Anda di halaman 1dari 7

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas / Semester
Alokasi Waktu

: SDN 5 Mataram
: IPA
: IV / II
: 3(2 x 35) ( 3 pertemuan )

Standar Kompetensi . 8. Memahami berbagai bentuk energi dan cara penggunaannya


dalam kehidupan sehari-hari
Kompetensi Dasar : 8.1 Mendeskripsikan energi panas dan bunyi yang terdapat di
lingkungan sekitar serta sifat-sifatnya
Indikator :
Produk
1. Menyimpulkan pengertian energi panas secara umum
2. Menyebutkan berbagai macam sumber energi panas
3. Mendiskripsikan manfaat dari masing-masing sumber energi panas
4. Mengidentifikasi macam-macam proses perpindahan panas
5. Mendiskripsikan bagaimana terjadinya bunyi
6. Mengidentifikasi cara perambatan bunyi (pada benda padat, cair, gas)
Proses
1. Menyelidiki tentang uji coba proses perpindahan panas
2. Menyelidiki tentang uji coba proses perambatan bunyi
3. Menggunakan alat-alat percobaan dengan benar
Psikomotor
1. Membuat laporan kegiatan
2. Membuat kesimpulan dari hasil percobaan
Keterampilan sosial
1. Melakukan komunikasi meliputi presentasi, bertanya, berpendapat
2. Melakukan kerjasama dan berdiskusi dalam kelompok
A. Tujuan Pembelajaran
Produk
1. Diberikan berbagai contoh penggunaaan energi panas dalam kegiatan sehari-hari
siswa mampu menyimpulkan pengertian energi panas secara umum
2. Diberikan konsep dalam buku siswa tentang sumber energi panas, siswa dapat
menyebutkan berbagai macam sumber energi panas
3. Melalui pengalaman sehari-hari, siswa mampu mendiskripsikan manfaat dari masingmasing sumber energi panas
4. Dengan melakukan percobaan, siswa dapat mengidentifikasi macam-macam proses
perpindahan panas
5. Dengan mendemonstrasikan memainkan alat musik gitar siswa mampu
mendiskripsikan bagaimana terjadinya bunyi
6. Dengan melakukan percobaan,siswa dapat mengidentifikasi cara perambatan bunyi
(pada benda padat, cair, gas)
Proses
1. Diberikan alat dan bahan siswa dapat menyelidiki tentang uji coba proses perpindahan
panas
2. Diberikan alat dan bahan siswa dapat menyelidiki tentang uji coba proses perambatan
bunyi (pada benda padat, cair, gas)
3. Diberikan alat dan bahan, siswa dapat menggunakan alat-alat percobaan dengan benar

Psikomotor
1. Diberikan lembar kerja siswa, siswa dapat membuat laporan kegiatan
2. Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, serta analisis data melalui LKS, siswa
dapat membuat kesimpulan
Keterampilan sosial
1. Terlibat dalam KBM yang berpusat pada siswa, siswa dapat melakukan komunikasi
meliputi presentasi, bertanya dan berpendapat
2. Siswa dapat aktif bekerja sama dalam berdiskusi kelompok.
B. Materi Pembelajaran
1. Sumber energi panas (pert. I)
2. Perpindahan energi panas (pert. II)
3. Sumber energi bunyi (pert. III)
4. Perambatan bunyi (pert. III)
C. Model/Metode Pembelajaran
Pertemuan 1 : materi tentang sumber energi panas
Metode : ceramah bermakna, tanya jawab, diskusi, penugasan
Pertemuan 2 : materi tentang perpindahan energi panas
Metode : Tanya jawab, diskusi, eksperimen, penugasan
Pertemuan 3 : materi tentang sumber energi bunyi dan perambatan bunyi
Metode : ceramah bermakna, tanya jawab, diskusi, presentasi
D. Langkah langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama (2x 35 menit)
Tujuan pembelajaran produk nomor 1, 2, 3
Pembukaan ( 5 menit)
Uraian kegiatan
1.Guru menyampaikan tujuan pembelajaran (fase 1:
menyampaikan tujuan)
Inti ( 50 menit)
1. Eksplorasi
Tanya jawab tentang energi panas. Misalnya
:Bagaimana cara mengeringkan pakaian yang
basah?Apa yang terjadi bila panci dipanaskan?
Serta menjelaskan secara singkat tentang energi
panas. Sehingga siswa dapat menyimpulkan
pengertian energi panas secara umum(fase 2:
menyampaikan informasi)
2. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap
kelompok beranggotakan 5 orang anak (Fase 3:
membuat kelompok diskusi)
Elaborasi
Masing-masing anggota kelompok kecil tersebut
di beri tugas yang berbeda-beda yaitu
mengidentifikasi manfaat dari sumber-sumber
panas. Antara lain :
1. Matahari
2. Bahan bakar
3. Listrik
4. Makanan
5. Gesekan
Setiap anak memilih satu topik bahasan. Misalnya

