Anda di halaman 1dari 10

1.2.

Polarografi

1.2. Polarography

1.2.1. Polarografi DC (arus searah)

1.2.1.

Plarografi DC adalah metode orisinil


yang diperkenalkan oleh Heyrovaky pada

Polarography

DC

(direct

current)
Plarografi DC is the original method

tahun 1992, yang membentuk dasar polarografi introduced by Heyrovaky in 1992, which
sebagai suatu metode analitik elektrokimia formed the basis of polarography as a classical
klasik.

electrochemical analytical method.


Tegangan DC yang meningkat secara

linear dengan waktu dipakai sebelah sel

DC voltage which increases linearly

pengukur. Arus yang dihasilkan, i, pada with time worn next to the measuring cell. The
elektroda kerja, direkam. Grafik arua/tegangan resulting current, i, at the working electrode,
atau polarogram ini dapat mengandung satu was recorded. Graph arua / voltage or
atau lebih tingkatan (lihat gambar 1.3). Istilah polarogram may contain one or more levels
potensial setengah gelombang, E , adalah (see figure 1.3). The term half-wave potential,
potensial yang sesuai dengan setengah tinggi E , is the potential corresponding to half the
tingkatan dan merupakan besaran karakteristik amount of high level and is characteristic for
untuk

masing-masing

zat,

sehingga each substance, thus allowing the analysis

memungkinkan hasil-hasil analisis dievaluasi results are evaluated quantitatively. High


secara kuantitatif. Tinggi tingkatan, h (dari arus levels, h (io base flows to the current limit of
dasar io terhadap batas arus difusi (limiting diffusion (diffusion limiting current, id) is
diffusion

current,

id)

ditentukan

oleh determined

by

the

concentration

konsentrasi pendepolarisasi (depolarizer), yang pendepolarisasi (depolarizer), which form the


membentuk dasar bagi evaluasi hasil secara basis for a quantitative evaluation of the
kuantitatif. Larutan yang mengandung berbagai results. Solution containing various potential
pendepolarisasi dimana potensial setengah pendepolarisasi where half tingkatanya each
tingkatanya satu sama lain cukup berbeda other quite different (ie about 80 mV for the
( yaitu sekitar 80 sampai100 mV untuk qualitative determination sampai100 and about
penentuan kualitatif dan sekitar 100-120 mV 100-120

mV

untuk penentuan kuantitatif), akan memberikan determination),


suatu polarogram yang mengandung beberapa containing

for
will

the
give

quantitative
a

polarogram

tingkatan yang dapat dievaluasi dengan mudah


untuk masing-masing komponen.

several levels that can be easily evaluated for


each component.

1.2.2. Polarografi AC (arus bolak-balik)


Tekanan AC yang kecil
berfrekuensi

rendah

dan

disuperimposisikan

(ditindihtepatkan) pada ramp tegangan DC.


Hal ini membawa ke puncak arus dalam daerah
tingkatan polarografi DC, nilai arus baik
sebelum dan setelah tingkatan menjadi lebih
rendah (lihat Gambar 1.4; yang diukur hanya
komponen AC). Ini berarti kebalikan dari
tingkatan-tingkatan

pada

polarografi

DC,

puncak-puncak yang diperoleh lebih mudah

1.2.2.

Polarography AC (alternating

current)
Air pressure is small and lowfrequency superimposed (ditindihtepatkan) on
the DC voltage ramp. This leads to the peak
current in DC polarography regional levels,
values both before and after the current lower
levels (see Figure 1.4; measured only AC
component). It means the opposite of levels in
DC polarography, the peaks obtained are easier

untuk dievaluasi dan tinggi puncak bergantung

to evaluate and peak height depends the


pada konsentrasi analit.
concentration of the analyte.
Polarografi AC memiliki kepekaan
dengan adanya zat-zat yang bersifat aktifpermukaan. Dalam daerah adsorpsi/desorpsi,
kapasi-tans lapisan rangkap, cd, berubah-ubah
dengan sangat cepat, sehingga mengakibatkan
perbedaan yang tiba-tiba (lonjakan) pada kurva
arus dasar.
Dibanding

