Anda di halaman 1dari 10

SOAL-SOAL KESETIMBANGAN

1. Suatu kesetimbangan dikatakan dinamis, artinya dalam keadaan setimbang


a. Reaksi berjalan dalam kedua arah dan bersifat mikroskopis.
b. Ada perubahan dari kiri ke kanan tetapi jumlahnya seimbang.
c. Reaksi dari kiri selalu sama dengan reaksi ke kanan
d. Perubahan kesetimbangan dari kiri ke kanan yang berlangsung terus
menerus.
e. Reaksinya berlangsung terus menerus dan mikroskopis
2. Ditentukan reaksi kesetimbangan : A( g ) + B( g )  C( g ) + D( g ) . Dari gambar berikut
ini paling mungkin untuk menggambarkan perubahan konsentrasi A menjadi
kesetimbangan adalah

a.

d.

b.

e.

c.
3. Tetapan kesetimbangan untuk reaksi setimbang : HF( aq )  H + ( aq ) + F ( aq ) adalah
1 104 .

Harga

tetapan

kesetimbangan

untuk

H + ( aq ) + F ( aq )  HF( aq ) adalah
a. 0

d. 1104

b. 1 104

e. 1 108

c. 1

reaksi

setimbang

4. Pada kesetimbangan :

Ag + ( aq ) + Fe 2+ ( aq )  Ag( s ) + Fe3+ ( aq )

berlaku hukum

kesetimbangan
Ag + ( s ) . Fe3+ ( aq )
a. K c = + 2+
Ag ( s ) . Fe ( aq )

Ag + ( aq ) . Fe 2+ ( aq )
d. K c =
Ag ( s ) . Fe3+ ( aq )

Fe3+ ( aq )
b. K c =
Ag + ( aq ) . Fe 2+ ( aq )

Ag + ( aq ) . Fe3+ ( aq )
e. K c =
Ag ( s ) . Fe3+ ( aq )

Ag + ( aq ) . Fe 2+ ( aq )
c. K c =
Fe3+ ( aq )
5. Konstanta kesetimbangan K c untuk reaksi gas : O2( g ) + 2 SO2( g )  2 SO3( g ) adalah
900 pada suhu 5300 C . Pada suhu yang sama konstanta kesetimbangan untuk
1
reaksi SO3( g )  SO2( g ) + O2( g ) adalah
2
1
a. 90
d.
30
b. 30
1
e.
900
c. 3

6. Jika tetapan kesetimbangan K c bagi reaksi : A + B  C dan bagi reaksi


2 A + D  C berturut-turut 4 dan 8, maka tetapan kesetimbangan K c untuk
reaksi C + D  2 B adalah
a.

1
2

d. 12
e. 24

b. 2
c. 8
7. Jika dalam volume 5 liter terdapat 4 mol asam iodida, 0,5 mol iodine dan 0,5 mol
hydrogen dalam kesetimbangan pada suhu tertentu, maka tetapan kesetimbangan
untuk reaksi pembentukan asam iodida dari iodine dan hydrogen adalah
a. 46

d. 60

b. 50

e. 64

c. 54

8. Tetapan kesetimbangan 2 HI ( g )  H 2( g ) + I 2( g ) adalah 0,25. Dari 0,75 mol HI


akan dihasilkan H 2 sebanyakmol
a.

1
8

d.

1
4

b.

3
16

e.

1
2

1
3
9. Dalam ruang 4 liter dipanaskan 0,2 mol NH 3 sampai suhu tertentu hingga

c.

berdisosiasi.

Jika

pada

saat

kesetimbangan

tercapai

banyaknya

mol

NH 3 : H 2 = 4 : 3 , maka derajat disosiasinya adalah


a.

1
8

d.

2
4

b.

3
8

e.

1
3

1
2
10. Pemanasan SO3 dalam ruangan tertutup pada suhu tertentu menghasilkan SO2

c.

dan O2 . Setelah tercapai keadaan setimbang, di dalam tempat itu terdapat 20 %


volume gas O2 . Derajat disosiasi SO3 adalah
a. 0,25

d. 0,50

b. 0,30

e. 0,75

c. 0,40
11. Dalam volume 3 liter terdapat dalam keadaan setimbang 0,05 mol PCl5 , 0,01 mol
PCl3 dan 0,03 mol Cl2 menurut reaksi : PCl5( g )  PCl3( g ) + Cl2( g ) . Derajat
disosiasi PCl5 adalah
a.

1
6

d.

2
5

b.

1
5

e.

3
5

c.

