Anda di halaman 1dari 28

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Dalam rangka pelaksanaan cita-cita bangsa dan mewujudkan tujuan negara
sebagaimana tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945, perlu dibangun Aparatur Sipil Negara yang
memiliki integritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dari
praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu menyelenggarakan
pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran sebagai unsur
perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UU Nomor 5 Tahun 2014
Tentang ASN: Pertimbangan).
Aparatur

Sipil

Negara yang selanjutnya disingkat ASN adalah profesi bagi

pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang
bekerja pada instansi pemerintah.
Dalam UU No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, pegawai ASN
berfungsi sebagai : 1) Pelaksana Kebijakan Publik, 2) Pelayan Publik, 3) Perekat
dan Pemersatu Bangsa.
Tugas ASN sebagai pelayan publik meliputi banyak hal, dalam berbagai ruang
lingkup kehidupan. Seperti pelayanan administrasi negara, bidang pendidikan,
sosial, kesehatan, dan lain sebagainya. Setiap ruang lingkup pelayanan tersebut
memiliki unit pelaksana terpadu, mulai dari unit terkecil hingga unit terbesar dalam
lingkup nasional.

PUSKESMAS ( Pusat Kesehatan Masyarakat ) adalah unit fungsional pelayanan


kesehatan terdepan sebagai unit pelaksana teknis dinas kesehatan kota atau
kabupaten yang melaksanakan upaya penyuluhan, pencegahan dan penanganan
kasus-kasus penyakit di wilayah kerjanya, secara terpadu dan terkoordinasi.
Dewasa ini, pelayanan publik yang dilakukan ASN di bidang kesehatan mendapat
sorotan publik, terutama tentang kualitas pelayanan yang kurang memuaskan.
Banyaknya masalah yang timbul diakibatkan kurangnya dan turunnya kesadaran
dan kepeduliaan ASN dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
Dokter sebagai ASN yang menjadi ujung tombak fungsi pelaksanaan di bidang
pelayanan

kesehatan

hendaknya

menjadi

aparat

yang

ANEKA

dalam

memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, bermutu, efektif & efisien dengan
senantiasa

menerapkan

nilai

nilai

ASN

dalam

melaksanakan

tugas

kewajibannya.
Berdasarkan pertimbangan di atas, peserta diklat prajabatan CPNS Tahun
2015 ditugaskan untuk merancang aktualisasi penerapan nilai dasar ANEKA
yang akan di laksanakan di tempat kerja yang dalam hal ini penyusun akan
melaksanakan di Puskesmas Poto Tano, Kecamatan Poto Tano, Kab. Sumbawa
Barat sebagai bentuk penerapan ilmu yang sudah didapat selama mengikuti diklat
prajabatan dalam kurun waktu 18 hari pembelajaran klasikal.

B.

TUJUAN & SASARAN

Tujuan penyusunan rancangan aktualisasi nilai dasar ANEKA ini adalah sebagai
dasar melakukan aktualisasi nilai nilai dasar ANEKA di tempat kerja.

Dengan adanya aktualisasi ini diharapkan PNS dapat terbentuk menjadi ASN
profesional sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, perekat dan
pemersatu bangsa.

C. KOMPETENSI
Kompetensi yang dibangun melalui kegiatan ini adalah kompetensi PNS sebagai
ASN yang profesional yang diindikasikan dengan kemampuan mengaktualisasikan
5 nilai dasar yaitu :
1. Selalu mengedepankan nilai dasar akuntabilitas dalam
2.
3.
4.
5.

tugas yang

diembannya.
Mempunyai semangat nasionalme dalam melaksanakan tugasnya.
Menjunjung tinggi etika yang baik dalam melayani masyarakat
Memiliki komitmen mutu untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Memiliki integritas yang tinggi untuk menjadi pribadi yang anti korupsi
berlandaskan Spiritual Accountability.

