Anda di halaman 1dari 18

Optika

109

Pembiasan Cahaya
1. Tes ITB 1975

udara

air y
B.

sin x
4

sin(90 y ) 3

xi
y

nu
na

Seberkas sinar dari udara ke suatu permukaan


air. Bila indeks bias udara-air diketahui 4/3,
manakah dibawah ini yang dianggap paling
benar disesuaikan dengan gambar ?
A.

sin(90 x ) 4

sin y
3

E.

sin y 4

sin x 3

sin x

C. sin y 3
Jawab : A

i 90 x : r y , maka :
sin x n a sin 90 x 4 / 3
sin 90 x 4

sin y nu
sin y
1
sin y
3

2. Tes ITB 1975


Jika dua buah lensa tipis yang berjarak focus 10 cm dan 20 cm digabungkan,
maka kekuatan lensa gabungan adalah dioptri
A. 5
B. 10
C. 1/5
D. 1/10
E. 2
Jawab : A
f 1 10cm : f 2 20cm : P ... ?

P P1 P2

100 100 100 100

5dioptri
f1
f2
10
20

3. Tes ITB 1975


Dispersi cahaya menjadi spectrum cahaya dihasilkan setelah cahaya putih
dilewatkan ke sebuah prisma. Yang menjadi sebab penguraian cahaya putih
menjadi warna-warni adalah
A.
indeks bias gelas prisma berbeda-beda untuk macam-macam
panjang gelombang
B. indeks bias gelas prisma lebih besar untuk cahaya yang panjang
gelombangnya makin pendek
C.

berkurangnya kecepatan cahaya-cahaya dengan berbagai-bagai


panjang gelombang di dalam gelas prisma tidak sama satu dengan yang
lain, tergantung pada panjang gelombang cahaya
D.
gelas prisma yang menjadi penyebab timbulnya disperse cahaya
Jawab : A
Dispersi cahaya terjadi karena perbedaan indeks bias warna-warna cahaya

4. Skalu 1977
www.mhharismansur.com

Optika

110

Andaikan bahwa indeks bias udara besarnya 1, indeks bias air sama dengan
4/3 dan indeks bias bahan suatu lensa tipis adalah 3/2. Suatu lensa tipis yang
kekuatannya di udara sama dengan 5 dioptri dimasukkan ke dalam air,
kekuatan lensa di dalam air menjadi dioptri
A. 40/9
B. 5/2
C. 5/4
D. 4/5
E. 3/8
Jawab : C
nu 1 : na 4 / 3 : nl 3 / 2 : Plensa 5 dioptri : Pair ... ?
nll

1
Pair nair

Pu
nl

1
nu

nll

3/ 2

1
1

nair
( 18 ) 1
4/3

( 12 ) 4
nl

3/ 2
1
1
1


1
1

R1 R2
n
u

Pair 1 4 Pu 1 4 Plensa 1 4 x5 dioptri 5 / 4 dioptri


1
1

R1 R2

5. Skalu 1978
Suatu berkas cahaya dengan panjang gelombang 6,0 x10 5 cm masuk dari
udara ke dalam balok kaca yang indeks biasnya 1,5. Panjang gelombang
cahaya di dalam kaca sebesar x10 5 cm
A. 9,0
B. 7,5
C. 6,0
D. 4,5
E. 4,0
Jawab : E
u 6,0 x10 5 cm : m ... ? n 1,5

6,0 x10 5 cm 6,0 x10 5 cm


m u

4,0 x10 5 cm
n

1,5

1,5

6. Skalu 1978
Pada pembiasan cahaya dari udara, makin kecil sudut datang
A.
makin besar sudut bias
B.
sudut bias tetap saja
C.
makin kecil pula sudut bias
D.
sudut bias tergantung pada indeks bias
E. sudut bias dpat menjadi lebih kecil atau lebih besar tergantung pada
polarisasi cahaya
Jawab : C
sin 1 n 2

tetap
sin 2 n1
7. PPI 1979
Deviasi minimum suatu sinar oleh prisma
A.
tidak tergantung pada sudut puncaknya
B.
menjadi lebih kecil bila sudut puncaknya lebih besar
C.
menjadi lebih besar bila sudut puncaknya lebih besar
D.