1
3

12. Pada suhu tertentu dalam ruang 10 liter terdapat kesetimbangan dari reaksi :
2 SO3( g )  O2( g ) + 2 SO2( g ) . Bila 80 gram SO3

( Ar S = 32, O = 16 )

dipanaskan

pada suhu itu sampai tercapai kesetimbangan ternyata perbandingan mol


SO3 : O2 = 2 :1 , maka tetapan kesetimbangan reaksi ini adalah

a. 25

d. 0,04

b. 25

e. 0,025

c. 0,04
13. Pada suatu reaksi kesetimbangan : Fe2O3( s ) + 3CO( g )  2 Fe( s ) + 3CO2( g ) . Mulamula terdapat 2 mol Fe2O3 dan 1 mol CO. Setelah kesetimbangan tercapai,
terdapat CO2 sebanyak 0,6 mol. Harga tetapan kesetimbangan adalah
a. 0,6750

d. 2,2500

b. 1,0000

e. 2,3750

c. 3,3750
14. Pada suhu tertentu, konsentrasi kesetimbangan dari zat-zat dalam reaksi :
A( g ) + B( g )  C( g ) + D( g ) adalah : [ A] = [ B ] = 0,1 molar ; [C ] = [ D ] = 0, 2 molar.

Jika pada suhu yang sama 0,1 molar A dan 0,1 molar B, 0,3 molar C dan 0,3
molar D dimasukkan ke dalam suatu ruang hampa, berapakah konsentrasi A
setelah tercapai kesetimbangan ? (dalam molar)
a. 0,1

d. 0,133

b. 0,2

e. 0,067

c. 0,33
15. Diketahui reaksi setimbang : A2( g ) + 3B( g )  A2 B3( g ) . Dalam volume 1 liter dan
suhu 1000 K system berada dalam keadaan
setimbang. Diagram di bawah ini menunjukkan
perubahan mol A2 B3 dan mol B terhadap waktu.
Mol A2 semula adalah 0,6 mol. Berapakah
konstante

keseimbangan

Kc

untuk

reaksi

setimbang tersebut ?
a. 25

d. 125

b. 50

e. 575

c. 100

16. Harga K p untuk reaksi kesetimbangan 2 X ( g )  3Y( g ) pada suhu tertentu adalah
1
. Jika dalam kesetimbangan tekanan parsial X ialah 8 atm, maka tekanan
8

persial Y adalah(dalam atm)


a.

1
64

d. 6
e. 8

b. 1
c. 2

17. 0,1 mol lantanium oksalat La2 ( C2O4 )3 diletakkan dalam ruang hampa 10 liter dan
dibiarkan

terurai

hingga

mencapai

kesetimbangan

La2 ( C2O4 )3( s )  La2O3( s ) + 3CO( g ) + 3CO2( g ) pada suhu tetap. Jika dalam keadaan

setimbang ini tekanan total dalam ruangan tersebut adalah 0,2 atm, maka tetapan
kesetimbangan K p bagi reaksi di atas adalah(dalam atm 6 )
a. 6, 4 105

d. 1, 0 102

b. 1, 0 106

e. 1,3 109

c. 4, 0 102
18. Jika 10 ml larutan AgNO3 0,1 M dicampurkan dengan 10 ml larutan FeCl2 0,1 M
akan terjadi reaksi : Ag + ( aq ) + Fe 2+ ( aq )  Ag( s ) + Fe3+ ( aq ) . Ditemukan bahwa
dalam keadaan kesetimbangan konsentrasi ion Ag + ( aq ) ialah 0,02 M, maka
konsentrasi ion Fe3+ ( aq ) dalam kesetimbangan itu sama dengan(dalam M)
a. 0,02

d. 0,06

b. 0,03

e. 0,08

c. 0,04
19. Reaksi berikut dikatalis dengan katalis platina : 2CO2( g )  2CO( g ) + O2( g )
H = +566kJ . Banyaknya gas karbon monoksida yang terdapat dalam keadaan

setimbang akan
a. bertambah dengan menambahkan jumlah katalis
b. berkurang dengan menaikkan suhu pada tekanan tetap
c. berkurang dengan mengurangi tekanan pada suhu yang sama
d. berkurang dengan menambah oksigen pada suhu dan tekanan yang sama

