Anda di halaman 1dari 11

Listrik dan Magnet

35

Hukum I Kirchof
1. Jika antara a dan c pada rangkaian ini terdapat beda potensial 120 volt. Maka
beda potensial antara a dan b adalah V
R
R
A. 40 B. 60 C. 80 D. 80 E. 120
b
c
a
Jawab : C
R
3R
V
120
80
Rs R
I ac

A
2
2
Rs 3R / 2 R
R
Vab I .R

80
R 80volt
R

2. Besar hambatan pengganti rangkaian ini adalah


A. 1
B. 3
C. 4
D. 8
4
Jawab : A

4
4
4

E. 16

R1 R 2 R3 R 4 4; R p .... ?

1
1
1
1
1
1 1 1 1 4

4 R p 1
Rp
R1 R 2
R3 R 4 4 4 4 4 4

3. Dari gambar rangkaian dibawah ini, maka besar hambatan pengganti ohm
A. 33
D. Jawab : C

3
6

12
12

2
3

B.

1
1
1
1
1

Rp
R1 R2 R3 R4

33
4

4
33
3
C.
2

E.

1
1 1 1
1
8
3

Rp
R p 3 6 12 12 12
2

4. Empat hambatan yang nilainya masing-masing R dirangkai menjadi 4 jenis


rangkaian berikut. Rangkaian yang hambatan gabungan bernilai R adalah :
(1)
A. 1 dan 2
D. 2 dan 4
(2)
B. 1 dan 3
E. 3 dan 4
C. 2 dan 3
Jawab : C
(4)
(3)

R R 2R

R
2 2
2
2R
(3). R p
R
2
( 2). Rs

www.mhharismansur.com

Listrik dan Magnet

36

5. Ada 4 buah hambatan yang masing-masing besarnya 3 ohm seperti pada


gambar dibawah ini. Agar hambatan penggantinya sama dengan 3 ohm, maka
susunan hambatan yang benar adalah

C.

A.

B.

E.

D.

Jawab : E
Rs R p R p

R R 2R

R
2 2
2

6. Perhatikan rangkaian hambatan pada gambar berikut, Hambatan total dari


ketiga resistor adalah ohm
A. 9,0
C. 6,2
E. 5,2
4

B.
7,0
D.
6,0
Jawab
:E
3
Rs

6
6 20 26
4

5,2
5
5
5

7. Sipenmaru 1984

10

2 5 B

10

Jika Vab 15volt , maka besarnya daya


pada hambatan 2 adalah W
A. Nol
B. C. 2/3 D. 1
E. 1,5
Jawab : A

Rangkaian gambar di atas merupakan jembatan Wheastone dalam keadaan


seimbang ( 10x5 10x5 ), sehingga tidak arus pada 2 ohm. Jadi
daya pada 2 ohm sama dengan nol
8. Perhatikan rangkaian listrik berikut ini. Apabila arus yang mengalir pada
hambatan 30 adalah 4A, maka arus mengalir pada hambatan 20 A
A. 0,3 B. 0,6
C. 3,0
D. 6,0
E. 60,0
20
Jawab : D
V30 I .R30 4 x30 120volt ; I 20 ...... ?
30
V
120
I 20 30
6A
R20
20

www.mhharismansur.com

Listrik dan Magnet

37

9. UM UGM 2003 kode 322


Agar sebuah bola lampu listrik 25 volt, 100 watt dapat bekerja dengan layak
ketika dihubungkan dengan sumber DC 125 volt, maka diperlukan tambahan
hambatan listrik
A. 25 ohm secara seri
B. 25 ohm secara parallel
C. 20 ohm secara parallel
D. 20 ohm secara seri
E. 20 ohm secara seri dan 25 ohm secara parallel
Jawab : A
P 100W R ... ? Besar tegangan resistor adalah :
l

Vl 25V V R ... ?