tidak tergantung pada panjang gelombang sinar


www.mhharismansur.com

Optika

111

E.
tidak tergantung pada frekuensi sinar
Jawab : C
m (

np
nm

1) m

m semakin besar sudut puncaknya semakin besar

8. PPI 1979
Bila seberkas cahaya datang dari udara dan dibiaskan ke dalam air, maka
besaran yang tidak berubah adalah
1. cepat rambat cahaya
3. intensitas
2. panjang gelombang
4. frekuensi
Jawab : D(4 saja)
nu 1 = indeks bias udara
n a n = indeks bias air
nu v a a 1 v a
v

v a u a u , maka :
n a v u u n v u
n
n
v a dan a berubah tergantung pada indeks bias n, sedangkan frekuensi
cahaya yang memasuki medium bersifat tetap ( f a f u f tetap )
9. PPI 1979
Dalam tabung yang diisi eter (indeks bias n = 1,36), jarak antara permukaan
cairan dengan atas tabungnya adalah 17 cm. Bila kita memandang secara tegak
lurus daru permukaan, berapa besarkah kelihatannya jarak antara alas dan
permukaan cairan ? (dalam cm)
A. 8
B. 10
C. 12,5
D. 15
E. 17
Jawab : C
n
17
nu 1 : ne 1,36 : d 17cm : d lihat ... ? d lihat u d
12,5 cm
ne
1,36
10. PPI 1983
Seberkas sinar merambat dari medium A ke medium I kemudian melewati
medium II
v1 = cepat rambat cahaya di medium I
n1 = indeks bias cahaya di medium I
v 2 = cepat rambat cahaya di medium II
n 2 = indeks bias cahaya di medium II
A. n1 n2 ; v1 v 2
medium A
B. n1 n2 ; v1 v 2
medium I C. n1 n2 ; v1 v2
D. n1 n2 ; v1 v 2
medium II
E. n1 n2 ; v1 v 2

medium B

Jawab : E
www.mhharismansur.com

Optika

112

Sinar datang dari medium I ke medium II dibiaskan mendekati garis normal.


Ini menunjukkan medium I lebih rapat dan medium II lebih renggang, maka :
n1 n 2 ; v1 v 2

11. PPI 1983


Bayangan benda yang dilihat melalui kaca planparalel akan tergeser sejarak t.
Jika tebal kaca d, sudut datang cahaya i dan sudut bias dalam kaca r, maka
d sin i
cos r
d sin i
D. t
cos(i r )

B. t

d sin(i r )
cos r

Jawab : B

E. t

C. t

A. t d

cos r

ir

d cos r
sin(i r )

d
cos r

t
t R sin(i r )
R
d sin(i r )
t
cos r
sin(i r )

12. UMPTN 1989 Rayon A


Sinar cahaya dari suatu medium ke medium yang lain mengalami perubahan
adalah
1. kecepatan penjalaran
3. arah
2. panjang gelombang
4. frekuensi
Jawab : A(1,2 dan 3 benar)
v dan berubah tergantung pada indeks bias n, sedangkan frekuensi cahaya
yang memasuki medium bersifat tetap ( f tetap )

13. UMPTN 1989 Rayon C

udara

plastik

air

Sepotong plastic transparan (indeks bias = nk ),


terapung di permukaan air (indeks bias = n a ).
Agar sinar datang seperti pada gambar
disamping
dipantulkan
sempurna
oleh
permukaan batas plastic air, maka sudut
harus memenuhi syarat
www.mhharismansur.com

Optika

113

na
nk
nk
B. sin
na
Jawab : C

A. sin

C. cos
D.

2 12

E. tan

(nk na )

nk
na

2 12

cos nk (nk na )

Pembiasan dari udara ke plastic


sin i sin(90 - ) nk

nk
sin r
sin k
nu

udara
k plastik
air
a

sin(90 - ) n k sin k cos nk sin k

Pembiasan dari plastic ke air


n
n
sin i sin(90 - k ) na

sin(90 - k ) a sin a cos k a sin a ( a 90)


sin r
sin a
nk
nk
nk
2

n
n
n k na
cos k a (sin 2 k 1 cos 2 k ) sin k 1 ( a ) 2
2
nk
nk
nk
2

n k na

sin k

nk
2

nk na

cos nk

, maka : cos nk sin k sin k


2
2

n k na ( n k na )

n k na

nk

nk
14. UMPTN 1990 Rayon B
Suatu sinar datang pada permukaan kaca dengan sudut datang i kemudian
dibiaskan dengan sudut bias r, maka biasan sinar itu mengalami deviasi
sebesar ..
A. r
B. i r
C. 180 i
D. 180 r
E. 180 i r
Jawab : B