D. DASAR HUKUM
1. Undang Undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
2. Undang Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
3. Undang Undang nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran
4. Undang Undang nomor 24 tahun 2011 tentang badan Penyelenggara
Jaminan Sosial

5. Peraturan Pemerintah no 101 tahun 2000 tentang Pendidikan dan


Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil

6. Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara nomor 38 tahun 2014


tentang Pedoman Penyelenggaraan

Pendidikan & Pelatihan Calon

Pegawai Negeri Sipil Golongan III


7. Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara nomor 39 tahun 2014
tentang Pedoman Penyelenggaraan

Pendidikan & Pelatihan Calon

Pegawai Negeri Sipil Golongan I dan II


8. Peraturan Menteri Kesehatan RI nomor 75 tahun 2014 tentang Pusat
Kesehatan Masyarakat
9. Peraturan Bupati Kabupaten Sumbawa Barat nomor 9 tahun 2006 tentang
Pengobatan Gratis

BAB II
RANCANGAN AKTUALISASI NILAI DASAR PNS

A. NILAI NILAI DASAR ASN


1. Akuntabilitas
Akuntabilitas adalah kewajiban setiap individu , kelompok atau institusi untuk
memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya. Amanah seorang PNS
adalah menjamin terwujudnya nilai nilai publik. Akuntabilitas adalah kewajiban
atau pertanggung jawaban yang harus dicapai dan pencapaian tersebut
dilaporkan. PNS yang akuntabel adalah PNS yang mampu mengambil pilihan
yang tepat ketika terjadi konflik kepentingan, tidak terlibat dalam politik praktis,
melayani warga secara adil dan konsisten dalam menjalankan tugas dan
fungsinya
2. Nasionalisme
Nasionalisme adalah pondasi bagi ASN dalam

menjalankan fungsi dan

tugasnya dengan orientasi mementingkan kepentingan masyarakat, bangsa dan


negara.
3. Etika pubik
Etika publik merupakan refleksi atas standar/ norma yang menentukan
baik/buruk, benar/salah tindakan keputusan, perilaku untuk mengarahkan
kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik.
4. Komitmen Mutu
Komitmen

mutu

merupakan

pelaksanaan

pelayanan

publik

dengan

berorientasi pada kualitas hasil. Adapun nilai-nilai komitmen mutu antara lain
mengedepankan komitmen terhadap kepuasan dan memberikan layanan yang
optimal, bermutu, efektif & efisien.
5. Anti korupsi

Anti Korupsi adalah tindakan atau gerakan yang dilakukan untuk memberantas
segala tingkah laku atau tindakan yang melawan norma-norma dengan tujuan
memperoleh keuntungan pribadi, merugikan negara atau masyarakat baik secara
langsung maupun tidak langsung.
Tindak pidana korupsi terdiri dari kerugian keuangan negara, suap menyuap,
pemerasan,

perbuatan

curang,

penggelapan

dalam

jabatan,

benturan

kepentingan dalam pengadaan dan gratifikasi.


B. KETERKAITAN NILAI DASAR DENGAN KEGIATAN

No.

Kegiatan /
Subkegiatan/
Tahapan
Melakukan
pertemuan dengan
pimpinan
Puskesmas dan
petugas UGD untuk
membuat
kesepakatan guna
meningkatkan mutu
pelayanan UGD
tingkat Puskesmas

Nilai Dasar

Uraian Pelaksanaan Kegiatan

akuntabilitas

Saya akan menjalankan


kesepakatan hasil pertemuan
dengan disiplin, penuh
tanggung jawab dan konsisten.

etika publik

Dalam bekerjasama dengan


pimpinan dan staff UGD saya
akan selalu mengedepankan
sikap sopan santun, jujur & adil

nasionalisme Saya akan membangun


kerjasama yang baik dengan
semangat gotong royong dengan
pimpinan & staff UGD, saling
menghormati & menghargai,
tidak men -diskriminasi.

komitmen
mutu

Menyediakan media
informasi bagan /
alur SOP ( Standar
Operasional
Prosedur ) gawat
darurat dalam
bentuk poster

Untuk meningkatkan mutu


pelayanan unit gawat darurat
saya akan menerapkan budaya
5S sehingga menghasilkan
pelayanan yang berkualitas,
cepat, tepat & memuaskan
masyarakat

akuntabilitas

Sebagai bentuk tanggung jawab


saya , saya akan menyediakan
media informasi bagan alur
penanganan gawat darurat
sesuai SOP yang berlaku dalam
bentuk poster yang mudah
dipahami & dilaksanakan

komitmen
mutu

Dengan mengandalkan keilmuan


yang saya miliki saya akan
menyediakan media informasi
bagan alur penanganan kasus kasus gawat darurat yang mudah
dipahami sehingga dapat
diaplikasikan dengan optimal
oleh semua staff UGD sehingga
pasien dapat ditangani secara
cepat, tepat & sesuai SOP.Saya
juga akan selalu berusaha
meningkatkan keilmuan saya ,
sehingga media informasi SOP
yang disediakan berdasarkan
keilmuan yang terbaru

anti korupsi

Dalam menyediakan media


informasi bagan / alur Standar
Operasional Prosedur UGD saya
akan menggunakan dana yang
disediakan secara jujur &
transparan, tidak mengambil
keuntungan pribadi
7

