Anda di halaman 1dari 3

PENGERTIAN POSBINDU

Posbindu menurut Depkes RI (2002) adalah pusat bimbingan pelayanan kesehatan


yang dikelola dan diselenggarakan untuk dan oleh masyarakat dengan dukungan teknis
dari petugas kesehatan dalam rangka pencapai masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Posbindu merupakan upaya kesehatan dengan sumber daya masyarakat (UKBM) yang
dibentuk oleh masyarakat berdasarkan inisiatif dan kebutuhan (usia lanjut). Posbindu
kependekan dari Pos Pembinaan Terpadu, program ini berbeda dengan Posyandu, karena
Posbindu dikhususkan untuk pembinaan para orang tua baik yang akan memasuki masa
lansia maupun yang sudah memasuki lansia (Depkes, 2007).
TUJUAN POSBINDU
Tujuan Posbindu adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan dan mutu
kehidupan untuk mencapai masa tua yang bahagia dan berguna dalam kehidupan
keluarga dan masyarakat sesuai dengan eksistensinya dalam strata kemasyarakatan.
Fungsi dan tugas pokok Posbindu yaitu membina lansia supaya tetap bisa beraktivitas,
namun sesuai kondisi usianya agar tetap sehat, produktif dan mandiri selama mungkin
serta melakukan upaya rujukan bagi yang membutuhkan (Depkes, 2007).
Tujuan pokok dari pelayanan Posbindu : (Effendy, 1998)
1. Memperlambat angka kematian kelompok masyarakat lansia.
2. Meningkatkan pelayanan kesehatan kelompok masyarakat lansia
3. Meningkatkan
kemampuan
kelompok
masyarakat
lansia

untuk

mengembangkan kegiatan kesehatan dari kegiatan-kegiatan lain yang


menunjang kemampuan hidup sehat.
4. Pendekatan dan pemerataan pelayanan kesehatan pada kelompok masyarakat
lansia.
MANFAAT POSBINDU
Posbindu mempunyai manfaat sebagai berikut :

Memberikan semangat hidup kepada usia lanjut


Memberikan kemudahan dalam pelayanan kepada usia lanjut
Memberikan keringanan biaya pelayanan kesehatan bagi usia lanjut dari
keluarga miskin atau tidak mampu

Memberikan dukungan atau bimbingan pada usia lanjut dalam


memelihara dan meningkatkan kesehatannya agar tetap sehat dan
mandiri

SASARAN POSBINDU

Sasaran Langsung : Lansia


Sasaran Tidak Langsung : Keluarga, masyarakat, organisasi

PELAYANAN KESEHATAN
Pelayaan kesehatan di Posbindu meliputi :

Pemeriksaan kesehatan fisik dan mental emosional.


Pemeriksaan aktivitas kegiatan sehari-hari (activity of daily living)
Pemeriksaan status mental.
Pemeriksaan status gizi melalui penimbangan berat badan dan pengukuran

tinggi badan dan dicatat pada grafik Indeks Masa Tubuh (IMT)
Pengukuran tekanan darah
Pemeriksaan hemoglobin
Pemeriksaan adanya gula dalam air seni sebagai deteksi awal adanya penyakit

gula (diabetes mellitus)


Pemeriksaan adanya protein dalam air seni sebagai deteksi awal adanya

penyakit ginjal
Pelaksanaan rujukan ke Puskesmas bilamana ada keluhan dan atau ditemukan

kelainan
Penyuluhan bisa dilakukan di dalam maupun di luar kelompok dalam rangka

kunjungan rumah dan konseling kesehatan


Kunjungan rumah oleh kader disertai petugas bagi anggota kelompok usia

lanjut yang tidak datang.


Pemberian Makanan Tambahan (PMT)
Kegiatan olah raga seperti senam lansia, gerak jalan santai dan lain sebagainya

MEKANISME PELAKSANAAN KEGIATAN POSBINDU


1. Tahap Pertama : Pendaftaran (dilakukan sebelum pelaksanaan pelayanan)
2. Tahap Kedua :
- Pencatatan kegiatan sehari-hari yang dilakukan lansia
- Penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan

3. Tahap Ketiga
- Pengukuran tekanan darah
- Pemeriksaan kesehatan dan status mental
4. Tahap Keempat
- Pemeriksaan air seni dan kadar darah (laboratorium sederhana)
5. Tahap Kelima
- Penyuluhan dan konseling
INDIKATOR KEBERHASILAN

Meningkatnya jumlah organisasi masyarakat kelompok usia lanjut yang

berperan serta secara aktif dalam pelayanan kesehatan usia lanjut


Berkembangnya jenis pelayanan kesehatan usia lanjut di masyarakat
Meningkatnya jangkauan pelayanan kesehatan usia lanjut yang dilaksanakan

oleh 50% puskesmas dan menjangkau 100% panti werda


Menurunnya angka kesakitan akibat penyakit degeneratif, dengan jangkauan
pelayanan yang mencakup 40% usia lanjut.

Anda mungkin juga menyukai