i r
ir

r
15. UMPTN 1990 Rayon C
Dua gelas minum dalamnya sama (10 cm). Gelas yang satu diisi penuh alcohol
(n=1,361). Gelas yang lain diisi air (n=1,333) dan diatasnya diisi minyak
(n=1,473) hingga penuh. Jika kedua gelas disinari tegak lurus permukaan dari
atas dengan sinar monokromatis,
jumlah gelombang sinar didalam kedua gelas sama, Tebal lapisan minyak
adalah cm
A. 3,2
B. 3,0
C. 2,4
D. 2,0
E. 1,8
Jawab : D
www.mhharismansur.com

Optika

114

sinar

sinar
minyak

10cm alkohol
(a)

(b)

air

x
10 - x

Jumlah gelombang di
dalam alcohol sama
dengan jumlah
gelombang di dalam
minyak dengan air.
Karena jumlah
gelombang sama
dengan panjang
lintasan per , maka

10
x 10 x
1

10(nalk ) x(nm ) 10 x(n a ) , maka :


alk m
a
n
n alk 1,361 : n m 1,473 : n a 1,333 : x ... ?
10(1,361) x (1,473) (10 x )(1,333) 13,61 1,473 x 13,33 1,333 x
0,14 x 0,28 x 2 cm

16. UMPTN 1991 Rayon A

A1

R A2

A. 5 cm di kiri A2
kiri A2
B. 10 cm di kiri A2
Jawab : E

Suatu sistim optic terdiri dua permukaan


sferis yang membentuk sebuah bola berjarijari R 5cm . Indeks bias bahan bola
tersebut n 4 3 . Sebuah benda B terletak 3
cm di depan A1 (lihat gambar). Bayangan
akibat B terletak
C. 15 cm di kiri A2
E. 45 cm di

D. 30 cm di kiri A2

S 3cm : nu 1 : nk 4 / 3 : R1 5cm : R1 5cm : S' akhir ... ?

nu n k
n nu 1
4
4 / 3 1 1
4
1
4
1 1

S
S'
R
3 3S '
5
3 3S ' 15 3S ' 15 3
4
4
S ' 5cm(maya dikiri A 1 )
3S '
15
S1 S '2 R 5 ( 2 x5) 15cm
S ' akhir .... ?
nk
nu
n nk 4 / 3
1
1 4 /3
4
1
1

S1 S ' akhir
R
15
S ' akhir
5
45 S ' akhir 15
1
S ' akhir

1
4
1

S ' akhir 45cm(maya dikiri A 2 )


15 45
45

17. UMPTN 1991 Rayon B

www.mhharismansur.com

Optika

115

sinar
60 0
datang

Seberkas sinar datang pada permukaan

sinar
air dengan susut datang 60 0 dan

keluar kemudian keluar dari permukaan air

seperti terlihat pada gambar. Jika


indeks bias air 4/3, maka besar sudut
adalah
cermin
A. 30 0
B. 45 0
C. 60 0
D. arcsin 1,33
E. tidak dapat dihitung dari data yang diketahui
Jawab : C
dan y merupakan
sinar datang0
sinar keluar xpergeseran
titik pantul
60
dan merupakan
sudut pantul
sesuai dengan hukum
pemantulan bahwa
dusut datang sama
dengan sudut pantul,
maka 60 0

air

18. UMPTN 1991 Rayon C


Jika berkas sinar monokromatis merambat dari suatu medium ke medium yang
lain berbeda indeks biasnya, maka kita dapatkan bahwa
1. panjang gelombangnya berubah
2. frekuensinya berubah
3. kecepatannya berubah
4. fasenya berubah
Jawab : B (1 dan 3 benar)
(lihat penjelasan PPI 1979, UMPTN 1989 Rayon A)

19. UMPTN 1992 Rayon A


0
30
AB C
udara kaca udara

Seberkas
sinar
monokromatis
AB
dijatuhkan tegak lurus pada salah satu sisi
prisma siku-siku seperti pada gambar dan
indeks biasnya 1,5. Dititik C sinar akan

