Anda di halaman 1dari 4

Nama

: Shaina Tania

NPM

: 1406533661

Kelompok / Program Studi

: Kelompok 6 / Teknologi Bioproses

Materi

: Gravimetri

Outline

: - Definisi dan Prinsip Gravimetri


- Aplikasi Gravimetri
- Tabel 1. Metode gravimetrik untuk berbagai gugus fungsi.
-Gambar 1. Aparatus penentuan kadar Natrium hidrogen karbonat
dari tablet antacid melalui metode volatilization gravimetry.
- Contoh Perhitungan Gravimetri

Pembahasan:

Definisi dan Prinsip Gravimetri


Analisis gravimetri adalah berbagai metode analitik berdasarkan pengukuran massa.
Metode tersebut adalah antara lain :
1. Precipitation Gravimetry
Precipitation gravimetry adalah metode dimana komponen dari larutan sampel yang
akan di analisis dipisahkna sebagai padatan dan di konversikan menjadi senyawa yang
sudah diketahi komposisinya yang dapat di timbang. Secara ideal, agen presipitasi yang
digunakan dapat bereaksi hanya dengan analit dan menghasilkan produk yang,
Mudah difiltrasi dan dicuci bersih dari kontaminan;
Susah larut, sehingga tidak ada produk yang larut saat proses pembersihan;
Tidak reaktif;
Memiliki komposisi yang sudah diketahui.
2. Volatilization Gravimetry
Volatilization gravimetry adalah metode dimana komponen yang akan dianalisis
dipisahkan dari komponen-komponen lainnya dengan cara diubah menjadi gas yang sudah
diketahui komposisinya. Contoh yang paling umum adalah penentuan air dan karbon
dioksida. Air dipisahkan melalui pemanasan dan uap air dikumpulkan oleh bahan penyerap
uap air padat dan massa air ditentukan oleh penambahan massa pada pengering.
3. Elektrogravimetri, metode dimana komponen yang akan dianalisis dipisahkan melalui
deposisi dengan elektrode dengan bantuan arus listrik, massa produk dapat menentukan
konsentrasi analit.

4. Gravimetric titrimetry, massa reagen dengan konsentrasi yang diketahui yang


diperlukan untuk bereaksi sepenuhnya dengan analit.
5. Atomic mass spectrometry, menggunakan spektometer massa untuk memisahkan ion
gas yang terbentuk dari unsur-unsur yang membentuk sampel.

Dalam gravimetri diperlukan agen presipitasi dan reduksi untuk dapat menimbang analit.
Agen-agen tersebut yaitu antara lain,
Inorganic Precipitating Agents, yaitu reagen yang terbentuk dari garam yang susah larut,
seperti AgNO3 , BaCl2 , dan (NH4)2CO3.
Organic Precipitating Agents, tardier dari dua jenis, jenis yang pertama membentuk
produk non-ionik yang susah larut yang disebut senyawa koordinat dan jenis yang
kedua membentuk produk yang memiliki ikatan ionik diantara spesi inorganik dan
reagen.
Reducing agents adalah reagen yang dapat merubah analit menjadi bentuk unsur analit
tersebut untuk penimbangan.

Aplikasi Gravimetri
Gravimetri dapat digunakan untuk gugus fungsi senyawa organik, karena ada beberapa
jenis reagen yang bereaksi selektif dengan gugus fungsi tertentu, sehingga dapat digunakan dalam
perhitungan gravimetri. Di tabel 1 terdapat berbagai metode gravimetrik untuk berbagai gugus
fungsi.

Tabel 1. Metode gravimetrik untuk berbagai gugus fungsi.

Salah satu contoh prosedur gravimetrik yang melibatkan volatilization adalah penentuan
kadar natrium hidrogen karbonat dari tablet antacid dengan penguapan karbon dioksida.
NaHCO3(aq) + H2SO4(aq) > CO2(g) + H2O(l) + NaHSO4(aq)

Gambar 1
Aparatus penentuan kadar Natrium hidrogen karbonat dari tablet antacid melalui metode
volatilization gravimetry.

Contoh Perhitungan Gravimetri

Daftar Pustaka
Skoog, Douglas A., West, Donald M., Holler, F. James & Crouch, Stanley R..2014.Fundamentals of
Analytical Chemistry.United States of America: Cengage Learning.