Anda di halaman 1dari 2

Compliance and Legal

30 31

PENGELOLAAN RISIKO KEPATUHAN

COMPLIANCE RISK MANAGEMENT

Pengelolaan Risiko Kepatuhan dilaksanakan secara


berkesinambungan yang bertujuan untuk meningkatkan
budaya kepatuhan pada seluruh kegiatan bisnis dan pada
setiap jenjang organisasi bank sekaligus memitigasi Risiko
Kepatuhan Bank.

Compliance Risk Management is implemented on


an ongoing basis which aims to promote a culture of
compliance in all business activities and at every level of
the banking organization as well as mitigating the Banks
Compliance Risk.

Hal ini tercakup dalam Kerangka Kerja Kepatuhan yang


disusun berdasarkan komitmen Bank untuk memastikan
terlaksananya pemantauan atas kepatuhan pada
seluruh kegiatan Bank agar sesuai dengan ketentuan
dan peraturan yang berlaku, baik ketentuan yang
dikeluarkan oleh pemerintah, regulator perbankan
maupun kebijakan, ketentuan dan prosedur intern yang
ditetapkan oleh Bank.

This is covered in the Compliance Framework which is


based on the Banks commitment to ensure effective
monitoring of compliance in all activities of the Bank
to comply with applicable rules and regulations, for
provisions issued by the government, regulatory
authorities or the Banks policies, rules and internal
procedures established by the Bank.

Pengelolaan risiko Kepatuhan dilakukan dengan


melaksanakan fungsi kepatuhan yang meliputi, antara
lain:

Compliance risk management is conducted by carrying


out compliance functions that include, among others:

t

5FSTFMFOHHBSBOZB#VEBZB,FQBUVIBOQBEBTFNVB
tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank;

t

t

.FMBLVLBOBOBMJTBLFQBUVIBOVOUVLNFNBTUJLBO
efektivitas, kecukupan, dan kesesuaian kebijakan,
ketentuan, sistem, dan prosedur serta kegiatan Bank
dengan ketentuan Bank Indonesia dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku;
.FMBLVLBOQFNBOUBVBOEBOTPTJBMJTBTJBUBT
ketentuan, peraturan dan perundang-undangan
yang berlaku beserta perubahannya;
.FNBTUJLBOLFQBUVIBO#BOLUFSIBEBQLPNJUNFO
yang dibuat oleh Bank kepada Bank Indonesia dan/
atau otoritas pengawas lain yang berwenang;
.FODJQUBLBOMBOHLBIMBOHLBIEBMBNSBOHLB
mendukung Budaya Kepatuhan yang antara lain
dalam bentuk melakukan identifikasi, pengukuran,
pengawasan, dan pengendalian Risiko Kepatuhan;
.FMBLVLBOJEFOUJLBTJEBOBOBMJTBLFQBUVIBOBUBT
rencana dan pengembangan produk dan aktivitas
baru guna memastikan kepatuhannya terhadap
ketentuan/ peraturan yang berlaku;
.FMBLVLBOcompliance monitoring dan testing dalam
rangka pengawasan, pengidentifikasian, pengukuran,
penilaian sekaligus pengendalian tingkat risiko
kepatuhan.

t

t
t
t

t

t

t
t
t

t

t

5IFJNQMFNFOUBUJPOPGUIF$PNQMJBODFDVMUVSFBUBMM
levels of the organization and business activities of
the Bank;
"OBMZ[JOHDPNQMJBODFUPFOTVSFUIFFFDUJWFOFTT 
adequacy, and appropriateness of policies, rules,
systems and procedures and activities of the Bank to
Bank Indonesia rules and to the legislation in force;
$POEVDUJOHNPOJUPSJOHBOEEJTTFNJOBUJPOPGUIF
provisions, regulations and applicable legislation and
its changes thereof;
&OTVSJOHDPNQMJBODFPGUIF#BOLUPDPNNJUNFOUT
made by the Bank to Bank Indonesia and / or other
competent regulatory authority;
$SFBUJOHUIFTUFQTJOPSEFSUPTVQQPSUUIF$VMUVSF
of Compliance which, among others, is in the form
of identification, measurement, monitoring, and
controlling of compliance risks;
*EFOUJGZJOHBOEBOBMZ[JOHDPNQMJBODFUPUIFQMBOTGPS
and the development of new products and activities
to ensure compliance with the applicable provisions /
regulations;
$POEVDUJOHDPNQMJBODFNPOJUPSJOHBOEUFTUJOH
in the context of surveillance, identification,
measurement, assessment as well as controlling the
level of compliance risk.