A. dibiaskan dengan susut bias 30 0


B. dibiaskan dengan susut bias 60 0

D. dipantulkan sempurna
E. dipantulkan ke arah A
www.mhharismansur.com

Optika

116

C. dipantulkan dan dibiaskan


Jawab : A

sin r 1, sinar dibiaskan

C r
A B 30 o
np

sin r 0,5

r 30 0

Pada titik C sinar akan dibiaskan dengan sudut


bias lebih besar dari sudut 300

20. UMPTN 1992 Rayon B


Jika kekuatan lensa du lensa tipis yang digabungkan 4 dioptri dan jarak focus
lensa pertama 5 cm, maka jarak focus lensa kedua adalah cm
A. 6,25
B. 6,25
C. 12,50
D. 12,50
E. 25
Jawab : A
f 1 5cm : f 2 ... ? : P 4dioptri

100 100 100 100

5dioptri
f1
f2
10
20

100
100
100
100
P
4
16 f 2
6,25cm
f2
f1
5
16

21. UMPTN 1993 Rayon B


Jika dua buah lensa tipis yang berjarak 5 cm dan 10 cm digabungkan, maka
kekuatan lensa gabungannya menjadi cm
A.
B. 2
C. 4
D. 5
E. 10
Jawab : E
f 1 5cm : f 2 10cm : P ... ?

P P1 P2

100 100
100 100

10D
f1
f2
5
10

22. UMPTN 1994 Rayon A kode 22


Indeks bias udara besarnya 1, indeks bias air 4/3 dan indeks bias suatu lensa
tipis 3/2, suatu lensa tipis yang kekuatannya di udara 4 dioptri, dalam air
menjadi D
A. 1
B. 5/2
C. 5/4
D. 5/3
E. 3/5
Jawab : A
nu 1 : nair 4 3 : nlensa 3 2 : Plensa 4 dioptri : Pair ... ?

nlensa 1
nlensa
1
3/ 2

1

1
1

R1 R2
nair
Pair nair
( 18 ) 1
4/3

Pu nlensa
( 12 ) 4
1
3/ 2
1 nlensa
1

1

1

n udara R1 R2 n udara 1
Pair 1 4 Pu 1 4 Plensa 1 4 x 4 dioptri 1 dioptri
www.mhharismansur.com

Optika

117

23. UMPTN 1994 Rayon C kode 23


Berkas cahaya datang dari medium A ke medium B dengan sudut datang 30 0
dan dibiaskan dengan sudut sebesar 45 0 . Maka indeks bias relative medium
A terhadap B adalah
A.
B. 1 2 2
C. 1 2 3
D. 2
E. 2
Jawab : D
n
n A 30 : n B 45 : A ... ?
nB

n A sin n B sin

n A sin sin 45

n B sin sin 30

2
1

24. UMPTN 1994 Rayon C kode 23


Jika berkas cahaya monokromatis memasuki medium yang berindeks bias
lebih besar, maka panjang gelombang dan kecepatan v nya berubak sebagai
berikut
A. dan v menjadi lebih besar
B. dan v menjadi lebih kecil
C. menjadi lebih besar dan v menjadi lebih kecil
D. menjadi lebih kecil dan v menjadi lebih besar
E. dan v tetap
Jawab : B
n2 v1 1

, dari persamaan bahwa semakin besar indeks biasnya maka


n1 v 2 2
kecepatan dan panjang gelombangnya semakin kecil
25. UMPTN 1995 Rayon A kode 55
Sebuah benda diletakkan pada jarak 4 cm di muka lensa cembung. Bayangan
yang dihasilkan tegak, diperbesar 5 kali. Jarak titik api lensa tersebut (dalam
cm) adalah
A. 1 1 4
B. 3 1 3
C. 5
D. 6
E. 9
Jawab : C
S 4cm : M 5 x : f ... ? maya S' (-)

S'
S ' M .S 5 x 4 20cm
S
1 1
1
1 1 1
4
20

f
5cm
S S'
f
f
4 20 20
4

26. UMPTN 1995 Rayon C kode 42


Sebuah benda yang tingginya 6cm diletakkan 40cm didepan lensa tipis yang
mempunyai jarak focus 8cm. Lensa konvergen kedua mempunyai jarak focus
12cm diletakkan di belakang lensa pertama sejauh 20cm. Maka tinggi
bayangan akhir yang terbentuk adalah cm
A. 6
B. 9
C. 12
D. 15
E. 18
www.mhharismansur.com

Optika

118

Jawab : B

h1 6cm d 20cm
S1 40cm

S '1 S 2

lensa (1) : f 1 8cm

S '2
h2 ... ?

