Anda di halaman 1dari 2

Nama : Zakiyyatul Jibillah

Region : II
Distrik : 1
Resume Materi Persepsi dan Kesalahan Berpikir LKMM Pra-TD XI FTI-ITS
Materi kedua pada hari kedua dari LKMM Pra-TD XI FTI-ITS adalah persepsi dan
kesalahan berpikir yang dibawakan oleh Mas Fauzan dan Mas Nico. Persepsi adalah proses
mendeteksi dan menerjemahkan informasi dengan menggunakan pengetahuan yang
tersimpan dalam ingatan. Persepsi sendiri meliputi penginderaan, pengenalan pola, dan
pemusatan pikiran. Setiap orang tentunya memiliki persepsinya masing-masing, namun
terkadang persepsi satu orang dengan orang lain tidak sama, yang menyebabkan hal itu
terjadi adalah faktor. Berikut in ifaktor-faktor yang mempengaruhi persepsi ; sudut pandang,
kelengkapan data yang berupa informasi dan fakta, tingkat pendidikan, lingkungan sekitar,
dan terakhir penarikan kesimpulan. Alur berpikir dari materi ini adalah pertama pengenalan
tentang persepsi lalu penalaran yang bertujuan mengsinkronisasikan apa yang sudah
dipersepsikan yang terakhir adalah menarik sebuah kesimpulan dari persepsi kita.
Dalam berpikir tak jarang sebagai manusia mendapatkan masalah dan juga
kesalahan, berikut ini adalah bentuk dan kesalahan dalam berpikir. Yang pertama adalah
kesalahan atribusia atau kesalahan dalam menduga penyebab. Berikutnya efek halo atau
fakta bahwa kita telah mengenal orang. Kemudian stereotip atau mengeneralisasikan orangorang berdasarkan sedikit informasi. Kemudian prasangka yang dikenal juga dengan
kekeliruan persepsi, yang terakhir adalah gegar budaya atau tidak mampu menyesuaikan
diri. Dari berbagai hal yang telah dipaparkan di atas maka harusnya kita memilik pandangan
tentang bagaimana kita memandang diri kita sendiri. Selain lima hal tersebut kesalahan
berpikir juga dipengaruhi oleh pengaruh emosi, ambigu atau penafsiran ganda, dan
ketidaksesuaian data.
Setelah mengetahui kesalahan-kesalahan berpikir tentunya kita harus membenarkan
pola berpikir kita, yang awalnya pasif harus mulai berubah menjadi orang yang berpikir kritis,
dengan berpikir kritis akan tumbuh rasa ingin tahu yang tinggi, salah satu cara menggali info
adalah dengan ras ingin tahu yang tinggi. Namun dalam sifat kritsipun terdapat beberapa hal
negatif yakni tidak mudah percaya sehingga menimbulkan sikap apatis atau lebih dikenal
dengan kata cuek. Skeptis atau sifat dimana kita ikut merasakan tapi kita tidak melakukan
tindakan apa-apa tau tidak ada aksi. Untuk mendapatkan pola pikir atau hasil pikiran yang
benar kita harus memperhatikan faktor-faktor yaitu pengalaman. Harusnya kita bisa belajar
dari pengalaman agar menjadi orang yang lebih baik, karena guru yang paling baik adalah
pengalaman. Lalu pernyataan seseorang, maksudnya kita harus memperhatikan atau dan
mencoba mendenganrkan pernyataan maupun pertanyaan seseorang, Menggagas
pertanyaan, dengan adanya pertanyaan maka secara otomatis akan timbul sebuah
jawaban. Kesimpulannya untuk meminimalisir kesalaahn dalam berpikir dapat dikurangi
dengan cara sering menggalli fakta, memilih alternatif, pikirkan dampak yang akan timbul

dari kesalahn berpikir kita. Dan yang terakhir adalah menjatuhkan pilihan dari apa yang telah
kita konsep dan pikirkan.
Sebenarnya materi kesalahan berpikir ini memiliki tujuan agar kita belajar bepikir
kritis dan jangan terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Karena cara berpikir setiap orang
pastilah ada perbedaan. Sedng kan untuk materi persepsi kesimpulannya adalah bentuk
persepsi yang baik berdasarkan sudut pandang, kelengkapan data atau informasi, tingkat
pendidikanpun mempengaruhi persepsi setiap orang,. Faktor terbesar yang mempengaruhi
persepsi adalah lingkungan, bahkan lingkungan memiliki peranan besar dalam persepsi
yang dihasilkan setiap orang. Contohnya persepsi orang kota akan berbeda dengan
persepsi orang desa karna lingkungan mereka berbeda. Yang terakhir adalah penarikan
kesimpulan , dimana ini adalah tujuan akhhir dari persepsi, segala persepsi yang kita buat
pada akhirnya haruslah ditarik kesimpulan agar terjadi kejelasan dan sebagai bukti nyata