Karakter
Terlaksana / tidak

Komunikatif
toleransi

Kerjasama

Toleransi
Komunikatif
Kreatif
Disiplin

3.

mengidentifikasi manfaat dari sumber panas yang


berupa listrik, dsb (pembagian tugas setiap
anggota kelompok)
Siswa yang memiliki tugas yang sama, berkumpul
dalam satu kelompok. Yaitu kelompok ahli untuk
membahas / mendiskusikan tugas yang dimiliki.
(bergabung dengan kelompok ahli )
Guru memantau jalannya diskusi agar diskusi bisa
berjalan dengan baik dan aktif. Serta menghindari
terjadinya salah konsep Kelompok ahli kembali
kekelompok asal dan setiap siswa berusaha
menjelaskan hasil diskusinya di kelompok ahli
kepada teman-temannya dikelompok asal
(kembali ke kelompok awal)
Konfirmasi
Guru bersama-sama siswa menyimpulkan materi
yang telah dipelajari (Fase 4: merangkum
materi)

Kegiatan Akhir ( 15 menit )


1.
Guru memberi soal-soal evaluasi kepada siswa
(fase 5: evaluasi)
2.
Guru memberikan penghargaan kepada kepada
kelompok yang paling aktif dalam berdiskusi
(Fase 6: penghargaan)

Jujur
Peduli Sosial
Komunikatif
Jujur
toleransi

Toleransi
Komunikatif

Jujur
Kerja keras
Kerja keras
religius

Pertemuan Kedua (235 menit)


Tujuan pembelajaran produk nomor 4, tujuan pembelajaran proses nomor 1,3 dan tujuan
pembelajaran psikomor nomor 1,2
Pembukaan ( 10 menit)
1. Guru memberi contoh peristiwa dalam kehidupan
Toleransi
sehari-hari seperti: ketika membuat minuman panas,
gelas terasa panas bila dipegang (Fase 1 : Observasi
untuk menemukan masalah)
Inti ( 50menit)
1. Eksplorasi
Kerja keras
Guru mengawali kegiatan inti dengan membantu
siswa merumuskan pertanyaan sebagai berikut :
Apakah panas dapat berpindah? dan Bagaimana cara
perpindahan panas? (Fase 2 : Merumuskan masalah )
2. Guru meminta siswa untuk mengemukakan jawaban Komunilatif
sementara atas pertanyaan yang telah dirumuskan
tersebut (Fase 3 : Mengajukan Hipotesis )
3. Elaborasi
Jujur
Selanjutnya guru membimbing para siswa untuk
Disiplin
melakukan penyelidikan yaitu melalui eksperimen
Kerja keras
supaya menemukan jawaban dari pertanyaan yang
telah dirumuskan (Fase 4 : Merencanakan
pemecahan masalah)
4. Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok
Kerjasama
(setiap kelompok terdiri dari 5 orang siswa)
5. Siswa menyiapkan berbagai macam alat yang
kreatif
dibutuhkan dalam percobaan Guru membimbing

siswa untuk melakukan kegiatan percobaan yaitu


menguji perpindahan panas dengan dan tanpa zat
perantara.(LKS terlampir)(Fase 5 : Melaksanakan
eksperimen)
6. Selama melakukan eksperimen, siswa melakukan
pengamatan dan mencatat reaksi yang terjadi. (Fase 6
: Melakukan pengamatan dan pengumpulan data)
7. Konfirmasi
Siswa menganalisis data dengan cara mengisi lembar
kerja yang telah disediakan oleh guru. (Fase 7 :
Analisis data )
Kegiatan Akhir ( 10 menit )
1.
Salah satu perwakilan kelompok membacakan hasil
dari praktikum yang telah dilakukan.
2.
Guru dan siswa menyimpulkan hasil dari percobaan
tersebut.(Fase 8 : Penarikan kesimpulan atau

Jujur
Kerja jeras
jujur

komunikatif
Komunikatif
Toleransi

penemuan)

Pertemuan Ketiga (235 menit)


