Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN PRAKTIKUM MAGNETIK

BERI BERNANDO (1127030014)


JURUSAN FISIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UIN SUNAN
GUNUNG DJATI BANDUNG
Email : berybernando17@gmail.com

Abstrak:
Eksperimen tentang medan magnet bumi ini yang bertujuan untuk
memahami

prinsip

mengoperasikan

kerja

alat

alat

magnetometer

magnetometer

proton,

proton,

menentukan

dapat
anomali

magnetik yang telah dikoreksi, membuat peta anomali magnetik, dan


dapat melakukan interpretasi secara kualitatif dari peta intensitas medan
magnetik total dan peta sinyal analitik (anomali residual). Eksperimen
kali ini membahas tentang metode magnetik menggunakan software
surper 12. Eksperimen ini menggunakan variasi intensitas medan
magnetik di permukaan bumi yang disebabkan oleh adanya variasi
distribusi

benda

termagnetisasi

di

bawah

permukaan

bumi

(suseptibilitas). Pada peta kontur yang didapatkan, hasil nilai anomali


yang cukup tinggi yaitu (300-800 nT) berada pada bagian tengah peta.
Kata Kunci : Anomali, Surper 12, ,edan magnet, dan magnetometer
proton.

I. PENDAHULUAN
I.1

Metode Magnetic
Metode magnetik memiliki kesamaan latar belakang fisika

dengan metode gravitasi. Kedua metode sama-sama berdasarkan


kepada teori potensial, sehingga keduanya sering disebut sebagai
metoda potensial. Namun demikian, ditinjau dari segi besaran
fisika

yang

terlibat,

keduanya

mendasar.
Metode

magnet

adalah

mempunyai

metode

perbedaan

yang digunakan

yang
untuk

menyelidiki kondisi permukaan bumi dengan memanfaatkan sifat


kemagnetan

batuan

yang

diidentifikasikan

oleh

kerentanan

magnet batuan.
Metode ini didasarkan pada pengukuran variasi intensitas
magnetik di permukaan bumi yang disebabkan adanya variasi
distribusi (anomali) benda termagnetisasi di bawah permukaan
bumi. Variasi intensitas medan magnetik yang terukur kemudian
ditafsirkan dalam bentuk distribusi bahan magnetik dibawah
permukaan, kemudian dijadikan dasar bagi pendugaan keadaan
geologi yang mungkin teramati. Pengukuran intensitas medan
magnetik

dapat

dilakukan

di

darat,

laut

maupun

udara. Suseptibilitas magnet batuan adalah harga magnet suatu


batuan terhadap pengaruh magnet, yang pada umumnya erat
kaitannya dengan kandungan mineral. Semakin besar kandungan
mineral magnetit di dalam batuan, akan semakin besar harga
suseptibilitasnya. Metode

magnetik

sering

digunakan

eksplorasi minyak bumi, panas bumi dan batuan mineral.


Pengukuran dengan menggunakan metode magnet

dalam
yang

paling banyak dilakukan adalah dengan menggunakan alat PPM


(Proton Precession Magnetometer). Metode ini pada dasarnya
dilakukan berdasarkan pengukuran anomali geomagnetik yang
diakibatkan

oleh

perbedaan

kontras

suseptibilitas,

atau

permeabilitas magnetik suatu jebakan dari daerah magnetik di


sekelilingnya.

Disini

perbedaan

permeabilitas

itu

sendiri

pada dasarnya diakibatkan oleh perbedaan distribusi mineral yang


bersifat ferromagnetik, paramagnetik, atau diamagnetik.
I.2

Konsep Teori Magnetik


Metode magnetik didasarkan

pada

pengukuran

variasi

intensitas medan magnetik di permukaan bumi yang disebabkan


oleh adanya variasi distribusi benda termagnetisasi di bawah
permukaan bumi (suseptibilitas). Variasi yang terukur (anomali)
berada dalam latar belakang medan yang relatif besar. Variasi
intensitas medan magnetik yang terukur kemudian ditafsirkan
dalam bentuk distribusi bahan magnetik di bawah permukaan,
yang kemudian dijadikan dasar bagi pendugaan keadaan geologi
yang mungkin. Metode magnetik memiliki latar belakang fisika
berdasarkan kepada teori potensial, Sehingga sering disebut
sebagai

metoda

potensial.

