Anda di halaman 1dari 2

Pengertian Food Models

Food models (replika makanan) adalah contoh bahan makanan/makanan yang dibuat sedemikian rupa
sehingga menyerupai bahan makanan/ makanan aslinya. Pada perkembangan selanjutnya
seiring dengan banyaknya kegiatan penelitian dan pengembanganyang dilakukan di
puslitbang gizi dan makanan bogor, food models tidak hanya digunakansebagai media dalam
penyuluhan gizi, tetapi juga sangat membantu petugas gizi di lapanganpada waktu kunjugan
rumah (home visit) dalam melakukan recall bahan makanan/makananyang dikonsumsi oleh
responden. Dengan menggunakan
food models
, petugas gizi dilapangan akan lebih mudah dalam memprediksi besarnya konsumsi bahan
makanan/makananyang sebenarnya. Dengan demikian, maka analisa terhadap konsumsi zat
gizi danperhitungan kebutuhan zat gizi responden lebih mendekati perkiraan sebenarnya.
Alat ini pada umumnya digunakan di posyandu-posyandu , kelompok penimbang balita,
rumah sakit, puskesmas, klinik kesehatan, sekolah-sekolah. Sasaran penyuluhan
menggunakan alat ini terutama sekali adalah ibu-ibu rumah tangga, khususnya yang sedang
hamil atau yang mempunyai balita , anak sekolah, remaja WUS, orang tua, olahragawan/atlet,
dan pada penderita penyakit-penyakit tertentu seperti diabetes, hipertensi, jantung, obesitas,
dll.
Kelebihan dan keterbatasan dari food models
Food models merupakan media yang sering digunakan untuk penyuluhan gizi. Biasanya food
models memiliki bentuk dan ukuran kira-kira dari objek makanan yang diketahui sesuai
dengan berat makanan tersebut. Food model sebagai media penyuluhan tentu saja memiliki
kelebihan dan keterbatasan sebagai media.
Kelebihan :
1. Media yang mudah diingat sesuai bentuknya yang menyerupai objek.
2. Mudah dibawa dan ringan.
3. Memperjelas penjelasan konselor dalam menyampaikan penyuluhan dalam proses diet
untuk sasaran.
4. Food model lebih tahan lama, hal ini dikarenakan kita tidak perlu menggantinya
setiap hari seperti halnya apabila kita menggunakan bahan makanan/minuman asli
yang bisa rusak atau busuk.
Keterbatasan :
1. Harganya mahal.
2. Butuh keterampilan khusus dalam membuatnya.
3. Jika bahan baku food model terbuat dari lilin, maka model tersebut tidak tahan
terhadap hawa panas dan kelembapan.
4. Memerlukan tempat penyimpanan yang aman.

DAFTAR PUSTAKA
Arif S. Sadiman dkk. 2002.
Media Pendidikan; pengertian, pengembangan, pemanfaatan
.Jakarta : PT. raja grafindo persadaPiran wiroatmojo dan sonoharjo.2002.

Media pembelajaran.
Jakarta : LAN RIhttp://adingpintar.files.wordpress.com/2012/03/media-penyuluhan.pdf