Tujuan pembelajaran produk nomor 5,6, tujuan pembelajaran proses nomor 2,3 dan tujuan
pembelajaran psikomor nomor 1
Pembukaan ( 10 menit)
1. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan Memotivasi Rasa ingin tahu
siswa dengan mendemonstrasikan memainkan beberapa
alat musik seperti gitar, gendrang, dll (fase 1 :
menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa)
Inti ( 50 menit)
1. Eksplorasi
Rasa ingin tahu
Guru mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan
materi pelajaran yaitu tentang bagaimanakah
komunikatif
perambatan bunyi?Kemudian siswa diminta
mengamati ketika alat musik dimainkan dan
menjelaskan bagaimana bunyi terjadi yaitu adanya
benda yang bergetar dan membutuhkan media
perambatan. (fase 2 : menyampaikan informasi)
2. Elaborasi
Toleransi
Siswa membuat kelompok secara berpasangan (2
Kerja sama
orang) (fase 3 : mengorganisasikian siswa kedalam
kelompok-kelompok belajar)

3.

Guru membimbing siswa untuk :a)


Siswa mencari Kerja keras
informasi dengan membaca materi tentang
Komunikatif
perambatan bunyi dan meminta siswa menggunakan Toleransi
waktu beberapa menit untuk berpikir sendiri, apakah jujur
bunyi dapat merampat pada benda padat, cair, gas.
(think)b)
Melakukan uji coba untuk membuktikan
proses perambatan bunyi (pada benda padat, cair, gas)
dengan alat dan bahan yang ada, secara berpasangan.
Interaksi selama waktu yang disediakan dapat
menyatukan jawaban.(pair)c)
Guru meminta
pasangan-pasangan siswa mempresentasikan hasil uji
coba untuk berbagi yang telah meraka bicarakan
dengan keseluruhan kelas (share)(Fase 4
:Membimbing kelompok bekerja dan belajar)

Kegiatan Akhir ( 10 menit)


1. Guru memberi umpan balik berupa pertanyaan untuk Komunikatif
membenarkan bila ada salah konsep (fase 5 :
evaluasi)
2. Memberi penghargaan bagi kelompok / pasangan
Jujur
yang terbaik/paling aktif
E. Sumber pembelajaran
Buku siswa :
Ensiklopedia Sains untuk Anak Sainsku Tim Ricardo: CV Rikardo.Jakarta.
LKS 1 : Sumber Panas (terlampir)
LKS 2 : Menguji Perpindahan Panas (terlampir)
LKS 3 : Sumber Dan Perambatan Bunyi (terlampir)
Kunci LKS 1, Kunci LKS 2, Kunci LKS 3
Lembar penilaian (LP) produk, proses, psikomotor, ketrampilan proses
F. Alat dan bahan
LKS 2 :
Korek api
Tungku pembakar
Lampu spirtus
Air
Gelas kimia
Sendok
Tang
Serbuk gergaji

LKS 3:
Alat musik (gitar, rebana)
Jam tangan
Penggaris
Batu
Ember
air

Mataram,
Mengetahui
Kepala Sekolah

Hj. Hadijah, S.Pd


NIP.19630620 198303 2 004

Guru Kelas IV

Zainul Muttaqin, S.Pd


NIP. 19840908200802 1 002

Lampiran materi
BAB I
ENERGI PANAS
A. Pengertian dan Sumber-sumber Energi Panas?
Energi Panas adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda karena suhunya. Panas juga
muncul dari benda-benda yang dibakar. Panas yang dihasilkan dari pembakaran dapat
membangkitkan gaya untuk melakukan kerja. Contoh kegiatan sehari-hari yang
memanfaatkan energi panas,antara lain : Kita dapat menghangatkan tubuh kita saat berkemah
dengan menyalakan api unggun, Kita dapat mengeringkan pakaian yang basah dengan cara
dijemur di panas matahari dan merapikan pakaian dengan cara disetrika.
Benda-benda yang menghasilkan panas disebut sumber panas. Adapun berbagai macam
sumber panas adalah sebagai berikut:
1. Matahari
Panas matahari sangat besar manfaatnya. Jika di dunia ini tidak ada energi panas dari
matahari, bumi menjadi sangat dingin, tidak ada penguapan air laut,dan tidak ada hujan.
Bumi mengalami kekeringan dan tumbuh-tumbuhan tidak dapat melakukan fotosintesis.
2. Bahan Bakar
Untuk dapat menghasilkan panas, bahan bakar harus melalui proses pembakaran terlebih
dahulu. Ada beberapa macam bahan bakar yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber
panas,yaitu bahan bakar yang berasal dari olahan minyak bumi seperti bensin, solar, kerosin,
dan avtur. Sedangkan bahan bakar yang tidak perlu diolah misalnya kayu bakar.
3. Listrik
Listrik dapat dimanfaatkan untuk memasak, menyetrika, memanggang roti, dsb. Hal ini dapat
dilakukan karena energi listrik dapat diubah menjadi energi panas.
4. Makanan
Panas tubuh manusia diperoleh dari makanan yang dimakannya. Beberapa makanan yang
dapat menghasilkan energi panas yaitu makanan yang banyak mengandung karbohidrat,
protein, dan lemak.
Untuk dapat menghasilkan panas, zat makanan yang diserap tubuh mengalami proses
pembakaran atau oksidasi. Oksidasi terjadi setelah zat makana tercampur dengan oksigen
hasil pernafasan. Denagn adanya panas di dalam tubuh maka kita dapat melakukan kegiatan
sehari-hari.