Dalam

metode

magnetik

harus

mempertimbangkan variasi arah dan besar vektor magnetisasi.


Data pengamatan magnetik lebih menunjukan sifat residual yang
kompleks. Dengan demikian, metode magnetik memiliki variasi
terhadap waktu jauh lebih besar. Pengukuran intensitas medan
magnetik bisa dilakukan melalui darat, laut dan udara. Metode
magnetik sering digunakan dalam eksplorasi pendahuluan minyak
bumi, panas bumi, dan batuan mineral serta bisa diterapkan pada
pencarian prospeksi benda-benda arkeologi.
I.3

Pengenalan Alat (Magnetometer)


Dalam melakukan pengukuran geomagnetik, peralatan paling
utama yang digunakan adalah magnetometer. Peralatan ini
digunakan untuk mengukur kuat medan magnetik di lokasi survei.
Salah satu jenisnya adalah Proton Precisssion Magnetometer
(PPM) yang digunakan untuk mengukur nilai kuat medan
magnetik total. Peralatan lain yang bersifat pendukung di dalam
survei magnetik adalah Global Positioning System (GPS) .
Peralatan ini digunakan untuk mengukur posisi titik pengukuran

yang meliputi bujur, lintang, ketinggian, dan waktu. GPS ini


dalam penentuan posisi suatu titik lokasi menggunakan bantuan
satelit.

Penggunaan

sinyal

satelit

karena

sinyal

satelit

menjangkau daerah yang sangat luas dan tidak terganggu oleh


gunung, bukit, lembah, dan jurang.
Magnetometer adalah instrumen geofisika yang digunakan
untuk mengukur kekuatan medan magnet Bumi, pengukuran
medan magnet Bumi ini bertujuan untuk mengetahui lokasi
deposit mineral, situs arkeologi, material di bawah tanah, atau
objek dibawah permukaan laut seperti kapal selam atau kapal
karam dan lain sebagainya.

Gambar 1.1 Prinsip Kerja Magnetometer


Prinsip kerja Proton Procession Magnetometer adalah
dengan proton yang ada pada semua atom memintal atau
berputar pada sumbu axis yang sejajar dengan medan magnet
Bumi. Normalnya, proton cenderung untuk sejajar dengan medan
magnet Bumi. Ketika subjek diinduksi medan magnet (dibuat
sedemikian), maka proton dengan sendirinya akan menyesuaikan
dengan medan yang baru. Dan ketika medan baru itu dihentikan
maka proton akan kembali seperti semula yang sejajar dengan
medan

magnet

perputaran

Bumi. Saat

proton

terjadi

berpresesi,

dan

perubahan

kesejajaran,

putarannya

semakin

melambat. Frekuensi pada saat presesi berbanding lurus dengan


kuat medan magnet Bumi. Rasio Gyromagnetic proton adalah
0,042576 Hertz / nano Tesla. Sebagai contoh, pada area dengan
kekuatan medan sebesar 57.780 nT maka frekuensi presesi
menjadi 2460 Hz. Komponen sensor pada proton precession
magnetometer adalah tabung silinder yang berisi cairan penuh

atom hidrogen yang dikelilingi oleh lilitan kabel. Cairan yang


digunakan umumnya terdiri dari air, kerosin, dan alkohol. Sensor
tersebut dihubungkan dengan kabel ke unit yang berisi sebuah
power supply, sebuah saklar elektronik, sebuah amplifier, dan
sebuah pencatat frekuensi.
I.4

Jenis-jenis Magnet Pada Batuan


Sifat magnetisasi batuan atau suseptibilitas pada batuan
beranekaragam, tergantung pada pembentukan batuan itu sendiri
diantaranya :
a. Diamagnetik
Merupakan jenis magnet dimana jumlah elektron dalam
atomnya berjumlah genap dan semuanya sudah saling
berpasangan sehingga efek magnetisasinya paling kuat
dalam medan polarisasi. Pada diamagnetik ini nilai dari k
akan negatif, hal ini menunjukan bahwa intensitas induksinya
akan berlawanan arah dengan gaya magnetnya atau medan
polarisasi.Contoh : kuarsa, marmer, air, kayu dll.

