Anda di halaman 1dari 2

LATAR BELAKANG :

Pada dasarnya setiap makhuk hidup memiliki beberapa ciri ataupun sifat.
Salah satunya adalah Metabolisme .Dalam proses metabolisme terjadi berbagai
reaksi kimia baik untuk menyusun maupun menguraikan senyawa tertentu.
Proses penyusunan tersebut disebut anabolisme, sedang proses penguraiannya
disebut katabolisme.Salah satu contoh proses anabolisme yang sering kita
dengar adalah proses fotosintesis.
Fotosintesis berasal dari kata foton yang berarti cahaya, dan sintesis yang
berarti menyusun.Jadi fotosintesis dapat diartikan sebagai suatu penyusunan
senyawa kimia kompleks yang memerlukan energi cahaya. Sumber energi
cahaya alami adalah matahari. Proses ini dapat berlangsungkarena adanya suatu
pigmen tertentu dengan bahan CO2 dan H2O. Cahaya matahari terdiri atas
beberapa spektrum, masing-masing spektrum mempunyai panjang gelombang
berbeda,sehingga pengaruhnya terhadap proses fotosintesis juga berbeda
(Salisbury, 1995).

Proses fotosintesis terjadi pada tumbuhan berklorofil, tepatnya pada


jaringan tiang / palisade dan bunga karang pada mesofil daun. Pada sel
palisade atau bunga karang, proses ini terjadi di dalam sebuah organel
yaitu kloroplas. Akhir proses fotosintesis ini akan dihasilkan dua senyawa
yaitu glukosa dan oksigen.
cahaya
6CO2 +6 H2O ------------ C6H12O6 +6O2
klorofil

Pada percobaan fotosintesis kali ini, praktikan melakukan uji Ingenhousz menggunakan daun
tumbuhan hydrilla ( Hydrilla verticillata). Dari percobaan uji Ingenhousz tersebut, praktikan
akan dapat mengetahui hubungan intensitas cahaya dengan laju fotosintesis. Olehakarena itu,
untuk mengetahui dan membuktikan hasil dari proses fotosintesis pada tumbuhan
menghasilkan O2 maka dilakukanlah percobaan ini
TUJUAN

Untuk membuktikan adanya gas oksigen sebagai hasil proses


fotosintesis.

Untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya dan NaHCO3


terhadap kecepatan proses fotosintesis.

TINJAUAN PUSTAKA
Fotosintesis berasal dari kata foton yang berarti cahaya dan sintesis yang berarti
penyusunan. Jadi fotosintesis adalah proses penyusunan dari zat organic H 2O dan
CO2 menjadi senyawa organik yang kompleks yang memerlukan cahaya.
Fotosintesis hanya dapat terjadi pada tumbuhan yang mempunyai klorofil, yaitu

pigmen yang berfungsi sebagai penangkap energi cahaya matahari (Kimball,


2002).

Tumbuhan terutama tumbuhan tingkat tinggi, untuk memperoleh makanan sebagai


kebutuhan pokoknya agar tetap bertahan hidup, tumbuhan tersebut harus melakukan suatu
proses yang dinamakan proses sintesis karbohidrat yang terjadi dibagian daun satu tumbuhan
yang memiliki kloropil, dengan menggunakan cahaya matahari. Cahaya matahari merupakan
sumber energi yang diperlukan tumbuhan untuk proses tersebut. Tanpa adanya cahaya
matahari tumbuhan tidak akan mampu melakukan proses fotosintesis, hal ini disebabkan
kloropil yang berada didalam daun tidak dapat menggunakan cahaya matahari karena kloropil
hanya akan berfungsi bila ada cahaya matahari (Dwidjoseputro, 1986)

DAPUS
Salisbury, F. B dan Ross, C. W. 1995. Fisiologi Tumbuhan Jilid I. ITB, Bandung.
Kimball, J.W. 2002. Fisiologi Tumbuhan. Erlangga. Jakarta.
Dwidjoseputro. 1986. Biologi. Erlangga. Jakarta.