Anda di halaman 1dari 37

TEORI DAN ANALISIS KEPUTUSAN

Oleh :
Abdullah M. Jaubah
Pendahuluan
Studi dan penghayatan atas teori dan analisis keputusan sekitar tahun 1970-an akan
berhubungan dengan pengambilan keputusan melalui Operations Research. Buku yang
ditulis oleh Robert J. Thierauf da Robert C. Klekamp (1975) dengan judul Decision
Making Through Operations Research dipakai sebagai buku pengangan dalam mengikuti
teori dan analisis pengambilan keputusan.
Buku tersebut mengandung pembahasan mengenai

pengambilan keputusan melalui

pembahasan mengenai teori keputusan. Pembahasan mengenai teori keputusan ini


mencakup pembahasan mengenai probabilitas, statistical independence, statistical
dependence, relationship between interdependence and dependence, probability problem,
revision of probabilities, selection of best criterion, decision trees, dan pembahasan
mengenai decision trees application. Hal ini berarti bahwa pembahasan mengenai teori
keputusan

ini

mencakup

pembahasan

mengenai

probabilitas,

variabel-variabel

independen, variabel-variabel dependen, hubungan antara variabel-variabel independen


dan variabel dependen, masalah probabilitas, revisi atas probabilitas, pemilihan kriterium
terbaik, pohon keputusan, dan pembahasan mengenai penerapan pohon keputusan.
Mereka juga membahas pengambilan keputusan dengan permintaan yang mengandung
unsur ketidaktentuan, PERT, Linear Programming, Transportation Methods, Games and
Strategies, Markov Analysis, Classical Optimization Techniques, Inventory Control
Models, Integer and Nonlinear Programming, Queuing Models, Simulation, Dynamic
Programming,

Heuristic Programming, Behavioral Models, Current Quantitative

Marketing Models, Current Quantitative Physical Distribution Models, Current


Quantitative Manufacturing Models, Current Quantitative Finance Models, Current
Quantitative Accounting Models, dan pembahasan mengenai Current Quantitative

Corporate Planning Models. Usaha memahami pokok-pokok pembahasan di atas pada


saat itu adalah sangat sulit sekali karena perangkat lunak dan komputer pada saat itu
belum tersedia seperti pada saat kini.
Studi dan penghayatan mengenai teori dan analisis pengambilan keputusan dewasa ini
adalah lebih mudah daripada masa lalu karena perangkat lunak dan komputer telah
tersedia dengan harga yang terjangkau. Paket program ABQM, paket program POM-QM
for Windows Version 4.0, dan beberapa paket program serupa ini sekarang telah tersedia.
Paket program ABQM adalah paket program yang mengandung peluang pilihan untuk
memakai : Linear Programming, All Integer Programming, Zero One Programming,
Goal Programming, Transportation, Assignment, Break-Even Analysis, Decision Theory,
Network Models, CPM/PERT, Inventory Models, Queueing Theory, Dynamic
Programming, Simulation, Forecasting, Markov Analysis, dan Game Theory.
Decision Theory mencakup Decision Making Under Risk, Decision Making Under
Uncertainty, Decision Tree, dan Bayes Decision Rule.
POM-QM for Windows Version 4.0 merupakan paket program untuk Production and
Operations Management dan Quantitative Methods. Paket program ini dapat
dikelompokkan ke dalam tiga kelompok yaitu Display POM Modules Only, Display QM
Only, dan Display All Modules.
Display All Modules mencakup peluang-peluang pilihan mengenai : Aggregate Planning,
Assembly Line Balancing, Assignment, Breakeven/Cost-Volume Analysis, Capital
Investment, Decision Analysis, Factor Rating, Forecasting, Game Theory, Goal
Programming, Integer & Mixed Integer Programming, Inventory, Job Shop Scheduling,
Layout, Learning Curve, Linear Programming, Location, Lot Sizing, Markov Analysis,
Material Requirements

Planning, Networks, Productivity, Project Management

(PERT/CPM), Quality Control, Reliability, Statistics, Transportation, Waiting Lines, dan


Work Measurement.