Gambar 1.2 Posisi Momen Magnet Diamagnetik


b. Paramagnetik
Pada paramagnetik ini medan magnetiknya hanya akan
ada jika dimagnetisasi oleh medan magnet dari luar saja,
sehingga

jika

pengaruh

medan

magnet

dari

luarnya

dihilangkan, maka pengaruh medannya menghilang juga.


Karena pengaruh termal, maka gerakan elektronnya menjadi
random kembali dan nilai k positif dan berbanding terbalik
dengan temperatur absolut (hk. Curie wiess). Junlah
elektron paramagnetik adalah ganjil, momen magnet pada
paramagnetik ini searah dengan medan polarisasi dan
induksi magnetiknya bernilai kecil karena hanya sebagian
kecil spin teralenisasi.

Gambar 1.3 Posisi Momen Magnet Paramagnetik


c. Ferromagnetik
Pada jenis magnet ini sebagian besar elektron tidak
memiliki pasangan, sehingga sangat mudah ter induksi
medan magnet dari luar serta memiliki sifat suseptibilitas
magnetik yang besar. Pada Ferromagnetik ini apabila ada
pengaruh medan magnet dari luar, pengaruh ini juga
dipengaruhi kuat medan magnet dari luar serta lingkungan
sekitarnya spin magnetiknya hasil penyearahan cenderung
mengikuti arah medan magnet pengaruh dari luar, dan arah
spin magnet cenderung tidak akan berubah ke keadaan awal.

Gambar 1.4 Arah Spin Magnet Hasil Penyearahan Pengaruh


Medan Luar
d. Antiferromagnetik
Merupakan jenis material yang tidak umum seperti
superkonduktor, pada

jenis

ini

hampir

mirip

dengan

ferromagnetik hanya saja spin magnetiknya bernilai lebih


kecil atau sama, arah spin magnetiknya berlawanan dan
tidak memiliki gaya magnet.
e. Ferrimagnetik
Jenis ini hampir menyerupai ferromagnetik, namun
perbedaannya

arah

spin

magnetiknya

sebagian

berlawanan.

II.

METODE PERCOBAAN
A. Tujuan
1. Memahami prinsip kerja alat magnetometer proton
2. Dapat mengoperasikan alat magnetometer proton
3. Menentukan anomali magnetik yang telah dikoreksi
4. Membuat peta anomali magnetik

besar

5. Dapat

melakukan

interpretasi

secara

kualitatif

dari

peta

intensitas medan magnetik total dan peta sinyal analitik


(anomali residual).
B. Waktu dan Tempat
Praktikum Geofisika dengan Metode Magnetik dilaksanakna
pada hari Selasa

tanggal 12 Mei 2015 pukul 15.00-16.30.

Praktikum ini dilakukan di Universitas Islam Negeri SGD Bandung.


C. Alat dan Bahan
1. Magnetometer Proton (Proton Precession Magnetometer - PPM),
sebagai alat untuk mengukur nilai medan magnetik suatu titik.
2. Buku catatan, untuk mencatat data dan PC/Laptop dengan
software.
3. Kompas, untuk menyesuaikan arah utara alat dan arah utara
bumi.
4. Jam, untuk mengetahui waktu pengukuran.
5. Data pengukuran magnet, sebagai data yang akan diolah untuk
mencari anomali magnetik.
6. Kertas mmBlock, untuk memplotkan data.
7. Kalkulator, sebagai alat bantu perhitungan.
8. Peta intensitas magnetik total, sebagai peta acuan untuk di
interpretasi.
D. Prosedur Percobaan
Penentuan lintasan pada lokasi
penelitian
Pengujian konektivitas alat
dengan tanah
Pengambilan data