AC polarography has a sensitivity to


the presence of substances that are surfaceactive. In the area of adsorption / desorption,
kapasi-tans double layer, cd, changing very

polarografi

DC, rapidly, resulting in a sudden difference

polarografi AC memberikan pemisahan yang (spikes) on the basis of the current curve.
lebih baik terhadap tingkatan yang berdekatan;
Gambar 1.5 menunjukan perbandingan antara

Compared to DC polarography, AC

polarografi DC klasik (polarogram dengan polarography provide better separation of the


tetesan-bebas dan pengukuran arus yang tidak adjacent levels; Figure 1.5 shows a comparison
terpadu/terintegrasi) dan metode polarografi between

the

fasa-selektif modern (polarogram dari harmoni (polarogram

classical
with

DC

drip-free

polarography
and

current

kesatu dengan waktu tetesan yang dikendalikan measurements are not unified / integrated) and

dan integrasi arus tetes yang disinkronisasikan.

phase-selective

methods

of

modern

polarography (polarogram of harmony with a


1.2.3. Polarografi denyut
Dalam semua metode polarografi, time of unity and integration controlled
denyut tegangan persegi (rectangular single droplets drops are synchronized flow.
pulse) tunggal pada durasi yang singkat
digunakan pada sel pengukur untuk tetesan
merkuri. Berbagai jens polarografi denyut

1.2.3.

Pulse polarography

In all methods of polarography, square

dapat dibedakan sesuai dengan fungsi tegangan voltage pulse (single rectangular pulse) on a
dan metode penentuan arusnya, dua yang single short duration used in the measuring cell
terpenting

adalah

polarografi

denyut for mercury droplets. Various jens pulse

diferensial (kadang-kadang diesbut polarografi polarography can be distinguished according to


derivatif) dan polarografi denyut normal.

the method of determining the function of


voltage and currents, the two most important

1.1.

Polarografi

denyut

diferensial are differential pulse polarography (sometimes

( Differential pulse polarography)


Untuk
masing-masing
tegangan,

denyut

persegi

diesbut derivative polarography) and normal


tingkat

pulse polarography.

tunggal

disuperimposisikan pada ramp tegangan DC;


dengan instrumen Polarecord E 506, amplitudo
denyut ini dapat disesuaikan pada rentang -100
.. 0 .. + 100 mV. Denyut amplitudo terpasang
dijaga konstan selama analisis berlangsung.
Karen bentuk bertingkat pada ramp tegangan
DC, tegangan DC dibawah denyut cendrung
konstan selama waktu hidup tetesan. Aliran
arus melalui elektroda kerja diintegrasikan
melewai dua kali periode 20 milidtik, secara
cepat sebelum mencapai sisi denyut dan pada
akhir selama waktu hidup tetesan yang sama.
Perbedaan antar dua arus terintegrasi, yang
sama sekali tidak dipengaruhi oleh gangguan

1.1. Differential

pulse

polarography

(Differential pulse polarography)


For each voltage level, a single square
pulse superimposed on the DC voltage ramp;
the instrument Polarecord E 506, the pulse
amplitude can be adjusted in the range -100 .. 0
.. + 100 mV. The pulse amplitude is maintained
constant during the analysis attached in
progress. Karen on ramp shape multilevel DC
voltage, DC voltage tends to under rate
constant over the lifetime of the droplets. The
flow of current through the working electrode
is integrated twice melewai 20 milidtik period,
quickly before reaching the pulse and at the

seperti arus bermuatan, ic

atau komponen- end of life droplets during the same time.