1
1
1
1
1
1


f 1 S1 S'1 S'1 f 1 S1
1
1 1
1
5 1

S'1 8 40 S'1
40
S'1 10cm

d S '1 S 2 S 2 d S '1 S 2 20 10 10cm lensa (2) : f 2 12cm


1
1
1
1
1
1
1
56

S' 2 60cm
S' 2 f 2 S 2 S' 2 12 10 S' 2
60

Tinggi bayangan akhir adalah :


M1

S '1
h'
S'
h'
S' S'
60 10
1 M 2 2 2 h' 2 2 1 h1 h1
6 9cm
S1
h1
S2
h'1
S 2 S1
10 40

27. UMPTN 1996 Rayon A kode 25


Sebuah lensa plankonveks dengan jari-jari 20cm dan indeks 3/2. Sebuah benda
terletak di depan lensa dan dibentuk bayangan nyata denga perbesaran 2x,
maka :
1. letak benda 60cm di depan lensa
2. jarak focus lensa 60cm
3. letak bayangan 120cm dibelakang lensa
4. bayangan bersifat tegak

Jawab : 1 dan 3 benar (B)

lensa plankoveks R 1 20cm : R 1 : n 3/2 : M 2x, maka :

1
1
1
3
1
1 1
( 1)
( n 1)


f 40cm
f
2
40
20
R1 R2
S'
1 1 1
1 1 1
1
3
M S' M.S 2S


S
f S S'
f S 2S f 2S
3f
3 x 40
S

60cm S' 2S 2 x60 120cm


2
2

Bayangan terbalik karena benda terletak pada ruang f dan 2f


28. UMPTN 1996 Rayon A kode 25
Jika cahaya monokromatis merambat dari dalam kaca menuju ruang hampa,
maka
1. kecepatan berubah menjadi lebih besar
www.mhharismansur.com

Optika

119

2. frekuensinya tetap
3. panjang gelombangnya menjadi lebih pendek
4. energi fotonnya tetap
Jawab : 2 dan 4 benar [C]
nu v 1 v
1. n k n u 1

c n k v c v (pernyataan 1 salah)
nk c nk c
c
2. f ; c kecepatan cahaya (pernyataan 2 benar)

v
1
; f ( tetap) v (pernyataan 3 salah)
f
f
4. E hf : f konstan dan h tetap (pernyataan 4 benar)

3.

29. UMPTN 1996 Rayon B kode 52


Dari gambar dibawah ini, L = lensa positif, T = cermin datar . Benda P terletak
di bidang L. Bayangan nyata terjadi :
A. di tak terhingga sebelah kanan L
B. di tak terhingga sebelah kiri L
C. berimpit dengan L
D. pada jarak f disebelah kiri L
E. pada jarak f disebelah kanan L
Jawab : D
1. sinar sejajar sumbu utama
dipantulkan melalui titik focus f
dan di pantulkan oleh cermin
sejajar sumbu utama
2. sinar menuju titik pusat lensa
diteruskan dan tak terhingga

L T

P
f

P'

3. titik potong sinar (1) dan sinar (2) adalah bayangan nyata terbalik
terletak pada titik focus f disebelah kiri lensa L
30. UMPTN 1996 Rayon B kode 52
Seberkas sinar datang dari suatu medium ke udara. Jika sudut datang lebih
besar daripada 60 0 sinar akan terpantul sempurna. Pernyataan yang benar
adalah
1. indeks bias medium

2
3

2. indeks bias medium > indeks bias udara


3. sudut kritis sama dengan 60 0
4. sudut kritis tidak tergantung pada indeks bias medium
Jawab : E (1,2,3 dan 4 benar)

www.mhharismansur.com

Optika

120

1. sesuai Hk snelius bahwa :


n m sin k nu sin
sin
sin 90
1
2
n m nu
1

udara
sin k
sin 60 12 3
3
medium
Pernyataan
1
benar
k
2. pernyataan 1 benar maka
pernyataan 2 benar
3. sudut kritis k 60 (pernyataan 3 benar)
4. sudut kritis sesuai dengan persamaan pernyataan 1 adalah benar
n sin nu sin 90 nu
nm sin k nu sin sin k u

nm
nm
nm
(pernyataan 4 salah)
31. UMPTN 1996 Rayon C kode 24
Sebuah benda diletakkan dimuka lensa cembung yang berjarak titik api 12 cm.
Jika diperoleh bayangan tegak diperbesar 3 kali, benda terletak di muka lensa
pada jarak cm
A. 6
B. 8
C. 12
D. 16
E.18
Jawab : B
f 12cm : M 3 x : S ... ?