Data koordinat
dengan GPS

Data magnetik
III. DATA, HASIL
DAN ANALISIS

Pada eksperimen geomagnetik yang bertujuan untuk memahami

prinsip kerja alat magnetometer proton, dapat mengoperasikan alat


magnetometer proton, menentukan anomali magnetik yang telah
dikoreksi, membuat peta anomali magnetik, dan dapat melakukan
interpretasi secara kualitatif dari peta intensitas medan magnetik
total dan peta sinyal analitik (anomali residual). Eksperimen ini
dilakukan dengan mencocokkan antara data base dengan data field
dengan menyesuaikan waktu di data base yang berdekatan. Data di

field merupakan rata-rata dari waktu pengukuran dan rata-rata


pembacaan. Penyesuaian dilakukan dengan menyesuaikan waktu di
field dan waktu di base yang berdekatan. Karena base disetting tiap
lima menit sedangkan di field waktunya tidak menentu, maka akan
ada data dari base yang tidak dipakai, yaitu data waktu yang tidak
ada di field.
Setelah menyesuaikan data di field dan data di base, selanjutnya
menginterpolasi, misalkan pada titik ST-01, waktu rata-rata adalah
10:06:00 sedangkan data waktu yang kita punya di data base hanya
10:06 dan 10:08. Waktu 10:00 berada pada rentang tersebut,
kemudian mencari nilai pembacaan pada 10:07 dengan menggunakan
nilai pembacaan 10:06 dan nilai pembacaan 10:08.
Stasiu
n
Base
st 1
st 2
st 3
st 4
st 5
st 6
st 7
st 8
st 9
st 10
st 11
st 12
st 13
st 14
st 15

Koordinat
X
Y
3497
91666
83
91
3493
91666
68
38
3493
91666
93
32
3494
91666
24
34
3494
91666
50
44
3494
91666
79
54
3494
91666
97
64
3495
91666
21
76
3495
91666
51
76
3495
91666
80
64
3496
91666
09
55
3496
91666
16
35
3496
91666
11
08
3496
91665
05
87
3495
91665
81
75
3495
91665

z GPS

z Alti

Time

Hour

Minut
e

Minute
-ke

99

90

8.19

19

499

178

171

10.06

10

606

178

178

10.08

10

608

190

184

10.09

10

609

195

187

10.1

10

10

610

197

186

10.16

10

16

616

201

191

10.18

10

18

618

308

197

10.2

10

20

620

209

198

10.21

10

21

621

208

198

10.22

10

22

622

206

197

10.23

10

23

623

201

190

10.26

10

26

626

197

188

10.27

10

27

627

195

185

10.29

10

29

629

195

185

10.3

10

30

630

196

186

10.31

10

31

631

st 16
st 17
st 18
st 19
st 20
st 21
st 22
st 23
st 24
st 25
st 26
st 27
st 28
st 29
st 30
st 31
st 32
st 33
st 34
st 35
st 36
st 37
st 38
st 39
st 40
st 41

60
3495
54
3495
29
3495
13
3494
96
3494
72
3494
43
3494
29
3494
09
3493
83
3493
60
3493
33
3493
48
3493
65
3493
67
3493
72
3493
92
3494
08
3494
08
3494
06
3494
19
3494
04
3493
79
3494
00
3494
01
3494
16
3494
37

58
91665
35
91665
19
91664
97
91664
80
91664
64
91664
48
91664
22
91664
01
91663
89
91663
76
91663
72
91663
50
91663
38
91663
08
91662
82
91662
62
91662
42
91662
15
91661
90
91661
63
91661
42
91661
39
91661
23
91660
96
91660
75
91660
60

