Anda di halaman 1dari 9

Seperti halnya penyakit lainnya kesemutan pada tangan ini menimbulkan ketidaknyamanan terutama

bagi mereka yang aktif, bisa bisa akan mengganggu pekerjaannya. Maka tak heran, bagi siapa saja
yang mengalaminya pasti penasaran sebenarnya apa penyebab tangan kesemutan yang sedang ia
alami, apakah sesuatu yang berbahaya dan bagaimana cara mengatasi atau mengobatinya agar
kesemutan dapat berkurang bahkan sembuh dengan tuntas.

Penyebab Tangan Kesemutan


Pada prinsipnya kesemutan terjadi ketika terdapat gangguan atau kerusakan pada saraf yang terlibat.
Oleh karena itu kesemutan biasanya disertai dengan keluhan lain berupa rasa baal, kebas, atau
tebal, nyeri atau sakit, dan kelemahan.
Untuk mempermudah mempelajari penyebabnya, akan kita kelompokkan tangan kesemutan sesuai
lokasinya.
Tangan Kesemutan Sebelah (salah satu tangan)
Kesemutan yang sesaat
Paling sering disebabkan oleh gangguan aliran darah yang menyuplai oksigen ke saraf tangan, bisa
terjadi ketika seseorang tidur miring dengan salah satu tangan tertindih badan. Kesemutan di tangan
yang seperti ini akan hilang ketika tangan terbebas dari tindihan.
Kesemutan yang bertahan lama
Bisa terjadi karena cedera pada saraf, saraf terjepit, dan stroke. Adapun Penyakit-penyakit atau
kondisi yang berkaitan antara lain:
Saraf Terjepit yang paling sering adalah Carpal Tunnel Syndrome (CTS)
Terjadi ketika saraf medianus (men-sarafi ibu jari, telunjuk, dan jari tengah) terjepit pada terowongan
di pergelangan tangan sehingga dalam bahasa indonesia disebut sindrom terowongan karpal. Gejala
yang ditimbulkan nya yaitu kesemutan, baal atau nyeri pada tangan, ibu jari, jari telunjuk, jari tengah,
dan sebagian jari manis. Gejala lebih nyata di malam hari dan sampai sampai bisa membangunkan
seseorang dari tidurnya.
Trauma atau perlukaan
Trauma seperti patah tulang atau perlukaan yang membuat cedera pada saraf akan mengakibatkan
kesemutan pada jalur saraf yang terlibat, jika kerusakan pada saraf di lengan bawah maka area
dibawahnya akan mengalami kesemutan.
Herpes Zoster
Virus varicela zoster akan menyerang sarah terlebih dahulu sebelum menimbulkan lesi pada kulit,
sehingga penderita akan merasakan sensasi nyeri dan kesemutan. Baca lebih lanjut tentang Penyakit
Herpes Zoster.
Tangan kesemutan karena stroke
Kesemutan yang timbul tidak hanya pada tangan tetapi juga lengan bahkan separuh badan, selain itu

biasanya disertai kelemahan anggota badan yang terlibat, bicara pelo, bahkan penurunan kesadaran.
Baca lebih lanjut tentang Stroke.
Tumor Otak
Mirip dengan stroke, adanya massa atau tumor pada otak dapat membuat anggota tubuh yang
terlibat mengalami kesemutan, selain kesemutan biasanya disertai gejala lain. Baca lebih lanjut
tentang Tumor Otak.

Kesemutan Pada Kedua Tangan


Jika kesemutan terjadi pada kedua tangan (simetris) biasanya disertai juga dengan kaki kesemutan,
kebanyakan karena terjadi kerusakan saraf tepi atau neuropathy perifer. Hal ini disebabkan oleh
penyakit atau gangguan yang bersifat sistemik dan bukan lokal (lokal=hanya satu atau sebagian saraf
yang terlibat). Kondisi atau penyakit yang menyebabkan kesemutan ini antara lain:

Diabetes. Kencing manis dengan gula darah tinggi yang tak terkontrol lama-kelamaan
akan menyebabkan kerusakan pada saraf perifer yang ditandai dengan kesemutan, rasa baal,
dan kaki tangan terasa dingin.