32 33

Bank dalam usahanya untuk mempertahankan prestasi


yang selama ini telah dicapai, senantiasa melakukan
perbaikan-perbaikan untuk menunjang perkembangan
bank terutama dalam rangka pengendalian tingkat
kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku sebagai
salah satu prioritas utama bank dalam menerapkan
prinsip Good Corporate Governance untuk menjaga
kesinambungan usaha perusahaan dan meningkatkan
nilai bagi para pemegang saham dan stakeholder lainnya.

In its efforts to maintain the achievements that had been


achieved, the Bank continues to conduct improvements
to support the development of the bank, especially
in order to control the level of compliance with the
applicable provisions as one of the banks main priority
in applying the principles of good corporate governance
to maintain and enhance the COF Companys business
continuity value for our shareholders and other
stakeholders.

PENERAPAN PROGRAM ANTI


PENCUCIAN UANG DAN PENCEGAHAN
PENDANAAN TERORISME
(APU DAN PPT)

APPLICATION OF THE ANTI MONEY


LAUNDERING AND TERRORISM
PREVENTION FUNDING (APU AND PPT)
PROGRAM

Bank senantiasa menerapkan prinsip APU/PPT dalam


pelaksanaan aktivitas pengenalan nasabah dengan
mengacu pada kebijakan dan prosedur APU/PPT yang
telah disempurnakan sesuai dengan peraturan Bank
Indonesia No. 11/28/PBI/2009 tentang Penerapan
Program Anti Pencucian Uang (APU) dan Pencegahan
Pendanaan Terorisme (PPT) bagi Bank Umum dan
Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang No 8
Tahun 2010.

The Bank consistently applies the principle of the APU


/ PPT program in the implementation of customer
recognition activities with reference to the policies and
procedures for the APU / PPT program that has been
perfected in accordance with the regulations of Bank
Indonesia. 11/28/PBI/2009 on the Application of the AntiMoney Laundering (APU) and the Prevention of Financing
of Terrorism (PDF) Program for Commercial Banks and the
Law on Money Laundering No. 8 of 2010.

Bank akan terus memastikan bahwa kebijakan dan


prosedur tertulis mengenai program APU dan PPT sejalan
dengan perkembangan modus pencucian uang atau
pendanaan terorisme.

The Bank will continue to ensure that written policies and


procedures regarding the APU and PPT program is in line
with the developments in the mode of money laundering
or terrorism financing.

Pengkinian terhadap seluruh data nasabah dilakukan


Bank secara terus menerus dengan menggunakan
pendekatan berdasarkan risiko yang melekat pada
nasabah yang bersangkutan dan perkembangan
pengkinian data nasabah dikirimkan oleh Bank kepada
Bank Indonesia melalui Laporan Direktur Kepatuhan.

Updating of all customer data is continuously performed


by the Bank using an approach based on the risk inherent
in the customer concerned and the latest updating
of customer data sent by the Bank to Bank Indonesia
through the report of the Director of the Compliance.

Pelatihan secara berkala kepada seluruh karyawan Bank


mengenai APU/PPT dan peraturan prudential banking
dilakukan oleh Unit Kepatuhan guna mewujudkan
budaya kepatuhan pada seluruh lini bisnis Bank. Pelatihan
dilakukan melalui Compliance and Legal Portal (Intranet
Bank) yang dapat diakses oleh seluruh karyawan Bank
serta melalui metode tatap muka secara periodik.

Periodic training of the APU / PPT program and prudential


banking regulation to all employees of the Bank is
conducted by the Compliance Unit in order to create a
culture of compliance in all business lines of the Bank.
Training is done through the Compliance and Legal Portal
(Intranet Bank) which can be accessed by all employees of
the Bank as well as through periodic direct methods.