194

185

10.33

10

33

633

196

184

10.35

10

35

635

195

183

10.36

10

36

636

191

180

10.37

10

37

637

186

175

10.38

10

38

638

182

171

10.4

10

40

640

180

168

10.42

10

42

642

177

166

10.43

10

43

643

180

170

10.45

10

45

645

180

169

10.47

10

47

647

180

171

10.49

10

49

649

177

169

10.5

10

50

650

173

163

10.52

10

52

652

167

190

10.54

10

54

654

165

158

10.55

10

55

655

165

156

10.58

10

58

658

163

156

11

11

660

159

153

11.02

11

662

155

149

11.03

11

663

150

144

11.05

11

665

145

137

11.09

11

669

141

136

11.11

11

11

671

136

131

11.12

11

12

672

128

122

11.14

11

14

674

119

116

11.15

11

15

675

113

110

11.18

11

18

678

st 42
st 43
st 44
st 45
st 46
st 47
st 48
st 49
st 50
st 51
st 52
st 53
st 54
st 55
st 56
st 57
st 58
st 59
st 60
st 61
st 62
st 63

3494
39
3494
33
3494
32
3494
24
3494
11
3494
24
3494
52
3494
78
3494
79
3494
71
3494
73
3494
75
3494
69
3494
74
3494
73
3494
49
3494
37
3493
46
3493
21
3492
95
3492
69
3492
50

91660
35
91660
10
91659
32
91659
06
91658
83
91658
57
91658
50
91658
42
91658
16
91657
91
91657
63
91657
39
91657
14
91656
89
91656
64
91656
58
91656
35
91655
51
91655
59
91655
57
91655
52
91655
47

Tobs
T1

T2

T3

45062.
26

45062.
2

45062.
08

104

97

11.21

11

21

681

102

95

11.25

11

25

685

99

94

11.31

11

31

691

102

96

11.34

11

34

694

105

97

11.36

11

36

696

103

97

11.37

11

37

697

104

100

11.39

11

39

699

103

101

11.4

11

40

700

101

101

11.41

11

41

701

101

100

11.43

11

43

703

102

101

11.52

11

52

712

101

103

11.55

11

55

715

101

106

11.57

11

57

717

101

104

12

12

720

102

110

12.01

12

721

105

112

12.05

12

725

106

113

12.06

12

726

119

126

12.09

12

729

121

130

12.17

12

17

737

124

132

12.18

12

18

738

124

133

12.2

12

20

740

127

137

12.21

12

21

741

Tavg

Tvh

0
45062.
18

3.8231
63

T
IGRF

44948

dT
0
110.35
68

Kualit
as
Sinyal

Total
Menit
499

99

606

45057.
72
45036.
34
44959.
39

45057.
93
45036.
95
44960.
92

45058.
01
45036.
58
44961.
32

45057.
89
45036.
62
44960.
54

43815.
5

43805.
61

43806.
13

43809.
08

44400.
94

44400.
06

44397.
97

44399.
66

44300.
88

44293.
08

44300.
33

44298.
1

44784.
18
44955.
31
45033.
46
45053.
74
45081.
74
45112.
67
45120.
08
45133.
73
45135.
65
45156.
85
45162.
51
45164.
73
45163.
03
45169.
72
45209.
86
45177.
7
45206.
69
45233.
95
45243.
74

44784.
8
44955.
27
45033.
41
45053.
83
45082.
16
45112.
62
45120.
05
45133.
29
45138.
28
45156.
69
45162.
28
45164.
74
45162.
98
45169.
42
45209.
23
45177.
82
45206.
72
45234.
22
45243.
37

44784.
65
44955.
47
45033.
47
45053.
92
45082.
08
45112.
68
45120.
3
45133.
24
45138.
54
45156.
34
45161.
9
45164.
45
45163.
04
45169.
61
45209.
03
45177.
21
45206.
64
45234.
8
45281.
26

44784.
54
44955.
35
45033.
45
45053.
83
45081.
99
45112.
66
45120.
14
45133.
42
45137.
49
45156.
63
45162.
23
45164.
64
45163.
02
45169.
58
45209.
37
45177.
58
45206.
68
45234.
32
45256.
12

4.1711
63
4.3451
63
4.5191
63

44948
44948
44948

5.4631
63

44948

5.5711
63

44948

5.6791
63
5.7331
63
5.8371
63
5.9411
63
6.2531
63
6.3791
63
6.6311
63
6.7571
63
6.8831
63
7.2071
63
7.5311
63
7.6931
63
7.9471
63
8.2011
63
8.7091
63
8.9691
63
8.9751
63
8.9871
63
9.1391
63
9.4311
63