V 125V

V Vl VR VR V Vl 125 25 100volt

Hambatan R pada rangkaian adalah :


P 100
V
100
Il I R l
4A R R
25
Vl
25
IR
4

10. SPMB 2003 Regional II kode 120


Apabila sebuah kapasitor yang kapasitasnya
2F dihubungkan pada ujung A dan B maka
kuat arus AB setelah keadaan tunak adalah A
A. 0,0
C. 0,3
E. 1,0
B.
0,2
D.
0,5
Jawab
:A
3V

AB

Kapasitor tidak dapat mengalirkan arus bila dihubungkan dengan sumber


arus DC(I=nol) karena kapasitor hanya terjadi pengisian muatan
11. Pada rangkaian hambatan dibawah ini, I=100mA dan I 1=300mA. Nilai
hambatan R adalah ohm
A. 50
C. 20
E. 5
30 30
B. 40
D. 10 Jawab : D
I 30
Pada susunan pararel tegangan titik cabang sama

R 10
( R 10)

I1

V V1 I (30 30) I 1 ( R 10)


100m(30 30) 300m( R 10)

100m(30 30)
20 R 20 10 10
300m

12. Pada gambar rangkaian hambaran di bawah ini, R 30 dan I=300mA,


maka tegangan antara ujung-ujung R adalah volt
A. 0,3
R
30
B. 3
C. 6
30
D. 9
E. 18
I

10 10
www.mhharismansur.com

Listrik dan Magnet

38

Jawab : B
V I (10 10) 300 x10 3 (10 10) 6volt
V
V
6
IR

0,1A
R 30 30 30 60
VR I R R 0,1x30 3volt

13. Kuat arus yang melalui hambatan 6 ohm pada gambar dibawah ini adalah
A.12 A
2
3
B. 6 A
4 2
C. 3 A
D. 1,5 A
E. 0,75 A
6
12V
Jawab: D
Rs 2 3

(2 4)6
36
V 12
5
8 I

1,5 A
246
12
Rs
8

14. Dari rangkaian listrik gambar dibawah ini,


R1=7,5
kuat arus yang melewati R1 adalah A
A. 4,00 B. 3,00 C. 2,40 D. 1,60 E. 0,75
R1=5
Jawab : D<>Tegangan pada rangkaian pararel
adalah sama dengan arus berbeda
R =3
1

I1
12V

V
12

1,6 A
R1 7,5

15. UMPTN 2001 Rayon B kode 150


Tiga lampu yang spesifikasinya
2
C dipasang seperti pada gambar, maka :
A 1B
1. daya AC tiga kali daya AB
3
2. tegangan AB > tegangan BC
3. daya AB < daya BC
4. arus melalui lampu 1 paling besar.
Jawab : 2 dan 4 (C)
R 3
V
2V
L1 L2 L3 R Rtot R R I I1 AC AC
2 2
Rtot
3R

sama,

www.mhharismansur.com

Listrik dan Magnet

39

PAC I 2 Rtot I 2 ( 32 R) 3
3

PAC PAB : (pernyataan 1 salah)


2
PAB
2
2
I R
I R
V
R
R
AB A
2 V AB 2V BC : (pernyataan 2 benar)
V BC R BC R / 2
PAB I 2 R AB
I 2 ( R)

2
2
2 PAB 2 PBC : (pernyataan 3 salah)
PBC I R BC I ( R / 2)
I 1 I 2 I 3 ; I 1 I 2 ; I 1 I 3 : (pernyataan 4 benar)

16. Kuat arus yang melalui hambatan 6 ohm pada gambar dibawah ini adalah A
A.12
C. 3
E. 0,75
2 3
4 2
B. 6
D. 1,5
Jawab : E
6
R1 2 R3 4 R5 6

R2 3 R4 2 V 12volt
12V
I s ... ?
R3 R 4(paralel)

