Anda di halaman 1dari 4

MAKALAH TENTANG

METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN


Pekerjaan Modifikasi Pagar BRC Menjadi Pagar Beton Pada Jalan Tol Cawang-TomangCengkareng

PENDAHULUAN

Kebutuhan akan penyedia jasa kontraktor yang telah berpengalaman sangat


diperlukan untuk mengerjakan sebuah proyek agar sesuai dengan rencana mutu
dan waktu, untuk itu CV. PUTRA MARIBAYA INDAH akan memberikan makalah
tentang metode pelaksanaan pekerjaan yang terbaik apabila ditunjuk untuk
melaksanakan pekerjaan ini. Metode pelaksanaan pekerjaan merupakan hal yang
paling utama yang harus dipersiapkan untuk memperlancar segala pekerjaan yang
akan dilaksanakan dilapangan sehingga pekerjaan tidak tumpang tindih dan dapat
terlaksana secara optimal dan diperoleh suatu hasil/target yang maksimal sesuai
dengan tujuan proyek yakni: tepat waktu, tepat kualitas dan tepat guna.

DESKRIPSI PROYEK
Nama Pekerjaan
Lokasi Pekerjaan

: Modifikasi Pagar BRC Menjadi Pagar Beton


: Jalan Tol Cawang Tomang Cengkareng

PEMAHAMAN

Jangka Waktu Pelaksanaan Pekerjaan :


Jangka Waktu Masa Pemeliharaan
:
Kalender

ORGANISASI PELAKSANA PEKERJAAN

90 (Sembilan puluh) Hari Kalender


180 (Seratus delapan puluh) Hari

Untuk menjamin mutu, ketepatan waktu dan ukuran serta kerapian pelaksanaan
pekerjaan, kami harus menempatkan tenaga-tenaga yang berkualitas sesuai
bidangnya, berpengalaman dan memahami permasalahan teknis sesuai dengan
tugasnya dalam pekerjaan. Tim pelaksana dari CV. PUTRA MARIBAYA INDAH akan
dikepalai oleh seorang Kepala Pelaksana dengan keahlian bidang pelaksana sipil
jalan dibantu Wakil Kepala Pelaksana dengan keahlian bidang pelaksana sipil jalan
serta tim yang terdiri dari tenaga/personil dari berbagai disiplin ilmu, dengan tugas
sebagai berikut:
Kepala Pelaksana; Berfungsi sebagai koordinator semua kegiatan dari pekerjaan
dan akan lebih banyak keterlibatan pada tahap pelaksanaan pekerjaan dan
menjaga hubungan baik terhadap semua pihak yang terlibat dalam penanganan
proyek.
Wakil Kepala Pelaksana; Bertugas membantu kepala pelaksana dalam
melaksanakan semua item pekerjaan sekaligus berfungsi dalam memberikan
masukan agar tercapai efisiensi dan efektifitas dalam pelaksanaan.
Pelaksana; Berfungsi sebagai back up project untuk pelaksanaan pekerjaan
dilapangan yang berpengalaman sesuai bidang keahliannya dalam menangani
proyek-proyek pembuatan dan pemasangan pagar beton.
Quality/Quantity Engineer; Berfungsi sebagai back up project office untuk
menghitung kebutuhan volume material dan analisa harga satuan serta
dokumentasi lainnya dalam rangka menjaga kualitas dan kuantitas hasil
pekerjaan dilapangan.
Ahli K3 Konstruksi; Berfungsi sebagai back up project office dalam perencanaan
dan penerapan sistem manajemen K3 yang akan diberlakukan.
Administrasi dan Keuangan; Berfungsi sebagai back up project office untuk
dukungan tertib administrasi dan pembuatan jadwal keuangan serta cash flow
keuangan untuk penyelesaian pekerjaan.
Logistik; Berfungsi sebagai back up project office untuk pengadaan material
maupun kebutuhan proyek lainnya.

RUANG LINGKUP PEKERJAAN

Berdasarkan dokumen pengadaan Pekerjaan Modifikasi Pagar BRC Menjadi Pagar


Beton Pada Jalan Tol Cawang-Tomang-Cengkareng, ruang lingkup pekerjaan meliputi
sebagai berikut:
1 Pekerjaan Mobilisasi & Perambuan
1.1 Biaya Angkut Tenaga, Peralatan & Material
(Kendaraan, BBM, Tol, Sopir, Dll)
1.2 Pengaturan Lalin di Bahu Jalan
1.3 Biaya Koordinasi
2 Pekerjaan Modifikasi Pagar BRC Menjadi Pagar Beton
2.1
Pembongkaran Pagar Lama
2.2
Cor Beton K. 225
2.3
Tulangan Besi Ulir Sebear 328 kg
2.4
Bekisting Expose dengan Plat 3mm
2.5
Cat Anti Karat

METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN

Secara umum metoda pelaksanaan Pekerjaan Coating External Box Girder Simpang
Susun Tomang Pada Jalan Tol Cawang Tomang Cengkareng adalah sebagai berikut:
Pekerjaan ini mencakup antara lain pengerahan tenaga, penyediaan material,
peralatan, perbaikan, pemasangan, pengangkutan dan pembuangan material bekas
keluar lokasi pekerjaan. Maksud dan tujuan pekerjaan ini adalah memyempurnakan
pagar pengaman supaya lebih kokoh/kuat khususnya untuk mencegah masuknya
demonstran ke jalan tol. Adapun lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan
meliputi :
a) Pekerjaan persiapan
b) Pekerjaan pemasangan rambu kerja
c) Pekerjaan pembongkaran reling pagar
d) Pekerjaan beton (untuk pondasi setempat)
e) Pekerjaan pembesian
f) Pekerjaan pemasangan bekisting
g) Pekerjaan pengecoran
h) Pekerjaan bongkar bekisting
i) Pekerjaan pengecatan pagar
j) Pekerjaan perapihan/pembersihan
Sedangkan kebutuhan untuk peralatan dan perlengkapan kerja meliputi sebagai
berikut:
a) Kendaraan pick up kecil
b) Mesin molen
c) Sendok semen, sekop, cangkul
d) Pengki, sapu lidi
e) Karung plastik, rompi reflektor
f) Gergaji, martil, gegep, tang jepit
g) Rambu kerja
Seluruh peralatan dan perlengkapan kerja tersebut harus disimpan disuatu tempat
(gudang) agar tidak mengganggu estetika dan untuk menjamin agar peralatan dan
perlengkapan tidak hilang. Serta tidak diperkenankan menyimpan peralatan
maupun perlengkapan kerja di pinggir jalan tol.
TAHAPAN PELAKSANAAN PEKERJAAN
A. Persiapan
Sebelum melaksanakan pekerjaan dimulai, nantinya kami selaku kontraktor
harus mempersiapkan terlebih dahulu peralatan dan perlengkapan kerja yang
akan dipakai pada waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut.
B. Pemasangan rambu Kerja

Pelaksanaan pemasangan rambu-rambu kerja harus sesuai instruksi pengawas


lapangan atau mengikuti standar SMK3 yang berlaku di PT. Jasa Marga (Persero)
Tbk.
C. Bongkar reling pagar
Pagar yang dibongkar adalah pagar railing dan pagar wire mesh, sedang untuk
tiang railing tidak dibongkar, bekas bongkar pagar supaya diserahkan kembali ke
PT. Jasa Marga (Persero) Tbk.
D. Pembongkaran beton barrrier
Barrier sebagian dibongkar untuk penempatan tiang/pondasi setempat, tulangan
tiang dan pondasi setempat agar dihubungkan dengan tulangan barier yang ada
(over stek). Untuk memperkuat dnding pagar.
E. Pembesian
Pembesian untuk pagar, untuk pondasi menggunakan besi 10 mm, untuk tiang
kolom, ring balok dan sloof menggunakan tulangan pokok 8, 10, 19mm, untuk
barrier menggunakan besi 8, 10, 13, 19mm, (sesuai gambar)
F. Bekisting beton
Bekisting beton menggunakan plat besi tebal 3mm dan diperkuat dengan besi
siku 40.40.4 menggunakan mur baut.
G. Pengerjaan pengecoran beton
Pengecoran beton menggunakan campuran 1 PC : 2 Pasir : 2 batu pecah/split dan
dicampur dengan air bersih, tidak diperkenankan pengadukan beton
menggunakan air rawa, bekisting yang digunakan adalah untuk bekisting
konstruksi beton jepit, sloof dan ring balok.
H. Pekerjaan pembongkaran bekisting
Pembongkaran bekisting harus dilakukan secara bertahap dan hati-hati agar
dinding beton tidak gompal, apabila terdapat keropos pada dinding beton segera
ditutup dengan plesteran.
I.

Pekerjaan pengecatan.
Pengecatan dilakukan setelah kondisi dinding kering, setelah dinding kering
dilakukan penghalusan permukaan dengan amplas/gerinda. Pengecatan
dilakukan minimal 2 lapis.

J.

Pekerjaan perapihan/pembersihan.
Setelah pekerjaan selesai, lokasi pekerjaan harus dibersihkan dari segala kotoran
yang timbul akibat pelaksanaan proyek, apabila terdapat aset lain yang rusak
akibat pelaksanaan pekerjaan, agar diperbaiki seperti semula dan semua biaya
menjadi tanggung jawab kontraktor.

PENUTUP

Setelah benar-benar kami pelajari dokumen pelelangan dan kami sudah memahami
isinya, demikian uraian metode pelaksanaan ini kami buat, kami berharap agar
ringkasan metode ini dapat memberikan gambaran/petunjuk pelaksanaan pekerjaan
ini.
Jakarta, 21 November 2012
CV. PUTRA MARIBAYA INDAH

HELEN LASMAULI PARDEDE

Direktur Utama