Mempersiapkan
ruangan UGD,
peralatan medis,
obat - obatan gawat
darurat &
kelengkapan berkas
UGD

Mensosialisasikan
& menerapkan
penggunaan Alat
Pelindung Diri &
cara pengelolaan
limbah medis

akuntabilitas

Saya bertanggung jawab


memberi arahan kepada petugas
UGD dalam mempersiapkan
ruangan yang bersih, nyaman,
dapat melindungi rahasia pasien
ketika dilayani, cara memelihara
fasilitas puskesmas yang
disediakan dengan benar, dan
menggunakan secara
bertanggung jawab, sesuai
prosedur dan efisien

komitmen
mutu

Berkoordinasi dengan petugas


UGD untuk memantau
ketersediaan , kebersihan &
kesterilan peralatan , bahanbahan medis dan obat obatan
yang diperlukan sehingga
pelayanan dapat diberikan
dengan cepat, tepat dan sesuai
SOP.

etika publik

Bersama petugas UGD saya


akan mempersiapkan ruangan
UGD yang dapat melindungi
privasi pasien

akuntabilitas

Saya bertanggung jawab


memberikan contoh dalam
penggunaan APD & penerapan
Tata cara pengelolaan limbah
medis secara benar &
konsisten.

komitmen
mutu

Memberikan
pelayanan gawat
darurat dengan
sistem Triase
( memilah pasien
berdasarkan
kegawat daruratan
penyakit yang
diderita )

akuntabilitas

Penggunaan alat perlindungan


diri yang tepat & penerapan cara
pengelolaan limbah medis yang
benar akan melindungi pasien
dan tenaga medis dari resiko
penularan penyakit

Keselamatan nyawa pasien


adalah prioritas & tanggung
jawab utama saya dalam
memberikan pelayanan gawat
darurat

nasionalisme Saya akan selalu berusaha


menerapkan nilai nilai
Pancasila sebagai pandangan
saya dalam memberikan
pelayanan kesehatan antara lain
dengan memberikan perlakuan
yang sama dan memberikan
pelayanan kesehatan yang
terbaik kepada semua pasien
tanpa diskriminatif, tanpa
memandang status bpjs atau
umum, suku, agama dan status
sosial masyarakat.

etika publik

Dalam memberikan pelayanan


saya akan selalu menerapkan
senyum, salam, sapa, kepada
pasien & keluarga sopan,
mematuhi kode etik profesi
serta selalu menjaga rahasia
pasien.

komitmen
mutu

Saya akan selalu memberikan


pelayanan sesuai SOP secara
cepat, tepat dan cermat
dengan keselamatan nyawa
9

pasien sebagai prioritas

Memberikan
informasi tentang
tindakan gawat
darurat yang
dilakukan dengan
jelas , mudah
dipahami pasien &
meminta
persetujuan
tindakan

anti korupsi

Dalam memberikan pelayanan


saya akan menghindari
penyalahgunaan pengaruh
pribadi demi mencapai
keuntungan bisnis pribadi &
memberlakukan tarif pelayanan
sesuai dengan peraturan yang
berlaku.
Tidak akan menerima segala
macam bentuk gratifikasi dari
pasien / keluarga

akuntabilitas

Memberikan informasi yang jelas,


dapat dipahami dengan baik oleh
pasien dan keluarganya sebelum
meminta persetujuan tindakan
merupakan sebuah prosedur
yang wajib dilakukan oleh dokter
& paramedic

nasionalisme Memperlakukan semua pasien


sama dalam pemberian informasi
dengan membiasakan
penggunaan bahasa Indonesia
yang baik & benar dan
menghargai bahasa lokal yang
digunakan pasien sehingga
persetujuan tindakan yang dibuat
pasien benar benar merupakan
hasil keputusan pasien /
keluarga tanpa paksaan dari
pihak luar

etika publik

Saya akan memperlakukan


pasien dan keluarga pasien
dengan sabar, sopan, ramah,
dan penuh empati dalam
memberikan penjelasan dengan
10

tetap menjaga rahasia pasien

Membuat catatan
Rekam Medis secara
lengkap dan
sistematis

komitmen
mutu

Menciptakan hubungan saling


percaya antar pasien dokter

akuntabilitas

Saya akan selalu membuat


Rekam Medis yang lengkap &
sistematis sebagai tanggung
jawab saya

etika publik

Rekam Medis bersifat rahasia


saya akan berhati hati dalam
menjaga rahasia pasien
saya akan selalu teliti , hati
hati & sistematis dalam
membuat rekam medis