Pembahasan mengenai Decision Analysis mencakup pembahasan mengenai Decision


Tables, Decision Trees, Decision Trees (Graphical), One Period Inventory, dan Factor
Rating.
Pembahasan mengenai teori dan analisis pengambilan keputusan jika dibatasi maka akan
mencakup pembahasan mengenai Decision Tables, Decision Trees, Decision Trees
(Graphical), One Period Inventory, Factor Rating, Decision Making Under Risk,
Decision Making Under Uncertainty, dan Bayes Decision Rule.
Pengambilan keputusan dapat dikelompokkan menurut jenis data, tingkat manajemen,
menurut fungsi organisasi, dan menurut jumlah aktor yang terlibat. Pengelompokan
pengambilan keputusan menurut jenis data mencakup pengambilan keputusan secara
kuantitatif, pengambilan keputusan secara kualitatif, dan pengambilan keputusan secara
kombinasi antara pengambilan keputusan secara kualitatif dan kuantitatif. Pengambilan
keputusan menurut tingkat manajemen dapat dikelompokkan ke dalam pengambilan
keputusan pada tingkat perencanaan strategis, pengambilan keputusan pada tingkat
pengawasan manajemen, dan pengambilan keputusan pada tingkat pengawasan
operasional. Pengambilan keputusan menurut fungsi organisasi mencakup pengambilan
keputusan akuntansi, pengambilan keputusan keuangan, pengambilan keputusan
sumberdaya manusia, pengambilan keputusan produksi dan operasi, pengambilan
keputusan pemasaran, pengambilan keputusan penelitian dan pengembangan, dan
pengambilan keputusan atas pelayanan informasi pada tingkat perencanaan strategis,
pada tingkat pengawasan manajemen, dan pada tingkat pengawasan operasional.
Pengambilan keputusan menurut jumlah aktor yang terlibat dikelompokkan ke dalam
pengambilan keputusan individu dan pengambilan keputusan kelompok.
Pembahasan ini terarah pada pengambilan keputusan secara kuantitatif. Hal ini tidak
berarti bahwa pengambilan keputusan menurut kelompok-kelompok lain adalah tidak
penting.

Langkah Persiapan
POM diaktifkan dan langkah ini akan menyajikan layar penampil sebagai berikut :

Layar penampil ini kemudian diganti dengan layar penampil sebagai berikut :

Tombol OK ditekan sehingga layar penampil disajikan sebagai berikut :

Menu Module diaktifkan dan Module Decision Analysis dipilih. Langkah-langkah ini
merupakan langkah-langkah persiapan.
Decision Tables
Langkah kedua adalah langkah memakai perintah File>New>Decision Tables. Langkah
ini akan menyajikan kotak dialog sebagai berikut :

Kotak dialog tersebut telah diisi yaitu Title diisi dengan Contoh Decision Tables, Number
of Options diisi dengan 3, dan Number of Scenarios diisi dengan 5. Tombol OK ditekan
sehingga kotak dialog disajikan sebagai berikut :

Perubahan dan pengisian dilakukan dan hasil perubahan dan pengisian ini adalah sebagai
berikut :
6

Hasil pengetikan di atas disimpan dengan nama arsip M1. Pelaksanaan dapat dilakukan
dengan cara menekan tombol Solve. Langkah ini akan menyajikan layar penampil
sebagai berikut :

Hasil ini mencerminkan bahwa Expected Monetary Value adalah 144.5 dihasilkan oleh
Lembur. Nilai Maksimin adalah 120 dihasilka oleh Subkontrak, dan nilai maksimak
adalah 220 dihasilkan oleh Lembur. Singkatan PR adalah Permintaan Rendah, PN adalah
Permitaan Normal, dan PT adalah Permintaan Tinggi. Hasil Expected Value
Multiplication adalah sebagai berikut :

Perfect Information menghasilkan informasi sebagai berikut :

Informasi ini mencerminkan nilai-nilai dari Perfect Information, Perfect Probability, Best
Expected Value, dan Expected Value of Perfect Information. Informasi mengenai
kekecewaan atau peluang kerugian dihasilkan pula dan dapat disajikan sebagai berikut :

