Anda di halaman 1dari 2

KANDIDIASIS MULUT

SPO
DINAS KESEHATAN
Dibuat Oleh
Koordinator BP Umum

dr. Andrew Nugroho, M.M


NIP. 198310172010011027

No. Dokumen :
No. Revisi
:
Tanggal Terbit :
Halaman
:
Disetujui Oleh
Ketua Tim Akreditasi

Drg. Fuad Fatkhurrohman


NIP. 198409202011011013

PUSKESMAS BEJEN
Disahkan Oleh
Kepala Puskesmas Bejen

dr. Supriyanto
NIP. 196803042008011008

PENGERTIAN

Prosedur ini mencakup diagnosis kandidiasis mulut dan


penatalaksanaannya.

TUJUAN

1. Mengupayakan penanganan kandidiasus mulut yang tepat .


2. Mencegah komplikasi.

KEBIJAKAN

Berlaku untuk semua pasien kandidiasis mulut

REFERENSI

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun


2014 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas
Pelayanan Kesehatan Primer

PROSEDUR

1. Pengertian
Infeksi Candida albicans ini menyerang kulit, mukosa maupun
organ dalam, sedangkan pada bayi dapat terinfeksi melalui vagina
saat dilahirkan, atau karena dot yang tidak steril.
2. Anamnesis
2.1. Keluhan : rasa gatal dan perih di mukosa mulut, rasa metal,
dan daya kecap penderita yang berkurang.
2.2. Faktor Risiko : imunodefisiensi
3. Pemeriksaan Fisik
3.1. Bercak merah, dengan maserasi di daerah sekitar mulut, di
lipatan (intertriginosa) disertai bercak merah yang terpisah
di sekitarnya (satelit).
3.2. Guam atau oral thrush yang diselaputi pseudomembran
pada mukosa mulut.
4. Pemeriksaan Penunjang
Sel ragi dapat dilihat di bawah mikroskop dalam pelarut KOH
10% atau pewarnaan Gram.
5. Komplikasi
Diare karena kandidiasis saluran cerna.
6. Penatalaksanaan
6.1. Memperbaiki status gizi dan menjaga kebersihan oral
6.2. Kontrol penyakit predisposisinya
6.3. Gentian violet 1% (dibuat segar/baru) atau larutan nistatin
100.000 200.000 IU/ml yang dioleskan 2 3 kali sehari
selama 3 hari.

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Ketua Tim Mutu dan Kepala Puskesmas Bejen

KANDIDIASIS MULUT
SPO
DINAS KESEHATAN
PROSEDUR

No. Dokumen
No. Revisi
Tanggal Terbit
Halaman

:
:
:
:

PUSKESMAS BEJEN

7. Rencana Tindak Lanjut


7.1. Dilakukan skrining pada keluarga dan perbaikan lingkungan
keluarga untuk menjaga tetap bersih dan kering.
7.2. Pasien kontrol kembali apabila dalam 3 hari tidak ada
perbaikan dengan obat anti jamur.
8. Kriteria Rujukan
Bila kandidiasis merupakan akibat dari penyakit lainnya, seperti
HIV.

UNIT TERKAIT

Pendaftaran, KIA, BP Umum, Laboratorium, dan Apotik

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Ketua Tim Mutu dan Kepala Puskesmas Bejen