komitmen
mutu

Mempersiapan
rujukan pasien ke
RS dengan benar &
lengkap

akuntabilitas

Saya bertanggung jawab


mempersiapkan pasien rujukan
dengan baik sesuai SOP

nasionalisme Tidak membedakan perlakuan


terhadap pasien yang akan
dirujuk melihat status umum atau
bpjs, sosial & ekonominya

etika publik

Memberikan informasi yang


jelas secara sopan kepada
pasien & keluarga tentang
tindakan rujukan

anti korupsi

Tidak memberlakukan tarif


pelayanan rujukan yang
bertentangan dengan peraturan
yang berlaku. Tidak
menggunakan pengaruh pribadi
11

untuk kepentingan bisnis pribadi

Mengadakan studi
kasus dalam rangka
memperbarui &
meningkatkan ilmu
& kemampuan
perawat UGD

akuntabilitas

Saya akan mengadakan studi


kasus dalam rangka meningkat
keilmuan dan kemampuan
perawat UGD sebagai bentuk
tanggung jawab saya terhadap
pasien, perawat UGD, pimpinan
& diri saya sendiri
nasionalisme Dalam melakukan studi kasus
saya akan selalu menghargai
pendapat dari semua orang
tanpa membedakan siapa yang
memberikan pendapat selama
pendapat tersebut berasal dari
sumber yang dapat
dipertanggung jawabkan

etika publik

komitmen
mutu

anti korupsi

Membudayakan sikap jujur,


sopan dan saling menghargai

Saya bekerja sama dengan


perawat UGD akan selalu
berusaha meningkatkan keilmuan
agar dapat melayani pasien
dengan cepat, tepat & sesuai
SOP
Saya tidak akan menggunakan
pengaruh pribadi untuk
keuntungan pribadi.

C. TEKNIK AKTUALISASI NILAI DASAR


12

No

Nilai Dasar

Teknik
Aktualisasi

Uraian Teknik Aktualisasi Nilai


Dasar dan Manfaat Bagi Pihak
Lain serta Perwujudan Misi
Organisasi

13

Melakukan
pertemuan dengan
pimpinan
Puskesmas dan
petugas UGD untuk
membuat
kesepakatan guna
meningkatkan mutu
pelayanan UGD
tingkat Puskesmas

Akuntabilitas
dengan teknik
tanggung
jawab &
konsisten

Saya akan membuat pertemuan


dengan pimpinan & petugas UGD
untuk membahas upaya
peningkatan mutu pelayanan
Manfaat : Dengan adanya
kesepakatan bersama untuk
meningkatkan mutu pelayanan
UGD, semua pihak akan ikut
bertanggung jawab & ambil
bagian demi meningkatnya mutu
pelayanan . saya akan berusaha
konsisten & disiplin dalam
melaksanakan tugas akan
menjadi contoh yang baik
lingkungan kerja
Dampak : Tanpa rasa tanggung
jawab dari semua pihak
komitmen bersama yang sudah
dibuat untuk peningkatan mutu
pelayanan tidak akan terlaksana
dengan baik

Etika publik
dengan teknik
sopan santun
& saling
menghargai

Sebagai seorang dokter dituntut


untuk berkomunikasi dengan
siapa saja termasuk atasan dan
rekan kerja dengan cara sopan
sesuai etika
Manfaat : Terciptanya hubungan
& kerjasama yang baik antar
pimpinan, dokter & petugas UGD
Dampak : Jika saya tidak
menerapkan etika publik dalam
berhubungan dengan atasan dan
rekan kerja maka apa yang
menjadi komitmen bersama untuk
meningkatkan mutu pelayanan
tidak dapat dicapai karena tidak
adanya kerjasama tim yang solid

14

Menyediakan media
informasi bagan /
alur SOP gawat
darurat dalam
bentuk poster

Nasionalisme
dengan teknik
kerjasama

Dalam membuat kesepakan &


menjalankan hasil kesepakatan
saya akan selalu mengamalkan
nilai nilai Pancasila diantaranya
saling menghargai, tidak ada
diskriminasi, jujur, adil ,
musyawarah untuk mufakat
Manfaat : ketika semua tim ugd
telah melakukan sikap saling
menghargai, tidak diskriminatif,
jujur, & adil maka akan tercipta
kerjasama yang baik.
Dampak : Ketika saya bersikap
tidak menghargai, diskriminatif,
tidak jujur, dan tidak adil, maka
dapat terjadi perselisihan dalam
tim ugd.