Hurwicz Table merupakan informasi terakhir yang dihasilkan. Hurwicz Table ini adalah
sebagai berikut :

Penyajian Hurwicz Table ini dipersingkat karena terlalu panjang dan dimulai dari 0.00
sampai dengan 1.00. Hurwicz Table ini mencakup nilai-nilai untuk Subkontrak, Lembur,
dan Paruh Waktu.
Decision Trees
Perintah File>New>Decision Trees dipakai. Langkah ini akan menyajikan kotak dialog
sebagai berikut :

Pengisian telah dilakukan yaitu Title diisi dengan Contoh Decision Trees, Number of
Branches adalah 12, dan Objective adalah Profits (maximize). Tombol OK ditekan
sehingga layar penampil disajikan sebagai berikut :

10

11

Pengisian dilakukan sebagai berikut :

Hasil Pengetikan ini disimpan dengan nama arsip M2. Pelaksanaan arsip ini dilakukan
dengan cara menekan tombol Solve. Langkah ini akan menghasilkan informasi sebagai
berikut :

12

Pengertian Always di sini adalah cabang-cabang yang akan selalu dicakup, Possibly
adalah cabang-cabang yang akan dicakup jika pemakai sampai ke tahap ini dan pemakai
mungkin sampai ke tahap ini. Backwards adalah cabang-cabang yang akan dipakai jika
pemakai sampai di sana akan tetapi pemakai tidak akan sampai di sana.

Diagram jaringan disajikan pula sebagaimana dikemukakan di atas.

13

Decision Trees (Graphical)


Deciision trees dapat juga dicipta secara grafis. Penciptaan ini akan dijelaskan secara
bertahap. Perintah File>New>Decision Trees (Graphical) dipakai. Langkah ini akan
menyajikan kotak dialog sebagai berikut :
Kotak Title diisi dengan Contoh Decision Trees (Graphical) dan Profit (maximize)
dipilih.

Tombol OK ditekan. Langkah ini akan menyajikan kotak dialog sebagai berikut :

14

Tombol Add n branches ditekan. Lingkaran 2 ditekan dan tombol Add n branches
ditekan. Lingkaran 3 ditekan dan tombol Add n branches ditekan. Kotak 4 ditekan dan
tombol Add n branches ditekan. Kotak 5 ditekan dan tombol Add n branches ditekan.
Kotak 6 ditekan dan tombol Add n branches ditekan. Kotak 7 ditekan dan tombol Add n
branches ditekan. Kotak 8 ditekan dan tombol Add n branches ditekan. Kotak 9 ditekan
dan tombol Add n branches ditekan. Kotak 10 ditekan dan tombol Add n branches
ditekan. Kotak 11 ditekan dan tombol Add n branches ditekan. Kotak 12. Kotak 13
ditekan dan tombol Add n branches ditekan. ditekan dan tombol Add n branches ditekan.
Kotak 14 ditekan dan tombol Add n branches ditekan. Kotak 15 ditekan dan tombol Add
n branches ditekan. Langkah-langkah tersebut akan mencipta grafik decision trees
sebagai berikut :

15

Pengisian nilai dilakukan dengan cara menekan kotak kemudian mengisi probabilitas dan
nilai. Hal ini dilakukan sebanyak kotak dan setelah selesai maka hasil pengetikan ini
disimpan dengan nama M3. Pelaksanaan dilakukan dengan cara menekan tombol Solve.

16

Hal ini berarti bahwa laba maksimum sebesar 181.25 diperoleh dari keputusan 2.
Perubahan dapat dilakukan dengan cara mengganti tujuan dari Profit (maximize) menjadi
Cost (minimize). Langkah ini akan menghasilkan informasi sebagai berikut :

Biaya minimum dicapai melalui keputusan 1 yaitu sebesar 128.1.