20. Diketahui reaksi setimbang : N 2( g ) + 3H 2( g )  2 NH 3( g )

H = 93kJ . Untuk

memperbesar perolehan NH 3 , maka


a. Suhu dinaikkan

d. Tekanan diperbesar, volume diperkecil

b. Ditambah katalis

e. Volume diperbesar, tekanan diperkecil

c. Konsentrasi NH 3 diperbesar
21. Sistem kesetimbangan : CO( g ) + H 2O( g )  CO2( g ) + H 2( g ) . Pada suhu dan volume
tertentu dikurangi gas H 2 . Setelah kesetimbangan baru tercapai maka
a. Konsentrasi gas CO bertambah

d. Konsentrasi gas CO dan H 2O bertambah

b. Konsentrasi gas H 2O bertambah

e. Konsentrasi gas CO2 dan H 2 bertambah

c. Konsentrasi gas CO2 bertambah


22. Ke dalam 20 ml air suling ditambahkan 2 tetes larutan FeCl3 0,5 M dan 2 tetes
larutan KSCN 0,5 M sehingga terjadi reaksi : Fe3+ ( aq ) + SCN ( aq )  FeSCN 2 + ( aq )
Tak berwarna

coklat merah

Campuran dibagi ke dalam 4 tabung dan ke dalam masing-masing tabung


ditambahkan 2 tetes larutan Fe3+ , SCN , kristal NaH 2 PO4 dan air. Warna coklat
merah akan bertambah tua dalam tabung yang berisi larutan
a. Fe3+ dan FeSCN 2+

d. SCN dan FeSCN 2+

b. H 2 PO4 dan SCN

e. Fe3+ dan SCN

c. H 2 PO4 dan H 2O
23. Pada industri amoniak dengan proses Haber Bosch terdapat kesetimbangan :
N 2( g ) + 3H 2( g )  2 NH 3( g )

H = 92, 4kJ . Untuk memperoleh NH 3 sebanyak

mungkin maka
a. Volume system diperbesar

d. Tekanan diperbesar

b. Suhu system diturunkan

e. Konsentrasi pereaksi dikurangi

c. Pada system ditambah katalis


24. Dalam ruangan 10 liter terdapat kesetimbangan antara 1 mol CO, 4 mol H 2O , 6
mol H 2 dan 6 mol CO2 menurut reaksi : CO( g ) + H 2O( g )  CO2( g ) + H 2( g ) . Pada

suhu tetap ditambahkan 3 mol gas CO. Mol gas H 2 setelah tercapai keadaan
setimbang adalah(dalam mol)
a. 1,5

d. 6

b. 3

e. 8

c. 4,5
25. Dalam volume 1 liter terdapat kesetimbangan antara 6 mol SO3 , 6 mol SO2 dan 4
mol O2 menurut reaksi : 2 SO3( g )  O2( g ) + 2 SO2( g ) . Pada suhu tetap volume
diubah dan dalam keadaan setimbang baru terdapat 4 mol SO3 . Volume barunya
adalah(dalam liter)
a. 2

d. 5

b. 3

e. 6

c. 4
26. Pada reaksi kesetimbangan : 2 NO2( g )  N 2O4( g ) . Diketahui bahwa dalam
keadaan setimbang [ NO2 ] dan [ N 2O4 ] masing-masing a mol

dan b mol .
l

Pada suhu tetap, volume diperkecil menjadi V liter. Dalam keadaan setimbang
yang baru terdapat c mol gas N 2O4 . Harga tetapan kesetimbangan K c dalam
susunan yang baru adalah

( b + c ) .V
2
( a 2c )
( b c ) .V
Kc =
2
( a + 2c )

a. K c =

d. K c =

b.

e.

c. K c =

cV
2

( a 2b 2c )
( b + c ) .V
Kc =
2
( a + 2b 2c )

cV

( a + 2b 2c )

27. Sebanyak 5 mol gas NH 3 dipanaskan dalam ruang tertutup. Terjadi reaksi
setimbang : 2 NH 3( g )  N 2( g ) + 3H 2( g ) . Apabila tekanan total gas-gas pada system
kesetimbangan = 3,2 atm dan gas NH 3 yang belum terurai sebanyak 2 mol, maka
harga tetapan kesetimbangan K p tersebut adalah(dalam atm 2 )
a. 0,6039

d. 1,656

b. 0,1829

e. 5,4675

c. 1,3500

35. Pada pemanasan 0,2 mol uap HI dalam ruang 1 liter terjadi penguraian dan pada
suhu tertentu mencapai kesetimbangan. Bila 25 % zat ini terurai, maka hitung
harga tetapan kesetimbangan !
36. Pada