Komitmen
mutu dengan
teknik inovasi
dan
meningkatkan
kualitas
pelayanan

Saya akan memperkenalkan


budaya 5S ( Seiri , Seiton, Seiso ,
Seiketsu , shitsuke) dalam
pelayanan gawat darurat kepada
pimpinan & petugas UGD
Manfaat : Dengan menerapkan
budaya 5S diharapkan dapat
membantu petugas dalam
memberikan pelayanan yang
cepat, tepat & memuaskan
masyarakat.
Dampak : Jika budaya 5S tidak
diterapkan, pelayanan ugd akan
amburadul & mendapat komplain
dari masyarakat

Akuntabilitas
dengan teknik
kejelasan

Sebagai bentuk tanggung jawab


saya , saya akan menyediakan
media informasi bagan alur
penanganan gawat darurat
sesuai SOP yang berlaku dalam
bentuk poster yang mudah
dipahami & dilaksanakan
Manfaat : Dengan adanya
bagan / alur SOP gawat darurat
15

yang jelas dan mudah


dipahami ,saya & tim dapat
melayani pasien sesuai SOP
dengan mudah & dapat
dipertanggungjawabkan.
Dampak : Jika bagan SOP gawat
darurat tidak tersedia, bisa
menyebabkan petugas UGD sulit
mempertanggung jawabkan
tindakan yang di lakukan sesuai
prosedur atau tidak
Komitmen
Saya akan menyediakan media
mutu dengan
informasi bagan / alur SOP gawat
teknik efektif & darurat yang mudah dipahami &
efisien
mudah diterapkan.
Manfaat : Adanya bagan alur
SOP yang aplikatif, petugas UGD
akan terarah dalam
mengaplikasikannya dalam
menangani pasien gawat darurat.
Dampak :Jika media informasi
alur / bagan SOP tidak ada / sulit
dipahami, maka akan sulit
diterapkan dalam menangani
pasien sehingga pasien
mendapat pelayanan yang tidak
efisien & optimal

Anti korupsi
dengan teknik
kejujuran &
transparansi

Dalam menyediakan media


informasi bagan / alur Standar
Operasional Prosedur UGD saya
akan menggunakan alokasi dana
yang disiapkan secara jujur &
transparan.
Manfaat : Adanya transparansi
dalam penggunaan anggaran
akan meningkatkan kepercayaan
Dampak : Jika dalam
menyediakan media informasi
ada praktek kecurangan akan
menimbulkan ketidakpercayaan &
akan menurunkan kredibilitas
16

Mempersiapkan
ruangan UGD,
peralatan medis,
obat - obatan gawat
darurat &
kelengkapan berkas
UGD

Akuntabilitas
dengan teknik
kepemimpina
n

Saya bertanggung jawab


memberi arahan kepada petugas
UGD dalam mempersiapkan
ruangan yang bersih, nyaman,
dapat melindungi rahasia pasien
ketika dilayani, cara memelihara
fasilitas puskesmas yang
disediakan dengan benar, dan
menggunakan secara
bertanggung jawab, sesuai
prosedur dan efisien
Manfaat : Dengan mengkoordinir
tim UGD dalam mempersiapkan
sarana & prasarana UGD,
ketersediaan alat ,obat, berkas
dapat dipantau.
Dampak : Ketika tidak ada yang
bertanggung jawab
mengkoordinir persiapan saran &
prasarana, maka pelayanan akan
terganggu.

Komitmen
mutu dengan
teknik efektif &
efisien

Berkoordinasi dengan petugas


UGD untuk memantau
ketersediaan , kebersihan &
kesterilan peralatan , bahanbahan medis dan obat obatan
yang diperlukan sehingga
pelayanan dapat diberikan
dengan cepat, tepat dan sesuai
SOP.
Manfaat : Ketika peralatan dan
obat - obatan gawat darurat
tersedia, tertata dengan rapi akan
memudahkan petugas dalam
memberikan pelayanan. Ruangan
yang bersih ,nyaman & menjaga
privasi pasien akan
17

meningkatkan kepuasan pasien


terhadap pelayanan yang
diberikan.
Dampak : Jika peralatan & obat obatan tidak tersedia, akan
menyebabkan pelayanan yang
lambat & tidak optimal

Etika Publik
dengan teknik
kesopanan

Mensosialisasikan
& menerapkan
penggunaan Alat
Pelindung Diri &
cara pengelolaan
limbah medis