One Period Inventory
Perintah File>New>One Period Inventory dipakai. Lagkah ini akan menyajikan kotak
dialog sebagai berikut :

17

Kotak Title diisi dengan Contoh One Period Inventory dan Number of Demands diisi
dengan 5. Tombol OK ditekan sehingga disajikan kotak dialog sebagai berikut :

Hasil ini disimpan dengan nama arsip M4. Pelaksanaan akan menghasilkan informasi
sebagai berikut :

18

19

Factor Rating

20

21

ABQM
Paket program POM-QM for Windows Version 4.0 tidak mengandung peluang
pemakaian mengenai Decision Making Under Risk, Decision Making Under Uncertainty,
dan Bayes Decision Rule. Peluang-peluang ini terkandung dalam paket program ABQM.
Paket Program ABQM tersedia dalam buku Ilmu Manajemen yang diterjemahkan dari
buku Management Science yang ditulis oleh Bernard Jr. Paket program ini terdiri dari
peluang-peluang pilihan sebagai berikut :

AB:QM mengandung peluang pilihan mengenai Decision Theory. Peluang pilihan ini,
jika dipakai, akan mencakup peluang-peluang pilihan sebagai berikut :

22

Peluang pilihan yang akan dipakai di sini adalah Decision Making Under Risk, Decision
Making Under Uncertainty, dan Bayes Decision Rule. Decision Tree tidak dibahas di sini
karena telah disajikan di atas.
Decision Making Under Risk
A dipakai. Langkah ini akan menyajikan kotak dialog sebagai berikut :

N atau New ditekan. Langkah ini akan menyajikan kotak dialog sebagai berikut :

Kotak dialog di atas membutuhkan pemasukan informasi. Problem Title diisi dengan
Contoh Decision Making Under Risk. Profit = 1 Cost = 2 perlu diisi dengan 1 jika tujuan

23

yang ingin dicapai adalah laba maksimum atau 2 jika tujuan yang ingin dicapai adalah
biaya minimum. Number of Alternative perlu diisi misalkan 4 dan Number of Event perlu
diisi misalkan 4 juga. Langkah ini akan menyajikan informasi dalam kotak dialog sebagai
berikut :

Pengisian nilai-nilai probabilitas dilakukan untuk tiap Event misalkan 0.2, 0.3, 0.4, dan
0.1. Nilai-nilai dari tiap alternatif dalam tiap event diisi. Hasil pengisian ini adalah
sebagai berikut :

24

Hasil pengisian ini disimpan dengan nama arsip M6. Pelaksanaan dapa dilakukan dengan
cara menekan tombol R atau Run. Langkah ini akan menyajikan inforasi bahwa
kesalahan dialami karena jumlah probabilitas tidak sama dengan 1. Perbaikan dilakukan
pada Event keempat dengan cara mengganti 0.1 dengan 0.3. Penyimpanan arsip
dilakukan kembali dengan nama M6. Pelaksanaan dilakukan dengan cara menekan
tombol R. Langkah ini akan menyajikan informasi sebagai berikut :

Penyajian hasil di atas adalah tidak lengkap. Langkah untuk menyajikan hasil secara
lengkap dilakukan dengan cara menekan tombol Esc dan kemudian menekan tombol P
atau Print dan menekan tombol B atau Both untuk menyimpan arsip dalam bentuk
naskah.

25

Microsoft Word dipakai untuk menyajikan arsip M6 yang telah disimpan dalam bentuk
naskah tadi.
Program: Decision Theory / Decision Making Under Risk
Problem Title : Contoh Decision Making Under Risk
***** Input Data *****
Type of Problem

: Profit

Problem

------------------------------------------------------------Event 1
Event 2
Event 3
Event 4
------------------------------------------------------------Probability
0.100
0.200
0.400
0.300
------------------------------------------------------------Alternative 1
200.000
200.000
200.000
200.000
Alternative 2
300.000
300.000
300.000
300.000
Alternative 3
400.000
400.000
400.000
400.000
Alternative 4
500.000
500.000
500.000
500.000
------------------------------------------------------------***** Program Output *****
Expected Profit Table
--------------------------------------Alternative
Expected Profit
--------------------------------------1
200.000
2
300.000
3
400.000
4
500.000 <=
--------------------------------------<=

indicate(s) the best alternative(s)

26

***** End of Output *

Peluang piihan terbaik adalah Alternatif 4 karena Expected Profit adalah terbesar yaitu
500.
Perubahan dapat dilakukan dengan memanfaatkan perintah Edit. Hasil pelaksanaan
adalah sebagai berikut :

