Anda di halaman 1dari 15

DESY HOSENAINY

201323647

BAHAN AJAR

PENGENALAN

VEKTOR
UNTUK SMA KELAS X
SEMESTER 1

Kompetensi Inti:
KI 1
KI 2

:
:

KI 3

KI 4

Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya


Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan
metoda sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar dan Indikator


1.1 Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas
alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, obyektif, jujur, teliti,
cermat, tekun, hati hati, bertanggung jawab, terbuka, kritis, kreatif, inovatif
dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi
sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi
2.1.1 Menunjukkan karakter jujur dalam belajar
2.1.2 Menunjukkan karakter teliti dalam belajar
2.1.3 Menunjukkan karakter bertanggung jawab dalam belajar
2.2 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari hari sebagai
wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan.
2.2.1 Menunjukkan sikap menghargai pendapat orang lain dalam belajar.
3.2 Menerapkan prinsip penjumlahan vektor
3.2.1 Membedakan besaran vektor dengan skalar
3.2.2 Menyebutkan dua contoh besaran skalar
3.2.3 Menyebutkan dua contoh besaran vektor
3.2.4 Menuliskan notasi vektor dengan benar
3.2.5 Menjelaskan vektor yang sama
3.2.6 Menjelaskan vektor berlawanan
3.2.7 Menghitung resultan dari dua buah atau lebih vektor segaris
3.2.8 Menguraikan vektor menjadi komponen komponen terhadap sumbu
x dan sumbu y
3.2.9 Menyatakan suatu vektor kedalam vektor satuan
4.2 Merencanakan dan melaksanakan percobaan untuk menentukan resultan vektor
4.2.1 Menggambarkan vektor dengan benar

Bahan Ajar Penjumlahan Vektor (Pengenalan Vektor)

4.2.2

Mengkomunikasikan hasil diskusi dengan benar

Fakta
Orang yang mengikuti lomba tarik tambang memberikan gaya dengan arah yang
berlawanan
Orang yang berjalan mengelilingi lapangan menempuh jarak dan perpindahan yang
berbeda.
Konsep
Pengertian besaran vektor dan besaran scalar
Penulisan notasi vektor
Penjumlahan dua vektor yang segaris
Penguraian vektor komponen
Vektor satuan
Prinsip
Resultan vektor- vektor searah dapat dijumlahkan dan resultan vektor vektor berlawanan
arah dapat dikurangkan, dengan arah vektor R sama dengan arah vektor yang terbesar.
Vektor dapat diuraikan ke suatu koordinat cartesius
Prosedur
Langkah langkah menguraikan vektor

Bahan Ajar Penjumlahan Vektor (Pengenalan Vektor)

Analitis

Pengertian
PENJUMLAHAN

Poligon

Penguraian
PENGENALAN
VektorVEKTOR

Grafis

Segitiga

VEKTOR
Penjumlahan Vektor
Segaris

Jajar
Genjang

PERKALIAN

Perkalian Dot
(Dot product)

Perkalian Cross
(Cross product)

Bahan Ajar Penjumlahan Vektor (Pengenalan Vektor)

PENDAHULUAN

ernahkah kalian berpikir bahwa aktivitas kita sehari-hari banyak


melibatkan vektor? Contohnya pada saat parkir mobil. Seorang tukang
parkir memberi aba-aba, kiri...kiri, artinya bergeraklah (perpindahan)
dengan jarak tertentu ke arah kiri. Atau pada saat mundur, Tukang parkir
berkata terus...terus. Aba-aba ini dapat berarti berilah kecepatan

yang besarnya tetap dengan arah ke belakang.