1
1
1
1
1 1

Rp 3
Rp R3 R 4 R5 4 2 6 3

R1 R 2(seri) Rs R1 R 2 Rs 2 3 3 8

V
12

1,5 A V( R1 R 2 ) I ( R1 R 2) 1,5 x (2 3) 7,5V


Rs
8
V( Rp )
4,5
V( Rp ) I ( Rp) 1,5 x3 4,5V I 5

0,75 A
R5
6
I

17. Perhatikan gambar dibawah ini !. Jika diinginkan arus yang mengalir menjadi
2 kali lipat, maka diperlukan sebuah hambatan. Nilai hambatan dan
pemasangannya adalah
A.2 ohm dipasang antara A dan B
A
B
C
D
B. 4 ohm dipasang antara B dan C
2 4 6
C. 6 ohm dipasang antara A dan C
I
D.8 ohm dipasang antara B dan D
15
E. 12 ohm dipasang antara A dan D
12V
Jawab : E
R dengan Rs dipararel, maka :
1
1
1
1 1
1
1 1 1
12



R
12
Rp
R R s 6 R 12 R 6 12
2 1
I

V
V
V 12

1A I 2 A R ... ? R p
6
Rs
R AB R BC RCD
I
2

18. Perhatikan rangkaian listrik berikut. Kuat arus terkecil adalah


www.mhharismansur.com

Listrik dan Magnet

A. 0,2 A dan melewati R1


B. 0,2 A dan melewati R2
C. 0,4 A dan melewati R1
D. 0,4 A dan melewati R2
E. 0,6 A dan melewati R1
Jawab : B

15

I1

I2

40

20

20

Rs1 15 15 30 Rs 2 20 20 20 60

1
1
1
1
1
2 1 3

R p Rs1 Rs 2 30 60
60
60

R p 20 I

2.V6 2 x6 12 3
2.V6 12
2.V6 12

A I1

0,4 A I 2

0,2 A
Rp
20
20 5
R s1
30
Rs 2
60

19. SPMB 2002 Regional I kode 121


Untuk mengetahui hambatan pengganti rangkaian
1020mH
ini, jolok ohmmeter dihubungkan ke ujung
rangkaian. Hambatan pengganti rangkaian ohm
5 A.8 C. 15
E. 40
B. 12 D. 20 Jawab : A

1040

Inductor pada rangkaian tidak dialiri arus DC, maka gambar diatas menjadi :

10
105
40

RP 2

(a ) RP 5
40
RS

(c )

(b)

10
5
2
gbr(b) : RS R P 5
gbr(a) : R p

RS 5 5 10
gbr(c) : R p 2

40

20. SPMB 2002 Regional II kode 321


Untuk mengetahui hambatan pengganti
dihubungkan ke ujung rangkaian A dan B.
adalah
A. 10
20

10
B. 12

10 x 40
8
10 40

rangkaian ini, jolok ohmmeter


Hambatan pengganti rangkaian ini
C. 15
D. 20

E. 40
Jawab : A

10
10 2 F

www.mhharismansur.com

Listrik dan Magnet

20

41
Rangkaian seri 10 dan 2 F , arus listriknya
sama dengan nol, maka rangkainnya menjadi :

10 10

Rp

20 x 20
400

R p 10
20 20
40

21. Tes ITB 1976


Empat resistor yang harganya berturut-turut 5 , 12 , 15 dan 30
disusun seperti pada gambar, E adalah sumber tegangan 28V dengan hambatan
dalam 1 .Resistor yang beda potensial ujung-ujungnya terbesar adalah
A. resistor gabungan 15 dan 30
B. resistor 5
D. resistor 15
12
C. resistor 12
E. resistor 30
Jawab : C
5

15 : 30(paralel) RP

5; R P : 12( seri ) R 5 10 12 27
V 28
karena : I 5 I Rp I 12 I
A maka :
R 27
V5 : V Rp : V12 IR5 : IR Rp : IR12 5 : 10 : 12

15 x30
10
15 30

Resistor yang beda potensial paling besar pada hambatan 12


22. Pada gambar dibawah ini, kedua alat ukur ini digunakan untuk mengukur
besar hambatan X. Pada V terbaca 5 volt dan pada A terbaca 25mA. Besar
hambatan X adalah ohm
A. 0,20
D. 200
A
X
B. 0,25
E. 250
C. 100
V
Jawab : D (perhatikan gambar)
E
V 5volt : I 25mA : R ... ?
V
5
R
200
I
25m

23. Pada rangkaian gambar dibawah ini, voltmeter terbaca 8 volt, amperameter A
terbaca 25 mA, maka besar hambatan P adalah
A. 500 B. 400 C. 320 D. 200 E. 480
E
Jawab : C
P

V
A

V 80volt : I 25mA : R ... ?