5. Gesekan
coba kalian gosok-gosokkan kedua telapak tangan, beberapa saat pasti kita akan merasakan
panas. Hal itu menunjukkan bahwa panas dapat timbul bila ada dua benda yang bergesek.
B. Perpindahan Panas
Saat membuat minuman panas, pasti gelas akan terasa panas jika disentuh, itu menunjukkan
bahwasannya ada perpindahan panas atau kejadian itu menunjukkan bahwa panas dapat
berpindah dari tempat yang panas ke tempat yang dingin. Tidak hanya itu panas matahari
sampai ke bumi juga merupakan suatu bentuk perpindahan panas.
Adapun macam-macam perpindahan panas adalah sebagai berikut :
1. Perpindahan Panas Tanpa Perpindahan Zat

Di dalam sains, perpindahan panas tanpa disertai perpindahan zat yang dipanaskan disebut
konduksi. Misalnya, perpindahan panas melalui benda-benda padat.
2. Perpindahan Panas Disertai Perpindahan Zat
Panas juga dapat berpindah melalui perantara benda cair dan udara. Contoh melalui
benda cair yaitu pada saat kita merebus air,mula-mula air bagian bawah yang panas terlebih
dahulu, beberapa saat kemudian air di panci menjadi panas seluruhnya. Contoh melalui
udara yaitu pada kegiatan berkemah kepramukaan biasanya diadakan api unggun. Pada saat
kita duduk dan menghadap api unggun, mula-mula tubuh kita bagian depan panas terlebih
dahulu, lama-kelamaan barulah bagian punggung terasa panas.
Jadi, perpindahan panas yang disertai oleh perpindahan zat yang dipanaskan disebut
konveksi.
3. Perpindahan Panas Tanpa Zat Perantara
Kita tahu bahwa matahari memanaskan bumi ini setiap hari, dan letak matahari sangat jauh
dari bumiyaitu sekitar 150 juta kilometr, tetapi panas matahari dapat mencapai bumi. Panas
matahari yang sampai ke bumu dengan cara memancar tanpa zat perantara disebut radiasi.
.

BAB II
ENERGI BUNYI
A. Pengertian Sumber Bunyi
Setiap saat kita mendengar bunyi, misalnya bunyi radio, air mengalir, burung berkicau, dan
lain sebagainya. Jadi yang dimaksud dengan sumber bunyi adalah benda-benda yang
menghasilkan bunyi disebut sumber bunyi. Semua Bunyi dihasilkan oleh benda yang
bergetar. Getaran adalah gerakan bolak-balik.
Bunyi ada yang kuat dan ada yang lemah. Bunyi yang kuat dihasilkan oleh getaran yang kuat
sedangkan bunyi yang lemah dihasilkan oleh getaran yang lemah. Bunyi juga dapat
dipantulkan. Ada dua macam bunyi pantul yaitu Gema dan Gaung. Gema adalah bunyi
pantul yang terdengar setelah bunyi aslinya. Sedangkan Gaung adalah bunyi yang terdengar
hampir bersamaan bunyi aslinya.
B. Bagaimana Bunyi Sampai ke Telinga Kita
Pada umumnya bunyi sampai ke telinga kita melalui perantara udara. Bunyi merambat di
udara dalam bentuk gelombang longitudinal. Gelombang Longitudinal berupa rapatan dan
regangan yang merambat dari sumber bunyi ke segala arah.