S'
1
1
1
1
1
1
2
S ' M .S 3S

S
f
S S ' 12 S 3S
3S
12 x 2
S
8cm
3
M

32. UMPTN 1996 Rayon C kode 24


Penguraian cahaya putih terjadi bila berkas
1. datang tidak tegak lurus ke permukaan kaca krona
2. dibiskan di permukaan pertama prisma yang terbuat dari kaca krona
3. dibiaskan pada permukaan lensa
4. cahaya matahari membentuk pelangi karena pembiasan oleh butir-butir air
diudara
Jawab : 1,2,3 dan 4 benar (E)
cahaya putih adalah cahaya polikromatik yaitu tersusun oleh berbagai
warna yang berbeda indeks biasnya. Jika cahaya putih merambat dari
udara ke kaca krona secara tidak tegak lurus , cahaya violet akan
mengalami pembiasan paling besar dan cahaya merah mengalami
pembiasan paling kecil (pernyataan 1 benar)
www.mhharismansur.com

Optika

121

bila cahaya pituh dibiaskan dipermukaan pertama prisma yang terkuat


dari kaca krona, maka cahaya putih mengalami penguraian karena indeks
bias setiap warna berbeda-beda (pernyataan 2 benar)
cahaya yang datang pada lensa tidak dikumpulkan pada suatu titik focus
akan tetapi terdapat perbedaan focus violet dengan focus merah karena
penguraian cahaya, pada lensa. Peristiwa ini dinamakan aberasi kromatik
(pernyataan 3 benar)
pernyataan 4 benar

33. UMPTN 1997 Rayon B kode 58


Seberkas cahaya dengan laju v1 , panjang gelombang 1 , frekuensi f 1
merambat dalam medium yang indeks biasnya n1 , lalu dibiaskan ke medium
kedua n 2 . Ternyata sudut biasnya lebih besar dari pada sudut datangnya. Ini
menunjukkan bahwa :
1. n2 n1
2. v 2 v1
3. f 2 f1
4. 2 1
Jawab : C(2 dan 4 benar)
Sesuai dengan Hukum Snellius bahwa :
sin 1 n 2
v

1 1 1 sudut datang : 2 sudut bias( 2 1 ), maka :


sin 2 n 1 v 2 2

1. n 1 n 2 (pernyataan 1 salah) 3. f 1 f 2 (pernyataan 3 salah)


2. v 2 v1 pernyataan 2 benar) 4. 2 1 (pernyataan 4 benar)

34. UMPTN 1997 Rayon C kode 45


Jika suatu sinar monokromatik merambat dari satu medium ke medium lain,
maka
1. kecepatan berubah
2. panjang gelombangnya berubah
3. arahnya dapat berubah
4. frekuensinya berubah
Jawab : 1,2 dan 3 benar (A)
Pada peristiwa pembiasan maka kecepatan, panjang gelombang dan arah
rambat cahaya berubah tetapi frekuensinya tetap
35. UMPTN 1998 Rayon A kode 54
Sebuah lensa bikonkaf simetris berjari-jari 8cm dan berindeks bias 1,5. Jarak
titik api lensa tersebut ketika berada di dalam medium yang berindeks bias 1,6
adalah (dalam cm)
A. -8
B. +8
C. +20
D. +64
E. -64
Jawab : D
R1 8cm : R2 8cm : n1 1,5 : f ... ? n1 1,6
1
1 n1
1 1,5 1 1


1

1 64cm
f n2
R
R
1,6 8 8
2
1
www.mhharismansur.com

Optika

122

36. UMPTN 1998 Rayon B kode 25


Sebuah benda yang panjangnya 20cm diletakkan sepanjang sumbu utama
sebuah lensa konvergen yang berkekuatan 2,5D. Ujung benda yang terdekat
pada lensa jaraknya 60cm dari lensa. Maka panjang bayangan yang terjadi
adalah cm
A. 10
B. 20
C. 30
D. 40
E. 60
Jawab : D
lensa konvergen : h 20cm; P 2,5D; S 60cm; h' ... ?
100 100
1
1 1
1
1
1
2
f