V
80
80
R

320
I
25m 25.10 3

24. PPI 1981


www.mhharismansur.com

Listrik dan Magnet

42

Untuk rangkaian seperti pada gambar, bila S1 dan S 2 ditutup, maka


voltmeter akan menunjukkan harga volt
A. nol
C. 9,6
E. 24
B. 4,8
D. 12 Jawab : C
3
Jalur a; S1 ;b; S 2 rangkaian
S1
S2
parallel dan resistor pengganti
voltV
24V
rangkaian
disebut
resistor
3 6 meter pengganti total, maka

RP

b
Rtot 3 RP 3 2 5 I

3x6
2
3 6

V
24

4,8 A
Rtot
5

Vab IxRP 4,8 x 2 9,6 volt

Kuat arus listrik pada rangkaian seri adalah sama, maka :


Vab
R
V
2

Vab P xV x 24 2 x 4,8 9,6volt


RP
Rtot
Rtot
5
25. Sipenmaru 1985
Dari gambar dibawah ini didapatkan besar arus I adalah ampere
A.0,5
2
B. 1,2
4V 2 2 C. 1,45
D.2
I 2
E. 8
Jawab : B

a x

2
2 2
I
c 2b y
4V

axyb(seri) : Rs 2 2 4
4x2
8 4

42 6 3
4 10
abc(seri) : R 2

3
3
ab(paralel) : R p

V
4
12

1,2 A
R 10 / 3 10

26. PPI 1983

R
I

Pada rangkaian seperti pada gambar masingmasing hambatan R adalah 6 ohm. Tegangan
baterai adalah 9 volt, sedangkan hambatan dalam
baterai diabaikan. Arus I adalah A
A. 0,5 B. 1,0 C. 1,5
D. 3,0 E. 4,5

Jawab : E

www.mhharismansur.com

Listrik dan Magnet

43

Perhatikan perubahan rangkaian.


Dari gambar rangkaian di atas adalah rangkaian parallel
seperti pada gambar disamping, maka :

6
6
9V

Rp

R 6
V
9
2 I
4,5 A
n 3
Rp 2

27. Perhatikan gambar rangkaian listrik dibawah ini. Tepat pada saat saklar
dibuka, maka lampu L
A.Padam sebab arus dari baterai E terputus
B. Padam sebab tegangan baterai terlalu rendah
L
C. Menyala sebab masih menerima arus sisa dari E
E
D.Menyala sebab memperoleh arus induksi tegangan
S
E. Menyala sebab memeperoleh arus induksi diri bertegangan tinggi dari
inductor
Jawab : E (perhatikan rangkaian)
28. Lima buah lampu dipasang seperti rangkaian dibawah ini. Jika tegangan dan
wattnya sama, maka lampu yang mempunyai daya terbesar adalah
A. P
Q
B. Q
P
T
R
C. R
D. S
S
E. T
12V
Jawab : D (perhatikan gambar)
29. UMPTN 1998 Rayon A kode 54
Empat buah lampu yang sama dirangkai seperti pada gambar.
Karena sumber tegangan E, semua lampu
menyala. Jika lampu A dilepaskan dari
rangkaian tersebut, maka :
A. lampu B, C dan D menyala lebih terang
B. lampu D lebih terang daripada semula tetapi
C
tidak seterang lampu B dan C sekarang
C. lampu D lebih redup daripada semula tetapi tidak seterang lampu B dan C
sekarang
D. lampu D lebih terang daripada semula dan juga lebih terang daripada
lampu B dan C sekarang
E. lampu D lebih redup daripada semula tetapi lebih terang daripada lampu B
dan C sekarang
Jawab : E

A
B

E tetap : R A R B R C R D R

www.mhharismansur.com

Listrik dan Magnet

44

lampu A sebelum dilepas :