komponen AC lainnya (amplitudo positif dan The difference between the two integrated
negatif

menghilangkan satu sama lain pada currents, which are not severely affected by

penyajian akhir dengan penggunaan tknik disturbances such as a charged current, ic or


penentuan arus), direkam pada grafik yak other air conditioning components (positive
merupakan fungsi dari tegangan ( sebenarnya and negative amplitude to eliminate each other
sebgai fungsi waktu). Laju transfer dari at the end of the presentation with the use of
integator ke perekam dapat diubah-ubah flow determination tknik), recorded on a chart
melalui pemilihan tepatan waktu yang berbeda. yak is a function of voltage (actually sebgai
Dengan kepekaan arus yang tinggi, maka hal function of time). The rate of transfer of
ini sangat menjadi suatu keuntungan.
Beberapa petunjuk penting

integator to the recorder can be changed by


jika

bekerja dengan polarografi senyut diferensial


dipaparkan berikut ini:
Polarografi denyut

diferensial

adalah

metode yang bermanfaat terutama untuk


penyelidikan dan penentuan zat-zat yang
bersifat tak-refersibel, yakni zat-zat yang
pada reaksi dipolarisasi secara keseluruhan
bersifat

sangat

lembam

selecting a different time inaccuracy. With the


current high sensitivity, then it is be an
advantage.
Some important clues when working
with differential polarography senyut described
below:

contohnya

kebanyakan senyawa-senyawa organik)


Waktu tetes yang panjang ( t tetes sekitar 1 ..

useful especially for the investigation and


determination of substances that are "nonrefersibel", ie substances that the overall

2 detik) pada umumnya memberikan garis

reaction is highly polarized inert (for

besar yang lebih lurus dibanding waktu tetes

example, most organic compounds)

yang singkat.

Dengan kepekaan arus tinggi, polarogram

The time is long drops (t drops about 1 .. 2

harus direkam dengan waktu tetes yang


lebih singkat ( t tetes sekitar 1 detik), karena

differential pulse polarography method is

seconds) generally outlines a more straight


than a short time drops.

hal ini akan mengurangi efek gangguan.


Jika mungkin, polarogram harus direkam

With a high current sensitivity, polarogram

dengan

jumlah

must be recorded with a shorter drop time (t

damping yang paling rendah, karena untuk

drops about 1 second), as this will reduce

damping

atau

dengan

alsana-alasan

yang

sirkuit/rangkaian

elektronik,

sifat
damping

the effects of interference.


If possible, should be recorded polarogram

cendrung sedikit menganggu pada resolusi

with damping or with the least amount of

puncak-puncak

dan

damping, due to Alsana-reason inherent

Pengaruh

circuit / electronic circuits, damping tends

terkakhir ini harus dimasukkan kedalam

to slightly disturb the resolution of adjacent

perhitungan

peaks

mengurangi

menjadi

yang

tinggi
ketika

berdekatan
puncak.

menganalisis

suatu

and reduces

the peak height.

rangkaian konsentrasi: untuk memperoleh

Terkakhir influence should be included in

perbandingan yang valid, semua polarogram

the calculation when analyzing a series of

harus direkam dengan latar belakang atau

concentration: to obtain a valid comparison,

setting damper yang sama.


Amplitudo denyut rendah ( 50 mV) dapat

all polarogram must be recorded with the


background or the same damper setting.

memperbaiki resolusi puncak-puncak yang


berdekatan, tetapi cendrung mengurangi
kepekaan, pengaruh sebaiknya terjadi jika

digunakan amplitudo yang lebih besar

Low pulse amplitude (50 mV) to fix the

( mV)
Masalah gangguan pada garis dasar hampir

resolution of adjacent peaks, but it tends to

selalu

berasal

elektrokimia

dari

yang

reduce the sensitivity, the effect should

proses-proses

berlangsung

occur if used larger amplitude (mV)

pada

elektroda ( asumsikan bahwa masukan


merkuri dan penetapan kapiler secara
mekanik ada pada tempatnya), saran:

always comes from the electrochemical

cobalah gunakan zat aktif-permukaan


Dengan
konsentrasi
medium
pendepolarisasi ( sampai sekitar 10

-5

processes that take place on the electrode


(assuming that the input of mercury and

M),

capillary mechanically fixing in place),

elektrolit dasar pada umumnya dapat lebih

suggestion:

encer dibanding pada metode polaogram


lainnya (yakni sampai sekitar 10-3 M). Pada
konsentrasi

pendepolarisasi

yang

lebih

rendah 9 (

10-5 M), kepekaan arus

menjadi

tinggi

lebih

dan

gangguan-

Problems disorder at baseline almost

try

using

substances
With
pendepolarisasi

surface-active
medium

concentrations (up to about 10 -5 M), basic


electrolytes are generally more dilute than

gangguan mungkin muncul sehubungan


dengan kapasitans diferensial ( = elektrolit
blanko,

yaitu

pendepolarisasi).