40cm

S ' 120cm
P
2,5
f
S S ' S ' 40 60 120
S ' h'
S'
120
h' h 20
40cm
S
h
S
60

37. UMPTN 1999 Rayon C kode 25


Seberkas sinar datang ke bidang batas antara dua medium, dibiaskan dari
medium yang indeks biasnya n1 ke medium yang berindeks bias n 2 , sudut
datang sinar 1 dan sudut biasnya 2 . Bila kecepatan cahaya dalam medium
1 adalah v1 dan dalam medium 2 adalah v1 , maka :
1. n1 : n 2 v 2 : v1
3. pemantulan sempurna bila n1 n2
2. sin 1 : sin 2 n1 : n2
4. jika n1 n 2 maka 2 maks mencapai
90 0

Jawab : 1 dan 3 benar (B)


1. sesuai dengan Hukum snellius, bahwa :
sin1 n2 v1 1


(pernyataan 1 benar)
sin 2 n1 v2 2
sin1 n 2

2.
(pernyataan 2 salah)
sin 2 n1
3. pemantulan sempurna terjadi bila :
sinar datang dari medium rapat (indeks bias lebih besar) ke medium
kurang rapat (indeks bias lebih kecil)
sudut datang 1 lebih besar dari sudut kritis (pernyataan 3 benar)
4. Pemantulan sempurna terjadi bila n1 n2 (pernyataan 4 salah)
38. UMPTN 2000 Rayon B kode 25
Sebuah benda dengan tinggi 0,12m berada pada jarak 60cm dari lensa
cembung dengan jarak focus 40cm. Tinggi bayangan benda adalah cm
A. 2
B. 6
C. 12
D. 24
E. 36
Jawab : D

www.mhharismansur.com

Optika

123

h 0,12m : S 60cm : f 40cm : h' ... ?


1
1 1
1
1 1
1
1
1
S ' h'

S ' 120cm

f
S S' S'
f
S
40 60 120
S
h
S'
1,2
h' h( ) 0,12(
) 0,24m 24cm
S
0,6

39. UMPTN 2000 Rayon C kode 22


Sebuah lensa konvergen di udara mempunyai jarak focus 20cm. Lensa
tersebut dibuat dari gelas yang mempunyai indeks bias 1,6. Jika lensa itu kita
letakkan di dalam suatu zat cair, ternyata jarak fokusnya menjadi 60cm. Nilai
indeks bias zat cair itu adalah
A. 1

1
5

B. 1

1
4

C. 1

1
3

D. 1

2
3

E. 1

5
7

Jawab : C
di udara f u 20cm : n 1,6 di zat cair f z 60cm : nz ... ?
n

1

1
n
fu

u
1
n

1
f Z nZ

1,6 0,6

1
nZ
3

1
1
1,6

R1 R2
1

60 0,6 3 1,6 1 0,6

20 1,6
1,6
1
1
Z

1
1
R1 R2
nZ

nZ

3,6 1,6 3,6


1,6 x3 16 4
1

n Z

1
3
nZ
3
3,6
12 3
3

40. UMPTN 2001 Rayon A kode 251


Jika indeks bias relative gelas terhadat udara adalah 3 , maka :
1. sinar dengan sudut datang 60 0 ke gelas akan mengalami pembiasan
dengan sudut bias 30 0
2. untuk cepat rambat cahaya di udara 3 x10 8 m/s , cepat rambat cahaya di
dalam gelas 3 x10 8 m/s
3. sudut kritis pembiasan cahaya dari gelas ke udara memenuhi kaitan
sin 1 3 3
4. sinar yang melewati gelas tidak mengalami perubahan panjang gelombang
Jawab : A(1,2 dan 3 benar)
1. nu sin i n g sin r sin 60 0 3 sin r sin r
2. v g

3
3

r 30 0 ( 1 benar)

c
3 x10 8 m/s

3 x10 8 m/s, (pernyataan 2 benar)


ng
3

3. sudut kritis : sin


4. g

nu
1
1

3 , (pernyataan 3 benar)
ng
3 3

1
, mengalami perubahan g
, (pernyataan 4 salah)
ng
ng
www.mhharismansur.com

Optika

124

41. UMPTN 2001 Rayon B kode 150


Sebuah lensa konvergen, ketika di udara mempunyai jarak focus 12 cm. Lensa
tersebut dibuat dari gelas (n=1,5). Apabila lensa itu dicelupkan dalam zat cair,
ternyata jarak fokusnya menjadi 47 cm.
Nilai indeks bias zat cair itu
A. 1,11
B. 1,22
C. 1,33
D. 1,44
E. 1,55
Jawab : C
di udara f u 12cm : n 1,5 di zat cair f z 47cm : nz ... ?
n
1
1
1
1,5

