Anda di halaman 1dari 6

Pankreatitis

adalah peradangan pada pankreas

pankreatitis akut
definisi
adalah suatu proses peradangan akut dengan keterlibatan beragam jaringan peripankreas atau
sistem-sistem organ yang jauh
fisiologi
memiliki enzim yang mencernakan protein (proteolitik) disekresi sebagai bentuk prekursor
inaktif (zimogen) yang harus diaktifkan oleh tripsin
etiologi
1. penyakit traktus billiaris
- contoh : batu di ampula vateri
2. toksin
- contoh : alkohol
3. obat-obatan
- contoh : eritromisin, salisilat
4. infeksi
- contoh : bakteri (mikoplasma, pseudomonas aeruginosa, mycobacterium tuberkulosa)
5. trauma
- trauma tajam, trauma tumpul dan iatrogenik
6. hipertrigliserida

- lebih dari 1000mg/dl

klasifikasi
berdasarkan beratnya proses peradangan dan luasnya nekrosis parenkim
1. tipe interstitial
- terdapat nekrosis lemak di tepi pankreas dan edema interstitial biasanya ringan dan self
limited
2. tipe nekrosis
- lebih berat disertai gagal organ yang lebih lama, risiko infeksi dan mortalitas lebih tinggi
3. tipe antara
- secara klinis tidak terlalu berat, nekrosis hanya sebagian dan sebagian besat pankreas edema
dan membengkak
patogenesis
Fase Inisial
Aktivasi enzim digestif intrapankreatik yang mengaktivasi zimogen, sehingga
menyebabkan trauma sel asinar.
Fase Sekunder
Aktivasi, kemoatraksi, dan sekuestrasi neutrofil di pankreas menyebabkan reaksi
inflamasi intrapankreatis. Sekuestrasi neutrofil juga bisa mengaktifkan tripsinogen.
Fase Terakhir
Akibat efek aktivasi enzim proteolitik dan sitokin yang dikeluarkan pankreas yang
inflamasi.Enzim proteolitik teraktivasi, terutama tripsin, mencerna jaringan pankreatik dan
peripankreatik, serta mengaktivasi proenzim proteolitik lain.Enzim teraktivasi mencerna
membran sel dan menyebabkan proteolisis, edema, perdarahan interstitial, kerusakan
vaskular, nekrosis koagulasi, nekrosis lemak, dan nekrosis sel parenkim.kerusakan dan
kematian sel menyebabkan pelepasan peptida bradikinin, substansi vasoaktif, dan histamin,

yang bisa menyebabkan vasodilatasi, peningkatan permeabilitas vaskular, dan edema.Efek


tersebut bisa ditemukan pada banyak organ lain, terutama paru. Bisa juga sampai
menyebabkan SIRS (systemic inflammatory response syndrome)

dan ARDS (acute

respiratory distress syndrome).


gambaran klinis
1. nyeri
- sifat : timbulnya mendadak dan terus menerus, nyeri seperti tertusuk-tusuk dan terbakar
- lokasi : mula-mula diepigastrium,
- menjalar : kebelakang (ke punggung)
- berkurang saat : menekukkan lutut ke dada dan berbaring
- memberat saat : makan
- tidak menghilang saat diberikan analgetik
2. mual dan muntah
3. distensi abdomen
4. ikterus

pemeriksaan fisik
-peningkatan suhu
-peningkatan nadi dan RR
-kulit menjadi dingin dan lembab
-distensi abdomen
-nyeri tekan abdomen
-bising usus melemah
-ekimosis (tanda grey tunner dan tanda culen)

-nodul eritema kilit


-disorientasi
pemeriksaan laboratorium
1. px. darah rutin
- peningkatan leukosit, bilirubin
- anemia
- hiperglikemi
- SGOT dan SGPT meningkat ringan
2. lipase serum
- peningkatan lipase serum lebih lambat daripada amilase
3. amilase serum
- kadar ini meningkat selama 24-48 jam dan kembali normal setelah 3-6 hari dari saat
serangan sakit
4. kalsium serum
- timbulnya hipokalsemia pada hari kedua
5. magnesium serum
- hipomagnesium

pemeriksaan radiologi
1. USG
- pembengkakakn pankreas setempat/difus dengan ekoparenkim yang berkuran, pseudokista
didalam atau diluar pankreas
- menilai saluran empedu

- bila ada batu didalam kandung emedu dan duktus koledokus melebar

2. ct scan
- mendeteksi adanya penyulit seperti nekrosis, pengumpulan cairan didalam/diluar pankreas

diagnosa banding
kolik batu empedu
kolesistitis akut
kolangitis
gastritis akut
tukak peptik
kolik ginjal

patologi
1. pankreatitis akut interstitial
- makroskopik : pankreas membengkak secara difus dan tampak pucat, tidak didapatkan
nekrosis
- mikroskopik : daerah interstitial melebar karena ada edema ekstraselular dan sebaran sel-sel
leukosit, sel pankreas dapat terisi dengan bahan purulen
2. pankreatitis akut nekrosis hemoragik
- makroskopik : nekrosis jaringan pankreas, perdarahan dan inflamasi. nekrosis lemak pada
jaringan di tepi pankreas

- mikroskopiks : nekrosis lemak dan jaringan pankreas, kantong-kantong infiltrat yang


meradang dan berdarah tersebar pada jaringan rusak dan jaringan mati
85-90%: self-limited dan reda secara spontan.
Terapi konservatif:
Analgesik untuk nyeri
Cairan dan koloid IV untuk menstabilkan volume intravaskular
Puasa
Suction nasogastrik dan antikolinergik tidak memberi manfaat jelas.
Terapi bedah: laparatomi dan nekrosektomi, jika terbukti adanya nekrosis.