elektrolit
Untuk

tanpa

alasan

ini,

polarogram elektrolit dasar harus selalu


direkam dengan adanya zat pendepolarisasi,
selanjutnya evaluasi kualitatif dilakukan

the method polaogram


other (ie, up to about 10-3 M). At
concentrations lower pendepolarisasi 9 (105 M), the sensitivity becomes higher
currents and disturbances may arise in
connection with the differential capacitance
(=

electrolyte

pendepolarisasi

dengan metode standar adisi.

reason,
1.2.

Polarografi denyut normal


Dimulai dari tegangan dasar denyut

yang

konstan

dan

bersifat

dpat

diatur

(adjustable), masin-masing denyut tegangan


dihasilkan yang amplitudonya ditentukan oleh
peningkatan ramp tegangan DC secara linear.
Selama waktu hisup masing-masing tetesan

blank,

ie

electrolyte).

polarogram

basic

without
For

this

electrolytes

should always be recorded in the presence


of

pendepolarisasi,

further

qualitative

evaluation carried out by standard addition


method.
1.2. Normal pulse polarography
Starting from the basic pulse voltage is

hanya satu denyut tegangan yang dipakai. constant and dpat set (adjustable), brackish
Sehubungan bahwa dalam interval

antara each voltage pulse amplitude is generated

denyut-denyut tegangan polarografi kembali ke which is determined by an increase in a linear


tegangan dasar denyut ( yang mungkin lebih ramp voltage DC. During each time hisup
rendah [lebih anodik] atau lebih tinggi [lebih droplets only one voltage pulse used. In
katodik]

dibanding

potensial

setengah connection that in the interval between voltage

tingkatan [half-step potential, E1/2), tidak ada pulses polarography back to base voltage pulse
pengurangan terhadap larutan disekitar tetesan, (which may be lower [more anodic] or higher
karena selama interval ini tidak terjadi reaksi [more cathodic] potential than half the level of
baik reduksi maupun oksidasi. Bersama-sama [half-step potential, E1 / 2), there is no
dengan pengukuran arus ini dlam fase akhir reduction in the solution around the droplet,
waktu hidup tetesan (dalam kasus pada because during this interval does not happen
polarecord E 506 selama 20 milidetik terakhir either reduction or oxidation reaction. Together
pada masing-masing hisup tetesan, tidak with the current measurement dlam final phase
bergantung pada komponen arus kapasitatif
yang tidak diinginkan), hal ini menghasilakn

kepekaan yang lebih besar dan resolusi yang droplet life time (in the case of the E 506
lebih tinggi dibanding dengan polarografi DC.

droplets, does not depend on the current

1.3. Voltametri penguapan anodik


Voltametri penguapan anodik, (anodic
stripping voltametry, ASV) adalah cara yang
digunakan

secara

luas

dala

polarecord last for 20 milliseconds each hisup

analisis

component kapasitatif unwanted), it is yielding


a greater sensitivity and higher resolution than
DC polarography.

pengupasan. Dalam hal ini, logam dipekatkan


terlebih

dahulu

dengan

elektrodeposisi

kedalam elektrida merkuri bervolume kecil

1.3. Voltammetry anodic evaporation


Voltammetry

( sebuah film tipis merkuri atau tetes merkuri


gantung).

