Anda di halaman 1dari 4

PENEMPATAN PASIEN DENGAN PENYAKIT MENULAR

ATAU SUSPEK

RSUD PRAMBANAN

No. Dokumen
SPO/ /

No. Revisi
00

Halaman
1/4
Disahkan oleh :
Direktur RSUD

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Berlaku Efektif

(drg. Isa Dharmawidjaja, M.Kes)


NIP 19650723 199102 1 002
PENGERTIAN

Penempatan pasien dengan penyakit menular atau suspek


adalah menempatkan pasien dalam satu ruangan tersendiri.jika
tidak tersedia ruangan tersendiri,

pasien dengan kasus yang

sama dan jenis kelamin yang sama ditempatkan dalam satu


ruangan, jarak antara tempat tidur harus lebih dari dua meter dan
diantara tempat tidur harus ditempatkan penghalang fisik seperti
tirai atau sekat.
TUJUAN

Menghindari penularan penyakit melalui kontak langsung, droplet,


airborne, dan vehicle.

KEBIJAKAN
PROSEDUR

1. Airborne Precaution
a. Penempatan pasien
Tempatkan pasien di kamar tersendiri yang mempunyai
persyaratan sebagai berikut:
Tekanan udara kamar negative dibandingkan dengan area
sekitarnya
Pertukaran udara 6 12 kali/jam.
Pengeluaran udara keluar yang tepat mempunyai
penyaringan udara yang efisien sebelum udara dialirkan ke
area lain di rumah sakit.
Selalu tutup pintu dan pasien berada di dalam kamar
Bila kamar tersendiri tidak ada, tempatkan pasien dalam
satu

kamar

dengan

pasien

lain

dengan

infeksi

mikroorganisme yang sama atau ditempatkan secara


kohort.
Tidak boleh menempatkan pasien satu kamar dengan

PENEMPATAN PASIEN DENGAN PENYAKIT MENULAR


ATAU SUSPEK

RSUD PRAMBANAN

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

No. Dokumen
SPO/ /

No. Revisi
00

Halaman
2/4

Berlaku Efektif

infeksi berbeda.
b. Respiratory Protection

Gunakan perlindungan pernapasan (N 95 respirator)


ketika memasuki rungan pasien yang diketahui infeksi
pulmonary tuberculosis

Orang yang rentan tidak diberarkan memasuki ruang


pasien

yang

diketahui

atau

diduga

mempunyai

measles (rubeola) atau varicella, mereka harus


memakai respiratory protection (N 95) respirator.

Orang yang immune terhadap measles (rubeola), atau


varicella

tidak

perlu

memakai

perlindungan

pernafasan.
c. Patient Transport

Batasi area gerak pasien dan transportasi pasien dari


kamar, hanya tujuan yang penting saja.
Jika berpindah atau transportasi gunakan masker
bedah pada pasien

Droplet Precaution
a. Penempatan Pasien

Tempatkan pasien di kamar tersendiri

Bila pasien tidak mungkin di kamar tersendiri,


tempatkan pasien secara kohart

Bila hal ini tidak memungkinkan, tempatkan pasien


dengan jarak > 1 Meter antar TT

b. Masker

Gunakan masker bila bekerja dengan dalam radius 1


Meter

Gunakan masker jika masuk ruangan

c. Pemindahan pasien

Batasi pemindahan dan transportasi pasien dari kamar

PENEMPATAN PASIEN DENGAN PENYAKIT MENULAR


ATAU SUSPEK
No. Dokumen
SPO/ /

RSUD PRAMBANAN

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

No. Revisi
00

Halaman
3/4

Berlaku Efektif

pasien, kecuali untuk tujuan yang perlu

Untuk meminimalkan penyebaran droplet selama


transportasi, pasien dianjurkan pakai masker

3. Contact Precaution
a. Penempatan pasien

Tempatkan pasien di kamar tersendiri

Bila tidak ada kamar tersendiri, tempatkan pasien


secara kohart

Sarung tangan dan kebersihan tangan.

Gunakan sarung tangan sesuai prosedur


Ganti sarung tangan jika sudah kontak dengan peralatan
yang terkontaminasi dengan mikroorganisme
Lepaskan sarung tangan sebelum meninggalkan ruangan
Segera kebersihan tangan dengan antiseptic / antimicrobial
atau handscrub
Setelah melepas sarung tangan dan kebersihan tangan
yakinkan bahwa tangan tidak menyentuh peralatan atau
lingkungan yang mungkin terkontaminasi, untuk mencegah
berpindahnya mikroorganisme ke pasien atau lingkungan
lain.
b. Gaun

Pakai gaun bersih / non steril bila memasuki ruang pasien


bial diantisipasi bahwa pakaian akan kontak dengan pasien,
permukaan lingkungan atau peratalan pasien di dalam kamar
atau jika pasien menderita inkontaneia, diare, fleostomy,
colonostomy, luka terbuka

Lepas gaun setelah meninggalkan ruangan.

Setelah melepas gaun pastikan pakaian tidak

mungkin

kontak dengan permukaan lingkungan untuk menghindari

PENEMPATAN PASIEN DENGAN PENYAKIT MENULAR


ATAU SUSPEK

RSUD PRAMBANAN

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

No. Dokumen
SPO/ /

No. Revisi
00

Halaman
4/4

Berlaku Efektif

berpindahnya mikroorganisme ke pasien atau lingkungan lain


c. Transportasi pasien
Batasi pemindahan pasien dan transportasi pasien dari
kamar, hanya untuk tujuan yang penting saja.
Jika pasien harus pindah atau keluar dari kamarnya, pastikan
bahwa tindakan pencegahan dipelihara untuk mencegah dan
meminimalkan resiko transmisi mikro- organisme ke pasien lain
atau permukaan lingkungan dan peralatan
UNIT TERKAIT
REFERENSI