Anda di halaman 1dari 7

Design Analisis Keamanan Jaringan

Catatan Harian
FIBER OPTIK

AFD PRAHARY ED
91748 / 20007

Pendidikan Teknik Informatika

Fakultas Teknik

UNIVERSITAS NEGERI PADANG


2010
FIBER OPTIK

Fiber optik atau serat optik adalah medium penghantar yang terbuat dari
serabut-serabut kaca yang tipis. Ukurannya seperti diameter rambut manusia. Sangat
kecil bukan? Bagi anda yang kurang bergaul dengan masalah teknologi mungkin
masih samar-samar kedengarannya. Mungkin malah ada juga yang cukup awam
mengira ini adalah benang gelasan untuk main layangan. Namun sekarang anda
memang harus tahu karena cepat atau lambat dalam abad 21, fiber optik ini akan
menggantikan jenis-jenis kabel lain yang ada. Dia akan menjadi penentu dalam
perkembangan teknologi komunikasi.

Media fiber optik merupakan media yang memilki banyak kelebihan,


terutama dari segi performa dan ketahanan dalam menghantarkan data. Data yang
dihantarkan dalam fiber optik berbentuk cahaya. Potensinya memang sudah terlihat
dari kata cahaya, anda tahukan berapa kecepatan cahaya? Yaitu sekitar 300.000 meter
persekon. Cukup cepat untuk membuat orang bisa keliling dunia dalam waktu singkat.
Media ini sudah jelas dan pasti mampu menggelar komunikasi antargedung, antarblok
dan antarkota, toh antar benua saja sanggup dilakukan oleh fiber optik dengan cara
membentangkannya di dalam samudera. Tak salah apabila ada yang menyebut fiber
optik ini tulang punggung dari internet di seluruh dunia.

Ada yang bilang fiber optik ini masih jarang digunakan karena mahal. Tapi
ada juga yang bilang sebenarnya fiber optik ini tidak mahal. Terus mana yang benar?
Untuk menjawab mana yang benar anda harus mengetahui cara kerja dan
jenisnya.Teknologi fiber optik terbagi atas dua kategori umum, yaitu:

1. Single Mode Fiber Optic

Single Mode Fiber Optik memiliki banyak arti dalam teknologi fiber optik. Di
single mode ini hanya terdapat satu indeks sinar tanpa terpantul yang merambat
sepanjang media tersebut dibentang. Satu buah sinar yang tidak terpantul di media
optik tersebut membuat teknologi fiber optik yang satu ini hanya sedikit mengalami
gangguan dalam perjalanannya. Itupun lebih banyak gangguan yang bersifat dari luar
maupun gangguan fisik saja. Ini core serat fibernya cukup kecil yaitu sekitar 8 sampai
10 mikrometer. Sinar yang dapat lewat hanya yang memilki panjang 1310 atau 1550
nanometer.

Single mode dapat membawa data dengan bandwith yang lebih besar
dibandingkan multi fiber optik. Tapi teknologi ini membutuhkan sumber cahaya
dengan lebar spektral yang sangat kecil pula dan ini berarti sistem yang mahal.
Kecepatannya bisa mencapai 50 kali multi mode tapi tentu saja biayanya lebih besar.
Karena core yang kecil ini juga makanya single mode ini bisa menguragi gangguan
akibat overlapping dan distorsi.

2. Multi Mode Fiber Optic

Sesuai dengan namanya, teknologi ini memilki kelebihan dan kekurangan


yang diakibatkan banyaknya jumlah sinar cahaya yang berada di dalam media fiber
optiknya. Di multi mode ini terdapat banyak indeks cahaya dengan pantulan
sepanjang media tersebut terbentang. Kemudian di akhir lintasan tidak semua laser
sampai di tempat tujuan secara serentak. Ada yang memantul balik. Hal inilah yang
membuat bandwith multi mode lebih terbatas. Namun biaya yang diperlukan lebih
murah karena laser yang digunakan tidak seperti dalam single mode.

Jadi murah atau mahalnya fiber optik tergantung dari dua kategori di atas.
Kalau ingin yang cepat harus bersedia merogoh kantong, mungkin tabungan juga.
Tapi kalo mau yang biasa-biasa saja, tidak apa-apa juga kan anda yang beli. Paling
tidak fiber optik lebih cepat dari jenis kabel lainnya. Anda perlu tahu juga
perkembangan fiber optik masih berlangsung. Kekuatannya mengirim datanya masih
isa ditingkatkan lagi yaitu dengan membuat medium yang mempunyai standar
kemurnian lebih tinggi, memperkecil core dan memperkecil sinar laser. Anda yang
trauma dengan listrik bisa lega karena fiber optik tidak mengandung aliran listrik, jadi
tidak usah khawatir kesetrum dan ditambah lagi sinyalnya digital. Jadi pengguna fiber
optik tidak perlu khawatir apabila terjadi perubahan dari teknologi analog ke digital.

(Mirabito, M.A.M., & Morgenstern, B.L (2004). New Communication


Technology : Applications, Policy, and Impact. Fifth edition. UK : Focal Press.
Chapter 5 & 15.)

Bagian-bagian fiber optik

Core adalah kaca tipis yang merupakan bagian inti dari fiber optik yang dimana
pengiriman sinar dilakukan.
Cladding adalah materi yang mengelilingi inti yang berfungsi memantulkan sinar
kembali ke dalam inti(core).
Buffer Coating adalah plastic pelapis yang melindungi fiber dari kerusakan.

Cara Kerja Fiber Optik

Sinar dalam fiber optik berjalan melalui inti dengan secara memantul dari
cladding, dan hal ini disebut total internal reflection, karena cladding sama sekali
tidak menyerap sinar dari inti. Akan tetapi dikarenakan ketidakmurnian kaca sinyal
cahaya akan terdegradasi, ketahanan sinyal tergantung pada kemurnian kaca dan
panjang gelombang sinyal.
Keuntungan Fiber Optik

 Murah : jika dibandingkan dengan kabel tembaga dalam panjang yang sama.

 Lebih tipis: mempunyai diameter yang lebih kecil daripada kabel tembaga.

 Sinyal degradasi lebih kecil.

 Tidak mudah terbakar : tidak mengalirkan listrik.

 Fleksibel.

 Sinyal digital.

Testing the Finished Optical Fiber

 Tensile strength: harus mampu menahan 100.000 lb/inch2 atau lebih.

 Refractive index profile : menghitung layar untuk pemantulan optik.

 Fiber geometry : diameter Core, dimensi cladding, diameter cloating


adalah seragam.

 Attenuation : menghitung kekuatan sinyal dari berbagai panjang


gelombang dan jarak.

 Information carrying capacity : bandwith

 Chromatic dispersion : penyebaran berbagai panjang gelombang sinar


melalui core.

 Operating temperature

 Kabel Optik Yang Sering Digunakan

Distribution Cable
Indoor/Outdoor Tight Buffer

Indoor/Outdoor Breakout Cable

Aerial Cable/Self-Supporting

Hybrid & Composite Cable


Armored Cable

Low Smoke Zero Halogen (LSZH)

Sumber : WISNU HARYA PUTRA (http://web.si.its-sby.edu)