Alternatif 1 dipilih karena merupakan alternatif terbaik dengan biaya minimal sebesar
200.
Program: Decision Theory / Decision Making Under Risk
Problem Title : Contoh Decision Making Under Risk
***** Input Data *****
Type of Problem

: Cost

Problem

------------------------------------------------------------Event 1
Event 2
Event 3
Event 4
------------------------------------------------------------Probability
0.100
0.200
0.400
0.300
------------------------------------------------------------Alternative 1
200.000
200.000
200.000
200.000
Alternative 2
300.000
300.000
300.000
300.000
Alternative 3
400.000
400.000
400.000
400.000
Alternative 4
500.000
500.000
500.000
500.000
------------------------------------------------------------***** Program Output *****
Expected Cost Table
---------------------------------------

27

Alternative
Expected Cost
--------------------------------------1
200.000 <=
2
300.000
3
400.000
4
500.000
--------------------------------------<=

indicate(s) the best alternative(s)

Pengambilan keputusan dalam keadaan yang mengandung unsur risiko mengandung


pertimbangan mengenai laba maksimum atau biaya minimum, alternatif-alternatif,
kejadian-kejadian, probabilitas-probabilitas, dan nilai-nilai tiap alternatif dalam tiap
kejadian.
Decision Making Under Uncertainty
Pengambilan keputusan di bawah keadaan yang mengandung unsur ketidaktentuan atau
ketidakpastian dapat dilakukan dengan cara memilih peluang B. Langkah ini akan
menyajikan kotak dialog sebagai berikut :

Pengisian data akan membutuhkan pengisian Problem Title misalkan Contoh Decision
Making Under Uncertainty, pengisian nilai Hurwicz Alpha Coefficient misalkan 0.7,
peluang untuk memilih Profit = 1 atau Cost = 2, misalkan 1 dipilih. Number of Alternatif
adalah 4 dan Number of Event adalah 4. Pengisian data ini adaah sebagai berikut :

28

Pengisian nilai untuk tiap alternatif dalam tiap event perlu dilakukan misalkan saja
sebagai berikut :

Hasil pengetikan ini disipan dengan nama M7. Arsip M7 ini kemudian dilaksanakan
dengan cara menekan tombol R atau tombol Run. Hasil pelaksanaan ini adalah sebagai
berikut :

29

Beberapa kriteria keputusan dihasilkan jika pengambilan keputusan di bawah keadaan


ketidaktentuan dipakai. Hal ini disajikan secara tidak lengkap di atas. Penyajikan secara
lengkap adalah sebagai berikut :
Program: Decision Theory / Decision Making Under Uncertainty
Problem Title : Contoh Decision Making Under Uncertainty
***** Input Data *****
Type of Problem

: Profit

Hurwicz Alpha Coefficient:

Problem
0.700

------------------------------------------------------------Event 1
Event 2
Event 3
Event 4
------------------------------------------------------------Alternative 1
100.000
150.000
210.000
220.000
Alternative 2
200.000
90.000
120.000
140.000
Alternative 3
300.000
210.000
190.000
180.000
Alternative 4
120.000
140.000
300.000
210.000
------------------------------------------------------------***** Program Output *****
Laplace
--------------------------------------Alternative
Expected Value
--------------------------------------1
170.000
2
137.500
3
220.000 <=

30

4
192.500
--------------------------------------Maximin
--------------------------------------Alternative
Expected Value
--------------------------------------1
100.000
2
90.000
3
180.000 <=
4
120.000
--------------------------------------Maximax
--------------------------------------Alternative
Maximax Payoff
--------------------------------------1
220.000
2
200.000
3
300.000 <=
4
300.000 <=
--------------------------------------Hurwicz
--------------------------------------Alternative
Hurwicz Payoff
--------------------------------------1
184.000
2
167.000
3
264.000 <=
4
246.000
--------------------------------------Minimax
--------------------------------------Alternative
Maximum Regret
--------------------------------------1
200.000
2
180.000
3
110.000 <=
4
180.000
--------------------------------------<=

indicate(s) the best alternative(s)

