Anda di halaman 1dari 1

PELAYANAN KEROHANIAN

NOMOR DOKUMEN

NOMOR REVISI

HALAMAN

01.02.053

1/2

RUMAH SAKIT
BERSALIN
PERMATA SARANA
HUSADA
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

TANGGAL TERBIT
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Pengertian

Tujuan

Ditetapkan,

01 Juni 2015
dr. Novi Gracia, Sp.OG
Direktur
Pelayanan rohani yang dimaksud identik dengan pelayanan
spiritual kepada pasien. Hal ini menjadi penting karena pasien
akan dibantu dengan adanya perhatian (attention), dukungan
(sustaining), perdamaian (reconciling), bimbingan (guiding),
penyembuhan luka batin (inner-healing), serta doa (prayer).
Jika pasien terlayani aspek rohaninya akan terjadi
keseimbangan dalam hidup dan berdampak positif untuk
perjalanan pengobatan penyakitnya.
1. Tujuan umum:
a. Sebagai acuan
kesehatan

dalam

melaksanakan

pelayanan

b. Sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan rumah


sakit.
2. Tujuan khusus:
a. Sebagai acuan dalam melaksanakan pelayanan
kerohanian kepada pasien yang dirawat
b. Memenuhi kebutuhan spiritual pasien.
Kebijakan

SK Direktur RSB. Permata Sarana Husada tentang Pelayanan


Kerohanian pada Pasien RSB. Permata Sarana Husada

Prosedur

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Unit Terkait

Permintaan kelaurga/pasien.
Keluarga/pasien mengisi formulir permintaan.
Perawat/bidan menghubungi petugas Humas.
Petugas Humas menghubungi rohaniawan.
Petugas Humas mengantarkan rohaniawan ke ruangan
Pelayanan kerohanian dilaksanakan.
Rohaniawan mengisi Buku Kunjungan
Pelayanan selesai
1. Rawat inap
2. Bagian umum dan kepegawaian
3. Humas