Anda di halaman 1dari 4

PERUBAHAN FISIOLOGIS PADA LANSIA

(SISTEM GASTROINTESTINAL DAN SISTEM ENDOKRIN)

Di SUSUN OLEH :
1. Nurhidayati mutmainah
2. Ratna Agustiningrum
3. Siswanti
4. Sundari
5. Vina novita kartika dewi
6. Yunianto eko prasetyo
7. Chandra prima
S1 KEPERAWATAN 3A
STIKES MEHAMMADYAH KLATEN

2009-2010

PERUBAHAN FISIOLOGIS PADA LANSIA


Proses menua adalah suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan kemampuanjaringan
untuk memperbaiki diri/mengganti dan mempertahankan fungsi normalnya sehingga tidak
dapat bertahan terhadap infeksi dan memperbaiki kerusakan yang diderita (Nugroho, 2000).
Proses penuaan, menurut dosen IPB Dra Emma S Wirakusumah MSc, secara umum dipahami
sebagai proses pembelahan sel yang merupakan faktor endogenik dan tak bisa dihentikan. Sel
manusia terbatas umurnya. Setelah membelah 50-100 kali kemudian berhenti. Sel pun
menjadi tua sehingga membuat seseorang mengalami kemunduran secara fisik dan mental
Batas-Batas
1.

Lanjut

Batasan

usia

Usia.
menurut

WHO

meliputi

usia pertengahan (middle age), yaitu kelompok usia 45 sampai 59 tahun, lanjut usia (elderly),
antara 60 sampai 74 tahun, lanjut usia tua (old), antara 75 sampai 90 tahun, usia sangat tua
(very

old),

diatas

90

tahun.

2. Menurut UU No. 4 tahun 1965 pasal 1 dinyatakan sebagai berikut :Seorang dapat
dinyatakan sebagai seorang jompo atau lanjut usia setelah yang bersangkutan mencapai umur
55 tahun, tidak mempunyai atau tidak berdaya mencari nafkah sendiri untuk keperluan
hidupnya

sehari-hari

dan

menerima

nafkah

dari

orang

lain.

Seorang dapat dinyatakan sebagai seorang jompo atau lanjut usia setelah yang bersangkutan
mencapai umur 55 tahun, tidak mempunyai atau tidak berdaya mencari nafkah sendiri untuk
keperluan
Tugas

hidupnya

sehari-hari

Perkembangan

dan

menerima

pada

nafkah
Lanjut

dari

orang

lain.

Usia.

Orang tua diharapkan untuk menyesuaikan diri dengan menurunnya kekuatan dan
menurunnya kesehatan secara bertahap. Mereka diharapkan untuk mencari kegiatan untuk
mengganti tugas-tugas terdahulu yang menghabiskan sebagian besar waktu kala mereka
masih muda. Bagi beberapa orang berusia lanjut, kewajiban untuk menghadiri rapat yang
menyangkut kegiatan sosial sangat sulit dilakukan karena kesehatan dan pendapatan mereka
menurun setelah pensiun, mereka sering mengundurkan diri dari kegiatan sosial.
Disamping itu, sebagian besar orang berusia lanjut perlu mempersiapkan dan menyesuaikan
diri dengan peristiwa kehilangan pasangan, perlu membangun ikatan dengan anggota dari
kelompok usia mereka untuk menghindari kesepian dan menerima kematian dengan tentram
Perubahan-perubahan yang Terjadi pada Lanjut Usia/Penuaan Pada Sistem Tubuh

A. Perubahan Fisiologis
1.

Sistem gastrointestinal
Pengosongan lambung lebih lambat, sehingga orang akan makan lebih sedikit
karena lambung terasa penuh, terjadilah anoreksia.
Penyerapan zat gizi berkurang dan produksi asam lambung menjadi lebih sedikit
untuk mencerna makanan. Diatas umur 60 tahun, sekresi HCl dan pepsin berkurang,
akibatnya absorpsi protein, vitamin dan zat besi menjadi berkurang.
Terjadi overgrowth bakteri sehingga terjadi penurunan faktor intrinsik yang juga
membatasi absorbsi vitamin B12.
Penurunan sekresi asam lambung dan enzim pankreas, fungsi asam empedu
menurun menghambat pencernaan lemak dan protein, terjadi juga malabsorbsi lemak dan
diare.
a. Kehilangan gigi, penyebab utama periodontal disease yang biasanya terjadi
setelah umur 30 tahun. Penyebab lain meliputi kesehatan gigi dan gizi yang
buruk.
b. Indra pengecap menurun, adanya iritasi selaput lendir yang kronis, atrofi indra
pengecap ( 80%), hilangnya sensitivitas saraf pengecap di lidah, terutama
rasa manis dan asin, hilangnya sensitivitas saraf pengecap terhadap rasa asin,
asam, dan pahit.
c. Esofagus melebar
d. Rasa lapar menurun (sensitivitas lapar menurun), asam lambung menurun,
motilitas dan waktu pengosongan lambung menurun.
e. Peristaltik lemah dan biasanya timbul konstipasi.
f. Fungsi absorbsi melemah (daya absorbsi terganggu, terutama karbohidrat).
g. Hati semakin mengecil dan tempat penyimpanan menurun, aliran darah
berkurang.

2. Sistem endokrin
Kelenjar endokri adalah kelenjar buntu dalam tubuh manusia yang memproduksi
hormon. Hormon pertumbuhan berperan sangat penting dalam pertumbuhan,
pematangan, pemeliharaan, dan metabolisme organ tubuh. Yang termasuk hormon
kelamin adalah :

a. Estrogen, progesteron, dan testosteron yang memelihara alat reproduksi dan


gairah seks. Hormon ini mengalami penurunan
b. Kelenjar pankreas ( yang memproduksi insulin dan sangat penting dalam
pengaturan gula darah )
c. Kelenjar adrenal atau kelenjar anak ginjal yang memproduksi
adrenalin.Kelenjar yang berkaitan dengan hormon pria/wanita.Salah satu
kelenjar endokrin dalam tubuh yang mengatur agar arus darah ke organ
tertentu berjalan dengan baik, dengan jalan mengatur vasokontriksi pembuluh
darah.Kegiatan kelenjar anak ginjal ini berkurang pada lanjut usia.
d. Produksi hampir semua hormon turun
e. Fungsi paratyroid dan sekresinya tidak berubah
f. Hipofisis : pertumbuhan hormon ada, tetapi lebih rendah, dan hanya di dalam
pembuluh darah, berkurangnya produksi ACTH, TSH, FSH, dan LH
g. Aktivitas tyroid, BMR (basal metabolic rate), dan daya pertukaran zat
menurun.
h. Produksi Aldosteron menurun.
i. Sekresi hormon kelamin, misalnya progesteron, estrogen dan testosteron

menurun.
Penyakit yang terjadi :
a. Hypertiroid
b. Toxix
c. Ca tyroid
d. Hyporthiroid
e. Rusaknya aktivitas tyroxsin
f. Hilangnya reseptor
g. Defeck hipotalamus
h. DM
i. Pada laki-laki : penurunan libido mengakibatkan penurunan frek aktivitas
j.

sex
Pada perempuan : monopause atrofi vegina