Contoh yang lain adalah perlombaan tarik
tambang yang diikuti oleh dua orang/kelompok,
masing masing saling menarik tali (saling
melakukan gaya).Bila mereka sama kuat, berarti

Gambar 1 Perlombaan tarik


tambang memberi gaya yang
memiliki besar dan arah tertentu.

gaya yang dilakukan oleh kedua anak tersebut

sama besar, yang berbeda dalam hal ini adalah arah gayanya, sebab diantara mereka
ingin saling mengalahkan.
Jadi masing masing anak tersebut saling mengeluarkan kekuatan
(mempunyai nilai besaran) dan kekuatan yang dikeluarkan tersebut diarahkan
(mempunyai nilai arah) sehingga gaya memiliki nilai besar dan mempunyai arah
yang selanjutnya gaya adalah merupakan besaran vektor.
A. PENGERTIAN
1. Besaran Skalar dan Besaran Vektor
Besaran adalah sesuatu yang besarnya dapat diukur dan dinyatakan dengan
angka. Selain dapat dinyatakan dengan angka dan memiliki nilai, ada besaran
besaran yang juga memiliki arah tertentu. Secara garis besar, besaran dikelompokkan
menjadi dua kelompok yaitu besaran scalar dan besaran vektor.
Besaran yang mempunyai besar saja disebut skalar dan besaran yang
mempunyai besar dan arah disebut vektor. Contoh dari besaran skalar adalah massa.
Kenapa massa disebut besaran massa?. Pada saat menimbang, kita hanya
menanyakan besarnya barang yang ditimbang misal 4 kg tapi tidak menanyakan arah
dari 4 kg tersebut. Selain massa contoh besaran skalar adalah massa jenis, luas,
kelajuan.
Untuk besaran vektor harus disebutkan besar dan arahnya misalnya orang
begerak 4 m ke timur kemudian belok keutara 5 m. Dari contoh diatas dapat
disimpulkan bahwa perpindahan termasuk vektor, contoh lain percepatan, gaya berat
dll. Bagaimana dengan kecepatan?. Suatu saat kita naik mobil yang sedang bergerak,
jarum spidometer menunjuk angka 50 km/jam, yang ditunjuk oleh speedometer
kelajuan atau kecepatan?

2. Notasi dan Gambar Vektor


Vektor dapat dituliskan dengan dua cara, yaitu:
a. Vektor disimbolkan dengan dua huruf besar atau satu huruf yang di atasnya
diberi tanda anak panah.
AB ,
A ,
Contoh: vektor perpindahan dari A ke B dapat ditulis sebagai,
atau a
b. Vektor disimbolkan dengan dua huruf besar atau satu huruf yang ditebalkan.
Contoh: vektor perpindahan dari A ke B dapat ditulis AB, a, atau A. Jika kalian
menggunakan dua huruf, maka huruf pertama (A) merupakan titik asal vektor
atau disebut juga pangkal vektor. Sementara huruf belakang (B) merupakan
arah vektor atau titik terminal atau ujung vektor.
Vektor digambarkan sebagai anak panah. Panjang anak panah menyatakan
besar vektor, dan arah anak panah menyatakan arah vektor. Misalnya jarak rumah ke
sekolah sejauh 4 km, dengan 1 cm mewakili
1 km, vektor perpindahan orang dari rumah
(A) menuju tempat sekolah (B) dapat
digambarkan seperti gambar 2.

Gambar 2 Sebuah Vektor


Digambarkan Sebagai Anak Panah atau
Garis Berarah

Gambar tersebut menyatakan sebuah


vektor AB dengan titik A sebagai titik
tangkap vektor (pangkal vektor), dan titik B
menyatakan ujung vektor (titik terminal).
Vektor pada gambar tersebut dapat dituliskan
AB ,
A , a
dalam bentuk notasi
atau AB, a, A.

3. Vektor Sejajar dan Berlawanan


Vektor sejajar adalah dua vektor atau lebih
yang mempunyai arah dan besar sama. Sementara itu,
dua atau lebih vektor dikatakan berlawanan (anti
sejajar) apabila vektor vektor tersebut mempunyai
besar yang sama tetapi arahnya berlawanan.
Pada Gambar 3, vektor - vektor yang sejajar
adalah vektor b , dan d . Sedangkan vektor yang
berlawanan adalah vektor b dan c atau vektor
b dan d .
4. Besar Vektor