***** End of Output *****

Kriteria keputusan Laplace,


Maximin, Maximax, Hurwicz, dan Minimax dihasilkan. Alternatif yang dipilih adalah
alternatif 3 jika kriteria keputusan Laplace dipakai. Alternatif yang dipilih adalah
alternatif

3 jika kriteria keputusan Maximin dipakai. Alternatif yang dipilih adalah

alternatif 3 atau 4 jika kriteria keputusan Maximax dipakai. Alternatif yang dipilih

31

adalah alternatif 3 jika kriteria keputusan Hurwicz dipakai. Alternatif yang dipilih adalah
alternatif 3 jika kriteria keputusan Minimax dipakai. Alternatif 3 lebih dominan daripada
alternatif-alternatif lain sehingga keputusan cenderung diambil ke arah alternatif 3.
Bayes Decision Rule.
Tombol D ditekan dan tombol N atau New ditekan. Langkah ini akan menyajikan kotak
dialog sebagai berikut :

Pengisian Problem Title adalah Contoh Bayes Decision Rule, Number of Alternatives
adalah 4 dan Number of Events adalah 4. Langkah ini akan menyajikan kotak dialog
sebagai berikut :

32

Pengisian dilakukan dengan cara melakukan pengetikan atas nilai Prior, nilai tiap
alternatif dalam tiap event. Langkah ini menghasilkan kotak dialog sebagai berikut :

Hasil ini disimpan dengan nama arsip M8. Pelaksanaan dilakukan dengan cara menekan
tombol R atau Run. Langkah ini akan menyajikan informasi sebagai berikut :

33

Hasil secara lengkap dapat disajikan sebagai berikut :


Program: Decision Theory / Bayes' Decision Rule
Problem Title : Contoh Bayes' Decision Rule
***** Input Data *****
---------------------------------------Alternative
Prior Probability
---------------------------------------1
0.200
2
0.300
3
0.400
4
0.100
---------------------------------------------------------------------------------------------------Conditional Probability
------------------------------------------------------------Alternative
Event 1
Event 2
Event 3
Event 4
------------------------------------------------------------1
0.100
0.200
0.300
0.400
2
0.200
0.200
0.500
0.100
3
0.100
0.400
0.300
0.200
4
0.300
0.200
0.300
0.200
------------------------------------------------------------***** Program Output *****

34

Bayes' Decision Rule


------------------------------------------------------------Posterior Probability
------------------------------------------------------------Alternative
Event 1
Event 2
Event 3
Event 4
------------------------------------------------------------1
0.133
0.143
0.167
0.381
2
0.400
0.214
0.417
0.143
3
0.267
0.571
0.333
0.381
4
0.200
0.071
0.083
0.095
------------------------------------------------------------***** End of Output *****

Posterior Probability dihasilkan untuk tiap alternatif dalam tiap kejadian. Alteratif 3
menghasilkan Posterior Probability terbaik dalam setiap kejadian.
Rangkuman
Pengambilan keputusan memainkan peranan penting dalam kehidupan. Pengambilan
keputusan dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kelompok dan pembahasan di sini
terarah pada pengambilan keputusan secara kuantitatif dengan memanfaatkan perangkat
lunak POM-QM for Windows Version 4.0 dan AB : QM version 3.0. Pembahasan
dilakukan secara bertahap sehingga mudah diikuti oleh mereka yang mempunyai kedua
perangkat lunak ini.
Perhitungan-perhitungan seperti dikemukakan di atas adalah sangat sulit sebelum
perangkat lunak dan perangkat keras komputer tersedia sebagaimana dialami sekitar
tahun 1956 sampai dengan tahun 1975.
Pembahasan ini mencakup
Pembahasan mengenai teori dan analisis pengambilan keputusan ini mencakup
pembahasan mengenai Decision Tables, Decision Trees, Decision Trees (Graphical), One
Period Inventory, Factor Rating, Decision Making Under Risk, Decision Making Under
Uncertainty, dan Bayes Decision Rule.

35

Penulis mengharap kritik dari para pembaca karena kritik itu terutama kritik negatif dapat
dipakai untuk memperbaiki isi tulisan ini.
Permata Depok Regency, 22 Oktober 2015.

36