Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PENDAHULUAN

HIDROSEFALUS

Disusun oleh :
Lauwana
13200064
Tingkat 3 Reguler 2

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKKNIK KESEHATAN TANJUNG KARANG
JURUSAN DIII KEPERAWATAN
2015

LAPORAN PENDAHULUAN
HIDROSEFALUS
1. PENGERTIAN
Hidrosefalus adalah kelebihan akumulasi cairan serebrospinal didalam ventrikrl
serebral, ruang arachnoid, atau ruang subdural (cindy smith, 1998)
2. ETIOLOGI
Secara umum ada dua penyebab hidrosefalus yaitu :

Obstruksi aliran

Gangguan absorpsi

3. JENIS
Hidrosefalus ad dua macam yaitu :
Hidrosefalus non komunikas (tife tidak berhubungan) Disebabkan karena terjadinya
obstruksi pada aliran cairan serebrospinal (CSS) penyebab antara lain :

Kelaian bawaan (kongenital)

Infeksi

Neoplasma

Perdarahan

4. PATOFISIOLOGI
Cairan serebrospinal (CSS) dibentuk didalam plexus khoroiideus yang berbentuk
jumbai jaringan vaskuler dalam ventrikel. Pembentukan CSS terjadi secara konstan
dan dalam keadaan normal berserkulasi bebas sepanjang lintasan dari ventrikel
keempat sejumlah kecil megalir kedalam ruang subarachnoid direabsorpsi oelh vili
arachnoid yang menonjol dari arachnoid meter kedalam sinus venosus pada berbagai
titik berkumpul membentuk pool dimana yg terbesar adlah sisterna magna, terletak
dibelakang medula dan diatas foramen magnum. Apabila terjadi gangguan absorpsi
maupun obstruksi pada aliran maka cairan berlebihan didalam vetrikel dan dapat
mendesak bagian lain.

CSS (diproduksi oleh pleksus khoroid)

Ventrikel

Infeksi, neoplalsma,
kelainan neoplasma,
perdarahan

Subarachnoid
Obstruksi aliran CSS

Gangguan absrpsi CSS

melalui Sistem

diruang subarachnoid

Vili Arachnoid
(Comunicting Hydosefalus)

ventrikel

(Non Comiunicating

Hidrosefalus)
Akumulasi CS diventrikel
Ventrikel dilatasi dan menekan organ

Resiko peningkatan TIK

yg terdapat didalm otak

Kepala membear

Resiko Gangguan
Integritas Kulit kepala

MRS
Cemas

AP/VP

Shunt
Resiko infeksi

5. Tanda dan Gejala Hidrochepalus


a. Pada neonatus

Tanda awal

Pertumbuhan kepala yg menonkol yg tidak normal

Fontanel anterior yg menonjol

Pembesran vena kepala

Sutura terpisah

Adanya tanda cracked pot sign pada perkusi

Tulang tengkorak tipis

Malas minum

Tanda selanjutnya

Pembesaran tulang frontal

Mata tertekan/cekung

Tanda sunset fenomena

Muntah, kesulitan menelan dan menghisap

Gangguan pola nafas

Peningkatakn tekanan darah

Mnadai lambat

Nyaring dan bernada tinggi dan menangis

Pupul membengkak dan respon cahaya yang tidak sama


b. Pada anak-anak

Tanda awal

Mata juling

Sakit kepala

Lekas marah

Lesu

Menangis bila digendong dan diam bila berbarrng

Mula dan muntah proyektil

Melihat kembar

Gelisah dan bingung

Ataksia

Perkembangan yg berlangsung lambat

Pupi oedema

Respon pupil trhadap cahaya lambat dan tidak sama

Biaanya diikuti perubahan tingkat kesadaran, spastik pada ekstrimitas bawah

Kesulitan dalam pemberian makanan dan menelan

Gangguan kardiopulmoner
Tanda selanjutnya

nyeri kepala diikuti dengan muntah-muntah

biasanya diikuti perubahan tingkat kesadaran spasik pada ekstrimitas bawah

kesulitan dalam pemberian makanan dan menelan

gangguan kardiopuloner

Tanda selanjutnya

nyeri kepala diiukuti dengan muntah-muntah

strabismus

peningkatan tekana darah

hearth rate dan lambat

gagguan respirasi

kejang

letahrgi

muntah

tanda-tanda ekstra piramidal

leka marah

lesu

apatis

kebingungan

seringkalai inkoheren

kebutaan

6. KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN


a. Penkajian

Anamnesa

Identitas

Umur : pa;ig sering terjadi pada usia dibawah duan tahun

Jenis kelamin : laki dan perempuan mempunyai kemungkinan yang sama

Suku /golongan : semua golongan beresiko

Riwayat kesehatan sekarang

Keluhan utama : kepala membesar beberapa hari sejak lahir atau setelah beberapa
bulan

Riwayat kesehatan masa lalu terutama adanya riwayat luka/trauma di kepala atau
infeksi diserebral

Riwayat kehamilan dan persalinan :

Kelahiran yg prematur

Neonatal meningitis

Perdarahan subarchnoid

Infeksi inta uterin

Perdarahan perinatal

Trauma/cedera persalinan , misalnya karena penggunaan alat seperti vakum atau


porsef

Riwayat tumbuh kembang infant :

Tumbuhu : berat badan : Umur (bulan) + 9

lingkar kepala rata-rata 47 cm

kembang : dapat berdiri dan berjalamn sendiri, menyebaut dua kata.


b. Pemeriksaan Fisik

Sistem pernafasan : biasanya nafas melengking

Sisitem integumen : terjadi pelebaran vena perifer pd daearah perifer

Bisa terjadi gangguan

Sisitem sensorik : pada mata terjadi sunset fenomena

Sisitem muskuluskletal : biasa terjadi kelemahan.


c. Pemeriksaan penunjang

CT scan
Mempertegas adanya dilatasi ventrikel dan membantu dalam mengeidentifikasi
kemugkinan penyebab (neoplasma, kista, malformasi kongenital, atau perdarahan
intra kranial)

Fungsi vnetrikel
Digunakan

untuk

mengukur

tekanan

intrakranial,

meghilangkan

cairan

serebrospinal untuk kultur

EEG
Digunakanuntuk mengetahui letak kelainan genetik atau metabolik

Transiluminasi
Untuk mengetahui apakah ada kelainan dalam kepala

MRI
Memberi informamsi mengenai struktur otak t anpa kena radiasi
d. Penatalaksnana medis

Pasang pirau untuk mengeluarkan kelebihan CSS dari ventriel lateral ke bagiana
ekstrakranial dimana kelebihan tersebut dapat direabsopsi

Kerongga peritoneum pada bayi dan anak-anak (VP shunt)

Katrium pad arenaja (AP Shunt)


e. Diagnosa Keperawatan yg muncul

Pre operasi
Resiko tinggi terjadi peningkatana telkanan intra kranial berhubungan dnegan
akumulasi caian berlebih pada ventrikel
Resiko

tinggi

perubahan

integrita

kulit

kepala

berhubungan

dengan

keidakmampuan bayio dalam menggerakkan kepala akibat peningkatan ukuran dan


berat kepala
Perubahan fungsi keluarga (cemsa) berhubungan dengan situasi krisis (anak dengan
ccat fisik).

Post Operasi
Resiko tinggi terjadi peningkatan tekanan intrakranial b erhubungan dengan
akumulasi cairan berlebih pada entrikel
Resiko tinggi terjadi infeksi berhubungan dengan adanya shunt
Perencanaan.
Pre operasi

Anda mungkin juga menyukai