS)

Tanggapan tanaman terhadap cekaman

Cekaman air

Kelebihan air flooding stress = oxygen stress

Kekurangan air water deficit stress

Cekaman adalah perubahan fisiologi yang terjadi apabila suatu


spesies dihadapkan pada kondisi yang tidak menguntungkan dan
menginduksi alarm response berupa respon defensif maupun
respon adaptif terhadap stimulus.

Respon tanaman terhadap cekaman air


Hambatan pertumbuhan
Penurunan aktivitas metabolisme
Peningkatan toleransi

Avoidance
Tolerance

Adaptasi tanaman terhadap kekurangan air dapat berupa adaptasi


morfologi, anatomi dan biokimia.

Indikator yang paling peka terhadap cekaman adalah gangguan


terhadap fotosintesis dan alokasi biomassa.
3

CEKAMAN GARAM (SALT STRESS)

PENGARUH CEKAMAN GARAM

Peningkatan konsentrasi garam peningkatan tekanan osmotik

Secara langsung: pengaruh garam terhadap


organ fotosintesis.

Cekaman garam merupakan cekaman yang kompleks:


Menyebabkan kekurangan air karena pengaruh osmotik garam
menimbulkan efek toksik karena kelebihan ion sehingga
mempengaruhi metabolisme.

Secara tidak langsung: penurunan kecepatan


fotosintesis.

Mekanisme adaptasi tanaman karena adanya cekaman osmotik


untuk mencegah dehidrasi sel osmoregulasi

Tanggapan Tanaman terhadap


cekaman garam

CEKAMAN SUHU

Tanggapan tanaman

Dengan pengambilan ion

Adaptasi

Efek merugikan
Ion berlebihan

1. Toleransi
Pengaturan turgor dengan
kompartementasi ion dalam vakuola
2. Penghindaran konsentrasi berlebihan
a. Pengaturan pengambilan ion dan
pengangkutan ion ke tajuk
b. Pengeluaran ion dari tajuk melalui
kelenjar garam.
c. Peningkatan volume tajuk

Suhu faktor penghambat dalam proses


fisiologi tumbuhan
Bagaimana tumbuhan mampu bertahan
pada suhu ekstrem (cekaman suhu)?

Tanpa pengambilan ion

Adaptasi

Efek merugikan
kekurangan air

Penghindaran kekurangan air


a. Pengaturan turgor melalui
sintesis senyawa organik dan
senyawa netral dalam
sitoplasma.
b. Pengaturan turgor melalui
peningkatan permeabilitas
membran akar terhadap air.
c. Peningkatan ketebalan daun
untuk memperbaiki efisiensi
penggunaan air.

CEKAMAN POLUSI

CEKAMAN GAS BERACUN




Kualitas lingkungan semakin menurun akibat


pencemaran pada udara, air, dan tanah
kelangsungan kehidupan makhluk hidup.

Sumber pencemar udara : CO2, CO, SO2, NOx (NO dan NO2) dan ozon
Efek polutan pada tanaman
a. sensitivitas spesies tanaman
b. intensitas dan durasi
c. angin
d. hujan

Jenis polutan/pencemar
a. gas beracun
b. logam berat
c. pestisida




Pencemar masuk ke dalam sel tumbuhan melalui stomata


Konsentrasi gas beracun tinggi
a. merusak plasmalema
b. menghambat aktivitas enzim
c. merusak membran kloroplas

FITOREMEDIASI

CEKAMAN LOGAM BERAT


Polutan logam berat hambatan
pertumbuhan dan produktivitas tanaman

Teknologi pembersihan, penghilangan atau pengurangan


polutan berbahaya (logam berat, pestisida, dan senyawa
organik beracun) dalam tanah atau air dengan bantuan
tanaman
- Fitoekstraksi
- Rhizofiltrasi
- Fitostabilisasi

Adaptasi terhadap cekaman logam berat


- avoidance : selektivitas membran sel akar
- tolerance bagaimana tanaman dapat toleran terhadap logam
berat?
a. detoksifikasi logam berat melalui kombinasi unsur toksik dengan
molekul anorganik.
b. detoksifikasi logam berat melalui kombinasi unsur toksik dengan asam
amino mengandung sulfur (sistein, metionin).

Beberapa tumbuhan yang dapat digunakan sebagai


agensia remediasi: Eichhornia crassipes, Brassica
juncea, Armeria maritima, genus Thlaspi
11

12

CEKAMAN PESTISIDA DAN


SENYAWA ORGANIK

CEKAMAN BIOTIK
Respon tanaman terhadap herbivor

Limbah aktivitas manusia Pencemar ekosistem


 Penggunaan pestisida
 Penggunaan pupuk yang berlebihan

Asam amino nonprotein berfungsi sebagai


pertahanan terhadap herbivora.
2. Beberapa protein tanaman (inhibitor protease)
berfungsi menghambat proses pencernaan
herbivora, misalnya inhibitor -amilase.
1.

13

14

Plant defense

Plant defense

Pada umumnya patogen (jamur, bakteri, virus) masuk ke dalam jaringan


tumbuhan melalui luka.

Patogen mengekskresikan substansi berupa enzim, toksin, zat pengatur


tumbuh dan polisakarida.

- Respon tanaman terhadap infeksi patogen


a. Ketahanan mekanis: epidermis berkutikula tebal, adanya
lapisan lilin dan trikoma.
b. Ketahanan kimiawi:
- substansi di dalam tumbuhan yang bersifat menghambat patogen.
- reaksi hipersensitif atau lewat peka, yaitu suatu reaksi dari
tumbuhan yang berupa kematian sel yang cepat di sekitar sel yang
terinfeksi, sehingga patogen menjadi tidak dapat berkembang.
c. Ketahanan fungsional

- Metabolit sekunder yang disintesis: saponin


dan prenylpropanoid
misalnya: Introduksi gen yang mengkatalisis biosintesis
fitoaleksin prenylpropanoid resveratrol tanaman lebih
resisten terhadap fungi patogen
- Fitoaleksin: Fitoaleksin merupakan kelompok metabolit
sekunder dengan aktivitas antimikrobia yang terakumulasi
pada sisi yang terinfeksi

15

16

Jalur biosintesis inhibitor proteinase

17

Inhibitor proteinase
-

Inhibitor proteinase tidak secara terus menerus diproduksi,


tetapi disintesis setelah invasi patogen atau herbivor

Invasi herbivor memacu tanaman memproduksi systemin

Systemin dilepaskan dari sel terinfeksi ke apoplas dan


ditransport ke organ lain melalui floem.

Pada sel target, systemin melekat pada reseptor membran


plasma dan menginisiasi sintesis asam jasmonat
mengaktivasi ekspresi gen yang mengkode inhibitor
proteinase.
misalnya inhibitor -amilase menghambat proses
pencernaan herbivora.
18

Respon pertahanan terhadap patogen

Systemic acquired resistance


- Tumbuhan akan membuat asam salisilat terutama setelah
mendapatkan serangan patogen
- Asam salisilat sebagai aktivator SAR
- Mengembangkan klon gen-gen pertahanan tanaman yang
terlibat di dalam mendorong pengaruh dari asam salisilat.
- Gen-gen tsb untuk membuat kultivar baru yang lebih tahan
penyakit

19

20