Gambar 3 Contoh vektor

Selain memiliki arah vektor juga memiliki besar yang dinyatakan sebagai
besar vektor. Besar vektor menyatakan nilai dari suatu vektor. Besar vektor
merupakan besaran skalar dan nilainya selalu positif. Besar vektor dinyatakan
dengan simbol huruf yang ditulis miring dan tanpa anak panah di atasnya, atau
dituliskan sebagai harga mutlak vektor tersebut. Besar Vektor dapat ditulis sebagai
D |, | d , |
DC ,
D, d, DC atau |
B. PENGURAIAN VEKTOR
Penguraian vektor adalah suatu cara menyatakan sebuah vektor dengan dua
vektor lain.Pada prinsipnya, menguraikan vektor sama dengan mencari bayangan
vektor pada dua benda atau lebih yang saling tegak lurus satu sama lain. Penguraian
vektor dapat digambarkan pada bidang kartesius. Pada
bidang kartesius, sebuah
Vektor dapat diuraikan pada sumbu x dan sumbu y.
Penguraian suatu vektor adalah kebalikan dari
A
penjumlahan dua vektor. Contoh sebuah vektor
dengan titik tangkap di O diuraikan menjadi dua buah
vektor yang terletak pada garis x dan y.
A diuraikan menjadi dua
Suatu vektor
Gambar 4 Penguraian sebuah vektor
komponen yang saling tegak lurus terletak pada

A x dan
A menjadi dua buah vektor
sumbu x dengan komponen Ax dan pada sumbu y

A y yang saling tegak lurus


dengan komponen Ay. Penguraian sebuah vektor

A menjadi dua buah vektor Ax dan Ay yang


saling tegak lurus ditunjukkan pada Gambar 4. Dari
gambar tersebut dapat diperoleh hubungan:
A x =A cos
A y = A sin
Sebaliknya, jika diketahui dua buah vektor A x dan A y
maka arah vektor resultan ditentukan oleh sudut antara vektor
tersebut dengan sumbu x yaitu dengan persamaan:

Ay
Ax
tan

Contoh Soal
Tentukan besar komponen-komponen vektor dari sebuah
vektor gaya sebesar 20 N pada arah 60 terhadap sumbu X
positif!
Diketahui : F = 20 N
= 60
Ditanyakan : a. FX = ...?
b. Fy = ...?
Jawab :
a. FX = F cos
= 20 cos 60
= 20 0,5
= 10 N

b. Fy = F sin
= 20 sin 60
= 20 . 0,53
= 103N

C. RESULTAN VEKTOR SEGARIS


Misal Ani Pergi ke kota A menuju kota B mengendarai sepeda motor. Dua
jam pertama, Ani bergerak lurus ke timur dan menempuh jarak sejauh 50 km.
setelah istirahat secukupnya, ani kembali melanjutkan perjalanan lurus ke timur
sejauh 30 km. dilihat dari posisi asal, ani telah berpindah sejauh 50 km + 30 km =
80 km ke timur. Dikatakan, resultan perpindahan ani adalah 80 km ke timur.
Secara grafis perpindahan Ani seperti diperlihatkan pada Gambar 5.

Gambar 5 Menjumlahkan Dua Vektor Searah

Sedikit berbeda dengan kasus tersebut, missal setelah menempuh jarak


lurus 50 km ke timur, Ani kembali lagi ke barat sejauh 30 km. relative terhadap
titik asal, perpindahan Ani menjadi 50 km 30 km = 20 km ke timur. Secara
grafis, perpindahan Ani diperlihatkan pada Gambar 6.

Gambar 6 Menjumlahkan Dua Vektor Berlawanan Arah

Dari kedua contoh, seperti yang diperlihatkan pada gambar 5 dan gambar 6,
Menjumlahkan dua buah vektor sejajar mirip dengan menjumlahkan aljabar biasa.
Secara matematis, resultan dua buah vektor sejajar yaitu sebagai berikut. Jika
vektor A dan B searah, besar vektor resultan R adalah

Dengan arah vektor R sama dengan arah vektor A dan B. Sebaliknya, jika kedua
vektor tersebut berlawanan, besar resultannya adalah

Dengan arah vektor R sama dengan arah vektor yang terbesar.


