Anda di halaman 1dari 4

Sumbu Api ( Safety Fuse )

bagian ujung yang


dipotong tegak lurus

bagian ujung yang


dipotong miring

SUMBU API

Blackpowder
dibakar

blackpowder bersentuhan
dengan ramuan pembakar
dalam detonator

Sumbu api adalah alat berupa sumbu yang fungsinya adalah merambatkan
api dengan kecepatan tetap.Perambatan api tersebut dapat menyalakan
detonator yang dipasang pada ujung sumbu guna meledakkan bahan
peledak.
Sumbu api terdiri dari inti berupa black powder dan pembungkus berupa
tekstil dan material kedap air. Fungsi pembungkus untuk menjaga sumbu api
dari kerusakan mekanis dan kerusakan akibat air atau minyak.
Kecepatan rambat sumbu api yang biasa diperdagangkan adalah :
130 detik per meter ( 120 detik/yard), pada permukaan laut dengan variasi
10 detik, untuk sumbu api buatanUSA.
120 detik per meter dengan variasi yang sama, untuk sumbu api standar
Eropa.
Sumbu api harus disimpan digudang yang sejuk, kering dan mempunyai
ventilasi yang baik. Terhindar dari cairan yang mungkin dapat merusak. Suhu
penyimpanan 50 100 0 F dan kelembaban relatif rendah.
Pemasangan Detonator pada sumbu api
Pemasangan detonator pada sumbu api dapat dilakukan dengan memakai
crimper.
Crimper dibagi menjadi 2 macam yaitu :
a) Bench type Crimper
b) Hand type Crimper
1. Cara pemasangan sebagai berikut :

Potong sumbu api tegak lurus, sesuai dengan panjang yang


diperlukan.

Ambil detonator secara hati-hati dari kemasan.


Masukkan ujung sumbu api yang baru dipotong tepat kedalam
detonator sedalam mungkin.

Jepit mulut detonator yang mengarah sumbu api dengan sempurna,

Celupkan seluruh detonator dan sumbu api sepanjang satu inch


kedalam larutan penyebab kedap air.

Hindari tekanan atau terkena panas pada ujung detonator yang


tertutup.
2. Pembuatan Primer
untuk peledakan dengan lubang tembak besar telah tersedia primer yang
dibuat pabrik disebut Booster sedangakn peledakan dengan lubang kecil
perlu membuat primer dahulu.
Pembuatan primer dengan cara memasang detonator kedalam cartridge
bahan peledak kuat. Detonator yang dipakai adalahdetonator biasa yang
telah dipasang pada ujung sumbu api.
Cara pembuatan primer sebagai berikut ;

ambil dodol bahan peledak kuat, pembungkus jangan dibuang.

Buatlah lubang kira-kira 2 inch dalamnya ditengah-tengah salah satu


ujung dari dodol memakai penusuk kayu atau tembaga.

Sisipkan detonator kedalam lubang sedemikian rupa sehingga


detonator terbenam seluruhnya kedalam dodol.
3. Cara menyalakan sumbu api
Menyalan sumbu api dapat dilakukan dengan memakai hot wire fuse
lighter, full wire fuse lighter, lead spritter, korek dan igniter cord.
Apabial sumbu api dinyalakn akan terlihat pancaran api yang dikenal dengan
nama ignition flame, menandakan sumbu terbakar dan berfungsi normal.
Pembakaran akan merambat perlahan terus sepanjang sumbu api sampai
pada ujung yang lain.

B. Sumbu Ledak
Anyaman tekstil
sintetis

Selubung
plastik

Serat nylon

PETN

Inti katun

Sumbu ledak adalah sumbu yang terdiri dari : inti initiating explosive
dibalut lapisan plastic dan dibungkus dengann kombinasi tekstil, kawat dan
lapisan plastic.
Sumbu ledak mudah dan aman penggunaannya, mempunyai ketahan
terhadap air yang baik sekali dan mempunyai kecepatan detonasi yang
tinggi 21000 feet per detik.Sumbu ledak mempunyai kuat tarik yang baik,
ringan dan fleksibel. Sumbu ledak apabila dinyalakan dapt merambatkan
gelombang detonasi kesemua tempat sepanjang sumbu. Peledakan dengan
sumbu ledak tidak memerlukan detonator didalam lubang tembak. Sumbu
ledak sangat luas pemakaiannya, sangat cocok untuk daerah-daerah yang
kondisi iklimnya banyak petir. Sumbu ledak dikemas dalam bentuk gulungan
500 ft, 1000 ft dalam kotak kemasan berisi 2-4 gulungan.
1. Delay Connector
Delay connector disebut juga non-electric MS delay connector atau
detonating relay connector. Delay connector adalh perlengkapan peledakan
yang digunakan untuk menyelenggarakan peledakan tunda ( delay blasting )
dalam suatu peledakan memakai sumbu api.
Delay connector mempunyai bermacam-macam interval waktu atau delay
time. Bentuk delay connector adalah berupa tabung tembaga panjangnya
3 inch. Pada ujung-ujungnya diisi muatan bahan peledak dipisahkan oleh
elemen yang fungsinya menunda peledakan dan disebut delay element.
2. Cara menyambung sumbu ledak
Dalam peledakan memakai sumbu ledak, terutama peledakan
dikuari, pemasangan sumbu ledak terdiri dari trunk line yaitu sumbu
ledak sepanjang sisi lubang tembak dan brach atau downline
yaitu Sumbu ledak yang menuju kedalam lubang tembak.
Penyambungan sumbu ledak dengan delay connector dalam peledakan
beruntun dapat dilakukan dengan cara memotong trunk line antara dua
lubang tembak, kemudian kedua sumbu ledak yang telah terpotong
dimasukkan kedalam ujung-ujung delay connector, selanjutnya dijepit
supaya tidak mudah terlepas.
3. Cara menyalakan sumbu ledak
Dalam peledakan memakai sumbu ledak hanya diperlukan satu
detonator. Didalam setiap lubang tembak tidak perlu dipasang detonator.
Sumbu ledak hanya dapat dinyalakan dengan detonator.
Cara menyalakan sumbu ledak adlah sebagai berikut :
1. sumbu ledak dengan detonator biasa ( plain detonator )
sumbu api yang telah dipasang detonator disiapkan dengan
panjang tertentu.

detonator yang dipasang pada sumbu api dikaitkan pada sumbu


ledak memakai tape atau tali.
2. sumbu ledak dengan detonator listrik
detonator listrik dikaitkan pada ujung sumbu ledak dengan
memakai tape.
3. dalam penggunaan dilapangan kita harus menyiapkan dulu detonator
yang diikatkan pada sumbu ledak
sepanjang IS inch. Kemudian baru
disambungkan dengan sumbu ledak utama memakai ikatan square knot.
Detonator yang dijelaskan diatas dipasang terakhir setelah semua rangkaian
peledakan siap untuk diledakkan.
4. Cara memasang rangkaian peledakan memakai sumbu ledak.
Hal yang perlu diperhatikan dalam penyambungan sumbu ledak
adalah :

setiap sambungan harus tegak lurus, penyambungan dengan plastic


connector lebih baik.

Jarak antara sumbu ledak yang pararel tidak boleh kurang dari 0,2 m.

Jarak antara delay connector / relay connector dengan sumbu yang


pararel harus paling sedikit 1,0 m.

Didalam round sumbu ledak tidak boleh membelit atau menggulung.

Detonator yang dipakai untuk meledakkan selalu diarahkan pada


arah detonasi sumbu ledak yang diinginkan.