Anda di halaman 1dari 6

TEKNIK PEWARNAAN GRAM

Anisa Ayu Widiaswara


M0414010

ABSTRACT
Coloring method is a method used in Microbiology to collored the microbes in order to see the
shape or structure of the cell. In coloring method performed several stages of sterilization, fixation, and
coloring. This coloring method used in some kinds of dyes include crystal violet, iodine, alcohol 96% and
safranine. Acquired gram-negative and gram-positive bacteria. Which is gram-negative bacteria bacilli
shaped with pink color, and gram-positive bacteria bacilli shaped with purple color. Gram-positive
bacteria are bacteria that can maintain the color purple while gram-negative bacteria is not.

Keywords : Coloring method, Gram-negative bacteria, Gram-positive bacteria

A. Tujuan
Mempelajari berbagai teknik pewarnaan untuk pengamatan mikroorganisme
B. Landasan teori
Bakteri gram dibedakan menjadi dua macam, yaitu bakteri gram-positive dan bakteri gramnegative. Kedua bakteri ini dibedakan berdasarkan struktur dinding sel mereka. Bakteri grampositive adalah bakteri yang dapat mempertahakan zat warna metil ungu sewaktu proses
pewarnaan. Sedangkan bakteri gram-negative adala bakteri yang tidak dapat mempertahankan zat
warna metil ungu sewaktu pewarnaan(Hadioetomo, 1993). Macam-macam pewarnaan gram antara
lain (Pelezar, 2007):
-Pewarnaan negative
-Pewarnaan sederhana
-Pewarnaan gram
-Pewarnaan khusus
Bakteri gram-positive ada yang dapat membentuk endospora, salah satu contohnya adalah
Bacillus. Endospora Bacillus oval dibagian sentral sel dan memungkinkan bakteri bertahan hidup
pada suhu dan kondisi lingkungan yang ekstrem(Putra dan Giyanto, 2014).
C. Metode
a. Alat

b. Bahan

1. Mikroskop

1 buah

1. Alcohol 96%

1 tetes

2. Gelas penutup

1 buah

2. Alkohol 70%

secukupnya

3. Gelas benda

1 buah

3. Biakan bakteri gram 2 cawan

4. Pipet tetes

1 buah

4. NaCl 0,9%

1 tetes

5. Bunsen burner

1 buah

5. Kristal violet

1 tetes

6. Cawan petri

1 buah

6. Iodine

1 tetes

7. Tusuk gigi

1 buah

7. Safranine

1 tetes

8. Tissue

1 buah

8. Aquades

secukupnya

9. Stop watch

1 buah

c. Cara kerja
1. NaCl diteteskan pada kaca benda

2. Bakteri dioleskan pada kaca benda

3. Bakteri difiksasi

4. Diteteskan kristal violet (1 menit)

5. Dicuci dengan aquades selama 2 detik

6. Diteteskan larutan Iodine (1 menit)

7. Dicuci dengan aquades (2 detik)

8. Ditetesi Alkohol 96% (30 detik)

9. Dicuci dengan aquades (2 detik)

10. Ditetesi dengan pewarna tandingan


Safranin (30 detik)

11. Dicuci dengan aquades (2 detik)

12. Gelas benda dilewatkan pada bunsen

D. Hasil pengamatan
No.

Sumber isolat

1.

Bakteri A

2.

Bakteri B

Gram (+/-)

Foto

E. Pembahasan
Hasil yang diperoleh pada pengamatan kali ini adalah bakteri gram-positive dan bakteri
gram-negative. Pada bakteri gram-positive diperoleh hasil yaitu bakteri berwarna ungu dengan
bentuk basil dan dalam jumlah yang sangat banyak. Sedangkan untuk bakteri gram-negative
didapatkan hasil dengan warna bakteri adalah pink atau merah muda dengan bentuk basil dan
dalam jumlah banyak.
Beberapa factor yang dapat mempengaruhi pewarnaan antara lain(Sutedjo,1991):
a. Fiksasi
b. Peluntur zat warna
c. Substrata
d. Intensifikasi warna
e. Zat warna penutup atau zat warna lain
Perbedaan bakteri gram-positive dan bakteri gram-negative:
Sifat

Bakteri gram-positive (+)

Bakteri gram-negative (-)

Komposisi dinding sel

Kandungan lipid rendah

Kandungan lipid tinggi

Ketahanan terhadap penisilin

Lebih sensitif

Lebih tahan

Penghambatan oleh pewarna basa

Lebih dihambat

Kurang dihambat

Kebutuhan nutrisi

Relatif kompleks

Relative sederhana

Ketahanan terhadap perlakuan fisik

Lebih tahan

Kurang tahan

F. Kesimpulan
1. Bakteri gram-positive adalah bakteri yang dapat mempertahankan zat warna methyl ungu
sehingga apabila diwarnai, bakteri gram-positive akan berwarna ungu.
2. Bakteri gram-negative adalah bakteri yang tidak dapat mempertahankan zat warna methyl
ungu sehingga apabila diwarnai, bakteri gram-negative akan berwarna merah muda atau
pink.

Daftar pustaka:
Hadioetomo, R.S.1993.Mikrobiologi dasar dalam Praktik.Jakarta:Gramedia
Pelezar,M.J.2007.Dasar-Dasar Mikrobiologi.Jakarta:UI Press.
Putra, Candra dan Giyanto.2014.Kompatibilitas Bacillus sp dan Aktinomiset sebagai Agens Hayati
Xanthomonas oryzae pv. Oryzae dan Pemacu Pertumbuhan Padi.Jurnal Fitopatologi
Indonesia.10(5):160-169.
Sutedjo,M.1991.Mikrobiologi Tanah. Jakarta:Rhineka Cipta.