Anda di halaman 1dari 5

STRUKTUR KRISTAL LOGAM

Kebanyakan bahan logam mempunyai tiga struktur kristal:


kubus berpusat muka (face-centered cubic).

kubus berpusat badan (body-centered cubic).

heksagonal tumpukan padat (hexagonal close-packed).


Tabel 1.1 beberapa Struktur Kristal Logam

Susunan atom BCC, FCC, dan HCP dapat berubah seiring dengan berubahnya temperatur,
contoh besi pada temperatur di bawah 910OC strukturnya BCG dan diatas temperatur 9100C1400OC susunan atomnya berubah menjadi susunan FCC dan diatas temperatur 1400OC
susunan atom berubah kembali menjadi susunan BCC.

1.

FACE CETERED CUBIC (FCC)

Gambar 2a menunjukkan model bola pejal sel satuan FCC,

Gbr 2b: pusat-pusat atom digambarkan dengan bola padat kecil

Sel satuan FCC yang berulang dalam padatan kristalin sama seperti yang
ditunjukkan pada Gambar 1.
Struktur FCC mempunyai sebuah atom pada pusat semua sisi kubus dan sebuah
atom pada setiap titik sudut kubus. Beberapa logam yang memiliki struktur kristal
FCC yaitu tembaga, aluminium, perak, dan emas (lihat Tabel 1).
Sel satuan FCC mempunyai empat (4) buah atom, yang diperoleh dari jumlah
delapan seperdelapan-atom pada delapan titik sudutnya plus enam setengah-atom
pada enam sisi kubusnya (8 1/8 + 6 1/2).
Atom-atom atau inti ion bersentuhan satu sama lain sepanjang diagonal sisi.
Hubungan panjang sisi kristal FCC, a, dengan jari-jari atomnya, R, ditunjukkan
oleh persamaan berikut:

Tiap atom dalam sel satuan FCC ini dikelilingi oleh duabelas (12) atom tetangga, hal ini
berlaku untuk setiap atom, baik yang terletak pada titk sudut maupun atom dipusat sel
satuan (lihat Gambar 2a). Jumah atom tetangga yang mengelilingi setiap atom dalam
struktur kristal FCC yang nilainya sama untuk setiap atom disebut dengan bilangan
koordinasi (coordination number). Bilangan koordinasi struktur FCC adalah 12.
Faktor tumpukan atom (atomic packing factor, APF) adalah fraksi volum dari sel satuan
yang ditempati oleh bola-bola padat, seperti ditunjukkan oleh persamaan berikut:

2. BODY CENTERED CUBIC (BCC)

Struktur kristal kubus berpusat badan (BCC):


(a) gambaran model bola pejal sel satuan BCC,
(b)Sel satuan BCC digambarkan dengan bola padat kecil,
(c) Sel satuan BCC yang berulang dalampadatan kristalin

Logamlogam dengan struktur BCC mempunyai sebuah atom pada pusat kubus dan
sebuah atom pada setiap titik sudut kubus
Sel satuan BCC mempunyai dua (2) buah atom, yang diperoleh dari jumlah delapan
seperdelapan atom pada delapan titik sudutnya plus satu atom pada pusat kubus (8 1/8
+ 1).
Atom-atom atau inti ion bersentuhan satu sama lain sepanjang diagonal ruang.
Hubungan panjang sisi kristal BCC, a, dengan jari-jari atomnya, R, diberikan sebagai
berikut:

Tiap atom dalam sel satuan BCC ini dikelilingi oleh delapan (8) atom tetangga (lihat
Gambar 3a), sebagai akibatnya bilangan koordinasi struktur BCC adalah 8.Karena struktur
BCC mempunyai bilangan koordinasi lebih kecil dibandingkan dengan bilangan
koordinasi FCC, maka faktor tumpukan atom struktur BCC, yang bernilai 0.68, adalah
juga lebih kecil dibandingkan dengan faktor tumpukan atom FCC.

3.

HEXAGONAL CLOSE PACKED (HCP)

Gambar Struktur kristal heksagonal tumpukan padat (HCP): (a) sel satuan HCP digambarkan dengan bola padat
kecil, (b) sel satuan HCP yang berulang dalam padatan kristalin.

Ciri khas logamlogam dengan struktur HCP adalah setiap atom dalam lapisan
tertentu terletak tepat diatas atau dibawah sela antara tiga atom pada lapisan
berikutnya
Sel satuan HCP mempunyai enam (6) buah atom, yang diperoleh dari jumlah duabelas seperenam-atom pada dua belas titik sudut lapisan atas dan bawah plus dua
setengah-atom pada pusat lapisan atas dan bawah plus tiga atom pada lapisan
sela/tengah (12 1/6 + 2 1/2 + 3).
Jika a dan c merupakan dimensi sel satuan yang panjang dan pendek (lihat Gambar 4),
maka rasio c/a umumnya adalah 1.633. Akan tetapi, untuk beberapa logam HCP, nilai
rasio ini berubah dari nilai idealnya.
Bilangan koordinasi struktur HCP dan faktor tumpukannya sama dengan struktur
FCC, yaitu 12 untuk bilangan koordinasi dan 0.74 untuk faktor tumpukan.

PENCEGAHAN KOROSI
Mikro Struktur Logam
Tugas ini disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan
Tugas Pencegahan Korosi

Oleh
Diah Nurul Sayekti

131424008

PROGRAM STUDI D4-TEKNIK KIMIA PRODUKSI BERSIH


JURUSAN TEKNIK KIMIA
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
2015