Bersama petugas UGD saya


akan mempersiapkan ruangan
UGD yang melindungi rahasia
pasien sesuai dengan norma
kesopanan
Manfaat : pasien tidak akan
merasa malu, ketika harus
menjalani prosedur yang dapat
membuka rahasia pasien
Dampak : ruangan yang tidak
melindungi rahasia pasien tidak
sesuai dengan norma kesopanan

Akuntabilitas
dengan teknik
kepemimpina
n

Saya bertanggung jawab


memberikan contoh dalam
penggunaan APD & penerapan
Tata cara pengelolaan limbah
medis secara benar & konsisten.
Manfaat : Membudayakan
penggunaan APD bagi tim UGD
Dampak :Jika saya tidak
mensosialisasikan & menerapkan
penggunaan APD & cara
pengelolaan limbah medis yang
benar dapat meningkatkan
penularan penyakit yang
membahayakan banyak pihak

Komitmen
mutu dengan
teknik efektif &
efisien

Penggunaan alat perlindungan


diri yang tepat & penerapan cara
pengelolaan limbah medis yang
benar akan melindungi pasien
dan tenaga medis dari resiko
penularan penyakit
Manfaat : Dengan membiasakan
menggunakan APD dapat
18

mencegah penularan penyakit,


sehingga bisa menekan biaya
pengobatan
Dampak : Tidak menggunakan
APD & cara pengelolaan limbah
medis yang tidak tepat dapat
menularkan penyakit dari pasien
terhadap petugas dan sebaliknya
yang akan menyebabkan
pemborosan waktu dan dana
untuk pengobatan
5

Memberikan
pelayanan gawat
darurat dengan
sistem Triage
( memilah pasien
berdasarkan
kegawat daruratan
penyakit yang
diderita )

Akuntabilitas
dengan teknik
prioritas

Sistem Triage adalah proses


khusus memilah dan memilih
pasien berdasarkan beratnya
penyakit untuk menentukan
prioritas perawatan gawat medik
serta prioritas transportasi yaitu
memilih berdasarkan prioritas
dan penyebab ancaman hidup.
Manfaat : Pasien yang menderita
penyakit yang mengancam
nyawa dapat ditolong terlebih
dahulu tanpa perlu antri.
Dampak : Jika tidak
menggunakan sistem triase akan
timbul komplain & pasien bisa
tidak terselamatkan

Nasionalisme
dengan teknik
kemanusiaan

Saya akan selalu memberikan


perlakuan yang sama dan
memberikan pelayanan
kesehatan yang terbaik kepada
semua pasien tanpa diskriminatif,
tanpa memandang status bpjs
atau umum, suku, agama dan
status sosial masyarakat.
Manfaat : Dengan nasionalisme
akan menumbuhkan empati, rasa
kemanusiaan & keadilan.
Dampak : Jika tidak ada
nasionalisme petugas akan
19

cenderung melayani orang


terdekat & diskriminasi

etika publik
dengan teknik
komunikasi
efektif

Penyampaian informasi atau


pemberian penjelasan yang
diperlukan menghasilkan
pemahaman pasien terhadap
keadaan kesehatannya, peluang
dan kendalanya, sehingga dapat
bersama-sama dokter mencari
alternatif untuk mengatasi
permasalahannya.
Manfaat : Dengan komunikasi
yang efektif dan mengikuti norma
kesopanan dapat menciptakan
hubungan saling percaya antara
pasien & dokter.
Dampak : Jika etika profesi tidak
diterapkan dalam hubungan
dokter - pasien dapat
menyebabkan hilangnya
kepercayaan pasien terhadap
dokter.

komitmen
Saya akan selalu memberikan
mutu dengan
pelayanan sesuai SOP secara
teknik efektif &
cepat, tepat dan cermat dengan
efisien
keselamatan nyawa pasien
sebagai prioritas.
Manfaat :Pasien mendapatkan
pelayanan yang cepat, tepat, &
20

memuaskan.
Dampak : Akan terjadi komplain
ketika pasien yang menderita
penyakit yang gawat darurat tidak
mendapatkan pelayanan yang
cepat, tepat & tidak sesuai SOP

Memberikan
informasi tentang
tindakan gawat
darurat yang
dilakukan dengan
jelas , mudah
dipahami pasien &
meminta
persetujuan
tindakan

anti korupsi
dengan teknik
kejujuran

Dalam memberikan pelayanan


saya akan menghindari
penyalahgunaan pengaruh
pribadi demi mencapai
keuntungan bisnis pribadi &
memberlakukan tarif pelayanan
sesuai dengan peraturan yang
berlaku.
Manfaat : Meningkatkan
kredibilitas ASN sebagai pelayan
masyarakat
Dampak : Ketidak jujuran,
kecurangan, menggunakan
pengaruh pribadi untuk
kepentingan diri sendiri akan
menimbulkan ketidakpercayaan
masyarakat terhadap aparat .