suhu

tertentu,

dalam

ruang

liter

terdapat

kesetimbangan

2 SO3( g )  O2( g ) + 2 SO2( g ) . Semula terdapat 0,5 mol gas SO3 dan setelah tercapai

setimbang perbandingan jumlah mol SO3 terhadap O2 adalah 4 : 3. Tentukan


harga tetapan kesetimbangan !
37. Dua mol ammoniak dimasukkan dalam ruang tertutup dan dibiarkan terurai
menurut persamaan : 2 NH 3( g )  N 2( g ) + 3H 2( g ) . Setelah kesetimbangan tercapai,
ternyata ammoniak yang tersisa 1,2 mol. Tekanan total 7 atm. Berapakah K p
reaksi di atas?
38. Fosfor Pentaklorida berdisosiasi pada suhu tinggi : PCl5( g )  PCl3( g ) + Cl2( g ) .
Dalam

volume

liter

konsentrasi

[ PCl5 ] = 0,1 mol L , [ PCl3 ] = 0, 2 mol L

dalam

keadaan

dan [Cl2 ] = 0, 2 mol

setimbang

adalah

a. Hitung K c pada suhu tersebut !


b. Bila volum diperkecil menjadi 0,5 liter pada suhu tetap, terangkan
bagaimana perubahan konsentrasi dari ketiga spesi tersebut !
39. Metanol, CH 3OH dalam industri dapat dibuat berdasarkan reaksi antara karbon
monoksida dan gas hydrogen dengan menggunakan katalis. Persamaan reaksinya
adalah : CO( g ) + 2 H 2( g )  CH 3OH ( g ) H = 90kJ
a. Tulis rumus konstanta kesetimbangan K c untuk reaksi tersebut
b. Pada 420 K konstanta kesetimbangan K c = 2, 25 . Hitung konsentrasi
hydrogen dalam mol/liter, jika dalam keadaan setimbang konsentrasi
karbon monoksida sama dengan konsentrasi methanol

40. Zat A bereaksi dengan zat B dan terjadi reaksi setimbang : A( g ) + B( g )  3C( g ) .
Dalam volume 1 liter dicampurkan 2,5 mol gas A
dengan 1,0 mol gas B. Terjadi reaksi setimbang
menurut diagram di bawah ini : Hitung konstanta
kesetimbangan K c !

41. Diketahui reaksi setimbang : PCl5( g )  PCl3( g ) + Cl2( g ) . Dalam volume satu liter
terdapat kesetimbangan antara 0,6 mol PCl5 , 0,2 mol PCl3 dan 0,3 mol Cl2 .
Pada suhu tetap, volume diubah dan dalam keadaan kesetimbangan yang baru
terdapat 0,5 mol PCl5 . Hitung volume yang baru !
42. Diketahui reaksi setimbang : 2 HI ( g )  H 2( g ) + I 2( g ) . Dalam volume satu liter
terdapat kesetimbangan antara 0,1 mol HI, 0,1 mol H 2 dan 0,4 mol I 2 .
Hitunglah:
a. Mol zat-zat sebelum HI terurai
b. Derajat disosiasi
c. Konstanta kesetimbangan K c
d. Pada suhu tetap di dalam ruang itu dimasukkan 0,3 mol H 2 . Hitung mol
H 2 setelah tercapai keadaan setimbang !

43. Reaksi

penguraian

2 SO3( g )  O2( g ) + 2 SO2( g )

mempunyai

ketetapan

kesetimbangan K c = 2,5 pada suhu tertentu. Untuk dapat membatasi penguraian


2 mol SO3 dalam volume satu liter sampai 50 %, maka berapa mol O2 yang harus
ditambahkan ?

44. Diketahui reaksi setimbang : SO2( g ) + NO2( g )  SO3( g ) + NO( g ) . Pada suhu
4000 C dalam volume satu liter terdapat kesetimbangan antara 0,1 mol SO2 , 0,1

mol NO2 , 0,4 mol SO3 dan 0,4 mol NO . Campuran ini dipanaskan hingga suhu
5000 C . Setelah tercapai keadaan setimbang yang baru harga K c = 9 . Volume

dianggap tidak berubah.


a. Hitung K c dan K p pada suhu 4000 C
b. Ke arah manakah kesetimbangan bergeser setelah suhu dinaikkan?
c. Apakah reaksi dari kiri ke kanan eksoterm atau endoterm ?
d. Hitung susunan gas-gas pada 5000 C
45. Dalam volume sat liter pada suhu 727 0 C terdapat kesetimbangan antara 0,1 mol
NH 3 ,

0,05

mol

HCl

NH 3( g ) + HCl( g )  NH 4Cl( g )

a. Hitung K c
b. Hitung K p

dan

0,41

mol

NH 4Cl

menurut

reaksi