D. VEKTOR SATUAN (Pengayaan)
Vektor satuan adalah vektor yang telah diuraikan ke dalam sumbu x ( i^ ),
y ( ^j ), dan z ( k^ ) yang besarnya satu satuan. Vektor satuan digunakan untuk
menjelaskan arah suatu vektor di dalam suatu koordinat, baik koordinat dua dimensi,
atau tiga dimensi. Dalam koordinat dua dimensi (x,y), suatu vektor
P dapat dinyatakan dengan notasi:
misal

Vektor tersebut dapat digambarkan pada koordinat dua


dimensi lengkap dengan komponen komponen dan vektor
satuannya.seperti pada Gambar 7
P dapat dicari dengan persamaan:
Besar vektor
Gambar 7 Komponen
Px dan
komponen vektor

Sementara itu, dalam system tiga dimensi (x,y,z)


suatu vektor dapat dinyatakan dengan notasi:

Keterangan:

Px =komponen
P pada sumbu x

P y =komponen
P pada sumbu y

Pz =komponen P pada sumbu z


^
i=v
ektor satuan pada ara h sumbu x ,
^j=vektor satuan pada ara h sumbu y ,
k^ =vektor satuan pada ara h sumbu z ,

P y serta vektor satuan


i^ dan ^j ),

Gambar 8 Komponen
Px ,
komponen vektor

P y ,dan
Pz serta
vektor satuan i^ , ^j dan,

Cara menggambarkan sebuah vektor pada koordinat tiga dimensi lengkap


dengan komponen komponen dan vektor satuannya dapat dilihat pada Gambar 8.

Untuk menghitung besar vektor pada koordinat tiga dimensi, kita dapat
menggunakan persamaan:

Contoh Soal:
Tentukan apakah vector a berikut termasuk vector satuan?
a=

( 12 )i

( 23 ) j

Penyelesaian:
|a| =

(1/2)2+( 3 /2)2

(1/4 )+ 3/4

=1

Jadi vector a adalah vector satuan karena panjang vektornya sama


dengan satu satuan.

Besaran

: Sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dalam angka

Besar Vektor

: Nilai dari suatu vektor

Perpindahan

: Jarak atau posisi suatu benda apabila diukur dari titik asalnya
mulai bergerak

Skalar

: Jenis besaran yang mempunyai besar saja

Titik Pangkal (titik tangkap/pangkal vektor) : Tempat permulaan vektor itu bekerja.
Vektor

: Jenis besaran yang mempunyai nilai dan arah.

Vektor Antisejajar

: Dua buah vektor yang sama besarnya tetapi berlawanan arah

Vektor Satuan

:vektor yang telah diuraikan ke dalam sumbu x ( i^ ), y ( ^j


), dan z ( k^ ) yang besarnya satu satuan

Vektor Sejajar

: Garis vektor yang bekerja pada arah yang sama

KESIMPULAN
1. Besaran Skalar adalah besaran yang mempunyai besar saja, contoh : waktu,
suhu, massa, jarak, kelajuan
2. Besaran Vektor adalah besaran yang mempunyai besar dan arah (besar sudut).
Contoh : gaya, perpindahan, kecepatan, berat
3. Penulisan notasi vektor :
a Cetak Tebal : A, a, AB
A ,
a ,
AB
b Memakai tanda panah di atas :
Penulisan Besar Vektor :
a Menggunakan huruf miring : A,a
A,a ,
AB
b Menggunakan tanda mutlak :
4. Vektor searah adalah dua vektor atau lebih yang mempunyai besar dan arah
(sudut) yang sama.
5. Vektor berlawanan adalah dua vektor atau lebih yang mempunyai besar yang
sama tetapi arahnya berlawanan (1800)
R=a + b
6. Resultan Vektor:
7. Penguraian Vektor :
A x = A cos
a.
A y = A sin
b.

A. Pilihlah Jawaban yang Paling Benar dengan Memberi Tanda Silang (x)!
1. Pernyataan yang benar tentang besaran vektor dan bsaran skalar adalah
a. sama sama memiliki besar dan arah
b. sama sama memiliki besar saja
c. besaran skalar memiliki besar dan arah, sedangkan besaran vektor
memiliki arah saja.
d. besaran vektor memiliki besar saja, sedangkan besaran skalar memiliki
arah saja
e. besaran vektor memiliki besar dan arah, sedangkan besaran skalar
memiliki besar saja.
2. Besaran besaran dibawah ini yang termasuk besaran skalar adalah
a. massa,gaya, dan jarak
b. waktu, massa, dan suhu
c. suhu, massa jenis dan gaya
d. kecepatan, gaya, dan perpindahan
e. massa jenis, perpindahan, dan waktu
3. Berikut ini penulisan vektor:
a. p
b. PQ
c. p
P
d.

