Anda di halaman 1dari 4

Tugas Mata Kuliah Eksplorasi Geolistrik

Tugas Ini Dipergunakan Untuk Memenuhi Syarat Mata Kuliah Eksplorasi Geolistrik
Penggunaan Nomogram pada Interpretasi Kualitatif

Disusun oleh:
Fuad Aulia Bahri
3713100007

Dosen Pengampu:
Dr. Dwa Desa Warnana, S.Si, M.Si

Jurusan Teknik Geofisika


Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
2015

Penggunaan Nomogram pada Interpretasi Kualitatif


Hasil interpretasi dari metode SP geolistrik 2D menghasilkan profile anomaly potensial
antara silendris (cylendrical) dan lembaran (sheet). Nomogram adalah suatu metode yang
digunakan dalam metode SP untuk membantu membedakan antara profile cylendrical dan
sheet. Dengan kata lain nomgram dapat diungkapkan sebagai nilai suatu pengubah atau suatu
rumus untuk mengubah suatu nilai ke nilai lain ditentukan 2 nilai pengubah lain.
Dalam ekplorasi mineral menggunakan SP akan terjadi polarisasi potensial membentuk
suatu badan seperti cylendrical dan sheet. Polarisasi potensial ini juga dipengaruhi karena
adanya gaya dipol-dipol yang dipengaruhi senyawa kimia dari mineral yang akan dicari.

Gambar.1. Potensial Gradient profil pada bidang polaritas


Dalam melakukan interpretasi SP menggunakan nomogram haruslah terlebih dahulu
diketahui parameter parameter yang dibutuh kan yaitu: O, h, alfa, dan d

Gambar.2. Paramater SP
Kemudian setelah didapatkan paramater tersebut, setelah dilakukan penelitian terdapat
perbedaan hasil interpretasi dari kedua body.

Pengguanaan nomogram dalam interpretasi ialah sebagai berikut:


1. Dapatkan parameter-parameter yang dibutuhkan. Kemudian dengan menggunakan rumus
bentuk seperti tabel hingga terbentuk grafik sebagia berikut.
Tabel:

Grafik:

Gambar.3. Gambar Nomogram

2. Dari gambar nomogram diperhatikan nilai alfa dan delata. Jika nilai v1 dan v2 berbeda dan
nilai alfa berbeda akan jauh dari keadaan silender (sheet body). Sedangan untuk profile
silinder, nilai alfa akan sama dengan nilai standard curves (cyl.). Dengan ini nomogram sangat
membantu untuk membedakan profile antara silinder dengan sheet.
3. Dengan diketahuinya nilai alfa dan bentuk body dari profile maka dapat diperoleh parameter
parameter lain dengan menggunakan rumus
Untuk perhitungan kedalaman

Gambar.4. Perhitungan kedalaman

Gambar.5. SP profile dengan silinder body dan niai alfa 40 derajat

Daftar Puskata
Satyanarayana Murty, B.V., Haricharen, P.,P., 1985. Nomogram for the complete
Interpretation of spontaneous pontential profiles over sheet-like and cylindrical two-dimensional
sources. Geophysics 50 , 1127-1135
Yungul, S., 1950. Interpretation of spontaneous polarization anomalies caused by spheroidal
ore bodies. Geophysics 15, 237-246.