Penyakit sistemik. Ini termasuk ginjal gangguan, penyakit hati, kerusakan pembuluh
darah dan penyakit darah, amyloidosis, gangguan jaringan ikat dan peradangan kronis,
ketidakseimbangan hormon (termasuk hypothyroidism ), dan kanker dan tumor jinak yang
menimpa pada saraf.

Kekurangan vitamin. Vitamin E, B1, B6, B12, dan niasin sangat penting untuk fungsi
saraf yang sehat. Kekurangan B12, misalnya, dapat menyebabkan anemia pernisiosa,
merupakan penyebab penting dari neuropati perifer. Namun, terlalu banyak B6 juga dapat
menyebabkan kesemutan di tangan dan kaki

Alkoholisme. Alkoholik lebih mungkin untuk kekurangan vitamin B1 (beri beri) dan vitamin
penting lainnya karena kebiasaan diet yang buruk, sehingga timbullah neuropati perifer. Ada
juga kemungkinan bahwa alkohol itu sendiri dapat menyebabkan kerusakan saraf.

Racun. Ini termasuk logam berat seperti timbal, arsen, merkuri dan talium, dan beberapa
bahan kimia industri dan lingkungan. Termasuk juga obat tertentu terutama obat-obatan
kemoterapi yang digunakan untuk kanker paru-paru tetapi juga beberapa obat antivirus dan
antibiotik.

Penyakit autoimun (sindrom Guillain-Barre, lupus dan rheumatoid arthritis)

Kelainan bawaan (penyakit Charcot-Marie-Tooth).

Diagnosis Tangan Kesemutan


Untuk menentukan penyebab tangan kesemutan secara pasti periksalah ke dokter, selain melakukan
anamnesis dan pemeriksaan fisik mungkin diperlukan juga pemeriksaan penunjang, termasuk
periksa darah, untuk mendeteksi diabetes, kekurangan vitamin, fungsi hati dan ginjal, gangguan
metabolik lainnya dan tanda-tanda aktivitas sistem kekebalan tubuh yang abnormal.
Jika masih belum ketemu, kemungkinan Anda akan dirujuk ke Rumah Sakit untuk pemeriksaan
lanjutan:

Pemeriksaan cairan serebrospinal . ini dapat mengidentifikasi antibodi yang berhubungan


dengan neuropati perifer.

Pemeriksaan elektromiogram (EMG), uji aktivitas listrik otot

Kecepatan konduksi saraf (NCV)

Computed tomography (CT)

Magnetic Resonance Imaging (MRI)

Biopsi Saraf

Biopsi kulit untuk melihat ujung serabut saraf

Cara Mengatasi Tangan Kesemutan


Keberhasilan pengobatan tangan kesemutan akan tergantung pada diagnosis yang akurat sehingga
pengobatan tertuju pada penyebab yang mendasarinya. Selama sel-sel saraf perifer belum mati,
maka masih memiliki kemampuan untuk regenerasi.
Sebagai contoh pengobatan tangan kesemutan yang sesuai dengan penyebabnya:

Gula darah yang terkontrol pada diabetes dapat memperlambat perkembangan neuropati
diabetes.

Suplemen vitamin dapat memperbaiki neuropati perifer yang disebabkan oleh kekurangan
vitamin.

Rekomendasi gaya hidup secara umum:

Menjaga berat badan ideal

Menghindari paparan racun

Mengikuti program latihan secara medis, makan diet seimbang

menghindari atau membatasi konsumsi alkohol.

Berhenti merokok, karena rokok dapat menyempitkan suplai darah ke pembuluh darah
yang menyuplai nutrisi ke saraf perifer.

Obat Kesemutan secara umum

Untuk kasus kesemutan dengan nyeri ringan dapat digunakan Obat anti-inflamasi seperti
aspirin atau ibuprofen.