I D I ABC I A I B I C I D I ABC 3I I A I B I C

ID

lampu A dilepas :
I D I ABC I B I C I D I ABC 2I I A I B I C

ID

Setelah lampu A dilepas, maka lampu D lebih redup tetapi lebih terang
daripada lampu B dan C
30. UMPTN 1999 Rayon B kode 52
Rangkaian seperti pada gambar, A, B, C, dan D adalah lampu pijar berukuran
5W;5V. Jika lampu C putus, maka yang nyalanya lebih terang adalah lampu
B. A dan B C. B dan D
E. D dan A
A
C.
B
saja
D.
D
saja
D

Jawab : D
Bila lampu C di putus, maka kuat arus menjadi I D I A I B (Hk I Kirchoff),
maka I D I A ; I D I B , artinya lampu D lebih terang lampu A dan lampu B.
31. Sipenmaru 1987
Sebuah ammeter terdiri galvanometer yang dapat dilalui arus listrik
maksimum 1mA dengan resistansi 2 ohm dan dirangkai parallel dengan
resistor sebesar 0,0002 ohm. Dengan demikian ammeter dapat digunakan
untuk mengukur arus listrik sampai A
A. 10
B. 10,001
C. 10,01
D. 10,1
E. 11
Jawab : B

a RA

i iA
is R

b RA

i A 1mA
R 0,0002

V ( R A ) V ( R) i A R A iS R iS i A

RA
R

2
10000mA
0,0002
i i A i S 10000 1 10001mA 10,001A
i S 1(mA)

32. UMPTN 1990 Rayon A


Sebuah galvanometer yang hambatannya 50 ohm akam mengalami simpangan
maksimum jika dilalui arus 0,01A. Agar dapat digunakan untuk mengukur
tegangan hingga 100 volt, maka harus dipasang hambat
A. muka sebesar 9950 ohm
C. cabang sebesar 9950 ohm
B. muka sebesar 5000 ohm
D. cabang sebesar 5000 ohm
E. muka dan hambatan cabang masing-masing sebesar 2500 ohm
Jawab : A
R g 50; I 0,01A; Rmuka ... ?V 100 volt

V g I .R g 0,01x50 0,5volt Rmuka (

V
100
1) R g (
1)50
Vg
0,5

Rmuka (200 1)50 9950


www.mhharismansur.com

Listrik dan Magnet

45

33. SPMB 2003 Regional I/II/III kode 721/120/322


Sebuah amperameter mempunyai hambatan 18 ohm dan berdaya ukur 10mA.
Agar daya ukur amperameter meningkat menjadi 10mA, harus dipasang
hambaran
A. 0,8 ohm seri dengan amperameter
B. 0,8 ohm parallel dengan amperameter
C. 2,0 ohm seri dengan amperameter
D. 2,0 ohm parallel dengan amperameter
E. 8,0 seri dengan amperameter
Jawab : D
R A 18 : I m 10mA : I 100mA : Rsh ... ?

RA
I Im
I Im
Rsh

I I sh I m I sh I I m 100 10 90mA
V A I m R A (10 2 ) x18 0,18volt
Rsh

VA
0,18

2(paralel)
I sh 9 x10 2

Cara lain :
I R
Im
10mA
10mA
Rsh m A R A
18(
) 18(
) 2
I sh
I Im
100mA 10mA
90mA
34. Sipenmaru 1988 Kode 71
Votlmeter V memiliki hambatan 1k . Ampera meter A 1 . Kedua alat ini
digunakan untuk mengukur hambatan X dengan menggunakan rangkaian
seperti pada gambar. Pada V terbaca 5volt, pada A terbaca 25mA. Besarnya
hambatan X adalah ohm
A. 200
C. 300
E. 500
V
B. 250
D. 350
Jawab : B
A

E
I V RV

IX
I AA
RX

RV 1k;V 5volt ; I A 25mA; R X X ... ?


IV

V
5

5mA
RV
1000
I X I A I V 25 5 20mA
V
5000
X

250
IX
20

www.mhharismansur.com