44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948

105.71
55
84.278
17
8.0241
7
1144.3
8
553.91
4
655.58
2
169.19
1.5128
37
79.505
5
99.576
84
127.61
42
158.02
55
165.38
62
178.53
68
182.28
28
201.09
55
206.53
68
208.69
28
206.81
55
212.87
42
252.40
42
220.60
15
249.69
62
277.18
42
298.69
22

99

608

99

609

99

610

99

616

99

618

99

620

99

621

99

622

99

623

99

626

99

627

99

629

99

630

99

631

99

633

99

635

99

636

99

637

99

638

99

640

99

642

99

643

99

645

99

647

99

649

45281.
42
45326.
99
45465.
86
45603.
44
45553.
58
45775.
08

45281.
37
45327.
05
45466.
38
45607.
04
45553.
83
45775.
06

45281.
26
45326.
71
45466.
42
45601.
53
45553.
31
45774.
55

45281.
35
45326.
92
45466.
22

44530.
97

44530.
18

44530.
67

44530.
61

44698

44697.
5

44697.
32

44697.
61

44739.
21

44738.
75

44738.
45

44738.
8

44785.
17

44784.
53

44785.
44

44785.
05

44656.
48

44654.
91

44655.
08

44655.
49

44825.
77

44825.
7

44825.
93

44825.
8

44773.
58

44775.
27

44775.
16

44774.
67

44878.
3

44878.
93

44879.
37

44878.
87

44986.
86
45134.
39

44985.
56
45134.
59

44985.
43
45134.
77

44985.
95
45134.
58

44831.
05

44831.
13

44831.
67

44831.
28

45093.
37
45100.
44
45042.
56
45046.
14
45087.
25

45093.
5
45100.
09
45039.
5
45046.
89
45088.
23

45093.
53
45099.
87
45038.
58
45046.
85
45088.
16

45093.
47
45100.
13
45040.
21
45046.
63
45087.
88

45604
45553.
57
45774.
9

9.5771
63
9.5991
63
9.3511
63
9.2271
63
9.9911
63
10.879
16

44948
44948
44948
44948
44948
44948

11.501
16

44948

11.679
16

44948

12.035
16

44948

13.323
16

44948

14.063
16

44948

14.693
16

44948

15.953
16

44948

16.583
16
18.741
16
21.033
16

44948

20.841
16
20.613
16
19.971
16
19.543
16
19.367
16
19.015
16

44948

44948
44948

44948
44948
44948
44948
44948

323.77
28
369.31
75
508.86
88
646.77
62
595.58
22
816.01
75
428.89
4
262.07
2
221.23
2
176.27
6
306.57
3
136.89
3
189.28
3
85.716
5
19.208
84
165.55
02
137.55
8
124.85
35
132.16
22
72.670
17
79.259
5
120.86
48

99

650

99

652

99

654

99

655

99

658

99

660

99

662

99

663

99

665

99

669

99

671

99

672

99

674

99

675

99

678

99

681

99

685

99

691

99

694

99

696

99

697

99

699

45157.
16
45120.
02
45135.
61
45128.
23
45049.
08
45069.
4
45114.
68
45152.
04
45061.
35
45155.
05
45196.
53
45167.
13
45129.
72
45133.
01
45115

45157.
06
45119.
46
45135.
68
45129.
38
45048.
69
45070.
71
45113.
75
45151.
9
45065.
77
45154.
98
45196.
09
45167.
13
45129.
76
45133.
41
45115.
38

45157.
27
45119.
47
45135.
46
45127.
82
45048.
88
45070.
81
45113.
49
45151.
82
45065.
55
45155.
74
45198.
11
45167.
45
45130.
58
45133.
23
45115.
48

45157.
16
45119.
65
45135.
58
45128.
48
45048.
88
45070.
31
45113.
97
45151.
92
45064.
22
45155.
26
45196.
91
45167.
24
45130.
02
45133.
22
45115.
29