Untuk kasus yang lebih berat, obat-obatan antidepresan seperti amitriptyline kadangkadang diresepkan. Obat ini diberikan dengan dosis yang jauh lebih rendah dalam megatasi
kesemutan, tidak seperti dosis untuk menghilangkan depresi. Obat kesemutan ini dapat
digunakan karena fungsinya yang mengubah persepsi tubuh.

Dalam kasus yang parah, turunan opium seperti kodein dapat diresepkan sebagai obat
kesemutan.

Itulah beberapa penyebab tangan kesemutan beserta pengobatannya, semoga bermanfaat.


http://mediskus.com/

Kesemutan / pins and needles

Pendahuluan
Istilah kesemutan hanya ada di Indonesia, Malaysia, dan Brunei; sementara dalam bahasa Inggris
istilahnya adalah pins and needles. Diberi istilah demikian karena memang rasanya seperti ditusuk
ratusan jarum atau seperti digigit ratusan semut. Kalau dalam istilah kedokteran
adalah paresthesia. Istilah paresthesia ini menjelaskan bahwa antara kesemutan dan kebas atau baal
terjadi karena mekanisme yang sama. Paresthesia terjadi karena adanya hambatan dari syaraf atau
hambatan dari pembuluh darah yang mensuplai darah ke syaraf. Bila hambatannya tidak terlalu kuat,
terjadi kesemutan; namun bila kuat akan terjadi kebas.

Fakta Tentang Kesemutan

Semua orang pernah mengalaminya.

Kesemutan bukan merupakan suatu kedaruratan medis, tapi dapat menjadi tanda dari suatu
kondisi medis yang berbahaya.

Dapat terjadi di seluruh permukaan tubuh manusia yang memiliki syaraf.

Biasanya terjadi untuk waktu singkat, tapi dapat juga bertahan hingga berhari-hari.

Perempuan lebih sering mengeluh kesemutan di kaki karena sering memakai sepatu yang
sempit atau hak tinggi.

Makin tua, kasus kesemutan akan semakin sering dirasakan, karena biasanya timbul kondisikondisi yang dapat menstimulasi terjadinya kesemutan.

Proses Terjadinya Kesemutan


Kesemutan terjadi karena adanya hambatan pada hantaran pesan oleh syaraf ke otak. Sensasi
normal hilang saat adanya hambatan tersebut sehingga dapat terjadi kebas atau baal. Saat
hambatan terlepas dan syaraf mulai mengirim pesan lagi ke otak, pada saat itu lah terjadi
kesemutan. Hambatan dapat terjadi karena posisi tubuh, tapi dapat juga terjadi karena kerusakan

syaraf atau masalah pada otak. Dapat juga terjadi karena hal-hal lain yang akan kita bahas di bawah.

Penyebab-Penyebab Kesemutan
Kesemutan yang sebentar
Biasa terjadi karena posisi tubuh, tungkai, kaki, lengan, atau tangan sedemikian rupa sehingga terjadi
penekanan pada daerah tertentu. Kesemutan akan hilang bila posisi tubuh diperbaiki. Dapat juga
terjadi kesemutan di sekitar bibir saat hiperventilasi, yang akan hilang bila nafas kembali normal.

Kesemutan yang lama


1. Terjadi pada kasus jepitan syaraf pada ruas tulang punggung karena masalah pada tulang
punggung. Kesemutan akan terasa distal dari jepitan. Misal jepitan di daerah leher, maka
kesemutan dapat terjadi di leher, bahu, lengan tangan sampai dengan jari.
2. Sciatica. Tungkai dan kaki dipersyarafi oleh syaraf sciatica yang keluar dari ruas tulang
punggung. Bila terjadi jepitan akan menyebabkan kesemutan dari pantat, paha, sampai ke
ujung jari kaki.
3. Carpal tunnel syndrome. Jepitan syaraf pada terowongan carpal di pergelangan tangan.
Kesemutan dapat terjadi dari pergelangan tangan hingga ke ujung jari.
4. Kencing Manis. DM dapat merusak pembuluh darah kapiler yang mensuplai darah ke syaraf
pada jari tangan atau kaki. Maka kesemutan dapat terjadi pada jari-jari tersebut yang disebut
dengan peripheral neuropathy.
5. Penyakit syaraf. Termasuk di dalamnya stroke, multiple sclerosis, dan tumor otak. Kondisi ini
dapat merusak syaraf dan menimbulkan kesemutan.
6. Pengaruh obat-obatan. Termasuk di dalamnya obat-obat chemotherapy, antiretroviral (obat
HIV) dan metronidazole.
7. Trauma. Bila trauma menyebabkan kerusakan pada ujung syaraf, maka akan dirasakan
kesemutan di daerah yang terkena.
8. Neuritis. Peradangan yang terjadi pada syaraf yang biasanya disebabkan oleh konsumsi
alkohol, zat-zat berbahaya dalam asap rokok, infeksi oleh virus atau bakteri, dan anemia
defisiensi vitamin B12.