Akuntabilitas
dengan teknik
kejelasan

Saya akan berusaha


menyampaikan informasi dengan
jelas kepada pasien & keluarga
Manfaat : membina hubungan
rasa saling percaya antara dokter
dengan pasien
Dampak : akan terjadi tuntutan
yang tidak di inginkan dari
keluarga pasien / pasien
terhadap tindakan yang telah
dilakukan oleh dokter jika
keluarga/ pasien tidak mengerti
dengan jelas maksud dan tujuan
tindakan yang di berikan

21

Nasionalisme
dengan teknik
saling
menghargai

Membiasakan penggunaan
bahasa Indonesia yang baik &
benar dalam berinteraksi dengan
pasien, keluarga pasien serta
petugas UGD.
Manfaat : Saling menghargai
hak & kewajiban dokter & pasien
Dampak : Seringnya terjadi
kesalah pahaman antara
dokter,petugas,keluarga pasien
dan pasien

etika publik
dengan
komunikasi
efektif

Saya akan memperlakukan


pasien dan keluarga pasien
dengan sopan, ramah, dan
penuh empati
Bersikap ramah dan santun
dalam memberikan penjelasan
yang mudah di pahami oleh
pasien dan keluarga.
Manfaat : mempermudah dokter
dan petugas dalam melakukan
tindakan serta untuk menghindari
tuntutan dari pasien maupun
keluarga pasien di kemudian hari.
Memberikan edukasi kepada
pasien maupun keluarga pasien
mengenai kondisi pasien,
tindakan yang perlu dilakukan
beserta risikonya, dan prognosis
pasien
Dampak : banyaknya tuntutan
hokum keluarga pasien maupun
pasien kepada dokter atas
tindakan yang telah dilakukan

komitmen
mutu dengan
teknik efektif

Melakukan komunikasi efektif


antara Dokter dan Pasien
Manfaat : pasien dapat mengerti
dengan jelas maksud dan tujuan
dokter
dalam
memberikan
tindakan medis terhadap dirinya
22

Dampak
pahaman
pasien

Membuat catatan
Rekam Medis
secara lengkap dan
sistematis

:
terjadi
kesalah
antara dokter dan

Akuntabilitas
dengan teknik
lengkap &
sistematis

Saya akan bertanggung jawab


dalam membuat Rekam Medis
yang lengkap & sistematis
Manfaat : Akan memudahkan
dokter dalam mencari data
riwayat pasien jika kemudian hari
diperlukan
Dampak : Tidak lengkapnya data
pasien akan mempengaruhi
pelayanan dikemudian hari

etika publik
dengan teknik
menjaga
rahasia

Rekam Medis merupakan hak


pasien dan bersifat rahasia. Dan
saya harus memegang teguh
rahasia pasien sesuai dengan
kode etik profesi saya
Manfaat : Meningkatkan
kepercayaan pasien terhadap
dokter
Dampak : Pasien akan merasa
tidak nyaman karena data riwayat
penyakitnya dapat diketahui
orang lain

komitmen
mutu dengan
teknik efektif &
efisien

saya harus teliti , sistematis &


detail dalam membuat rekam
medis
manfaat : adanya data dan
pencatatan riwayat penyakit
pasien secara lengkap dan
sistematis
dampak : terjadi
ketidaksinambungan pencatatan
riwayat penyakit pasien yang
berdampak pada pengobatan
pasien untuk selanjutnya

23

Mempersiapan
rujukan pasien ke
RS dengan benar &
lengkap

Akuntabilitas
dengan teknik
integritas

Saya bertanggung jawab


mempersiapkan pasien rujukan
dengan baik sesuai SOP
Manfaat : Berusaha se optimal
mungkin mempersiapkan rujukan
pasien sehingga selama
perjalanan penyakitnya tidak
bertambah berat
Dampak : Dapat terjadi
kesalahpahaman antara petugas
RS & Puskesmas