Pemekatan

dilakukan

melaui

deposisi katodik pada waktu dan potensial


yang erkendali. Potensial deposisi biasanya
antara 0, 3-0, 5 V lebih negatif dibandingkan
E0, dengan maksud untuk mempermudah
proses reduksi ion logam yang akan itentukan.
Ion-ion logam mencapai elektroda merkuri
melalui difusi dan konveksi, dimana ion-ion
tersebut tereduksi dan dipekatkan sangat

anodic

evaporation,

(anodic stripping voltametry, ASV) is a widely


used method dala m stripping analysis. In this
case, the metal is concentrated in advance by
electrodeposition into mercury elektrida small
volume (a thin film of mercury or mercury
drops hanging). Concentration is done through
the cathodic deposition time and potential
erkendali. Deposition potential is usually
between 0, 3-0, 5 V more negative than E0,
with a view to facilitate the process of

amalgam:
M+n + ne- + Hg

M(Hg)

reduction of the metal ions to be itentukan.


Metal ions reach the electrodes through the

Tranfor yang bersifat konvektif dicapai melaui mercury diffusion and convection, where the
pemutaran elektroda atau pengadukan larutan ions are reduced and concentrated very
(bersama-sama dengna elektroda film merkuri) amalgam:
atau

melalui

menggunakan

pengadukan
elektroda

larutan
tetes

(jika

merkuri M+n + ne- + Hg

gantung). Larutan yang tidak bergerak dapat Tranfor

which

M(Hg)
is

achieved

through

the

digunakan jika digunakan ultramikroelektroda playback convective electrode or stirring the


merkuri. Lamanya tahap diposisi ini dipilih solution
sesuai dengan tingkat konsentrasi ion logam electrode)

(together

dengna

mercury

film

yang ditentukan, mulai yangkurang dari 0, 5 or by stirring the solution (if using a hanging
menit pada tingkat konsentrasi 10-7 M sampai mercury drop electrode). A solution that does
sekitar 20 menit pada tingkat 10 -10 M. not
Konsentrasi logam didalam amalgam,

move

can

be

used

if

used

Hg, ultramikroelektroda mercury. The duration of

dinyatakan oleh hukum faraday:

this phase position chosen according to the


prescribed concentration of metal ions, ranging

C Hg=

i1 t d
nFV Hg

yangkurang of 0, 5 min at a concentration level


of 10-7 M to about 20 minutes at a rate of 10-10
M. The concentration of metal in the amalgam,

Dimana i, adalah batas arus untuk defosisi


t
d

logam,
v

Hg

CHG, expressed by the Faraday law :

adalah panjang priode deposisi, dan

adalah volume

elektoda merkuri. Arus

deposisi dihubungkan dengan fluks Ion logam


pada permukaan. Jumlah total logam terlapis

C Hg=

i1 t d
nFV Hg

pada elektroda menunjukan fraksi atau bagian


kecil

yang

masih

dapat

terulangkan,

deproducible) dari logam ada didalam larutan.


Mengikuti

waktu

deposisi

yang

dipilih

sebelumnya.konveksi yang dibuat ( forced


convection), dihentikan, dan potensial discan
secara anodik, secara linier atau dalam bentuk
gelombang potensial waktu yang lebih sensitif
(denyut)

yang

membedakan

arus

dasar

bermuatan (biasanya ramp gelombang-persegi


atau denyut

diferensial). Pulsa eksitasi

tersebut

memberikan

juga

berturut-turut

interferensi oksigen (O2) tereduksi

dan

pembentukan kembali lapisan suatu analit.


Selama scan anodik ini ini, logam-logam yang
dibentuk

amalgam

direoksidasi, dikupas

(amalgamated

metals)

(strifpped out) dasi

Where i, is the current limit for metal defosisi,


td is the long period of deposition, and VHG is
the volume of the mercury electrode. Flow
associated with the deposition flux of metal
ions on the surface. The total amount of metal
coated on the electrode shows a small fraction
or a part (which still can terulangkan,
deproducible) of the metal is in solution.
Following

the

deposition

sebelumnya.konveksi

time

made

selected
(forced

convection), stopped, and scanned in the


anodic potential, linearly or in a potential
waveforms are more sensitive time
(Pulse) which distinguish the basic flow of
charged (usually a square-wave or ramp rate

elektroda (agar merupakan fungsi dari masing differential). The excitation pulses also provide
potensial standar logam), dan arus mengalir successive interference oxygen (O2) is reduced
mengikuti persamaan berikut:
M+n + ne- + Hg

M(Hg)
Daratan

and the re-establishment of an analyte layer.

waktu-potensial

yang

During the anodic scan, the metals are formed

digunakan

dalam voltmetri pengupasan anodik bersamasama dengan hasil voltmogram pengupasan


ditunjukkan

pada

gambar

1.7.