nu
R1 R2
fu
1

47 0,5

1
12 1,5
n
1
1,5
1

1
1
fZ
nZ
R1 R2
nZ

nZ

1,5

1,5
0,5
1,5
1,5
3,92
1 0,5

1 1,128
1,128 n Z
1,33
n
n
3
,
92
n
1
,
128
Z
Z
Z

42. SPMB 2002 Regional II kode 321


Seberkas cahaya datang dari dalam air ( nair 4 3 ) ke permukaan (batas air dan
udara) dengan sudut datang 530 (sin 53 0 0,8 dan cos530 0,6) maka berkas
cahaya itu :
1. dibiaskan seluruhnya
2. sebagian dibiaskan sebagian dipantulkan
3. mengalami polarisasi linier pada sinar pantul
4. seluruhnya dipantulkan

Jawab : D (4 saja benar)

udara
i air

i 53 0 sin i sin 53 0,8


n
1
3
sin i k u
0,75(sudut kritis)
nk 4 / 3 4
i i k (seluruhnya dipantulkan)

43. SPMB 2002 Regional III kode 721


Dua lensa tipis yang positif satu sama lain bersinggungan. Jarak titik api lensa
pertama 10cm dan yang kedua 20cm. Jika sebuah benda ditelakkan pada jarak
20cm dimuka kedua lensa ini, maka bayangan yang terbentuk terletak pada
jarak
A. 10 cm dibelakang lensa
D. 20cm di muka lensa
B. 20 cm dibelakang lensa
E. tak terhingga
C. 10 cm di muka lensa
Jawab : A
www.mhharismansur.com

Optika

125

dua lensa positif bersinggungan


f1 10cm : f 2 20cm : S 20cm : S ' ... ?
1
1
1
1
1
3
20

fg
cm
fg
f1
f2
20 20 20
3
1
1
1
1
1
1
3
1
2

S ' 10cm
fg
S S' S'
fg
S 20 20 20
bayangan nyata dan terletak dibelakang lensa

44. SPMB 2003 Regional I kode 721


Hasil pembiasan dari cahaya monokromatis yang melalui prisma ditunjukkan
seperti pada gambar. Dengan data tersebut dapat dinyatakan bahwa :
1. sudut pembias prisma = 60 0
2. indeks bias bahan prisma = 2
0
0
90
90
minimum yang terjadi pada
45 0
45 0 3. Deviasi
sudut 30 0
4. sudut kritis bahan prisma terhadap
60 0 60 0
udara adalah 30 0
Jawab : A(1,2 dan 3 benar)
i1 r2 45 0 ( min 60 0 ) 2r1 r1 30 0
sin i1
sin 45 0
n p nu
1

sin r1
sin 30

2
1

2 sin ik

nu
1

np
2

2 ik 45 0

45. SPMB 2004 kode 150 Nomor 15


Suatu cahaya monokromatis di udara mempunyai frekuensi 8 x1014 Hz . Jika
cahaya dilewatkan pada suatu medium dengan indeks bias 1,5, maka :
1. cepat rambat cahaya dalam medium 2 x10 8 m/s
2. panjang gelombang cahaya dalam medium 2,5 x10 7 m
3. panjang gelombang diudara 3,75 x10 7 m
4. frekuensi cahaya dalam medium 5,33 x1014 Hz
Jawab : A(1,2 dan 3 benar)
n 1,5 : f 8 x1014 Hz : c 3 x10 8 m/s, maka :

u 3,75 x10 6
c
3 x10 8
6

3,75
x
10

2,5 x10 7 m
m
14
f
n
1,5
8 x10
8
v c 3 x10
vm u

2 x10 8 m f u f m 8 x1014 Hz
n
1,5
u

46. SPMB 2004 kode 250 nomor 4


Di atas suatu permukaan kaca terdapat lapisan air (1,33). Seberkas cahaya
menembus pada batas permukaan kaca-air tersebut ternyata mulai mengalami
www.mhharismansur.com

Optika

126

pemantulan internal total pada susut datang 53 0 . Indeks bias kaca yang
dipakai ( tan 37 0 3 4 )
A. 1,43
B. 1,55
C. 1,66
D. 1,8
E. 1,82
Jawab : C
na 4 / 3 : 53 : nk ... ?
sin

na

nk

na
4/3
4/3 5

1,667
sin sin 53 4 / 5 3

www.mhharismansur.com