18.839
16
18.663
16
18.259
16
16.699
16
15.517
16
15.011
16
14.675
16
14.563
16
14.595
16
14.603
16
13.847
16
12.271
16
12.249
16
12.205
16
12.183
16

44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948
44948

190.32
42
152.98
68
169.32
42
163.77
75
85.366
17
107.29
55
151.29
82
189.35
68
101.62
82
192.65
35
235.06
28
206.96
55
169.77
08
173.01
15
155.10
35

99

700

99

701

99

703

99

712

99

715

99

717

99

720

99

721

99

725

98

726

99

729

99

737

99

738

99

740

99

741

Tabel 3.1 Data Hasil Pengukuran Field dan Base yang Sudah
Disesuaikan
Selanjutnya, koreksi alat yang diletakkan di titik base. Lihat kolom
pembacaan field rata-rata (tabel I), kemudian mengurangkan nilai
akhir dengan nilai awal, akan mendapatkan koreksi alat pada base.
Selanjutnya koreksi diurnal (harian) field merupakan kolom rata-rata
pembacaan field ditambah dengan kolom koreksi dijurnal base.
Langkah berikutnya adalah mencari koreksi alat yang digunakan
saat field. Rumusannya adalah kolom koreksi diurnal alat field
dikurangkan dengan koreksi alat base (alat yang digunakan di base).
Setelah melakukan koreksi diurnal dan koreksi alat untuk alat base
dan alat field, maka selanjutnya adalah koreksi untuk IGRF. Nilai
IGRF yang digunakan adalah nilai IGRF untuk tahun 2014 karena
medan magnet bumi berubah tiap tahunnya.

Tvh Base

45030
45020
45010
45000
44990
44980
44970
44960
44950

f(x) = 0x^4 - 0x^3 + 0.05x^2 - 0.02x + 44993.53


R = 0.97
Tvh
Polynomial (Tvh)

Menit Ke

Grafik 3.2 Kurva Base Station

Gambar 3.3 Peta Kontur Data Anomali Magnetik Lapangan


Pada percobaan ini menggunakan software yang bernama surfer.
Surfer adalah salah satu perangkat lunak yang digunakan untuk
pembuatan peta kontur dan pemodelan tiga dimensi yang berdasarkan
pada grid. Perangkat lunak ini melakukan ploting data tabular x, y dan z
tak beraturan menjadi lembar titik-titik grid yang beraturan. Software
surper yang digunakan yaitu surper 12.

Berdasarkan peta kontur diatas, nilai anomali yang cukup tinggi yaitu
(300-800 nT) berada pada bagian tengah peta. Ada juga sebagian kecil
daerah yang memiliki anomali magnetik dibawah nol (anomali negatif),
medan magnet yang bersifat dwi-kutub.

IV.

KESIMPULAN
1 Percobaan ini menggunakan software yang bernama surfer. Surfer
adalah

salah

pembuatan

satu

peta

perangkat

kontur

dan

lunak

yang

pemodelan

digunakan

tiga

untuk

dimensi

yang

berdasarkan pada grid.


2 Pada peta kontur yang didapatkan, hasil nilai anomali yang cukup
tinggi yaitu (300-800 nT) berada pada bagian tengah peta.
3 Sebagian kecil daerah yang memiliki anomali magnetik dibawah
nol (anomali negatif), yaitu medan magnet yang bersifat dwi-kutub.
Daftar Pustaka
- Suyanto, Imam. Praktikum Metode Gravitasi dan Magnetik
- Santoso, Djoko. 2002. Pengantar Teknik Geofisika. Bandung : Penerbit
ITB
- Fatahillah Agung. Bab 2 Geomagnetik.
- Indratmoko,
Putut.
Interpretasi
Bawah

Permukaan

Daerah

Manifestasi Panas Bumi Parang Tritis Kabupaten Bantul DIY Dengan


Metode Magnetik. Semarang : Universitas Diponegoro.
- Sartono. 1998. Geofisika Eksplorasi. Jakarta : Dewan Riset Nasional
- Riva Choerul Fatihin. Teori Dasar Geomagnet.