Puncak

voltametrik menggambarkan

ketergntungan

konsentrasi

logam terhadap

waktu

elektroda

merkuri selama scn potensial.

dalam

amalgam (amalgamated metals) direoksidasi,


peeled (strifpped out) tie electrode (that is a
function of each of the standard potential of
metal), and the current flows follow the
following equation:
M(Hg)

M+n

ne-

Hg

Puncsk ini berguna untuk mengidentifikasi Potential future land-use in anodic stripping
logsm-logam dalam contoh. Puncak arus voltmetri together with stripping voltmogram
bergantung pada berbagai parameter
tahap results shown in figure 1.7. Voltametrik
deposisi

dan penguapan, sebagaimana pula describe


ketergntungan
peak
metal
karakteristik ion-ion logam dan geometri concentrations versus time for scn in mercury
elektroda.
electrode potential. Puncsk is useful to identify
logsm-metal in the sample. The peak current
Jenis interferensi

utama dalam prosedur depends on various parameters of deposition


voltametri pengupasan anodik (ASN) adalah and evaporation stages, as well as the
tumpang-tindih (overlapping) puncak yang characteristics of the metal ions and the
disebabkan

oleh

hampir

samanya

harga electrode geometry.


potensial oksidasi (yakni kelompok fb, Ti, Cd
Sn atau kelompik Bi, Cu, Sb),

adanya

senyawa-senyawa organik yang bersifat aktifpermukaan

yang

dapat

teradsorpsi

pada The main types of interference in anodic


elektroda merkuri serta menghambat deposisi stripping voltammetry procedure (ASN) is the
logam dan pembentukan senyawa-senyawa overlap (overlapping) peaks
antarlogam

seperti

Cu-Zn)

yang due to the oxidation potential price nearly with


mempengaruhi ukuran dan letak puncak. him (ie, fb group, Ti, Sn or Cd kelompik Bi,

Pengetahuan tentang

interferensi ini dapat Cu, Sb), the presence of organic compounds

membuka jalan terhadap cara pencegahannya, that are active-surface that can adsorbed on the
dengan memberi perhatian yang cermat pada mercury electrode and the metal deposition and
beberapa tahap kunci operasionalnya (seperti inhibit the formation of compounds antarlogam
pemilihan potensial deposisi atau elektrolit).

(such as Cu-Zn), which affects the size and

Perbaikan karakteristik sinyal terhadap latar location of the peak. Knowledge of this
belakang ( signal-to- background), dapat interference can pave the way toward its
dicapai dengan pemkaian teknik elektroda prevention, by giving careful attention to
kerja rangkap, misalnya dengan menggunakan several key stages of operations (such as
ASV dengan collection atau subtractive ASV deposition potential election or electrolyte).
( tetapi dibutuhkan instrumentasi yang lebih Repair
kompleks).

characteristics

of

the

signal

to

background ratio (signal-to-background), can

Versi lain dari analisis pengupasan meliputi be achieved with dual working electrode
pengupasan potensiometri (potentiometri c pemkaian techniques, for example by using the
stripping), pengupasan adsorptif (adsorptive collection or subtractive ASV ASV (but more
stripping) dan pola pengupasan katodik, telah complex instrumentation needed).
dikembangkan untuk memperluas jangkauan
dan daya analisisnya.
Another version of the analysis includes
stripping potentiometric stripping (stripping
potentiometri

c),

adsorptive

stripping

(adsorptive stripping) and cathodic stripping


patterns, has been developed to extend the
reach and power analysis.