Anda di halaman 1dari 1

PETUNJUK DAN BUKTI EVOLUSI

Faricha A.L1., Sundari S. 1, Maisaroh S. 1, dan Gumelar, A.Y.1


Mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Malang
ABSTRAK
Untuk menunjukkan bukti-bukti bahwa proses evolusi itu ada, dapat dilakukan pendekatan
terhadap kenyataan/ fakta yang ada di sekitar kita. Para ahli berpendapat bahwa makhluk
hidup selalu mengalami perubahan secara perlahan-lahan dalam jangka waktu yang lama,
dalam hitungan jutaan tahun. Perubahan-perubahan itu dapat berjalan jauh menyimpang dari
struktur aslinya sehingga menimbulkan spesies baru. Para ahli menggunakan bukti-bukti
sebagai petunjuk evolusi dengan tujuan akhir ingin mencari jawaban tentang fenomena alam,
sebagaimana yang terdapat dalam buku On The Origin Species karya Charles Darwin.
Istilah evolusi merupakan suatu istilah yang tidak asing lagi. Untuk mengetahui adanya
evolusi perlu petunjuk dan bukti yang kuat tentang evolusi sehingga dapat dijadikan acuan
dalam memahami evolusi. Kajian evolusi untuk melihat asal usul makhluk hidup selama ini
dilakukan melalui pendekatan biologi konvensional. Bukti ilmiah evolusi dengan pendekatan
tersebut berasal dari aspek biologi, meliputi fosil dan homologi struktur.
Dalam makalah ini akan disajikan mengenai pengertian petunjuk evolusi dan beberapa bukti
evolusi diantaranya adalah Peninggalan fosil di berbagai lapisan batuan bumi, Anatomi
perbandingan, Adanya alat-alat tubuh yang tersisa, Bukti biogeografi, Peristiwa domestikasi,
Perbandingan fisiologi, Embriologi perbandingan, Variasi antar individu dalam satu
keturunan, Perbandingan genetik, Petunjuk secara biokimia, Bukti molekuler.
Fosil dijadikan sebagai salah satu petunjuk adanya evolusi karena fosil menunjukkan
perubahan yang berhubungan dengan lapisan batuan yang ada di bumi. Usia fosil tergantung
dari lapisan batuan tempat fosil tersebut ditemukan. Peninggalan fosil yang banyak digunakan
dalam pemahaman evolusi adalah fosil kuda yang disebut evolusi kuda. Fosil kuda cukup
lengkap karena kuda hidup berkelompok dalam jumlah yang cukup besar sehingga
meninggalkan sejumlah besar fosil dari waktu ke waktu.
Beberapa bukti evolusi diantaranya: 1) Pendekatan untuk menginterpretasi bukti-bukti
paleontologi adalah anatomi perbandingan. 2) Rudimentasi organ merupakan petunjuk
adanya evolusi. Organ yang berguna pada suatu makhluk hidup, pada makhluk hidup lain
mungkin kurang berfungsi. 3) Biogeografi adalah mempelajari distribusi geografi dari
tanaman dan hewan. Dengan mempelajari biogeografi kita dapat menjelaskan mengapa
spesies-spesies berdistribusi, dan apa bentuk distribusi yang diperlihatkan mengenai habitat
dan daerah asal mula mereka. 4) Domestikasi itu sendiri diartikan sebagai penjinakan hewan
dan tumbuhan liar yang ditangkap/diambil dari lingkungan aslinya (alamiahnya) agar dapat
dimanfaatkan oleh manusia. 5) Ahli biokimia, juga telah membandingkan urutan asam amino
dari protein yang ditemukan pada organisme yang berbeda. 6) Evolusi molekuler merupakan
merupakan proses evolusi yang terjadi pada skala DNA, RNA, dan protein. Secara garis
besar, evolusi molekuler ini membahas mengenai RNA, DNA, analisis filogenik, dan evolusi
eukariot. Evolusi molekuler muncul sebagai bidang ilmu pengetahuan pada tahun 1960-an
ketika peneliti dari bidang biologi molekuler, biologi evolusi, dan genetika populasi berusaha
memahami stuktur dan fungsi asam nukleat dan protein yang baru ditemukan. 7) Petunjuk
evolusi dapat juga ditemukan pada perkembangan beberapa organisme. Perkembangan sel
telur yang sudah dibuahi hingga dilahirkan disebut embrio.
1

Kata kunci: Petunjuk Evolusi, Bukti Evolusi, Evolusi