PQ
e.
Penulisan vektor yang benar yaitu
a. 1,2 dan 3
b. 1,3 dan 4
c. 1 dan 5
d. 2,3 dan 4
e. 1, 3 dan 5
4. Dibawah ini yang merupakan contoh besaran vektor adalah
a. massa,gaya, dan jarak
b. waktu, massa, dan suhu
c. suhu, massa jenis dan gaya
d. kecepatan, gaya, dan perpindahan
e. massa jenis, perpindahan, dan waktu
5. Apabila terdapat dua buah atau lebih vektor yang besar dan arahnya sama,
maka vektor tersebut disebut dengan vektor
a. searah
b. berlawanan arah
c. tegak lurus
d. silang
e. balik
6. Vektor berlawanan adalah
a. dua buah vektor yang arahnya sama
b. dua atau lebih vektor yang mempunyai besar dan arah sama
c. dua atau lebih vektor yang mempunyai besar sama tetapi arahnya
berlawanan

d. dua atau lebih vektor yang mempunyai besar berbeda tetapi arahnya
berlawanan
e. dua atau lebih vektor yang mempunyai besar berbeda tetapi arahnya sama
7. Seseorang menarik meja kearah barat dengan gaya 60 N. jika 1 cm mewakili
gaya 15 N, gambar vektor gaya tersebut yang benar adalah

8. Pada perlombaan tarik tambang, kelompok A menarik kearah timur dengan


gaya 700 N. kelompok B menarik ke barat dengan gaya 665 N. kelompok
yang memenangi perlombaan adalah kelompok
a. A dengan resultan gaya 25 N
b. A dengan resultan gaya 35 N
c. B dengan resultan gaya 25 N
d. B dengan resultan gaya 35 N
e. B dengan resultan gaya 45 N
9. Jika sebuah vektor dari 12 N diuraikan menjadi dua komponen vektor yang
salaing tegak lurus dan yang sebuah dari padanya membentuk sudut 300
dengan vektor itu maka besar masing masing vektor pada sumbu x dan
sumbu y adalah
a. 6 N dan 6 5 N
b. 6 N dan 6 2 N
c. 6 N dan 6 3 N
d. 3 N dan 6 2 N
e. 3 N dan 3 3 N
10. Sebuah vektor gaya bekerja sebesar 4N searah sumbu x dan 3 N searah
sumbu y. penulisan vektor gaya ke dalam vektor satuan yang benar yaitu
a. F = (4 ^j +3 i^ ) N
b. F = (4 ^j +3 ^j ) N
c. F = (4 i^ +3 ^j ) N
d. F = (4 i^^ +3 i^ ) N
e. F = (4 i^ +4 ^j ) N

B. Isilah Pertanyaan berikut dengan Benar dan Tepat!


1. Gambarkan dan tuliskan notasi vector saat Nina mendorong sebuah kotak dengan
gaya 30N ke arah timur (900)!
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________

2. Tentukan besar komponen komponen vektor dari sebuah vektor gaya sebesar 30
N pada arah 300 terhadap sumbu X positif dan tulislah vektor tersebut ke bentuk
vektor satuan!
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
3. Sebuah Bola ditendang dari pojok lapangan. Bola tersebut mengalami
perpindahan sejauh 10 meter dengan membentuk sudut 450 dari sumbu x ( anggap
lebar lapangan sebagai sumbu x). Uraikan vektor perpindahan tersebut ke dalam
sumbu x dan sumbu y dan tuliskan notasi vektor satuannya!
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________
__________________________________________________________________

DAFTAR PUSTAKA
Sunardi dan Siti. 2013. Fisika Untuk SMA/MA Kelas X Peminatan Kurikulum 2013.
Bandung: Yrama Widya
Nufus dan Fueqon.2009. Fisika SMA/MAKelas X BSE. Jakarta: Pustaka Insan
Madani
Umar, Efrizon. 2004. Fisika Untuk Kelas 1 SMA.Jakarta : Ganesa Exact
Suparmo. 2009. Panduan Pembelajaran Fisika untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta:
Karya Mandiri Nusantara