Nasionalisme
dengan teknik
tidak
membeda bedakan

Tidak membedakan perlakuan


terhadap pasien yang akan
dirujuk melihat status umum atau
bpjs, sosial & ekonominya.
Manfaat : Semua pasien yang
memerluan rujukan mendapatkan
perlakuan yang adil sesuai
prioritas
Dampak : diskriminasi dapat
memperlambat pasien
mendapatkan pelayanan yang
menjadi haknya

etika publik
dengan
komunikasi

Sebelum merujuk pasien , dokter


harus memberikan informasi
yang jelas terhadap pasien,
keluarga pasien & RS rujukan
Manfaat : menghindari
kesalahpahaman antara dokter,
pasien & RS
Dampak : persiapan rujukan
yang tidak lengkap dapat
membahayakan pasien

anti korupsi
dengan teknik
transparansi

Menerapkan tarif pelayanan


rujukan sesui peraturan yang
berlaku
Manfaat : meningkatkan
24

kepercayaan pasien dan


masyarakat terhadap
Puskesmas
Dampak : pasien / keluarga
akan terbebani biaya yang tidak
seharusnya dikeluarkan.

Mengadakan studi
kasus dalam rangka
memperbarui &
meningkatkan ilmu
& kemampuan
perawat UGD

Akuntabilitas
dengan teknik
pembelajaran

Nasionalisme
dengan teknik
saling
menghargai

Saya akan mengadakan studi


kasus dalam rangka meningkat
keilmuan dan kemampuan
petugas UGD sebagai bentuk
tanggung jawab saya terhadap
pasien, tim UGD, pimpinan & diri
saya sendiri
Manfaat : Dalam memberikan
pelayanan kepada pasien selalu
berdasarkan SOP yang terbaru
sehingga mutu pelayanan &
kepuasan pasien meningkat
Dampak : Menggunakan SOP
yang sudah tidak berlaku dapat
membahayakan pasien &
petugas
Dalam melakukan studi kasus
saya akan selalu menghargai
pendapat dari semua tim tanpa
membedakan siapa yang
memberikan pendapat selama
pendapat tersebut berasal dari
sumber yang dapat
dipertanggung jawabkan.
Manfaat : Semua orang berhak
mendapatkan kesempatan yang
sama dalam meningkatkan ilmu &
kemampuan
Dampak : sikap tidak
menghargai pendapat orang lain
dapat merusak kerjasama tim

25

etika publik
dengan teknik
sopan santun

Membudayakan sikap jujur,


sopan dan saling menghargai
pendapat orang lain
Manfaat : Timbul semangat
untuk terus meningkatkan
keilmuan & kemampuan
Dampak : Jika dalam tim ada
yang merasa lebih pintar,
memandang rendah orang lain
sehingga tidak mau
meningkatkan keilmuannya,
maka tidak akan terjadi kersama
yang baik dalam melayani pasien

komitmen
mutu dengan
teknik
meningkatkan
keilmuan

Saya bekerja sama dengan tim


UGD berkomitmen untuk selalu
meningkatkan keilmuan agar
dapat melayani pasien dengan
cepat, tepat & sesuai SOP
Manfaat : keilmuan &
kemampuan semakin meningkat,
pelayanan terhadap pasien
semakin bermutu, sehingga
masyarakat puas
Dampak : petugas yang tidak
kompeten dapat merugikan
pasien

26

BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN
Rancangan aktualisasi yang berisi rancangan kegiatan yang akan
dilakukan di unit kerja dapat digunakan

oleh peserta diklat dalam

mengaktualisasikan nilai-nilai dasar akuntabilitas, nasionalisme, etika


publik, komitmen mutu, dan anti korupsi (ANEKA).
Rancangan aktualisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja
peserta diklat dalam menjalankan tugas dan fungsi di instansi tempat
bekerja.

B. SARAN
Untuk mendukung tatalaksana rancangan aktualisasi di Puskesmas Poto
Tano perlu diperhatikan beberapa hal antara lain :
1. Meningkatkan kerjasama, koordinasi dengan pimpinan dan pegawai
terkait dalam pelaksanaan kegiatan aktualisasi
2. Unit puskesmas melakukan pengarahan, pembinaan, dan koreksi
terhadap kegiatan aktualisasi
3. Unit puskesmas memberikan kewenangan berupa Surat Perintah Tugas
( SPT ) untuk kegiatan aktualisasi
4. Peserta diklat membuat perencanaan rekomendasi pengadaan alat dan
bahan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan aktualisasi

27

5. Kegiatan aktualisasi dilakukan sesuai dengan rancangan rekomendasi


dari

coach

dan

dukungan

serta

bimbingan

dari

mentor.

28