Kapan Mencari Pertolongan Medis


1. Bila terjadi kesemutan, tapi Anda merasa tidak menekan bagian tubuh tertentu.
2. Bila kesemutan sangat sering dirasakan, atau selalu hilang timbul.
3. Bila intensitas kesemutan terasa makin lama makin kuat.

Pemeriksaan Penunjang Diagnosis


1. Pemeriksaan darah untuk melihat ada tidaknya diabetes dan anemia defisiensi B12.
2. Pemeriksaan jantung dan sistem syaraf.

Penanganan Kesemutan
Akan sangat tergantung dari penyebab terjadinya kesemutan.
Dilakukan Sendiri

Bila karena ada bagian tubuh yang terhimpit sebelum terjadi kesemutan, maka coba lah
untuk memperbaiki posisi tubuh, atau longgarkan pakaian dan sepatu Anda.

Bila terjadi di tangan atau kaki, kibaskan tangan atau kaki tersebut. Serta dapat dilakukan
pijatan-pijatan pada daerah yang kesemutan.

Bila sedang mengendarai kendaraan, cobalah untuk menepi, keluar dari kendaraan, perbaiki
posisi tubuh dan lakukan gerakan-gerakan senam ringan.

Bila karena suatu kondisi medis seperti di atas. Istirahat adalah tindakan yang bijaksana
untuk mengurangi beban pada bagian tubuh yang sedang bermasalah.

Bila karena suatu penyakit, maka yang harus dilakukan adalah menangani penyakit tersebut
semaksimal mungkin sesuai anjuran dokter.

Dapat mengkonsumsi obat-obatan anti-inflamasi yang dijual bebas.

Dilakukan Dokter

Dokter akan meminta Anda untuk lebih banyak mengistirahatkan bagian tubuh yang sering
terjadi kesemutan.

Mungkin juga untuk dianjurkan untuk menjalani Fisioterapi bila penyebabnya dapat ditangani
dengan Fisioterapi.

Memberikan obat anti-inflamasi untuk mengurangi keluhan terutama untuk kesemutan yang
kronis.

Melakukan operasi pada kasus kesemutan yang disebabkan oleh jepitan syaraf seperticarpal
tunnel syndrome, sciatica, dll., bila sudah tidak ada kemajuan ditangani dengan cara non
operatif.

Pencegahan Kesemutan
1. Bila terjadi karena suatu kondisi medis dan penyakit, maka jalankanlah segala sesuatu sesuai
anjuran dokter.
2. Bila Anda sering terkena kesemutan, dan sudah dipastikan tidak ada penyakit khusus yang
menyebabkannya, cobalah untuk rajin melakukan senam seperti yoga atau Pilates.
3. Kurangi resiko masalah tulang punggung dengan menghindari mengangkat beban berat
melebihi kebiasaan Anda dan perbaiki postur tubuh Anda saat duduk.
4. Hindari gerakan-gerakan berulang.
5. Beristirahatlah bila Anda sudah merasa lelah.
6. Hindari konsumsi alkohol.

7. Berhenti merokok dan jauhi asap rokok orang lain.


8. Sempurnakan diet Anda agar tidak terjadi defisiensi vitamin B12 atau minum suplemen
vitamin secara rutin.